Showing posts with label Edot Herjunot. Show all posts
Showing posts with label Edot Herjunot. Show all posts

Friday, 23 July 2021

Edot Herjunot, Penulis Buku Komedi yang Suka Menimbun Buku

Siapa yang udah nunggu-nungguin pengumuman Diary Teacher Keder? 😁

Baca dulu juga postingan : Berbagi Keseruan Membaca Buku 'Diary Teacher Keder'

Terima kasih ya untuk teman-teman yang sudah meluangkan waktu untuk ikut giveawaynya. Seru sekali membaca pengalaman teman-teman bersama para guru, ada yang menyentuh, ada juga yang bikin geleng-geleng kepala. Lengkap deh pokoknya.

Buat guru-guru dimana pun berada, semoga senantiasa diberikan kesabaran seluas samudra selalu, untuk terus mendidik anak-anak muridnya menjadi insan yang bermanfaat 😍. 


Sebelum saya umumkan pemenang giveaway, kita kenalan dulu yuk sama penulisnya. Saya rasa untuk yang berada di circle blogger, pasti udah familiar dengan Pak Edot. Buat yang belum, saya sengaja mengulas sedikit di sini.



Edot Herjunot, adalah seorang guru SD yang telah menerbitkan beberapa buku. Sebelum Diary Teacher Keder, Pak Edot sudah menerbitkan buku-buku: 

  1. CANCUT MARUT – Catatan Kecut Mahasiswa Calon Guru (Grasindo 2012)
  2. LELAKI GAGAL GAUL – Kisah Nista Mahasiswa Jelata (Mediakita 2014)
  3. ANNOUNCER KEDER (Maple Media 2020)
  4. ASEM MANIS CINTA (Antalogi, Grasindo 2014)
  5. COOLOVER (Antalogi, Grasindo 2014)
  6. BLOGGER BAPER (Antalogi, Raditeens)

Semua buku Pak Edot itu bergenre komedi, jadi buat kamu yang membutuhkan kerecehan untuk memancing tertawa, saya sangat rekomendasikan untuk membaca buku-buku Pak Edot 😁. Trust me, saya sudah baca Diary Teacher Keder dan sukses bikin saya ketawa-ketawa sendiri.


Selain buku, sudah sepuluh tahun ini Pak Edot juga rajin menulis di blog pribadinya yang bertajuk Diary Teacher Keder, Catatan Kecut Guru Gagal Gaul. Di blog ini Pak Edot sering berbagi kesehariannya saat menjadi guru, atau berbagi review buku-buku dan acara TV yang ditontonnya. 

Saya pribadi, sudah suka sejak pertama mampir ke blog Pak Edot kalau ga salah di awal tahun ini. Salah satu postingan yang awalnya saya baca itu kalau ga salah cerita pengalaman Pak Edot saat menjadi pendamping pramuka dan berakhir bikin saya senyum-senyum sendiri 😂. Sejak itu saya jadi sering mampir ke blog Pak Edot buat nyari hiburan. Hahhaha.. Dan ternyata, Pak Edot juga orangnya ramah dan menyenangkan. Pantes aja baca bukunya juga kerasa asik.. Asli lo ini, ga pereuz, tapi cuma minta dipuji balik aja. Eh, 😂


Mungkin buat teman-teman yang suka mampir ke sini, ngobrol bareng pada postingan label author biasanya berupa tanya jawab dengan penulis. Nah, kali ini saya mau bikin agak berbeda. Biar lebih kenal dengan Pak Edot, saya minta Pak Edot buat ngisi biodata 😄.


Ada ga yang di sini masa kecilnya suka tuker-tukeran kertas binder, kemudian saling isi biodata sama teman kelas? Maklum, jaman saya sekolah belum ada sosmed. Hehehe.. Jadi, sekalian nostalgia, saya minta Pak Edot isi biodata di blog ini


Ini dia biodata Edot Herjunot, penulis Diary Teacher Keder


Nama :  Edot Herjunot

Tempat tinggal : Pemalang

Hobi : Nimbun buku

Warna kesukaan : Biru

Lagu kesukaan : Lagi suka dengerin lagu-lagunya The Rain

Film favorit : banyak sih, tapi lebih suka nonton anime

Artis Idola : Raditya Dika

Penulis Favorit : Raditya Dika, Ahmad Tohari, R.L. Stine, Enid Blyton

Makanan kesukaan : masakannya istri 🤭

Cita-cita : Udah nggak punya cita-cita 😁

Genre buku Favorit : Komedi, Horror, Thriller

Kata Mutiara :

'Sebaik-baiknya manusia adalah dia yang berani jadi diri sendiri' 😁


Dari biodata di atas, ternyata Pak Edot juga hobi nimbun buku. Dan hasil kepo saya, saya menemukan foto koleksi perpustakaan pribadi Pak Edot seperti ini: 


Wuaa, perpus pribadinya bikin mupeng guuyss 😍😍


Setelah kenal lebih jauh dengan Pak Edot, bikin makin pengen baca buku Diary Teacher Keder ga? Hehehe.. Tenang saja, buat satu orang yang beruntung, akan mendapatkan satu buku gratis. 


Pemenang yang mendapatkan Diary Teacher Keder adalah: 



Selamat yaa untuk Mas Wawan. Sharingnya menarik sekali soalnya 😊. Silahkan email ke mywonderfulbooklife@gmail.com untuk alamat dan no HP untuk tujuan pengiriman yaa. 


Buat yang belum beruntung, jangan sedih ya. Akan ada giveaway seru lainnya kok di blog ini. Jadi sering-sering mampir aja yaa. Hehehe.. Lumayan kalau kamu sering mampir, bisa bikin saya makin semangat ngisi blog kan 😆.


Saturday, 3 July 2021

Berbagi Keseruan Membaca Buku 'Diary Teacher Keder'

Pada kesempatan kali ini, saya akan membahas tentang buku yang menurut saya sangat seru dan menghibur. Saking serunya, hanya dalam dua hari saya berhasil menamatkannya. Cukup cepat untuk standar saya yang biasanya beresin satu buku saja bisa sampai berminggu-minggu. Hahaha.. 😅 Apalagi kalau bukan buku Diary Teacher Keder yang ditulis oleh Edot Herjunot.

Blurb 
Saya sama sekali belum tahu lokasi SD saya mengajar, bahkan tepat di hari pertama kerja. Saya cuma dikasih ancer-ancer sama kakak saya dan saya cuma manggut-manggut sok paham padahal nggak ada yang bisa saya pahami.
Mengingat hari yang sudah semakin siang dan saya harus segera menemukan sekolahnya, akhirnya saya bertanya pada orang di pinggir jalan, “Permisi, Pak. Mau tanya kalau SD 4 Penggarit di mana ya? Katanya lokasinya di sebelah balai desa Penggarit.”
“Oh balai desa Penggarit. Masnya lurus aja terus. Pokoknya teruuuuus…”
“Lurus saja berarti ya, Pak? Nanti ketemu sekolahnya?”
“Iya lurus terus, nah kira-kira kalau sudah mulai putus asa, Masnya berhenti terus dicek hapenya.”
“Lah kok jadi ngecek hape, Pak?”
“Iya, dicek hapenya. Kalau hapenya sudah nggak ada sinyal berarti lokasinya sudah dekat, pasti nanti ketemu.”

Pak Guru Edot 

Buku ini menceritakan pengalaman Pak Guru Edot sendiri dalam mengajar anak-anak SD. Sebagai lulusan PGSD, tentu saja Pak edot bercita-cita bisa ngajar anak SD, masak bercita-cita jadi bankir. Kan kalau mau jadi bankir harus berpenampilan menarik, sedangkan penampilan Pak Edot ga menarik. 😅Ini bukan saya yang bilang loh.. Suer! Pak Edot sendiri yang bilang di halaman 8. Hehehe..  

Eh, tapi bankir ga selalu menarik kok Pak Edot, buktinya saya bankir tapi biasa-biasa aja 😆 

Back to topic...

Awalnya Pak Edot pas lulus malah sempat jadi penyiar radio dulu. Sampai akhirnya diterima sebagai guru wiyata bhakti di SD 4 Pengarit. SD yang saking jauhnya, sampai ga ada sinyal HP. Ga ada Indomaret dan Alfamart juga. Sampai anak-anak muridnya, pas ditanya mau liburan sekolah ke mana, jawabnya mau ke Indomaret. Hehehe..

Kecuali di Pengarit 😆

Buku ini tidak hanya menceritakan pengalaman Pak Guru Edot saat mengajar di SD 4 Pengarit, tetapi juga saat harus pindah ke SDIT dan ditutup dengan manis saat diterima sebagai guru PNS. 

Semua diceritakan dengan balutan komedi, yang sukses bikin saya tertawa di atas penderitaan perjuangan Pak Edot dalam mengajar murid-muridnya 😂.

Dengan lingkungan yang benar-benar berbeda, jadi guru di SDIT ini saya sempat kepikiran. "Apa iya bisa betah ngajar di sini? Apa iya anak-anak nggak teriak ngelihat wajah saya? Apa iya pintu Indomaret yang tulisannya dorong sebenernya kalau ditarik juga nggak masalah?" - hal 86

Anak-anak yang menggemaskan

Buat yang udah ngikutin blog saya cukup lama, mungkin tahu kalau saya suka banget sama anak kecil. Makanya saya suka banget baca pengalaman Pak Guru Edot saat mengajar dan berbaur dengan anak-anak ini. Sambil teringat cita-cita saya buat jadi guru TK dulu. Hahha.. (curhat colongan mulu, Ca 😅)

Para siswanya juga banyak yang ajaib tingkahnya. Salah satu favorit saya itu waktu Pak Edot menemukan jawaban anak-anak yang luar biasa. Sumpah, part ini bikin saya ngakak guling-guling 😂😂. Masa ada muridnya yang disuruh jawab pertanyaan kayak gini: 

What are the meaning of these words?
a. Farmer
b. Sailor
c. Teacher

Malah ujung-ujungnya, muridnya cuma milih salah satu. Dikira pilihan ganda kali yaa... 

disuruh jelasin, karena semuanya benar 🤣

Ada juga part saat Pak Edot nemenin muridnya jalan-jalan ke pantai. Berangkatnya happy-happy, eh tau-tau pas perjalanan pulang mendadak suram karena ternyata … (saya ga mau spoiler, ah) 😆. Yang pasti bikin Pak Edot sebagai guru yang ada di situ sampai nyebut berkali-kali

Cara Sesat

Salah satu yang paling saya suka dari buku ini adalah bagaimana Pak Edot menangani murid-muridnya. Keliatan kalau dia tuh perhatian banget sama muridnya, dan penuh dengan ide-ide menarik. Tapi walaupun baik hati, Pak Edot hanyalah manusia biasa yang penuh kekurangan harus menempuh cara sesat. 

Salah satu cara sesat menurut Pak Edot, adalah ancaman “Pulang terakhir” bagi yang ga bisa jawab, atau yang ga mau nurut pas dibilangin. 

Saya jadi inget masa-masa SD dulu, sering juga guru saya bikin sayembara gini “ Kalau berhasil menghapal ini boleh pulang duluan.”

Saya sebagai anak yang paling susaaah buat hapalan, apalagi kalau harus plek plekan sama, (biasanya saya cuma inget intinya, susah buat ngapalin sama persis). Saya biasanya kebagian pulang belakangan. Itu pun juga biasanya tinggal beberapa anak, yang akhirnya dipulangin karena Bu Guru udah nyerah nungguin kita. Kayaknya dari pada dia juga ikut pulang kelamaan nungguin kita berhasil ngapalin 😅.

Jadi, cara sesat Pak Edot ini menrut saya juga ga sesat-sesat amat kok. Banyak guru yang mempraktekkan kok, and it works


Rating

Membaca buku ini seperti yang saya sampaikan di awal, sangat-sangat menghibur. Saya sampai ga rela waktu bukunya tamat, berharap halamannya sedikit lebih banyak. Jadi, tentu saja saya sangat merekomendasikan buku ini buat kamu baca. Apalagi kalau kamu lagi gundah gulana, dari pada pusying mikriin covid yang kasusnya naik terus, mending kita segarkan otak dengan buku lucu-lucu kayak gini.

Salah satu kekurangannya menurut saya, selain jumlah halaman yaa (I'm craving for more!), itu adalah beberapa bagian terasa berulang. Misal tentang alasan Pak Edot pindah, atau pada saat tes pindah, itu dijelaskan beberapa kali di bab yang berbeda. Sama ada beberapa info lain yang terasa agak berulang. Walaupun mungkin di bab lainnya pembahasannya sedikit berbeda dan lebih detail. Padahal menurut saya, harusnya di awal ga usah disinggung dulu aja. Ikutin sesuai alurnya aja. Tapi, kekurangan ini sama sekali tidak mengganggu keseruan saya dalam membaca kok. Jadi, tentu saja 4 Bintang untuk buku Diary Teacher Keder yang ditulis oleh Edot Herjunot.


Penulis : Edot Herjunot
Penerbit : Buku Mojok
Jumlah Halaman : vi + 180 halaman
ISBN : 978-623-7284-57-4
Tahun Terbit : 2021

Bagi-Bagi Buku Gratis

Berhubung ini bukunya bagus, dan saya ga mau seru-seruan sendiri. Saya mau ajak salah satu teman-teman di sini untuk seru-seruan bareng dan mendapatkan buku Diary Teacher Keder gratis. Ayok ayook yang berminat berkumpul di siniii.....

Caranya gampang, kamu tinggal tulis di kolom komentar, pujian buat guru yang berkesan buat kamu. Boleh buat guru waktu kamu sekolah, atau kuliah. Atau kalau udah lupa, boleh pujian ke Pak Guru Edot juga. Hehehe.. Ditunggu komennya sampai tanggal 11 Juli 2021. Yok bisa yok!!  

Pemenang akan saya umumkan nanti seminggu kemudian. Jadi, stay tuned yaaa!