Salah satu genre novel yang cukup hits belakangan ini adalah Realistic Fiction. Bahkan, salah satu lomba menulis terbesar tahun ini, The Writer’s Show dari Gramedia Writing Project 2021 juga mengangkat tema Realistic Fiction dengan tokoh remaja (teenlit) atau dewasa muda (young adult).
Realistic fiction adalah kisah fiksi yang menceritakan tentang tokoh dengan kejadian yang bisa benar-benar terjadi dalam dunia nyata. Karena kejadiannya yang benar-bener terjadi, latar tempatnya pun harus sesuatu yang beneran ada. Misal, terjadi di suatu kota di Indonesia, bukannya malah di luar angkasa. Hehehe..😆 Boleh mengambil tempat di masa lalu seperti era 90an, asal jangan terlalu jauh mundur ke belakang seperti mengambil tahun pra sejarah. Atau malah mengambil setting masa depan, makin ga masuk akal nantinya 😅.
Hal yang terjadi pun lebih tentang kehidupan sehari-hari. Bukan adegan berlebihan yang jaraaang sekali terjadi di dunia nyata seperti pembunuhan berantai, atau melibatkan makhluk halus. Apalagi melibatkan magical creature seperti putri duyung atau unicorn. Bahkan, waktu itu saya pernah mendengar salah satu editor mengatakan, kisah cinta seorang CEO kaya raya yang tiba-tiba jatuh cinta dengan OB di kantornya tidak bisa dimasukkan dalam realistic fiction. Karena itu, hmm, kurang realistis mungkin yaa.. Hehehe..😂
Konflik yang diangkat pada realistic fiction biasanya seputar pencarian jati diri, mencari makna hidup, persahabatan, drama keluarga, dan tentu saja juga ada percintaan. Kira-kira, udah kebayang belum?
Kalau belum, di postingan kali ini saya akan memberikan rekomendasi beberapa buku bertema realistic fiction. Karena contohnya bisa banyak banget, kali ini saya batasi hanya seputar kisah teenlit dan young adult.
Ini dia, rekomendasi novel teenlit dan young adult yang bertema realistic fiction dari saya:
1. Represi oleh Fakhrisina Amalia
Awalnya hidup Anna berjalan baik-baik saja.
Meski tidak terlalu dekat dengan ayahnya, gadis itu punya seorang ibu dan para sahabat yang setia. Sejak SMA, para sahabatnya yang mendampingi Anna, memahami gadis itu melebihi dirinya sendiri.
Namun, keadaan berubah ketika Anna mulai menjauh dari para sahabatnya. Bukan hanya itu, hubungan Anna dengan ibunya pun memburuk. Anna semakin hari menjadi sosok yang semakin asing. Tidak ada yang tahu apa yang terjadi pada Anna, hingga pada suatu hari, dia memutuskan untuk mengakhiri hidupnya yang ternyata penuh luka.
Buku pertama yang saya rekomendasikan adalah sebuah novel berlatar psikologis karya Fakhrisina Amalia berjudul Represi. Mengambil latar pada sebuah kampus di Jogja, novel ini menceritakan kisah mahasiswa bernama Anna. Sesuatu terjadi pada Anna, sampai membuat ia melakukan percobaan bunuh diri.
Sepanjang buku, kita akan ikut menemani Anna pada sesi konselingnya bersama seorang psikolog. Pelan-pelan, konseling itu membuat Anna menjadi lebih berani membuka diri dan mengungkapkan sebenarnya apa alasannya sampai bunuh diri.
Tadinya saya kira, karena background karakter yang suicidal, buku ini akan terasa muram dan berat. Namun, ternyata membaca buku ini justru bikin greget, sekaligus hangat. Favorit saya adalah bagaimana 4 orang sahabat Anna selalu mensupport apapun kondisi Anna. Tanpa dukungan penuh sahabatnya, belum tentu Anna bisa melalui semuanya. Favorit saya, salah satu temen cowoknya yang bernama Ouji. Terharu dengan yang dilakukan Ouji di akhir buku buat membela Anna 😍.
