Showing posts with label metropop. Show all posts
Showing posts with label metropop. Show all posts

Wednesday, 27 December 2023

If I Met You First, Rekomendasi Metropop rasa Buku Pengembangan Diri

 Halo semuanyaaa!

Tidak terasa tahun 2023 sudah mau berakhir. Pas diliat-liat, ternyata postingan blog ini tahun 2023 cuma dikit banget, 10 postingan aja ga nyampe. Hahahaha.. Pas diliat lagi, ternyata bahkan saya belum sempet cerita tentang buku terbaru saya yang terbit beberapa bulan yang lalu 😆. Tapi gpp juga sih, karena udah terbit beberapa bulan, saya jadi bisa sekalian nampilin beberapa review pembaca. 

Buku ini tentang...

Masih mengusung genre metropop, kali ini cerita yang saya juga ada sedikit sentuhan fantasi. Istilah kekiniannya, genre magical realism. Hehehe.. Ini dia cover dan blurbnya: 

Riana selalu bernasib jelek dalam percintaan. Setiap kali pacaran, selalu saja dia yang diputusin. Dia bahkan pernah diselingkuhin!

Untung ada Ardi, sahabat setia Riana. Laki-laki itu selalu siap menyediakan bahu untuk Riana bersandar. Sayangnya, laki-laki sehebat Ardi sudah bertunangan. Seandainya Riana bertemu Ardi lebih dulu, apakah mereka akan berjodoh?

Tiba-tiba saja Riana mendapat kesempatan untuk mengubah nasib. Lewat mesin dingdong yang bisa mengabulkan permintaan, dia memiliki kesempatan untuk mencuri hati Ardi. Benarkah bertemu Ardi lebih dulu akan membuat laki-laki tersebut berjodoh dengannya?


Kata pembaca tentang If I Met You First

Dari dulu, saya selalu suka mengebu-ngebu menyemangati orang lain. Mencoba dan mengajak orang berpikiran positif dan selalu percaya kekuatan impian. Yang paling utama, untuk menyayangi diri sendiri. Karena akan lebih mudah menikmati hidup, kalau kita mencintai diri sendiri. 

Saat menulis buku ini, tidak pernah saya maksudkan untuk menjadi buku pengembangan diri. Saya hanya menulis yang ada di pikiran saya waktu itu 😆. Waktu baca komen para pembaca, saya baru ngeh, eh, iya juga yaa ini kok novel jadi rasa self help.. hehehe.. Alhamdulillah, saya ga ngira ternyata buku ini punya tempat spesial. Ini beberapa saya sertakan komen dari pembaca: 









Review pembaca lainnya dapat dibaca juga di Goodreads pada link ini ya..

Adopsi If I Met You First

Buku If I Met You First sekarang sudah tersedia di toko buku Gramedia, Toga mas, dan toko buku lainnya seluruh Indonesia. Bisa juga beli online di toko ijo atau toko oren. Jangan lupa tungguin klo ada live nya, biar dapet double bonus. Hehehe.. Buat yang pengen beli edisi tanda tangan, atau bundling dengan buku Semangat, Tante Sasa!, dapat dm saya di instagram ya di @thessalivia

Buat yang lagi mempraktekkan minimalis, bisa juga baca kisah Riana dan Ardi ini melalui aplikasi ebook legal melalui Gramedia Digital, yaa.. 😊

Jangan lupa tag aku di @thessalivia kalau kamu udah baca, atau nemu buku aku di toko buku. Hehehe.. Oiya, aku juga lagi looking for reviewer nih. Kindly comment in my recent post yaaa.. 



Jadi, siapa nih yang berminat buat baca If I met You First? 😍😍 Komen di bawah yaaa guuuysss... 

Sunday, 8 October 2023

Rekomendasi Novel yang Membuat Kita Otomatis Makin Bersyukur

Kembali lagi ke postingan tentang daftar rekomendasi... Yeeeyyy!! Kali ini rekomendasi buku yang akan saya bahas adalah buku-buku yang membuat saya makin besyukur waktu baca ceritanya. Iya sih, tau, kalau itu fiksi 😆 Tapi saat tau hidup saya tidak semenyedihkan tokohnya, saya jadi lebih bisa bersyukur. Alhamadulillah... Gitu ucap saya berkali-kali. 

