Sunday, 31 July 2022

Rekomendasi Novel Lokal Terbaru dengan Pesan Hidup Bermanfaat

Halo semuanyaa! Semoga kalian semua dalam keadaan sehat dan bahagia selalu yaa 😊

Akhir-akhir ini saya lagi seneng banget baca novel lokal. Kalau dulu saya lebih suka baca buku terjemahan, sekarang saya mulai menemukan kesenangan dengan bacaan lokal. Dan ternyata, kualitas buku lokal sekarang makin bagis-bagus 😍, dan ga terbatas hanya ke penulis-penulis yang itu-itu saja. Banyak penulis-penulis baru berbakat makin berjamuran.  Tema yang diangkat pun semakin menarik, dengan sarat pesan-pesan yang bisa bermanfaat untuk hidup. 

Jadi, kali ini, saya akan memberikan rekomendasi novel lokal terbaru dengan pesan hidup yang bermanfaat: 


1. My Aspie Girl by Hannah Angie

Blurb
“No offense, tapi cewek autis bukan selera gue.”
Itu pengakuan Rasheed Raniri, anggota band terkenal TETRA, ketika melihat berita kondisi autisme Eva Dimitri, putri dari keluarga politik ternama di Indonesia. Daripada memikirkan cewek, Rasheed mempunyai masalah yang lebih gawat, yaitu perceraian orang tuanya dan bocornya kasus narkoba yang selama ini ia tutupi. Rasheed pun terpaksa pindah sekolah.
Eva tidak menyangka Rasheed Raniri adalah murid baru di sekolahnya. Selama ini, lirik lagu band TETRA selalu menjadi jendela bagi Eva agar mengetahui kehidupan remaja normal. Eva tidak pernah tahu bagaimana menjadi normal, tidak peduli sekeras apa pun usaha orang tuanya. Bagaimana bisa Eva menjadi normal ketika otak autistiknya terasa lebih menyerupai isi kepala alien, alih-alih homo sapiens
Tugas kelompok memaksa Eva dan Rasheed untuk berinteraksi. Siapa yang menyangka si cewek autis ternyata mempunyai persamaan dengan si mantan pecandu narkoba? Mereka sedang berlari dari realitas masing-masing. Namun, perasaan yang bertumbuh di antara Eva dan Rasheed justru memaksa keduanya untuk bertatap muka dengan realitas, jauh lebih dekat daripada sebelumnya.

My Review

Melihat dunia dari sudut pandang yang berbeda itu selalu menarik. Dan kali ini, penulis Hannah Angie membawa kita melihat melalui sudut pandang seorang remaja wanita yang menderita sindrom autis dan remaja laki-laki seorang artis terkenal.

Eva, anak dari orang berpengaruh di politik Indonesia, terlahir sebagai anak autis. Untungnya, syndrom yang dideritanya masih memungkinkan Eva untuk 'terlihat' normal dari dalam. Walau di dalem, psikisnya sangat tersiksa dan tertekan. Dengan segala tuntunan orang tua, sosial, pertemanan dll.

Semua kemudian berubah sejak Eva bertemu dengan Rasheed. Vokalis band TETRA yang sedang naik daun di tanah air. Sampai sini pasti bisa ketebak dong ya 😁 Gadis biasa dg cowok ganteng idola seluruh negri- kinda trope. Bahkan awal2 saat Rasheed suka dan jatuh cinta pada Eva itu buat saya terasa terlalu cepat, nyaris tidak masuk akal 😆. Jatuh cinta pada pandangan pertama oke, tp harusnya agak bertahap ya. Mulai dari penasaran dulu, deket dan jatuh cinta. Bukan langsung jatuh cinta, apalagi buat cowok yg tampak beda dunia banget sama Eva.

Setelah 'jatuh cinta' yang terkesan tergesa-gesa, sebenarnya saya suka banget dengan perkembangan karakter Eva dan Rasheed. Saya juga suka banget kita dibawa menyelam ke pikiran seorang penderita autis, seperti bagaimana mereka bisa dilanda serangan panik jika over stimulus, atau bagaimana mereka melihat dunia tanpa abu2, hanya hitam atau putih, dan lain sebagainya. Porsinya pas karena memang berdasarkan pengalaman penulis sendiri.

Endingnya, saya juga suka. Bagaimana penulis mengesekusi sepasang remaja yang awalnya terkesan labil, tapi kemudian bisa mengambil keputusan2 yang bijaksana. Go Eva, Go Rasheed!!
Saya sangat merekomendasikan buku ini buat kamu. Novel jebolan GWP ini bisa kamu baca di Gramedia Digital, karena belum ada versi cetaknya 😊

Pesan: 

Tidak semua orang diciptakan sempurna oleh tuhan. Selalu bersyukur dengan kesempurnaan yang kita terima dan tetap bersikap baik kepada siapa pun, walau mungkin orang itu kondisinya bisa beda dengan kita. Awarness ini sangat diperlukan, agar semuanya dapat hidup berdampingan. Orang dengan sindrom autis bukan berarti mereka jadi tidak memiliki kelebihan loh. Malah beberapa penderita autis bisa sangat berbaat  di bidang tertentu. Bagi pada orang tua pun, tetap support anak dengan sindrom autis. Dunia tidak berakhir saat dikuruniakan anak dengan kekurangan. Jadi, berusahalah jangan pernah menuntut anak sesuai dengan keinginan orang tua saja, sampai melupakan kebahagiaan anak itu sendiri. 