Beres baca buku ini tuh rasanya pengen nangis, plong, bahagia, puas, semua campur aduk jadi satu. Kereenn!
Buat kamu yang sedang mencari buku dengan latar anxiety dan konsultasi psikolog, buku ini sangat saya rekomendasikan untuk dibaca. Apalagi yang penulis buku ini berlatar Pendidikan Magister Psikologi, jadi feel buku ini terasa sangat real.
Kekurangan buku ini menurut saya adalah konflik Anna yang terasa terlalu cepat selesai, hanya dalam beberapa kali sesi konseling. Padahal setau saya, gangguan kecemasan itu bisa memakan waktu sampai bertahun-tahun untuk hilang. Tapi entahlah, saya juga ga tau sebenarnya pastinya gimana. Selama ini cuma tau dari kenalan saya yang sampai sekarang masih rutin konsultasi.
Baca juga tulisan tentang buku Fakhrisina Amalia lainnya di : All You Need is Love by Fakhrisina Amalia
2. Fairish oleh Esti Kinasih
"Lo pura-pura jadi pacar gue ya, Rish? Biar gue nggak dikerubutin cewek-cewek centil itu." pinta Davi. "Tapi... konsekuensinya. Dav." ujar Irish pelan. "Elo punya cowok?" Kali ini ganti Davi yang tersentak kaget. "Atau... lagi ada yang elo suka?" Irish buru-buru geleng kepala. "Bukan gitu. Kalo mereka nyangka kita beneran..." "Biarin aja. Bagus malah!" Davi menggenggam kedua tangan Irish. Akhirnya Irish menerima permintaan Davi meskipun dengan setengah hati. Tapi setelah dijalani. Irish senang kok menjadi satu-satunya cewek yang paling dekat dengan Davi, walau cuma untuk sementara dan tanpa ada ikatan apa-apa. Irish emang nggak secantik Penelope Cruz. Dia cuma cewek biasa, yang disekolah pun sama sekali nggak ngetop. Karena itu Davi merasa aman, soalnya dia merasa nggak bakalan naksir Irish. Tapi saat muncul cowok lain yang bikin Irish terpikat, kok Davi jadi nggak rela kehilangan Irish, ya?
Kamu pengen nyari realistic fiction yang menghibur? Saya rekomendasikan membaca bukunya Esti Kinasih. Sebenarnya hampir semua buku Esti Kinasih seru banget buat dibaca, tapi kali ini saya akan merekomendasikan Fairish. Buku yang udah terbit sejak tahun 2002 dan sampai sekarang sudah cetak ulang sampai puluhan kali 😍.
Menceritakan tentang anak SMA Bernama Fairish, yang harus duduk sebangku sama cowok anak baru di kelasnya bernama Davi. Ternyata Davi malah minta Fairish buat pura-pura jadi pacarnya. Wuaaa, saya selalu suka tema pacar bohongan kayak gini. Hehehe.. Ga ada matinya.
Selain itu, yang saya suka dari teenlit karya Esti Kinasih ini adalah, karakternya sangat kuat dan selalu mempunyai ciri khas sendiri. Seperti Davi, diceritain ganteng banget. Tapi kalau sama cewek, galaknya minta ampun. Cuma sama Fairish dia nggak galak. Selain itu juga ada Alfa, cowok jago melukis yang suka sama Fairish. Karakter Fairish juga menghibur, suka nyeletuk sengit tapi bawaannya malah bikin ketawa.
Pokoknya kalau abis baca buku Esti Kinasih, rasanya hidup jadi lebih ringan. Karena jadi ketawa-ketawa liat tingkah para tokohnya. Endingnya pun khas teenlit, semua senang pokoknya.. 😂
Baca juga review buku teenlit lain:
3. The Boy I Knew From Youtube oleh Suarcani
Pada hari pertama di SMA, Rai terkejut. Ternyata Pri, pemilik channel Pie Susu, adalah kakak kelasnya. Mereka sering berinteraksi di kolom komentar YouTube, bahkan lanjut ke e-mail.