Ini dia rekomendasi novel yang membuat makin bersyukur: 

1. Home Sweet Loan oleh Almira Bastari

Blurb
Empat orang yang berteman sejak SMA bekerja di perusahaan yang sama meski beda nasib. Di usia 31 tahun, mereka berburu rumah idaman yang minimal nyerempet Jakarta. Kaluna, pegawai Bagian Umum, yang gajinya tak pernah menyentuh dua digit. Gadis ini bekerja sampingan sebagai model bibir, bermimpi membeli rumah demi keluar dari situasi tiga kepala keluarga yang bertumpuk di bawah satu atap. Di tengah perjuangannya menabung, Kaluna dirongrong oleh kekasihnya untuk pesta pernikahan mewah. Selain itu, ada juga masalah hutang keluarganya. Masalah-masalah ini menjadikan Kaluna merasa menjadi rakyat jelata saja tidak cukup membuat kepalanya mumet luar biasa. Tanisha, ibu satu anak yang menjalani Long Distance Marriage, mencari rumah murah dekat MRT yang juga bisa menampung mertuanya. Kamamiya, yang berambisi menjadi selebgram, mencari apartemen cantik untuk diunggah ke media sosial demi memenuhi gengsinya agar bisa menikah dengan pria kaya. Danan, anak tunggal tanpa beban yang akhirnya berpikir untuk berhenti hura-hura, dan membeli aset agar bisa pensiun dengan tenang. Apakah keempat sahabat ini berhasil menemukan rumah yang mampu mereka cicil? Dan apakah Kaluna bisa membentuk keluarga yang ia impikan?


Almira Bastari adalah salah satu penulis metropop favorit saya. Buku-buku Almira itu selalu berhasil bikin saya senyum-senyum bahkan ketawa sendiri. Hehehe.. Tapi waktu buku Home Sweet Loan ini terbit, saya sempet ragu-ragu buat beli karena sempet baca review orang-orang yang bilang buku ini terlalu 'serius'. Padahal saya kan rindu kerecehannya si mba author 😆

Akhirnya saya tetep beli dan baca bukunya, dan sukaaaa.. Jadi ceritanya Kaluna ini kerjaannya biasa-biasa aja lah, bukan dari keluarga kaya raya juga. Walaupun ga miskin-miskin amat, gaji dia itu sebenernya ga cukup juga buat beli rumah yang lumayan di Jakarta. Mana dia di rumah tinggal sama orang tua dan kakak (plus istri dan anaknya) yang ga banget. Sebel deh masa biar anak kakaknya punya kamar sendiri, Kaluna digusur ke kamar kecil lain, belum lagi ember aja harus rebutan. Wuaa sediiihhh.. Kaluna sabar banget yaampuun. Belum lagi perjalanan Kaluna buat nyari rumah itu penuh lika liku, ada yang murah tau-tau bekas tempat bunuh diri. Ada yang murah kirain di Jakarta Selatan, taunya Selatannya Jakarta yang masihhh jaauuh dari pusat kota. Kocaak 😂😂 

Pokoknya kalau kalian masih punya atap yang nyaman, kalian harus banget bersyukur. Karena cerita Kaluna ini nyata adanya. Gaji sekarang di Jakarta, apalagi fresh grad, sulit buat bisa langsng bisa punya aset. Belum lagi inflasi properti yang gila-gilaan. Saya pas baca ini juga posisinya lagi nyari-nyari rumah. Lagi nyari opsi mending renovasi rumah yang sekarang atau sekalian beli rumah baru. Tapi ternyata oh ternyata, properti yang di lokasi yang saya incar harganya gila-gilaan, padahal tanahnya cuma seuprit. Akhirnya saya memutuskan renov dulu aja lah yang sesuai budget. heheheh... Dan rasanya bersyukuuur banget waktu dulu maksain beli rumah, karena sekarang harganya makin menikuk tajam.  

Baca juga review buku Almira Bastari lainnya: 
Cerita jomblo mencari jodoh pada buku Ganjil Genap

2. Perkumpulan Anak Luar Nikah oleh Grace Tioso


Blurb

Shocking Confession from an Indonesian’s Ex-ASEAN Scholarship Recipient
Judul artikel itu mengguncang media sosial dalam semalam.
Martha, sang tersangka, panik. Keteledoran masa lalunya kini mencuat ke permukaan. Sebagai lulusan Computer Science, bagaimana bisa dia meninggalkan jejak digital yang menghantuinya dengan iming-iming penjara pada masa sekarang?
Pernikahannya guncang, kebebasannya terenggut, anak-anaknya terancam kehilangan sosok ibu hanya karena Martha memainkan “25 Question About Me” di blognya belasan tahun lalu dan menjawab terlalu jujur pertanyaan: “What is the wildest thing you’ve ever done when you’re 17 years old?”
I forged a legal document. Later, I used it to apply for a scholarship, and I got accepted!

Hidup dalam golongan mayoritas, kadang bikin kita terlalu take for granted. Tinggal sebagai muslim di negara mayoritas muslim, pribumi asli lagi. Jadi saya sejak kecil tidak pernah mengalami susahnya berjuang membuktikan diri agar dianggap layak. Dan membaca buku Perkumpulan Anak Luar Nikah ini membuat saya menyadari sebuah privilage dari dulu yang saya miliki, dan bahkan mungkin dulu sama sekali tidak saya anggap privilage sama sekali. 

Martha adalah keturunan Tiongha, dan pada akta lahirnya tidak tertulis 'Anak dari ... dan ...'. Namun tertulis, Anak Luar Nikah. Bukan karena dia anak dari hubungan gelap, tapi karena orang tuanya tidak dianggap warna negara Indonesia (stateless), walaupun orangtuanya lahir di Indonesia dan seumur-umur belum pernah meninggalkan Indonesia. Dan semua karena mereka adalah Cina. Sampai untuk mengurus kewarganegaraan, akta lahir sampai paspor pun ternyata keturunan Tiongha ini sering dipersulit. Belum lagi luka lama saat kerusuhaan 1988 dan 1965 yang menghancurkan harta benda, nyawa dan bahkan kehormatan wanita-wanita etnis Cina. Sumpah pas baca buku ini saya baru tahu ternyata diskriminasi yang dialami etnis Tiongha di Indonesia separah itu 😭

Kenyataan menampar Martha. Tak heran banyak kaumnya berlomba-lomba menjadi kaya. Di negara di mana hukum bisa dibeli, dokumen diurus lewat calo, pemenangnya bukan siapa yang idealis dan taat hukum, melaikan siapa yang berkantong tebal. Kaumnya dijadikan sapi perah, dipalak, dipersulit supaya menyerah dan emberi amplop tebal - Page 230

3. Pengantin Remaja oleh Ken Terate

Blurb
Dimabuk cinta, Pipit mengangguk sambil tersipu saat pacar tampannya mengajaknya menikah. Pipit masih SMA, tapi dengan gembira meninggalkan sekolah demi menjalani angan hidup indah bersama laki-laki yang ia sayangi.
“Cinta adalah soal hati, bukan usia.” Bukankah ada lagu yang bilang begitu?
Pipit yakin Pongky akan menjaga, melindungi, dan memenuhi semua kebutuhannya. Kalaupun tidak, cinta pasti akan menguatkan mereka dalam kondisi apa pun. Benarkah begitu? Pipit mulai bertanya-tanya setelah bulan madu berlalu. Tinggal di rumah mertua yang kekurangan air tapi kelebihan makian, memikirkan cicilan kompor gas... membuat dunianya jungkir balik nggak karuan.
Apakah cinta muda yang menyebabkan kekacauan ini? Apakah menjadi pengantin remaja berarti mimpi Pipit berhenti sampai di sini?

Buku ini bagus bangeet yaampuunn, monangis 😭😭. Sebelumnya banyak banget yang udah rekomendasiin buku Ken Terate ke saya. Scroll scroll di Gramedia Digital, ketemulah buku ini. Tanpa ekspekrasi apa-apa, jadi saya seneng banget pas tau ternyata ceritanya sebagus ituu.  

Cerita dimulai dari saat Pipit dilamar Pongky saat kelas 2 SMA. Tentu aja masih bocah banget kan. Mereka berdua cleuless banget itu nikah isinya apa, yang ada di bayangan mereka adalah bisa bebas gituan terus. Boro-boro mikir nikah itu karena ibadah 😆 Di tengah banyaknya yang mengangkat cerita yang meromantisi nikah muda, buku ini justru memberikan kita tamparan berkali-kali betapa beratnya menikah itu. Bagaimana menikah itu membutuhkan persiapan mental, pengetahuan, uang, materi, dan banyak lagi. 

Kalau saya boleh saran, buku Pengantin Remaja ini wajib banget ada di seluruh perpustakaan sekolah seluruh Indonesia. Biar anak-anak sekolah itu ga mikir enakan kawin dari pada sekolah. Buku ini mengingatkan saya dengan asisten yang bekerja di rumah.. Ada yang umurnya belum masuk kepala dua, tapi malah sedang ngurus cerai dengan suaminya. Dan kondisinya juga dia adalah single income untuk membesarkan anaknya. Kebayang kan berarti dia nikah sejak umur berapa? Sediih banget di negara kita ini kenyataannya masih banyak yang mengalami seperti itu 🥲

Ada salah satu percakapan Pipit dan teman-temannya saat ia hamil. Clueless nya mereka bikin saya geleng-geleng sambil ngikik 🤣. Jadi boro-boro USG, ke Puskesmas aja Pipit males banget. Pipit disuruh temennya USG, biar ketauan siapa tau kepala bayinya peyang atau kakinya cuma satu. 

"Terus, kalau kakinya cuma satu?" Aku terbelalak ngeri. 
"Ya... ga tahulah. Mestinya bisa diapakan gitu biar kakinya jadi dua sejak dalam kandungan. Kalau udah lahir kan udah nggak bisa diapa-apain lagi."

Plis lah, sejak kapan dalam kandungan bisa diubah 😆 USG memang mrndeteksi dini kalau ada apa-apa, tapi ga semuanya bisa diubah begitu aja, tapi lebih buat mempersiapkan mental orang tua atas kondisi anaknya.

Kamu lahir di keluarga yang bependidikan dan memberikan kamu kesempatan untuk nenuntut ilmu setinggi mungkin? Dan sekarang udah dianugrahi keluarga sendiri yang bahagia? Kamu jaauuuh lebih beruntung dari saudara-saudara kita di Indonesia lainnya. Jadi jangan pernah lupa buat bersyukur.