Oiya, berhenti melabeli orang dengan istilah 'autis lo!' hanya karena orang itu sibuk sendiri. Kebayang ga sih perasahaan orang-orang yang beneran autis atau keluarganya saat mendengar kalian menghina seseoarang dengan kata-kata seperti itu?  


2. Saat-saat Jauh by Lia Seplia

Blurb
Aline dan Alex saling percaya bahwa mereka akan selalu bersama. Namun, keyakinan itu memudar seiring lebarnya jarak yang memisahkan mereka. Alex pergi ke Kota Terik demi mengejar kesempatan sebagai dokter yang sesuai standard keluarga besarnya. Aline mempertahankan ambisi untuk mengurus Panti Jompo J&J di Kota Teduh.
Saat mendapatkan promosi, Alex mengajak Aline untuk menikah dan pindah ke Kota Terik. Aline menolak. Sejak awal, gadis itu sudah menegaskan tak akan meninggalkan panti. Mimpi-mimpi mereka tidak lagi bertemu di satu tujuan. Setelah empat tahun menjalani hubungan jarak jauh, mereka berpisah.
Mereka pun berusaha menjalin kehidupan baru bersama orang lain. Alex merasa Vanesa jawaban dari kemapanan yang ia perjuangkan. Sementara Aline merasa Rama akan mengerti keterikatan batinnya dengan panti.
Tiba-tiba Aline dan Alex harus bertemu kembali. Meski berhadap-hadapan, jarak antara mereka terasa tak kunjung menyempit.

My Review

Kalau buku pertama tadi mengisahkan cinta masa muda yang lebih menggebu-gebu, beda halnya dengan kisah kita cinta pada buku Saa-saat Jauh ini. Kisah cinta karya Lia Seplia ini terasa lebih kalem dan tenang. Tenang tanpa terburu-buru, vibe-nya kerasa seperti kehidupan di pedesaan tanpa hiruk pikuk.

Covernya pun super cantik 😍. Bahkan awalnya yang bikin saya penasaran mau baca, ya karena covernya ini. 

Super adem 😍
Bisa dibaca di Gramedia Digital

Alina dan Alex saling mencintai, tetapi terpisah mimpi-mimpi yang harus dicapai. Alex, seorang dokter yang memilih pindah ke kota besar untuk mendapatkan hidup yang lebih baik. Sedangkan Aline, sang perawat yang lebih memilih di kota asalnya, agar dapat mengelola panti jompo dan berada dekat dengan orang tuanya. Saat dipisahkan oleh jarak, mereka pun masing-masing menemukan orang lain yang bisa mengisi kekosongan hati. Tapi, jauh di lubuk hati paling dalam, sebenernya apa sih yang benar-bener mereka inginkan? 

Pesan: 

Kepedulian Aline kepada para lansia, baik keluarganya sendiri maupun orang tua di panti jompo bener-bener patut diacungi jempol. Kadang orang tua menganggap anak yang sukses adalah anak yang pekerjaannya bagus atau menikahi orang yang juga memiliki jabatan bagus. Padahal, anak yang sukses seharusnya adalah anak yang peduli dan sayang dengan orang tuanya, bahkan tanpa pamrih merawat mereka sampai ajal menjemput. 

Buku ini mengajarkan saya bahwa, memang anak tidak berutang budi apapun kepada orang tuanya. Saya pun sempat kepikiran, nanti sudah tua kalau sudah ga bisa ngapa-ngapain sendiri, mending di panti jompo dari pada merepotkan anak-anak. Toh mereka nanti tetap bisa nengok. Namun, terlepas dari kewajiban atau tidak, merawat orang tua adalah pekerjaan yang sangat-sangat mulia. Jadi buat kamu yang masih memiliki orang tua, jangan sia-siakan waktu dengan mereka. Jangan sampai penyesalah baru muncul belakangan saat kita telah kehabisan waktu. 

3. Gagal  Cinta Kronis by Nara Lahmusi

Blurb
Nama proyek: Proyek Malaikat 
Target: Pasien gagal ginjal yang putus asa dan ingin cepat-cepat mati 
Tujuan: Memotivasi secara diam-diam dan natural 
Aturan Penting: Dilarang jatuh cinta dengan target! 
Banyu, pasien gagal ginjal kronis sekaligus bolak-balik gagal hubungan cinta, mendadak ingin mengubah hidupnya dengan proyek bombastis berjudul “Proyek Malaikat”.
Ia bertekad meyakinkan para target, bahwa gagal ginjal bukan akhir segalanya. Sayangnya, meskipun mengusung nama Proyek Malaikat, semua yang terlibat tetaplah manusia biasa. Manusia yang rapuh dengan perasaan dan rahasia-rahasia kelam. Manusia yang tak selalu mampu memupus jejak masa lalu yang menyedihkan. Ketika proyek dijalankan kepada target ketiga, aturan penting tersebut nyaris dilanggar. Banyu diam-diam jatuh hati….

My Review

Seperti apa sih rasanya ketika impian yang kita inginkan ternyata tidak bisa tercapai? Bahkan satu persatu orang-orang yang kita kira mencintai juga ternyata meninggalkan? Dan semua karena satu alasan, karena penyakit gagal ginjal! Itu lah yang dialami oleh Nyala, seoarang mahasiswi tingkat akhir yang harus merelakan impian dalam hidupnya lepas begitu saja saat ia divonis menderita gagal ginjal. 

Beruntunglah kemudian Banyu masuk dalam hidup Nyala. Banyu juga merupakan penderita gagal ginjal, dan ia membawa misi untuk membantu orang-orang yang belum bisa menerima kondisinya dengan proyek malaikat. Walaupun menderita gagal ginjal, Banyu sebenernya lebih beruntung dibandingkan orang lain karena ia hidup di keluarga yang berkecupupan. Sehingga ia bisa lebih leluasa menolong orang lain.  



Pertemuan Banyu dan Nyala di kereta api 😍

Sama dengan My Aspie Girl yang ditulis oleh Hannah Angie sebagai penderita auitis, buku ini ditulis oleh Nara Lahmusi, yang juga merupakan penderita gagal ginjal. Membuat cerita ini terasa sangat riil. Mulai tentang bagaimana penderita gagal ginjal harus cuci darah rutin beberapa kali dalam seminggu, banyak pantangan minuman dan makanan, termasuk beberapa olah raga berat. 

Saya juga suka perkembangan karakternya. Banyu dengan hati malaikatnya, Nyala dengan segala ketidaksabarannya, Gembul dengan segela kelucuannya, bahkan Biru dengan tindakan-tindakan realistisnya. Yang agak mengganjal di hati saya cuma konflik di endingnya yang kerasa agak terlalu drama dan sinetron abis 😆. Tapi ceritanya tetep seru kok buat diikutin.

Pesan: 

Kesehatan adalah suatu anugrah yang luar biasa. Jadi selama kita masih diberikan anugrah sehat, gunakan lah untuk senantiasa bersyukur dan melakukan hal yang bermanfaat. Selain itu, kita mungkin tidak selamanya punya kendali atas kesehatan tubuh kita, tapi kita punya kendali atas mood kita. Pada buku ini, saat divonis menderita gagal ginjal, Nyala tanpa sadar berubah jadi orang yang super menyebalkan. Ia menyalahkan Tuhan, ia mendadak jutek teman dekat bahkan kepada pacarnya. Jadi, bisa jadi aja nih, yang membuat hidup kita feels like hell bukanlah semata-mata karena kesehatan, tapi karena sudut pandang kita tentang hidup.  Memang, bersikap positif di saar kondisi sulit itu pasti lah sulit, tetapi tidak ada salahnya kita mencoba 😊

Buku ini juga mengajarkan, tidak ada penolong sebaik-baiknya selain Tuhan. Jadi, manusia hanya berusaha untuk hal yang bisa dikendalikan. Sisanya, kita serahkan dan bertawaqal kepada Allah. 

💜💜💜

Demikian rekomendasi novel terbaru kali ini. Semoga kamu juga selalu bisa menarik manfaat dari hal-hal kecil di sekeliling, salah satunya dari bacaan ringan seperti novel 😁 Sampai jumpa di daftar rekomendasi berikutnya. Oiya, share di komen, ya bagusnya buat berikutnya kita bahas rekomendasi buku apa lagi..


2 comments:

  1. Kak Thessa, pass banget aku juga lagi suka baca-baca dan mau eksplor lebih karya penulis lokal belakangan ini 😍.
    Baca sinopsis dari buku yang pertama, aku langsung tertarik ingin baca. Kebetulan banget (lagi) belakangan ini lagi hype juga drakor pengacara perempuan yang autis, makanya aku jadi tertarik dengan buku yang pertama. Kok bisa pas begini semuanya 🤣. Terima kasih banyak atas rekomendasinya, Kak Thessa ♥

    ReplyDelete
  2. Mba Thesss.. ini aku Bayu… nggak tau knapa unable to sign in.. kan kesel yakk… Mba Thesss,, aku ya sukaa sama buku2 penulis lokal.. akhir2 ini lagi mulai lagi berburu buku.. dan tertarik 😍 Menurut Mba Thes buku mana yang harus aku mulai duluan dari beberapa judul buku diatas? Hehe 😊😊

    ReplyDelete