Pie Susu tidak pernah mengetahui identitas Rai. Video cover lagu-lagu yang Rai nyanyikan di channel Peri Bisu hanya menayangkan sosoknya dari belakang. Itu pun sebatas pundak ke atas. Karena sudah tiga tahun Rai tidak lagi nyaman menampilkan bakat menyanyinya di dunia nyata.
Saat tiba-tiba Rai terpaksa harus tampil lagi di depan umum, Kak Pri bersedia mengiringinya dengan gitar. Persiapan lomba akustik pun menggiring interaksi mereka di dunia nyata. Namun, Rai masih tidak percaya diri. Terutama ketika gosip dan perlakuan tidak menyenangkan atas ukuran tubuhnya kembali mencuat.
Kayaknya ga lengkap kalau ga rekomendasiin cerita dengan latar kekinian yaa.. Novel berikutnya adalah karya Suarcani yang berjudul The Boy I Knew From Youtube. Kenapa kekinian? Karena cerita ini mengangkat tema tentang youtuber.
Rei, yang memiliki suara bagus, sangat mengidolakan kakak kelasnya bernama Pri. Sebelum masuk ke SMA, Rei sudah fans banget sama channel youtube Pie Susu milik Pri, yang berisi video-video Pri memainkan gitar. Channel Pie Susu itu saking terkenalnya sampai sudah punya ratusan ribu subscriber. Pai Susu juga yang menginspirasi Rei untuk membuat channel youtube nya sendiri. Siapa sangka, setelah itu mereka malah satu sekolah, dan sampai berkolaborasi bersama.
Yang menarik dari novel ini adalah, selain mengangkat tema youtube, buku ini ternyata mengangkat tentang body shaming. Tentang trauma yang pernah dialami Rei saat ada yang body shaming sejak dia beranjak remaja. Hal menarik lainnya, buku ini berlatar Bali 😍. Jarang-jarang soalnya saya baca cerita remaja yang mengambil latar anak sekolahan di Bali. Seru juga ternyata…
4. Carisa dan Kiana karya Nisa Rahmah
Lima fakta tentang Carisa: pintar berorganisasi, judes apalagi jika berhubungan dengan Stella, diam-diam punya bakat dalam bermusik, menyukai Rama (sahabatnya sendiri), dan menyimpan kisah kelam tentang keluarganya.
Lima fakta tentang Kiana: jagoan sains SMA Pelita Bangsa, pemalu, bersahabat dengan Stella si cewek populer, menjalin komunikasi misterius dengan cowok terkenal di sekolahnya, dan menyayangi Papa melebihi apa pun di dunia.
Rama bersaing dengan Rico, pacar Stella, dalam pemilihan ketua OSIS SMA Pelita Bangsa. Strategi kampanye yang diusung Carisa sebagai ketua tim sukses Rama, terbukti jitu. Stella jadi berang dan mengembuskan gosip tidak sedap tentang Carisa dan Rama.
Carisa berniat melabrak Stella. Namun karena hanya ada Kiana, dialah yang diserang Carisa hingga terjadi kecelakaan kecil. Orangtua Carisa dan Kiana pun dipanggil. Di pertemuan orangtua itu, satu rahasia tentang keluarga mereka terungkap.
Bagaimana Carisa dan Kiana menghadapi kenyataan baru yang mengubah cara pandang mereka akan hangatnya keluarga? Apa yang harus Carisa dan Kiana lakukan saat menyadari mereka sama-sama menyukai Rama?
Cerita remaja, kayaknya ga lengkap kalau tidak ada tema tentang OSIS atau segala eskul di sekolah, kan? Rekomendasi berikutnya adalah karya Nisa Rahmah yang berjudul Carisa dan Kiana. Carisa punya hobi terpendam nge-band, terkenal pintar berorganisasi, selain di OSIS, dia juga beberapa kali sukses jadi panitia acara-acara besar. Carisa itu diam-diam suka dengan Rama, teman dekatnya di OSIS. Sayangnya ternyata Rama justru memendam rasa kepada Kiana.