4. How to Be Popular in High School oleh Reytia

Blurb
Isa yang dulu cupu dan terkucil saat SMP mencoba peruntungannya di SMA 743. Tujuannya satu: menjadi cewek populer! Ia pun mendaftar di ekskul dance, tempat para cewek populer dan elite berkumpul.
Namun, sialnya, Lexy, si ratu sekolah yang dulu mengucilkannya saat SMP, juga mendaftar di ekskul yang sama. Ditambah lagi ekskul dance terkenal dengan ploncoannya yang gila-gilaan. Namun, Isa pantang menyerah!
Ia bertekad membuktikan bahwa dirinya juga layak dipertimbangkan dalam jajaran cewek populer di sekolah. Mulai dari tampil di depan senior, sampai pasang muka manis walau hati gondok berat. Bisakah Isa memanjat dinding terjal menuju popularitas?

Masa-masa sekolah, apalagi SMA adalah awal-awal kita mulai kita mencari jati diri. Kalau sudah menemukan nyaman jadi diri sendiri sejak SMA, keren banget! Tapi kalau belum kaya Isa gimana? Gpp kok, justru sebagian besar orang memang masih seperti itu. 

Buku perdana Teh Reytia ini bercerita tentang Isa yang sedang berusaha mengubah image yang sebelumnya di SMP, menjadi image anak keren anak gaul pas SMA. Semua hal dilakukan Isa, sampe menghabiskan tabungannya buat make over, dan bela-belain ikut eskul dance tempat anak gaul ngumpul. Buku ini ga terlalu tebel, tapi pesannya dapet bangeet. Selain tentang pencarian jati diri, juga tentang persahabatan yang manis banget 💖💖.

5. If I Met You First by Thessalivia

Blurb
Riana selalu bernasib jelek dalam percintaan. Setiap kali pacaran, selalu saja dia yang diputusin. Dia bahkan pernah diselingkuhin!
Untung ada Ardi, sahabat setia Riana. Laki-laki itu selalu siap menyediakan bahu untuk Riana bersandar. Sayangnya, laki-laki sehebat Ardi sudah bertunangan. Seandainya Riana bertemu Ardi lebih dulu, apakah mereka akan berjodoh?
Tiba-tiba saja Riana mendapat kesempatan untuk mengubah nasib. Lewat mesin dingdong yang bisa mengabulkan permintaan, dia memiliki kesempatan untuk mencuri hati Ardi. Benarkah bertemu Ardi lebih dulu akan membuat laki-laki tersebut berjodoh dengannya?

 

Tidak lengkap sepertinya kalau tidak ikut merekomendasikan buku sendiri ya 😍  Kalau buku Teh Reytia di atas menceritakan pencairan jati diri anak SMA, buku saya memiliki tema kurang lebih sama, dengan dibungkus metropop dan sedikit fantasi. Riana walau sudah late twenty, masi kesulitan menemukan kebahagiaannya sendiri. Sampai ia menemukan sebuah dingdong ajaib pengabul keinginan di Hong Kong. 

Saya tidak memaksudkan buku ini sebagai sebuah buku motivasi atau sejenisnya, tetapi seneng banget ternyata banyak pembaca yang bilang buku ini seperti sebuah self help atau self love yang dibungkus dalam sebuah fiksi metropop.


Demikian buku-buku yang membuat saya sering mengucap syukur saat menbacanya. Jangan lupa baca tulisan saya untuk daftar rekomendasi lain yaa. 

Kalau kamu, lagi baca buku apa sekarang? Hal menarik apa yang kamu dapet saat menbacanya? Share di komen yaaa 😊😊

Monday, 28 February 2022

Menyebalkannya sang Menteri di Metropop 'Monster Minister'

Pada postingan rekomendasi metropop sebelumnya, saya sempat bilang penasaran untuk baca Monster Minister karya Aya Widjaja. Akhirnya saya berhasil menyelesaikan bukunya dan ternyata ceritanya sangat menghibur, guys 😍. Buku ini merupakan pemenang lomba menulis novel The Writers Show 2020 dan diterbitkan oleh penerbit Pop tahun 2021. 

Review Monster Minister Aya Widjaja

Blurb
”Semua Account Executive, Marketing, dan Sales kumpul buat 
”Aku juga? Tapi aku, kan—”
”Masih ada sejam sebelum jatah cuti lo berlaku, kan? Kalau masih pengin gajian di sini, saran gue mending ikut rapat.”
Kalita Yuma tidak tahan lagi dengan tuntutan target sang bos bertangan besi. Bukan cuma keringat Kalita yang diperas sampai tiris, hubungannya dengan Ibram juga kandas lantaran jam kerja yang tak habis-habis. Menuruti nasihat ibunya, Kalita mengundurkan diri lalu melamar sebagai staf di Kementerian Penerangan Informasi. Penghasilannya memang terjun bebas, tapi setidaknya hidupnya lebih tenang… sampai kabar bahwa Aldrich Avery Sharga, mantan bosnya itu, masuk kabinet sebagai Menteri Penerangan Informasi—alias akan menjadi bos Kalita lagi! Sementara semua orang menyambut kehadiran menteri muda tampan itu bak angin segar, Kalita malah mual dan buru-buru sebar CV supaya bisa segera angkat kaki dari Kempinfo. Kerjaan baru tak kunjung didapat, Kalita malah ditarik menjadi sekretaris pribadi Pak Menteri!
Kalau semua terserah Kalita, dia jelas tidak mau menderita untuk kedua kalinya. Namun, tanggungan sebagai sandwich generation membuat Kalita tidak siap menjadi pengangguran. Jadi, mau bagaimana lagi? Kalita terpaksa mengulang kisah yang sama. Akankah kali ini akhirnya berbeda?

Mantan Bos yang Kembali

Kebayang ga sih, kamu udah bela-belain resign dari kantor yang lama karena saking menyebalkannya bosnya, eh tapi ujung-ujungnya ketemu lagi? Itulah yang terjadi dengan Kalita, saking menyebalkannya, dia terpaka lembur pas weekend yang harusnya itu waktunya dia janjian sama keluarga calon suaminya. Ketidakhadiran Kalita, berakhir dengan kandasnya hubungan sekian tahun..

Sedih kan? 😅

Setelah resign dari perusahaan bos Aldrich yang mengerikan itu, Kalita pindah jadi pegawai tidak tetap di kementrian. Parahnya, dua tahun masa tenang Kalita saat bekerja di kementrian informasi berubah petaka, saat si mantan bos itu ternyata ditawarkan posisi stategis di kementrian. Ga tanggung-tanggung, jadi Mentri! 

Kalita langsung mendadak panas dingin mendengar berita itu 🤣. 

Ya Tuhan, dekatkanlah jodohku, bukan menteriku. - hal 97

Obroloan yang Renyah

Sebenarnya kalau soal cerita, bisa dibilang tidak menjanjikan suatu yang baru dari office romance yang sudah banyak ada ya. Segala kesibukan di kantor, hate-love story antara bos dan bawahan.. Tapi, yang paling saya suka saat membaca ini justru gaya bercerita dan obrolan tokohnya yang terasa renyah banget.

Belum lagi kalau Kalita udah berani nih ngejawab Aldrich, saya bisa ngakak sendiri bacanya. Ibarat sniper, omongan Kalita suka telak kena sasaran. Mungkin itu juga yang bikin Aldrich jadi perlahan suka sama Kalita. Karena memang hanya Kalita yang bisa seberani itu sama Aldrich. 

Office Romance di Kementrian

Office romance udah bisa, tapi kalau di kementrian? Kayaknya ini baru perdana nih saya baca buku dengan latar kementrian. Di sini kita dibawa ikut merasakan, apa aja sih kesibukan di kementrian, jabatannya apa aja, sampai kesibukan Pak Mentri Aldrich. Oiya, dan kesibukan Kalita yang ternyata berujung ditunjuk jadi asisten pribadinya Pak Aldirch. Hahhaha.. Mau ketawa tapi kasihan sebenernya sama nasib Kalita 😂

Ngingetin acara dia, nanya sudah makan apa belum, mau makan apa, nyiapin baju, nemenin jalan. Ini menteri apa gebetan?! - hal 107

Sayangnya nih, porsi romance manisnya kurang banyak. Banyakan mereka berantemnya. Proses sukanya pun menurut saya terkesan terlalu tiba-tiba dan buru-buru. Saya sebagai pecintan cerita romance manis semanis permen kapas, berasa kurang aja gitu. 

Rating

Buku Monster Minister karya Aya Wdijaya ini sangat-sangat menghibur. Kalau kamu pencinta metropop dan office romance, saya sangat merekomendasikan kamu untuk membaca ini. Saya pribadi bahkan memberikan buku ini rating 4,5 bintang saking sukanya 😍


Review Monster Minister Aya Widjaja


Monter Minister
Penulis : Aya Widjaja
Penerbit : Penerbit Pop
Cetakan pertama, Juli 2021
ISBN : 978-602-481-577-6

Kamu tertarik juga ga baca buku Monster Minister ini? Atau kamu punya rekomendasi office romance metropop yang oke juga? Share di komen yaaa.. 😊

Wednesday, 16 February 2022

Rekomendasi Metropop Terbaru dengan Latar Pekerjaan Menarik

Adakah pecinta metropop di sini? 😍 
Kalau dulu, kita sering baca metropop dengan latar pekerjaan wanita perbankan atau konsultan dari buku-bukunya Ika Natassa. Tipe tokoh seperti ini juga menjadi sebagai penanda era baru metropop. Makin ke sini, ternyata pekerjaan yang diangkat dari buku metropop makin bervariasi dan menarik. Latar pekerjaan yang diceritakan ini juga menjadi salah satu yang berhasil membuat tokoh cerita metropop terasa lebih hidup dan nyata di mata pembaca.

Buat yang belum tahu, metropop adalah salah satu segmen novel pada penerbit Gramedia Pustaka Utama yang menceritakan tentang tokoh dewasa di perkotaan. Jadi yang membedakan metropop dari cerita lainnya itu memang tentang hidup metropolitannya, di kota besar, dan umur tokohnya itu biasanya di late-20 or 30-something.

Akhir-akhir ini, banyak banget metropop menarik yang diterbitkan GPU. Mulai dari buku cetak, sampai dengan yang bisa dibaca di Gramedia Digital. Yang menarik saat membaca metropop itu bagi saya adalah dengan umur tokohnya yang sebaya saya, biasanya mereka punya latar pekerjaan yang menarik.

Without further ado, ini dia daftar rekomendasi metropop terbaru dengan latar pekerjaan menarik: 

1.  Hospital Cafe by Olivia Lin

Blurb 
Tarra tahu dia nekat ketika memutuskan membuka kafe di rumah sakit tempat mantan tunangannya, Zidan, bekerja. Karena tampaknya lelaki itu masih belum puas menyakitinya. Zidan tak akan menyerah tentang Tarra. Dia sudah memberi Tarra waktu cukup lama, seharusnya amarah gadis itu akan surut seiring waktu. Adam seharusnya hanya mengamati Tarra dari kejauhan dan teguh pada komitmennya. Sayangnya, senyum Tarra yang selalu mampu menularkan kebahagiaan semakin jarang terlihat sejak Zidan kembali. Ketika masing-masing memutuskan menunda dan menunggu, waktu malah seolah mempermainkan mereka. Perasaan tak diundang itu justru hadir, membuat mereka kembali mempertanyakan keputusan yang sudah diambil. Ketika mundur bukan pilihan, mampukah mereka tetap berjalan apa pun risikonya?

Rekomendasi Metropop

Metropop pertama yang saya rekomendasikan adalah karya debut dari Olivia Lin. Saya menikmati membaca kisah cinta buku ini, walau menurut saya beberapa obrolan masih terasa agak kurang luwes ya 😆. Apa karena latarnya Surabaya ya, jadi obrolannya terasa agak kaku dibandingkan metropop biasanya. 


Latar pekerjaannya yang menarik tentu saja tentang struggle Tarra dalam merintis cafe, mulai merencanakan tempat, menu, grand openning, bahan-bahan yang disiapkan, dll. Saat berjalan waktu, Tarra juga harus menghadapi komplain customer, permasalahan karyawan, semua di tengah masalah mantannya yang selalu saja membuat pertahanan air mata Tarra runtuh. Oiya, jangan lupakan juga background pekerjaan Zidan dan Adam sebagai dokter. Terutama Adam sebagai dokter bedah sukses & mapan banget, yang menjadi favorit saya 😄. 


Menceritakan tentang Tarra yang baru saja merintis cafe di sebuah rumah sakit. Parahnya, ternyata mantannya (yang udah pacaran 10 tahun dan sempat tunangan) itu juga bekerja sebagai dokter di rumah sakit itu. Permasalahan yang belum selesai dengan mantannya di masa lalu menjadi konflik utama buku ini, ditambah dengan dokter lain yang juga mulai mendekati Tarra bernama Adam. Karakter-karakter pada Hospital Cafe ini juga lovable, mulai dari Tarra, Adam, temen2 mereka, dan bahkan sang tunangan Zidan - yang walau menyebalkan tidak berhasil membuat saya membencinya 😆. So, I absolutely love this debut novel 💖

 

2. Resepsi by Smita Diastri

 
Blurb 
Menerima undangan resepsi pernikahan adalah perkara memilih gaun yang pas, sepatu yang cakep, dan pasangan plus one yang tepat. Urusan-urusan itu tidak pernah jadi hal yang sulit untuk Resi. Namun, kali ini yang datang adalah undangan resepsi dari Ranu, si mantan pacar yang sudah 12 tahun on-off dengan Resi! Sampai enam bulan lalu, Resi masih yakin bahwa suatu hari di undangan resepsi itu akan tertulis namanya dengan Ranu. Mereka masih saling sayang kok! Semesta juga selalu menghadirkan kebetulan-kebetulan yang menghubungkan Resi kembali dengan Ranu. Itu pertanda mereka berjodoh, kan? 
Lalu kenapa undangan hijau toska yang mendarat di meja kerja Resi menuliskan nama berbeda? Bukan Resi & Ranu, melainkan Amelia & Ranu. Di mana yang salah? Resi coba memikir-mikirkan lagi 12 tahun ke belakang. Meski begitu, waktu terus berjalan. Resi cuma punya waktu satu minggu untuk ngotot mengorek-ngorek sisa cintanya di masa lalu, atau menghadapi apa yang sudah di depan mata: resepsi pernikahan mantan pacarnya dengan orang lain!

Mirip dengan Hospital Cafe yang mengambil tema cinta masa lalu, Resepsi juga mengangkat tema serupa. Tentang Resi yang punya histori 12 tahun dengan Ranu. 12 tahun, kurang lama gimana coba 😆. Serunya kisah Resi dan Ranu ini, kita dibawa flashback juga ke masa-masa SMA mereka di era 90an. Wuaa, anak 90an pasti relate banget deh.

Latar pekerjaan Resi juga menarik, sebagai pegawai HR (human resources). Yang ngurusin karyawan di kantornya, mulai yang pensiun, gaji atau ada juga yang kontraknya ga diperpanjang. Belum lagi ilmu yang mereka harus punya untuk mengelola karyawan dan training-training terkait HR.      

3. Semangat, Tante Sasa! by Thessalivia

Blurb 
Demi apa Sasita yang seorang wanita karier tiba-tiba diminta menjaga anak kecil? Sudah cukup hidupnya disibukkan dengan pekerjaan, sekarang harus memikirkan anak kecil pula. Sasita terpaksa mengorbankan kebiasaannya bersenang-senang sampai larut malam, kadang sampai mabuk, dengan teman-teman kantornya. Belum lagi Mama yang tidak memercayai Sasita sanggup mengurus Velisa, keponakannya, anak almarhum Kak Vania. Mama tahu kebiasaan Sasita pulang malam, hura-hura, apalagi Sasita malah dekat dengan laki-laki beristri! Sasita sama sekali bukan contoh yang baik bagi Velisa. Kalau sudah begini, apakah tugas yang terpaksa Sasita emban justru akan semakin meretakkan hubungannya dengan Mama? Apakah Sasita sanggup memenuhi janjinya kepada Kak Vania?

Kebayang ga sih, wanita karir yang super sibuk tiba-tiba harus menjaga keponakannya? Itulah yang dialami oleh Sasita, saat harus menjaga keponakannya Velisa selama ibunya berangkat ibadah haji. 

Ada yang bilang, Sasita ini gambaran embak-embak SCBD yang sempat viral 😆. Super sibuk, trus pulang kantor kerjaannya hura-hura nongkrong sama temen-temennya. Sasita itu kerja sebagai karyawan invesment banking di perusahaan sekuritas. Buat yang familiar dengan bisnis IB, pasti udah tahu kalau ada clientnya yang IPO atau nerbitin obligasi, bisa ga pada pulang itu mereka buat lembur. Begitu juga Sasita, tapi masalahnya, sekarang ada Velisa yang menunggunya di rumah..  Velisa, masalah pekerjaan, ditambah mantannya yang datang kembali, benar-benar membuat hidup Sasita jungkir balik 😆.

4. Asmaraloka by Arata Kim

Blurb  
Yang orang-orang di kantor tahu, Isabella belum pernah punya pacar. Padahal usianya sudah seperempat abad. Mereka menganggapnya gadis lugu dalam urusan asmara. Yang mereka tidak tahu, sebetulnya Isa pernah punya pacar saat baru masuk SMA. Setelah tiga tahun backstreet, hubungan itu berakhir tiba-tiba. Sang pacar pergi hanya dengan mengatakan sudah tidak bisa bersama lagi. Yang juga mereka tidak tahu, manajer baru di kantor Isa adalah si mantan yang berubah menjadi orang paling menyebalkan sedunia. Di tengah proyek demi proyek yang dikerjakan bersama, Isa jungkir balik meyakinkan diri sudah tidak ada apa-apa lagi di antara Ethan dan dirinya.
Hingga terungkaplah alasan kenapa Ethan dulu memutuskannya. Hati Isa pun goyah. Pria itu bahkan memohon maaf dan minta diberikan kesempatan kedua. Sanggupkah Isa menolak?
Rekomendasi Metropop


Masa lalu yang tidak selesai memang akan selalu membayangi yaa.. Itulah yang terjadi dengan Isa, sewaktu SMA ia punya pernah punya pacar yang beda umurnya cukup jauh. Sayang sekali, ia diputuskan tanpa alasan dan sang pacar menghilang tanpa kabar. Bertahun-tahun kemudian, pria itu kembali dan jadi bos Isa di kantornya. Yang lebih mengejutkan, ternyata pria itu udah ga sendiri, ada anak kecil yang memanggilanya Daddy 😆. 


Novel metropop yang satu ini adalah pemenang The Writers Show (TWS 2020), lomba menulis novel dari grup Gramedia tahun 2020, dan diterbitkan pada tahun 2021 kemarin. Saat membaca buku ini, saya sangat menikmati gaya bahasanya yang santai dan sangat menghibur. Pantes banget jadi pemenang TWS 😍. Saking enjoy-nya, saya cuma butuh dua hari buat namatin. 


Salah satu yang menarik lagi adalah latar pekerjaan Isa dan si bos yang saya jarang temukan di metropop, yaitu programmer di perusahaan IT. Jadi di sini dijelaskan gimana sibuknya programmer itu kalau saat ada proyek IT, makan-makan bareng setiap proyek selesai, desain mulai dari UI UX sampai bahasa-bahasa pemprograman lainnya. 

 

5. Ours by Adrindia Ryandisza

Blurb 
Latar belakang keluarga yang berbeda tak lantas membuat Prita dan Andi berdebat panjang saat diskusi tentang anak.  Sebelum menikah, mereka sudah bersepakat untuk hidup tenang dan damai berdua saja sampai tua. Mereka bahagia. Sayangnya, prinsip mereka dianggap melenceng oleh keluarga Andi yang konservatif. Prita dianggap melawan kodrat. Beberapa perkataan dan perilaku anggota keluarga Andi membuat pasangan itu mengelus dada. 
Situasi di sekitar mereka semakin mengancam. Kenzo, rekan kerja Prita, mulai terang-terangan mendekatinya. Belum lagi ibu yang menelantarkan Prita sejak kecil, tiba-tiba menuntut perhatiannya. Kedai kopi yang terancam bangkrut pun menguras pikiran Andi. 
Keduanya tidak ingat lagi cara berbahagia. Komunikasi di antara mereka mulai terhambat. Namun, rumah tangga mereka terasa begitu riuh karena mulai terdengar suara-suara orang lain. Kehidupan Prita dan Andi pun tak lagi hanya milik berdua.

Di antara semua metropop yang saya rekomendasikan, ini yang paling tipis. Tapi, jangan salah, walaupun tipis, isu yang diangkat pada novel ini cukup berat. Yaitu tentang childfree, ketika pasangan suami istri Prita dan Ardi yang memutuskan untuk tidak akan memiliki anak. Pastinya keputusannya ini membawa pertentangan, pro dan kontra, terutama di keluarga suaminya. Semua orang bersikap seolah mereka berhak mengatur-atur hidup Prita dan Ardi. Pastinya bikin greget sendiri baca komen orang-orang di sekeliling mereka itu 😆. 

Latar pekerjaannya Prita itu di perusahaan keuangan, jadi keliatan bagaimana logic nya Prita dalam mengatur keuangan maupun keputusan-keputusan lainnya dalam hidupnya. Sedangkan Ardi, dia baru merintis coffee shop, jatuh bangunnya, dan yang namanya usaha baru dirintis pasti akan banyak halangan termasuk masalah keuangan. Di sini digambarkan kalau mau jadi enterpreneur memang harus kuat-kuat mental sih, termasuk juga harus ada support system yang bagus dari orang sekeliling dan keluarga, agar mampu bertahan. 


6. (Bonus) Monster Minister by Aya Widjaja

Blurb
”Semua Account Executive, Marketing, dan Sales kumpul buat 
”Aku juga? Tapi aku, kan—”
”Masih ada sejam sebelum jatah cuti lo berlaku, kan? Kalau masih pengin gajian di sini, saran gue mending ikut rapat.”
Kalita Yuma tidak tahan lagi dengan tuntutan target sang bos bertangan besi. Bukan cuma keringat Kalita yang diperas sampai tiris, hubungannya dengan Ibram juga kandas lantaran jam kerja yang tak habis-habis. Menuruti nasihat ibunya, Kalita mengundurkan diri lalu melamar sebagai staf di Kementerian Penerangan Informasi. Penghasilannya memang terjun bebas, tapi setidaknya hidupnya lebih tenang… sampai kabar bahwa Aldrich Avery Sharga, mantan bosnya itu, masuk kabinet sebagai Menteri Penerangan Informasi—alias akan menjadi bos Kalita lagi! Sementara semua orang menyambut kehadiran menteri muda tampan itu bak angin segar, Kalita malah mual dan buru-buru sebar CV supaya bisa segera angkat kaki dari Kempinfo. Kerjaan baru tak kunjung didapat, Kalita malah ditarik menjadi sekretaris pribadi Pak Menteri!
Kalau semua terserah Kalita, dia jelas tidak mau menderita untuk kedua kalinya. Namun, tanggungan sebagai sandwich generation membuat Kalita tidak siap menjadi pengangguran. Jadi, mau bagaimana lagi? Kalita terpaksa mengulang kisah yang sama. Akankah kali ini akhirnya berbeda?
Rekomendasi Metropop

Kalau terakhir ini bonus aja ya, karena sebenarnya ini bukan metropop dan saya belum baca bukunya 😆. Udah beli dari tahun lalu, udah masuk TBR, tapi masih belum sempet juga dibaca. Hehehe..  Monster Minister ini terbitan penerbit Pop (masih grup Gramedia) dan juga pemenang TWS 2020. Walaupun bukan metropop terbitan GPU, buku ini juga mengangkat tema metropolitan. Dan latar pekerjaannya adalah mentri dan karyawan kementrian. Wuaa, baru ini saya tau cerita lokal yang tokohnya mentri kabinet, nih 😆. Ada yang udah baca?

💬💬💬

Demikian rekomendasi metropop kali ini. Kalau kamu, punya rekomendasi metropop apa nih yang terbaru yang bisa aku baca? Share di komen yaaa... 😊