Kiana punya sifat yang jauh berbeda dengan Carisa, ia pemalu, pintar dan baru inget dicariin orang-orang kalau mau pada minjem catatan. Siapa sangka ternyata, ada rahasia keluarga Carisa yang terpendam dan melibatkan Kiana.
Jujur saja, waktu baca tentang hubungan tak diduga antara Carisa dan Kiana, saya ngerasakanya kayak sinetron. Hehehe.. Tapi ceritanya menarik kok untuk diikuti. Khas galau-galau anak SMA yang ga selalu bisa menemukan kebahagiaan di keluarganya. Endingnya? Khas teenlit yang manis pokoknya.
5. Caramellove Recipe oleh Lia Nurida
Gawat!
Satria kena tifus. Cowok itu pingsan tepat di akhir babak penyisihan awal Teen Cooking Competition. Padahal tiga hari lagi, Karmel dan Satria harus mengikuti babak dua puluh besar. Mau tidak mau sesorang harus menggantikan posisi Satria. Miss Anne mengusulkan satu nama.
Sadam. Cowok tajir belagu anak pemilik restoran Luigi's itu yang dipilih Miss Anne. Cowok yang mati-matian Karmel hindari sejak tragedi daun bawang pada awal masuk SMA Putra Bangsa. Cowok menyebalkan yang sialnya adalah seseorang yang Karmel taksir sejak SMP!
Meski berat, Karmel tak punya pilihan lain. Ia harus tetap berjuang di Teen Cooking Competition bersama Sadam yang arogan. Di sisi lain Karmel juga harus memikirkan persahabatannya dengan Satria yang mulai merenggang. Nggak mungkin kan Satria cemburu karena Karmel dan Sadam yang mulai dekat?
Buku terakhir yang saya rekomendasikan adalah salah satu pemenang GWP 3, yaitu Caramellove Recipe karya Lia Nurida.
Anak SMA dengan kegiatan OSIS, udah biasa. Basket, apa lagi. Nah kalau ini, mengambil tema masak. Kebayang ga sih, anak SMA ikut lomba memasak? Seru pastinya.
Karmel, selama ini selalu berpartner dengan Satria dalam Teen Cooking Competition. Bahkan mereka udah berteman baik sejak SMP. Tapi sayangnya, Satria sakit tifus dan tidak bisa lanjut ikut kompetisi. Karmel akhirnya harus berbesar hati saat harus berganti partner menjadi dengan Sadam. Cowok arogan, tapi yang pasti jago masak juga, karena dari kecil udah biasa bantuin di restoran orangtuanya yang terkenal banget.
Di saat teenlit lain lebih fokus ke konflik percintaan, buku ini lebih fokus tentang bagaimana usaha mereka agar bisa memenangkan kompetisi. Jadi, serunya baca cerita Caramellove Recipe ini adalah tidak hanya tentang hubungan Karmel dan Sadam, tapi cerita tentang masakan itu sendiri. Saya paling bikin penasaran waktu itu mereka harus bikin dessert berbahan duren, dan mereka bikin macaroon duren. Kebayang ga tuh macaroon rasa duren? Pengeeenn 😆.
Baca Caramellove Recipe ini ringan dan menyenangkan. Ibarat makanan, kisah kompetisi ini main course-nya, dengan hubunan Karmen-Sadam, dan persahabatan Kermel-Satria sebagai side dish-nya. Jadi paket komplit 😍 .
Baca juga buku pemenang GWP dan pengalaman GWP saya di:
💬💬💬
Demikian lima rekomendasi novel teenlit dan young adult yang bertema realistic fiction dari saya. Ada yang menarik hati kamu?😊 Jangan lupa share di komen kalau ada rekomendasi buku-buku realistic fiction menarik lainnya ya…
Baca juga rekomendasi buku lainnya di:




