Sunday, 20 November 2022

Nulis Novel Idenya dari Mana? Tips Mencari Ide Dalam Menulis Novel

Halo semuanya, kali ini saya hanya akan menulis singkat. Demi tidak didepak dari klub menulis 1minggu1cerita 🀣 Padahal tulisan sebelumnya udah dibantu Talitha, tapi sekarang anaknya pun juga lagi sibuk mau persiapan pentas seni. Jadi emaknya ga bisa memanfaatkan. Hahaha..

Kembali lagi ke tag tipsmenulis. Kali ini saya akan membahas tips tipis-tipis saja, tentang ide dalam menulis novel.



Nulis novel biasanya dapet ide dari mana sih? Pertanyaannya ini yang sering ditanyakan orang-orang kepada saya. Dan saya akan memberikan salah satu tips yang mungkin bisa teman-teman pake, yaitu: 


"Mulailah menulis dari hal yang membuat kalian tertarik, excited dan bahkan menggebu-gebu!"


Hal yang membuat kita tertarik tentu banyak kan, bisa orang, cerita, tempat, lagu, dan berbagai hal lainnya. Karena begitu kita tertarik dengan sesuatu, kita akan ingin sesuatu itu tetap hidup di diri kita. Begitu kita menuangkan itu dalam bentuk tulisan, kita seperti memberi nyawa tulisan itu. 

Contoh simpelnya, waktu saya melihat beberapa tingkah anak saya yang menggemaskan, saya begitu menggebu-gebu ingin mengabadikan kisahnya. Saya ingin cerita itu tetap hidup. Dan mulailah saya menuliskannya sedikit demi sedikit, agar memori itu tidak menguap begitu saja dr ingatan saya. The later you know, kisah itu dirajut menjadi novel "Semangat, Tante Sasa!" 

Pernah juga saya jatuh cinta dengan karakter salah  satu pada sebuah film romance. Saking cintanya, saya ingin karakter itu selalu hidup πŸ˜†. Maka jadilah dia menjelma menjadi Aji di novel Nikah Muda, my forever fiction crush πŸ₯°.

Tempat-tempat pun berlaku seperti itu. Banyak tempat yang saya kunjungi yang membuat hati saya berdecak kagum. Sayangnya mungkin bertahun-tahun lagi ingatan tentang tempat itu akan memudar. Jadi sebelum hilang, saya tulis detailnya pada kisah-kisah jelmaan saya…

Bertemu dengan orang pun begitu. Saking banyaknya karakter orang yang saya temui, pasti ada beberapa yang menarik untuk ditulis. Mungkin sepotong kisah hidupnya, mungkin kebiasaan kecilnya, atau bahkan hanya sekadar kalimat singkat yang pernah terucap dari mulutnya. 

Jadi, menulis novel adalah tentang excited, gairah mengabadikan sekeliling dan imajinasi menjadi sebuah cerita. Stop menulis saat kamu udah mulai merasa terbebani, dan mulailah mencari hal-hal yang membuat hati kamu membuncah semangat. Setelah itu, baru mulailah kembali menulis. Dengan begitu kamu akan memberikan nyawa pada tulisan ituπŸ’–πŸ’–

 


Sunday, 9 October 2022

Talitha dan Buku 2022

Halo semuanya! Karena mama icha lgi sibuk, sekarang aku yang akan nulis blog😁.
Sekarang aku akan cerita tentang buku yang aku sudah baca.

Hi, aku Talitha!


1.Berapa buku yang aku udah baca di tahun iniπŸ“˜?
Sekitar 40an.

2.Biasanya baca buku apa🀷‍♀️?
Seringnya aku baca komik seperti komik next g dan komik demon slayer, kadang kadang baca buku novel juga sih.

3.biasanya baca buku fisik atau baca e bookπŸ‘¨‍πŸ’»?
Dulu aku biasanya baca buku fisik tapi sekarang baca e book.

4.E book apa yang biasanya dibacaπŸ‘©‍πŸ’»?
Komik Demon slayer Kimetsu No Yaiba.Tentang pembasmi iblis yang membasmi iblis di malam hari.

5.Tau komik Demon Slayer dari mana sihπŸ‘Ί?
Aku tau komik demon slayer karena waktu itu pas lagi nyari nyari film di cathplay, karena awalnya tau dari film tapi karena di filmnya belum ada lanjutannya jadi lanjut di komik.
Soalnya aku sudah nonton semua filmnya yang udah terbit, jadi papa nawarin aku buat lanjutinnya di komiknya😊.

Demon Slayer, 
Film dan komik favorit aku sekarang


6.Siapa sih karakter favorit di demon slayerπŸ’?
-Tanjiro, karena dia karakter utama paling kuat.
-Nezuko, adiknya Tanjiro yang cantik, baik, dan kuat walaupun dia iblis.
-Sabito,karena dia membantu tanjiro memasuki ujian terakhir, dan ujian terakhirnya adalah melawan iblis besar dengan puluhan tangan.
-Yorichii, karena dia orang pertama yang mempunyai kekuatan matahari yaitu kekuatan paling kuat walaupun dia sudah tiada lebih dari 300an tahun yang lalu
-Tomioka, karena paling jago antara hampir semua pembasmi iblis.
-Tamayo, karena dia jago membasmi iblis walaupun dia itu iblis yang tidak ikut dengan muzan, muzan itu adalah iblis yang memimpin semua iblis jahat.

Tanjiro dan Nezuko


7.Apa bagian favorit yang ada di demon slayerπŸ€”?
-Saat Tanjiro dan Uzui sedang melawan Gyutaro, dan Zenitsu dan Inosuke sedang melawan Daki yaitu 12 bulan iblis, dan Tanjiro serta kawan kawannya berhasil melawannya.
-Setiap saat Zenitsu nangis ketakutan atau saat Zenitsu melihat Nezuko karena Zenitsu suka dengan Nezuko.

8.Udah pernah baca buku/e book yang bahasa inggris belumπŸ™Ž‍♀️?
Pernah yaitu, Demon slayer di e book, itu doang sih seingat aku.

9.Kalau kamu jadi salah satu character demon slayer, kamu mau jadi apa🦸‍♀️?
Aku pengin jadi Yorichii.

10.Kenapa sih suka membaca bukuπŸ“–?
Karena saat tidak ada gadget aku membaca buku untuk memenuhi aktivitasku.

11.Kamu suka ke perpus ga🏒?
Iya aku suka, karena rame sekali perpusnya, dan buaanyak bukunya! Aku biasanya ke perpus sekolah tapi kadang kadang aku ke perpus nasional bersama keluarga!

12.Kamu biasanya baca buku apa di perpusπŸ“š?
Aku sih sukanya baca buku komik seperti komik next g atau komik/novel kkpk (kecil-kecil punya karya)

Sampai disini dulu yaa. Nanti kapan kapan aku nulis lagi di blok mama ichaπŸ€—πŸ˜š. Kalau om dan tante punya pertanyaan atau komen, komen aja di kolom komentar.
Sampai jumpa lagi😁!

With love,
Talitha 9yπŸ’–


NB: semua ditulis Kakak Talitha, dengan beberapa pertanyaan dari Mama Ica. Mama Ica cuma bantu masukin foto2 aja. Btw, aku baru ngeh juga ternyata Titha tahun ini udah ngalah2in Mama Ica yg baru namatin 20an buku. Gimana, Talitha udah cocok jadi blogger belum guys? 😁 Baca juga tulisan tentang Talitha lainnya di sini.

Monday, 22 August 2022

Wisata Asik Bersama Anak di Perpusnas Jakarta

Sebagai emak anak tiga, kadang saya suka kebingungan ngajak anak bermain selain ke mall. Hehehe.. Pilihannya biasanya ga jauh-jauh dari Ancol, mulai dari sekedar main air di pantai di pagi-pagi, ke waterboom, ke kebun binatang Ecopark, atau tentu saja favoritnya anak sulung saya, ke Dufan 😁 Selain ke Ancol, biasanya kita main sepeda ke GBK, atau sesekali ke museum. Museum itu sebenarnya asik, tapi kalau udah kedua kalinya ke tempat sama, biasanya anak-anak udah kehilangan minat. Jadi asiknya untuk pertama kali aja. Oiya, selain Ancol, Taman Mini juga seru, terutama ke Taman Legenda. Tapi sayang sekarang TMII sedang under construction, jadi ditutup. Padahal anak-anak udah kangen main ke taman dinosaurus yang ada di Taman Legenda. 
Selain tempat main di atas, salah satu alternatif tempat wisata asik adalah Perpustakaan Nasional RI (Perpusnas) yang berada di Jalan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat

Perpusnas

Perpusnas sebenarnya telah didirikan sejak tahun 1980, tetapi Perpusnas dengan gedung baru ini baru diresmikan oleh Presiden Jokowi pada tahun 2017. Kalau dulu perpus ini hanya 3 lantai dan tidak begitu banyak peminat, setelah diresmikan ulang, Gedung Perpusnas sekarang super lengkap dengan 27 lantai, termasuk 3 lantai parkir dan 24 lantai yang terdiri dari:
Lantai 1: Lobi Utama
Lantai 2: Ruang Layanan Keanggotaan Perpustakaan, Penelusuran Informasi dan Ruang Auditorium
Lantai 3: Zona Promosi Budaya Baca
Lantai 4: Ruang Pameran dan Kantin
Lantai 5: Perkantoran
Lantai 6: Data Center dan Musholla
Lantai 7: Layanan Anak, Lansia, dan Disabilitas
Lantai 8: Layanan Audiovisual
Lantai 9: Layanan Naskah Nusantara
Lantai 10-11: Penyimpanan Koleksi Monograf Tertutup
Lantai 12-12A: Ruang Baca Koleksi Monograf Tertutup
Lantai 14: Layanan Koleksi Buku Langka
Lantai 15: Layanan Referensi, Koleksi Online dan Ilmu Perpustakaan
Lantai 16: Layanan Koleksi Foto, Peta dan Lukisan
Lantai 17-18: Kantor Akademi Ilmu Pengetahuan Indonesia
Lantai 19: Layanan Multimedia
Lantai 20: Layanan Koleksi Berkala Mutakhir dan Mancanegara
Lantai 21: Layanan Koleksi Monograf Terbuka (klas 000-499)
Lantai 22: Layanan Koleksi Monograf Terbuka (klas 500-999)
Lantai 23: Layanan Koleksi Majalah Terjilid
Lantai 24: Layanan Koleksi Budaya Nusantara, Executive Lounge dan Ruang Penerimaan Tamu Mancanegara.

Dari website resmi Perpusnas, dijelaskan bahwa fasilitas layanan Perpusnas dilengkapi data center koleksi dengan Teknologi Tier 3 dan telelift (system transportasi buku secara otomatis), ruang pameran (galeri), teater, aula berkapasitas 1.000 kursi, ruang telekonferensi, dan ruang-ruang diskusi yang dapat digunakan oleh para komunitas literasi. Sedangkan untuk koleksi bukunya, ga usah ditanya lagi ya, ada ribuan pastinya. Buku-buku novel bisa kamu temukan di lantai 22. Sedangkan untuk bagian anak, kamu bisa langsung ke lantai 7.

Layanan Anak di Lantai 7 Perpusnas

Waktu kita keluar lift lantai 7, anak-anak saya semangat banget langsung lari masuk ke ruangan baca khusus anak ini. Reading area anak ini colorful dengan mural yang diambil dari cerita rakyat. 


Mural penuh warna yang menceriahkan suasana membaca


Koleksi bukunya pun sangat beragam, mulai dari berbagai komik, cerita rakyat, cerita bahasa Inggris, cerita islami, cerita bible, sampai dengan ensiklopedia. 


Rak khusus koleksi Komik NextG dan KKPK. Pojok favorit anak2 saya karena mereka suka sekali membaca komik NextG

Rak khusus ensiklopedia

Langsung minta bacain Mama komik NextG yang udah dipilih


Tempatnya bersih dan masuk ke lantai 7 ini harus lepas alas kaki, karena semuanya dilengkapi karpet. Jadi kita bebas duduk santai membaca di lantai, atau di kursi-kursi yang disiapkan. 

Banyak yang memilih duduk di lantai juga

Menurut saya, wisata ke Perpusnas bersama anak itu wisata santai tapi bermanfaat. Santai karena kita bisa sambil duduk-duduk santai sementara anak-anak heboh eksplorasi kesana kemari. Kalau udah dapet buku yang disuka, tinggal bacaian deh buat mereka. Kalau udah seumuran anak sulung saya malah dia biasanya asik baca sendiri. Jadi bermanfaat sekali untuk meningkatkan literasi dan minat baca anak-anak. 

Tips Bermain Bersama Anak di Perpusnas

Beberapa tips untuk kamu yang berminat untuk menghabiskan waktu bersama anak di Perpusnas: 

1. Tidak perlu membawa tas besar kalau tidak terlalu penting

Pengunjung Perpusnas tidak diijinkan membawa masuk tas besar, hanya boleh tes tangan kecil. Kalau kamu membawa tas, kamu harus lebih dulu titipkan di loker lantai 1. Jadi, kalau ga penting-penting amat, tas tinggal di mobil saja, dan cukup bawa botol minuman. Jadi dari parkiran, kamu bisa langsung naik lift ke lantai 7. Botol minuman tidak perlu dititip loker, cukup taro saja di luar pintu masuk lantai 7 (karena tetap tidak diperbolehkan membawa makanan dan minuman)

2. Jangan pulang terlalu mepet, terutama di akhir pekan

Perpusnas itu memang tutup sesuai jam yang dipublish, tapi lampu sudah dimatikan sejak setengah jam sebelum! Misalnya di hari Sabtu Minggu, website Perpusnas menyebutkan jam operasional adalah sampai pukul 15.30. Namun, kenyataannya lampu sudah dimatikan sejak pukul 15.00. Kalau kamu baru keluar saat lampu dimatikan, kamu akan kesulitan untuk dapet lift turun. Karena semua orang dari semua lantai juga turun di saat yang sama.  Waktu itu saja saya dan keluarga akhirnya memutuskan turun tangga sampai parkiran, saking lamanya menunggu lift. Lumayan turun 8 lantai sampai parkiran di B1 waktu itu πŸ˜† 

Si bungsu yang ga mau diajak pulang, bahkan saat lampunya sudah dimatikan tetap aja susah dibujuk pulang

3. Kembalikan buku ke tempat semula setelah membaca

Mayoritas buku-buku di lantai 7 ini cukup rapi pada tempatnya. Namun, sayangnya masih banyak saja orang baik anak-anak bahkan orang dewasa yang setelah membaca tidak mengembalikan buku pada tempatnya. Akhirnya buku bertumpuk di meja-meja bahkan beberapa di lantai. Jadi, sekalian ajarkan anak merapikan buku setiap setelah membaca. Selain dapat mengurangi beban pustakawan saat beres-beres, sekalian mengajarkan anak tentang kerapian.

4. Jangan lupa membawa kartu identitas

Untuk bisa meminjam dan membawa pulan koleksi Perpusnas, kamu harus menjadi anggota terlebih dahulu. Dan mendaftar menjadi anggota harus menyertakan Kartu Tanda Penduduk atau KK bagi yang belum mempunyai KTP.  Jadi, jangan lupa bawa kartu identitas, siapa tau saja ada buku yang pengen kamu pinjam dan bawa pulang.  Kalau kamu sudah menjadi anggoata, jangan lupa bawa kartu setiap berkunjung ke Perpusnas, ya...

Informasi Penting Lainnya

Alamat PerpusnasGedung Fasilitas Layanan Perpustakaan Nasional. Jalan Medan Merdeka Selatan No.11, Jakarta
Jam Operasional : 
Senin-Jumat : 08.00 - 16.00 WIB 
Sabtu dan Minggu : 09.00 - 16.30 WIB 
Batas waktu peminjaman : 7 hari
Cara jadi anggota Perpusnas : 
  • Mengisi formulir pendaftaran yang telah disediakan di ruang keanggotaan Lt. 2  Perpustakaan Nasional RI Jalan Medan Merdeka Selatan No.11 Jakarta
  • Menunjukkan tanda pengenal asli dan masih berlaku : Kartu Tanda Penduduk atau KK bagi yang belum mempunyai KTP atau Kitas untuk WNA
  • Mengisi formulir pendaftaran dengan lengkap dan benar.
  • Mencantumkan nomor telepon dan alamat email yang dapat dihubungi.
Biaya masuk : Gratis


Demikian tulisan pada label library kali ini. Jujur saja, saat mengunjungi Perpusnas, rasanya bangga sekali Indonesia memiliki perpustakaan sebesar dan selengkap itu 😍. Tidak hanya Ipusnas yang koleksi ebooknya bejibun, koleksi buku fisik di Perpusnas juga tidak kalah lengkapnya. 
Kalau kamu, biasanya ngajak anak main kemana nih kalau akhir pekan? Berminat mengajak mereka ke perpustakaan?




Sunday, 31 July 2022

Rekomendasi Novel Lokal Terbaru dengan Pesan Hidup Bermanfaat

Halo semuanyaa! Semoga kalian semua dalam keadaan sehat dan bahagia selalu yaa 😊

Akhir-akhir ini saya lagi seneng banget baca novel lokal. Kalau dulu saya lebih suka baca buku terjemahan, sekarang saya mulai menemukan kesenangan dengan bacaan lokal. Dan ternyata, kualitas buku lokal sekarang makin bagis-bagus 😍, dan ga terbatas hanya ke penulis-penulis yang itu-itu saja. Banyak penulis-penulis baru berbakat makin berjamuran.  Tema yang diangkat pun semakin menarik, dengan sarat pesan-pesan yang bisa bermanfaat untuk hidup. 

Jadi, kali ini, saya akan memberikan rekomendasi novel lokal terbaru dengan pesan hidup yang bermanfaat: 


1. My Aspie Girl by Hannah Angie

Blurb
“No offense, tapi cewek autis bukan selera gue.”
Itu pengakuan Rasheed Raniri, anggota band terkenal TETRA, ketika melihat berita kondisi autisme Eva Dimitri, putri dari keluarga politik ternama di Indonesia. Daripada memikirkan cewek, Rasheed mempunyai masalah yang lebih gawat, yaitu perceraian orang tuanya dan bocornya kasus narkoba yang selama ini ia tutupi. Rasheed pun terpaksa pindah sekolah.
Eva tidak menyangka Rasheed Raniri adalah murid baru di sekolahnya. Selama ini, lirik lagu band TETRA selalu menjadi jendela bagi Eva agar mengetahui kehidupan remaja normal. Eva tidak pernah tahu bagaimana menjadi normal, tidak peduli sekeras apa pun usaha orang tuanya. Bagaimana bisa Eva menjadi normal ketika otak autistiknya terasa lebih menyerupai isi kepala alien, alih-alih homo sapiens
Tugas kelompok memaksa Eva dan Rasheed untuk berinteraksi. Siapa yang menyangka si cewek autis ternyata mempunyai persamaan dengan si mantan pecandu narkoba? Mereka sedang berlari dari realitas masing-masing. Namun, perasaan yang bertumbuh di antara Eva dan Rasheed justru memaksa keduanya untuk bertatap muka dengan realitas, jauh lebih dekat daripada sebelumnya.

My Review

Melihat dunia dari sudut pandang yang berbeda itu selalu menarik. Dan kali ini, penulis Hannah Angie membawa kita melihat melalui sudut pandang seorang remaja wanita yang menderita sindrom autis dan remaja laki-laki seorang artis terkenal.

Eva, anak dari orang berpengaruh di politik Indonesia, terlahir sebagai anak autis. Untungnya, syndrom yang dideritanya masih memungkinkan Eva untuk 'terlihat' normal dari dalam. Walau di dalem, psikisnya sangat tersiksa dan tertekan. Dengan segala tuntunan orang tua, sosial, pertemanan dll.

Semua kemudian berubah sejak Eva bertemu dengan Rasheed. Vokalis band TETRA yang sedang naik daun di tanah air. Sampai sini pasti bisa ketebak dong ya 😁 Gadis biasa dg cowok ganteng idola seluruh negri- kinda trope. Bahkan awal2 saat Rasheed suka dan jatuh cinta pada Eva itu buat saya terasa terlalu cepat, nyaris tidak masuk akal πŸ˜†. Jatuh cinta pada pandangan pertama oke, tp harusnya agak bertahap ya. Mulai dari penasaran dulu, deket dan jatuh cinta. Bukan langsung jatuh cinta, apalagi buat cowok yg tampak beda dunia banget sama Eva.

Setelah 'jatuh cinta' yang terkesan tergesa-gesa, sebenarnya saya suka banget dengan perkembangan karakter Eva dan Rasheed. Saya juga suka banget kita dibawa menyelam ke pikiran seorang penderita autis, seperti bagaimana mereka bisa dilanda serangan panik jika over stimulus, atau bagaimana mereka melihat dunia tanpa abu2, hanya hitam atau putih, dan lain sebagainya. Porsinya pas karena memang berdasarkan pengalaman penulis sendiri.

Endingnya, saya juga suka. Bagaimana penulis mengesekusi sepasang remaja yang awalnya terkesan labil, tapi kemudian bisa mengambil keputusan2 yang bijaksana. Go Eva, Go Rasheed!!
Saya sangat merekomendasikan buku ini buat kamu. Novel jebolan GWP ini bisa kamu baca di Gramedia Digital, karena belum ada versi cetaknya 😊

Pesan: 

Tidak semua orang diciptakan sempurna oleh tuhan. Selalu bersyukur dengan kesempurnaan yang kita terima dan tetap bersikap baik kepada siapa pun, walau mungkin orang itu kondisinya bisa beda dengan kita. Awarness ini sangat diperlukan, agar semuanya dapat hidup berdampingan. Orang dengan sindrom autis bukan berarti mereka jadi tidak memiliki kelebihan loh. Malah beberapa penderita autis bisa sangat berbaat  di bidang tertentu. Bagi pada orang tua pun, tetap support anak dengan sindrom autis. Dunia tidak berakhir saat dikuruniakan anak dengan kekurangan. Jadi, berusahalah jangan pernah menuntut anak sesuai dengan keinginan orang tua saja, sampai melupakan kebahagiaan anak itu sendiri. 

Oiya, berhenti melabeli orang dengan istilah 'autis lo!' hanya karena orang itu sibuk sendiri. Kebayang ga sih perasahaan orang-orang yang beneran autis atau keluarganya saat mendengar kalian menghina seseoarang dengan kata-kata seperti itu?  


2. Saat-saat Jauh by Lia Seplia

Blurb
Aline dan Alex saling percaya bahwa mereka akan selalu bersama. Namun, keyakinan itu memudar seiring lebarnya jarak yang memisahkan mereka. Alex pergi ke Kota Terik demi mengejar kesempatan sebagai dokter yang sesuai standard keluarga besarnya. Aline mempertahankan ambisi untuk mengurus Panti Jompo J&J di Kota Teduh.
Saat mendapatkan promosi, Alex mengajak Aline untuk menikah dan pindah ke Kota Terik. Aline menolak. Sejak awal, gadis itu sudah menegaskan tak akan meninggalkan panti. Mimpi-mimpi mereka tidak lagi bertemu di satu tujuan. Setelah empat tahun menjalani hubungan jarak jauh, mereka berpisah.
Mereka pun berusaha menjalin kehidupan baru bersama orang lain. Alex merasa Vanesa jawaban dari kemapanan yang ia perjuangkan. Sementara Aline merasa Rama akan mengerti keterikatan batinnya dengan panti.
Tiba-tiba Aline dan Alex harus bertemu kembali. Meski berhadap-hadapan, jarak antara mereka terasa tak kunjung menyempit.

My Review

Kalau buku pertama tadi mengisahkan cinta masa muda yang lebih menggebu-gebu, beda halnya dengan kisah kita cinta pada buku Saa-saat Jauh ini. Kisah cinta karya Lia Seplia ini terasa lebih kalem dan tenang. Tenang tanpa terburu-buru, vibe-nya kerasa seperti kehidupan di pedesaan tanpa hiruk pikuk.

Covernya pun super cantik 😍. Bahkan awalnya yang bikin saya penasaran mau baca, ya karena covernya ini. 

Super adem 😍
Bisa dibaca di Gramedia Digital

Alina dan Alex saling mencintai, tetapi terpisah mimpi-mimpi yang harus dicapai. Alex, seorang dokter yang memilih pindah ke kota besar untuk mendapatkan hidup yang lebih baik. Sedangkan Aline, sang perawat yang lebih memilih di kota asalnya, agar dapat mengelola panti jompo dan berada dekat dengan orang tuanya. Saat dipisahkan oleh jarak, mereka pun masing-masing menemukan orang lain yang bisa mengisi kekosongan hati. Tapi, jauh di lubuk hati paling dalam, sebenernya apa sih yang benar-bener mereka inginkan? 

Pesan: 

Kepedulian Aline kepada para lansia, baik keluarganya sendiri maupun orang tua di panti jompo bener-bener patut diacungi jempol. Kadang orang tua menganggap anak yang sukses adalah anak yang pekerjaannya bagus atau menikahi orang yang juga memiliki jabatan bagus. Padahal, anak yang sukses seharusnya adalah anak yang peduli dan sayang dengan orang tuanya, bahkan tanpa pamrih merawat mereka sampai ajal menjemput. 

Buku ini mengajarkan saya bahwa, memang anak tidak berutang budi apapun kepada orang tuanya. Saya pun sempat kepikiran, nanti sudah tua kalau sudah ga bisa ngapa-ngapain sendiri, mending di panti jompo dari pada merepotkan anak-anak. Toh mereka nanti tetap bisa nengok. Namun, terlepas dari kewajiban atau tidak, merawat orang tua adalah pekerjaan yang sangat-sangat mulia. Jadi buat kamu yang masih memiliki orang tua, jangan sia-siakan waktu dengan mereka. Jangan sampai penyesalah baru muncul belakangan saat kita telah kehabisan waktu. 

3. Gagal  Cinta Kronis by Nara Lahmusi

Blurb
Nama proyek: Proyek Malaikat 
Target: Pasien gagal ginjal yang putus asa dan ingin cepat-cepat mati 
Tujuan: Memotivasi secara diam-diam dan natural 
Aturan Penting: Dilarang jatuh cinta dengan target! 
Banyu, pasien gagal ginjal kronis sekaligus bolak-balik gagal hubungan cinta, mendadak ingin mengubah hidupnya dengan proyek bombastis berjudul “Proyek Malaikat”.
Ia bertekad meyakinkan para target, bahwa gagal ginjal bukan akhir segalanya. Sayangnya, meskipun mengusung nama Proyek Malaikat, semua yang terlibat tetaplah manusia biasa. Manusia yang rapuh dengan perasaan dan rahasia-rahasia kelam. Manusia yang tak selalu mampu memupus jejak masa lalu yang menyedihkan. Ketika proyek dijalankan kepada target ketiga, aturan penting tersebut nyaris dilanggar. Banyu diam-diam jatuh hati….

My Review

Seperti apa sih rasanya ketika impian yang kita inginkan ternyata tidak bisa tercapai? Bahkan satu persatu orang-orang yang kita kira mencintai juga ternyata meninggalkan? Dan semua karena satu alasan, karena penyakit gagal ginjal! Itu lah yang dialami oleh Nyala, seoarang mahasiswi tingkat akhir yang harus merelakan impian dalam hidupnya lepas begitu saja saat ia divonis menderita gagal ginjal. 

Beruntunglah kemudian Banyu masuk dalam hidup Nyala. Banyu juga merupakan penderita gagal ginjal, dan ia membawa misi untuk membantu orang-orang yang belum bisa menerima kondisinya dengan proyek malaikat. Walaupun menderita gagal ginjal, Banyu sebenernya lebih beruntung dibandingkan orang lain karena ia hidup di keluarga yang berkecupupan. Sehingga ia bisa lebih leluasa menolong orang lain.  



Pertemuan Banyu dan Nyala di kereta api 😍

Sama dengan My Aspie Girl yang ditulis oleh Hannah Angie sebagai penderita auitis, buku ini ditulis oleh Nara Lahmusi, yang juga merupakan penderita gagal ginjal. Membuat cerita ini terasa sangat riil. Mulai tentang bagaimana penderita gagal ginjal harus cuci darah rutin beberapa kali dalam seminggu, banyak pantangan minuman dan makanan, termasuk beberapa olah raga berat. 

Saya juga suka perkembangan karakternya. Banyu dengan hati malaikatnya, Nyala dengan segala ketidaksabarannya, Gembul dengan segela kelucuannya, bahkan Biru dengan tindakan-tindakan realistisnya. Yang agak mengganjal di hati saya cuma konflik di endingnya yang kerasa agak terlalu drama dan sinetron abis πŸ˜†. Tapi ceritanya tetep seru kok buat diikutin.

Pesan: 

Kesehatan adalah suatu anugrah yang luar biasa. Jadi selama kita masih diberikan anugrah sehat, gunakan lah untuk senantiasa bersyukur dan melakukan hal yang bermanfaat. Selain itu, kita mungkin tidak selamanya punya kendali atas kesehatan tubuh kita, tapi kita punya kendali atas mood kita. Pada buku ini, saat divonis menderita gagal ginjal, Nyala tanpa sadar berubah jadi orang yang super menyebalkan. Ia menyalahkan Tuhan, ia mendadak jutek teman dekat bahkan kepada pacarnya. Jadi, bisa jadi aja nih, yang membuat hidup kita feels like hell bukanlah semata-mata karena kesehatan, tapi karena sudut pandang kita tentang hidup.  Memang, bersikap positif di saar kondisi sulit itu pasti lah sulit, tetapi tidak ada salahnya kita mencoba 😊

Buku ini juga mengajarkan, tidak ada penolong sebaik-baiknya selain Tuhan. Jadi, manusia hanya berusaha untuk hal yang bisa dikendalikan. Sisanya, kita serahkan dan bertawaqal kepada Allah. 

πŸ’œπŸ’œπŸ’œ

Demikian rekomendasi novel terbaru kali ini. Semoga kamu juga selalu bisa menarik manfaat dari hal-hal kecil di sekeliling, salah satunya dari bacaan ringan seperti novel 😁 Sampai jumpa di daftar rekomendasi berikutnya. Oiya, share di komen, ya bagusnya buat berikutnya kita bahas rekomendasi buku apa lagi..


Tuesday, 12 July 2022

Review 'RD Light' : Rekomendasi Novel Mengharukan Berlatar Jepang

Kematian tidak bakal salah alamat. Aku memercayainya seperti aku mengimani bahwa kesialan juga tidak bakal salah pintu. -page 193


Review novel kali ini saya akan membahas buku RD Light karya Ruth Pricilia Angelina. Saya baru saja beres baca buku ini, dan bingung menggambarkan buku ini seperti apaπŸ˜†. Bahasanya indah, ceritanya kaya, pendalaman karakternya oke punya. Selain itu, buat cerita lokal yang menggambil mayoritas setting luar negri (Jepang),  gambaran tempatnya juga bagus dan terasa nyata. 
Buku ini bahkan membuat saya berpikir, ternyata menulis narasi panjang lebar tidak selamanya menjadikan cerita jadi membosankan kok. Ternyata tidak harus selalu memasukkan dialog agar membuat cerita lebih page turner. Karena 400an halaman novel ini bisa saya bereskan cukup cepat. Usut punya usut, ternyata penulisnya Ruth Pricilia Angelina selain penulis ternyata adalah editor berpengalaman. Pantes aja tulisannya cakep bangeet 😍

The Story

Sebelum membahas lebih jauh pendapat saya tentang buku ini, saya mau cerita sedikit tentang alurnya. Buku ini bercerita dengan POV pertama dan dibagi menjadi 3 bagian. Bagian pertama dengan POV Rika Wiyasa. Bagian kedua beralih ke POV salah satu anggota RD Light, Shigeru Arai, sang vokalis, dan POV ketiga beralih ke adik Rika, Riko Wiyasa. 

Baca di Gramedia Digital

Blurb 
Ditawari menjadi stylist pribadi dan asisten manager RD LIGHT, grup band rock Jepang dengan popularitas mancanegara, terasa bagai kisah penyelamatan untuk Rika Wiyasa. Namun, ceritanya bersama empat personel kemudian berubah menjadi skandal dan roller coaster emosi penuh sinyal berbahaya.
Melibatkan jadwal tampil yang padat serta lagu-lagu top chart yang dituntut terus dilahirkan, Rika mulai terseret-seret ke dalam masa lalu yang belum selesai. Rahasia-rahasia menampakkan diri. Ulang tahun yang tidak dirayakan, kematian personel kelimat, dan kebenaran kasus dua puluh tahun lalu. Di samping itu semua, Rika masih berurusan dengan mimpi buruknya sendiri. 
Shigeru Arai, Isao Fukuda, Ryou Uchida, Kazue Inoue. RD LIGHT. Mereka dulu berlima, lalu jadi berempat, dan kini kembali berlima bersama Rika Wiyasa. Mereka bersinggungan, saling terlibat, sesekali berkonflik. Perasaan-perasaan lain mulai tumbuh subur. Profesionalitas, persahabatan, kepercayaan, kerinduan, dan cinta. Tak ada yang menyangka suatu hari nanti perasaan mereka akan menuntut harga yang sangat mahal.

Rika, seorang wanita muda yatim piatu yang mendapatkan kesempatan untuk menjadi asisten manager band terkenal di Jepang bernama RD Light. Rika yang sering merasa hidupnya tidak bahagia, akhirnya menemukan kebahagiaan saat pindah dari Jakarta ke Jepang untuk tinggal bersama RD Light.

Bagian awal novel RD Light ini tuh vibe ceritanya seperti fans-idol love trope. Orang biasa yang berjodoh dengan artis terkenal. Familiar banget kan sama cerita tipe seperti ini? 😁 Tapi jangan salah, ternyata ada yang terjadi jauh lebih rumit dari itu. Cerita bergulir mengupas masa lalu Rika dan personil RD Light, dengan masa lalu mereka yang penuh dengan trauma dan rahasia.

The character

Salah satu yang membuat saya kagum dengan tulisan Ruth Pricilia Angelina pada buku RD Light ini adalah karakternya yang kuat. Penulis ga ragu-ragu mengupas masa lalu tokohnya, diceritakan cukup detail tanpa membuat kita yang membaca overwhelming. Kenapa Rika tumbuh menjadi orang yang harus selalu kuat, kenapa Shigeru sang vokalis begitu skeptis dan sangat tertutup, kenapa Isoa walaupun awalnnya jutek teranyata bisa semenyenangkan itu, dan berbagai karatker lainnya. 

Hubungan antar karakternya juga bagus. Misalnya gimana hangatnya hubungan Rika dengan her little brother, Riko. Belum lagi hubungan love hate realtionship Rika dengan anggota RD Light, terutama Shigeru. 

Berkat? Kata berkat alergi dekat-dekat denganku. Berkat bagiku serupa dengan April Fools yang berlangsung sepanjang tahun. - Rika Wiyasa

The Setting

Mengambil lokasi di Jepang dan latar pekerjaan yang menurut saya bukan jalur aman penulis, yaitu dunia idol. Seberapa detail sih orang umum cukup familiar dengan hidup kehidupan para artis? Apalagi artis luar negeri. Luar biasanya, penulis sukses menghidupkan setting itu melalui cerita buku ini, seperti jadwal padat para artis, konser, pemotretan, meeting dengan manager dan relasi, pembuatan video klip dan berbagai hal lainnya. 

Yang agak menganggu buat saya adalah pada buku ini terlalu banyak hal yang bersifat kebetulan yang terasa tiba-tiba πŸ˜†. Pada awalnya aja Rika tiba-tiba ditawarin untuk mengangani RD Light saat mereka di Jakarta (yang menjadi pertamuan awal Rika dengan RD Light). Untuk awalnya menurut saya masih acceptable ya, tapi kemudian masih ada aja hal yang bersifat tiba-tiba. Kayak awalnya ga pernah disinggung-singgung tentang Rika pernah punya pacar di Jepang, tau-tau udah sepertiga lebih buku  muncul mantan Rika dan ngaruh banget sama plotnya. Contoh lebih lengkap lainnya kurang lebih kaya gini: 

Silahkan klik tombol di bawah, aku umpetin soalnya agak spoiler.



The Ending

Baca awal buku ini bawaannya senyum-senyum. Siapa sih yang ga greget baca cewek biasa tiba-tiba diperlakukan spesial sama artis ganteng. Hehhehe.. Ga cuma satu lagi, tapi empat cowok ganteng sekaligus 😍. Kayak to good to be true gitu loh cerita awal-awalnya. Hahahha.. Saya sih seneng-senang aja baca cerita kaya gini, lumayan bisa jadi ikut senyum-senyum sendiriπŸ˜†. Tapi sayangnya makin ke belakang ceritanya makin suram. Dan endingnya jujur memabuat saya berkaca-kaca. Wuaaa, Kak Ruth..... How could you do this to me! 😭😭

The rating

Jadi, overall aku kasi rating buku ini 4 bintang. Aku rekomendasikan buku ini buat kamu yang mencari metropop dengan setting yang berbeda, atau buat kamu yang mengidolakan fans-idol love trope, atau yang menyukai segala sesuatu berlatar Jepang.


RD Light Vengeance
Penulis : Ruth Pricilia Angelina
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama
432 halaman
Terbit Desember 2021
ISBN : 9786020657370

Monday, 4 July 2022

Kuliah MBA belajar apa saja? Rekomendasi Buku untuk menjawab tentang kuliah MBA

Halo semuanyaa!

Saat saya mulai kuliah lagi, banyak yang nanya ke saya, kuliah MBA itu belajar apa aja sih? Master Business Adminsitration atau disingkat MBA itu salah satu program pasca sarjana yang mempelajari tentang adminstrasi bisnis. Biar bisa paham bagaimana sebuah bisnis bisa berjalan, mata kuliah MBA itu mempelajari hal-hal yang dibutuhkan dalam menjalankan bisnis, mulai dari keuangan perusahaan, ekonomi bisnis, marketing, strategi bisnis, gimana ngatur orang-orang dalam bisnis, operasional perusahaan sampai dengan etika dalam berbisnis.

Masih penasaran? Pada kesempatan ini saya akan kasih rekomendasi buku-buku yang cukup ringan buat kamu yang ingin memperoleh ilmu dari MBA, tanpa perlu repot-repot kuliah bertahun-tahun.

1. The Visual MBA by Jason Barron

Buku pertama yang saya rekomendasikan adalah The Visual MBA karya Jason Barron. Jason Baron sendiri adalah seorang designer lulusan BYU Marriott School of Business, dan menuliskan semua ilmu yang diperolehnya ke dalam sebuah buku.  Tulisan di cover buku ini cukup menjanjikan, kaya gini: 

A Quick Guide to Everything You'll Learn in Two Years of Business School, learn an entire MBA Course without spending thousands and waving goodbye to two years of your life. 

Singkatnya nih, dari para repot-repot kuliah dan bayar mahal-mahal, mending baca buku ini aja πŸ˜‚ 

Poin-poin bahasan di buku ini cukup lengkap, mulai dari keuangan, marketing sampe bisnis etik juga ada. Full illustrated, jadi cocok banget buat kamu yang visual. Tapi masalahnya, pembahasannya itu bener-bener kulitnya aja. Kayak semacam poin-poin peting catatan kuliah, jadi kalau kamu ga ikut kuliahnya, ya akan susah juga nyambungin bacaan di buku ini. 

Tapi buat kamu yang penasaran kuliah MBA seperti apa, buku ini cukup banget untuk memberikan gambaran. Tapi untuk menggantikan kuliah, hmm,  menurut saya, klaim di covernya agak overclaim yaa. Hehehe.. 

2. Marketing 5.0 by Hermawan Kertajaya

Sebuah bisnis tidak lepas dari yang namanya marketing atau pemasaran. Sebagus apapun sebuat produk, tetapi kalau tidak dipasarkan, maka tidak akan memberikan keuntungan apa-apa bagi perusahaan. Buat yang sudah mendalami ilmu ini, mungkin sudah tau bahwa kiblat buku-buku marketing adalah buku dari Philip Kotler. Namun, buku yang saya rekomendasikan kali ini adalah buku yang lebih ringan, sehingga bisa dibaca tanpa merasa sedang membaca diktat kuliah. πŸ˜† Ini adalah buku karya salah satu murid dari Philip Kotler, karya penulis lokal yang sudah diterjemahkan ke berbagai bahasa di dunia yaitu Hermawan Kertajaya. Ia bahkan dikenal sebagai bapak marketing Indonesia. Marketing 5.0 Technology for Humanity yang ditulis bersama-sama oleh Philip Kotler, Hermawan Kartajaya, dan Iwan Setiawan

Buku Marketing 5.0 ini adalah buku ketiga dari series ini. Buku pertama, Marketing 3.0, From Product to Customers to the Human Spirit (2010) lebih fokus menceritakan bagaimana marketing itu harus lebih fokus kepada pelanggan, bukan fokus pada produk semata. Sedangkan buku kedua, Marketing 4.0, Moving fromTraditional to Digital (2017) menceritakan bagaimana teknologi digital banyak mempengaruhi cara marketing yang sudah ada. Buku Marketing 5.0 ini lebih menarik lagi, karena juga mengupas tentang bagimana sekarang big data berperan penting untuk marketing, termasuk juga artificial intelegent

Buat saya, buku ini sangat menarik 😍. Dan saya merekomendasikan buku ini buat kamu yang haus dengan update terkini, bagaimana perilaku manusia berubah sejalan dengan teknologi yang terus berkembang. 

3. Warren Buffet and the Interpretation of Financial Statement by Mary Buffett & David Clark

Setelah kita tahu tentang marketing, ada hal penting lagi yang kita perlu pahami dalam menjalankan bisnis, yaitu angka-angka perusahaan. Seorang pebisnis harus paham membaca keuangan perusahaan. Apakah perusahaan membuku cukup laba? Apakah hutang perusahaan terlalu besar? Apakah perputaran uang perusahaan cukup baik? dan berbagai pemahaman angka-anka lainnya. 

Bukan berarti seorang pebisnis harus jadi akuntan lengkap dengan sertifikasinya πŸ˜†, tetapi tetap saja mereka harus paham angka-angka perusahaan. 

Jadi buku berikutanya yang saya rekomendasikan adalah tentang salah satu orang terkaya di dunia, Warren Buffett. Buku ini berjudul Warren Buffet and the Interpretation of Financial Statement by Mary Buffett & David Clark. Buku ini ditulis oleh menantu Warren Buffet sendiri, berdasarkan ilmu yang diperolehnya dari bapak mertuanya itu. Warren Buffet dikenal dengan prinsipnya sebagai value invetor, bagaimana ia bisa membaca kondisi perusahaan dan menginvestasikan dana dengan tepat ke perusahaan-perusahaan tersebut. 

Saking luar biasanya ilmu yang dimilikinya, sampai ada yang rela membayar sampai USD19Juta (setara Rp 65 Miliar πŸ˜†) untuk bisa makan malam dengannya loh. Wuaaa, sehebat ituuu yaaa 🀣

Kembali ke buku ini, berisi tentang prinsi Warren Buffet, kemudia penjelasan tentang laporan keuangan. Mulai dari penjelasan income statement (laporan laba rugi) dan balance sheet (neraca) dijelaskan dengan ringan. Masing-masing pos dijelaskan dengan contoh simple yang mudah dimengerti. Tidak perlu memiliki basic akuntan untuk memahami penjelasannya. 

Selain merekomendasikan buku ini untuk yang penasaran tentang MBA, saya juga sangat merekomendasikan buku ini buat kamu yang mau serius untuk investasi di saham. Karena Warren Buffet mendapatkan keuntangan dengan memahami keuangan perusahaan sebelum membeli sahamnya. Nah, kamu juga bisa melakukan hal yang sama di pasar saham. pahami fundamental perusahaan dengan membaca buku ini, sebelum memutuskan membeli sahamnya. 

4.  Ekonomi Indonesia dalam Lintas Sejarah by Prof Dr Boediono

Salah satu mata kuliah di MBA adalah Business Economics, yang mempelajari kondisi mikro dan makro ekonomi. Kenapa pebisnis perlu paham tentang ini? Karena hal-hal eksternal seperti kondisi makro ini akan sangat mempengaruhi kelangsungan bisnis. Contoh simpelnya, kalau Rupiah tiba-tiba melemah terhadap USD, pasti akan sangat mempengaruhi perusahaan yang pemasukannya dalam USD. Atau seperti sekarang, saat The FED tiba-tiba menaikkan suku bunga, bisa jadi aja suku bunga bank atas pinjaman yang diperoleh pengusaha jadi naik, kan. Bunga bank naik, artinya biaya perusahaan juga naik. Itu beberapa contoh simpel..

Kalau kamu pengen tau salah satu dampak terhadap ekonomi makro, saya merekomendasikan buku menarik karya mantan wapres, mentri keuangan dan gubernur BI, the one and only Prof Dr Boediono yang berjudul Ekonomi Indonesia dalam Lintas Sejarah

Kalau kata Najwa Shihab, 'buku ini Referensi penting bagi setiap orang yang ingin memahami perjalanan perekonomian bangsa. Tajam karena didasari pengalaman konkret merencanakan dan mengelola negara

Pada buku ini, secara bertahap Boediono menceritakan ekonomi Indonesia dari masa ke masa. Sejak jaman VOC, depresi saat perang, masa-masa setelah kemerdekaan mulai dari hiperinflasi (ingat dengan istilah gunting Syafruddin, saat Rupiah tiba-tiba menurun drastis nilainya?), masa stabilitas ekonomi di orde lama, masa-masa kejayaan minyak, sampai krisis keuangan di 1998 dan era globalisasi. Sumpah ya, menurut saya ini buku keren banget sih buat membuka mata kita tentang betapa makro ekonomi itu sangat berpengaruh pada iklim usaha 😍.  Beda memang ya kalau yang nulis udah expert. Hehehe.. 

Jadi penasaran, bu Sri Mulyani ga nerbitin buku juga apa yaa.. Saya selalu mengagumi soalnya kalau dengerin dia kalau udah bicara ekonomi makro di Indonesia 😁.

5. Zero to One by Peter Khiel

Buku berikutnya yang saya rekomendasikan adalah buku Zero to One yang ditulis oleh Peter Thiel, salah satu founder dari Paypal dan salah satu investor luar pertama Facebook. Buku ini menjelaskan bagaimana Peter Thiel menilai sebuah perusahaan Start up, dengan pengalamannya sekian lama sebagai investor start up. 

Beberapa tahun belakangan ini memang menjamur banget perusahaan start up, dan istilah sekarang yang orang-orang bilang 'bakar duit'. Jadi, seorang investor sejati harus mengerti bagaimana perusahaan dijalankan agar bisa suistain dalam jangka panjang. Ga cuma sekedar bakar duit.. 

Yang menarik dari buku ini, tidak hanya tentang start up yang dibahas, tetapi buku ini juga sebenarnya secara tidak langsung menceritakan bagaimana aplikasi dari ilmu yang diperoleh di MBA program. Cara Peter Thiel menilai perusahaan, persis seperti masing-masing mata kuliah yang saya pelajari di MBA.

Contohnya untuk bidang marketing, tentang bagaimana perusahaan star up harus bisa menciptakan sesuatu yang beda agar berhasil menjual produk mereka. Di sini dia memberikan contoh dengan Elon Musk, dan menjelaskan bahwa ia adalah seorang marketer sejati. Termasuk tentang bagaimana perusahaan start up mengelola karyawannya, ini nyambung sama mata kuliah tentang People in organization, dan banyak hal aplikasi MBA lainnya. 



Jadi saya sangat merekomendasikan buat kamu membaca buku Zero to One, Membangun Starup  Membangun Masa Depan karya Peter Thiel ini

6. The Toyota Way by Jeffrey K Liker

Buku berikutnya yang saya rekomendasikan terkait tentang management dan operisonal sebuah perusahaan, yaitu buku The Toyota Way: 14 Managemnet Priciples From the World's Greatest Manufacturer by Jeffrey K Liker. Jujur saja, saya belum beres baca buku yang satu ini, karena sebenernya agak berat buat saya πŸ˜…. Apalagi di pekerjaan, saya belum pernah di posisi operasional, dan bukan di perusahaan manfaktur seperti Toyota. 

Yang menarik dari Toyota adalah  praktek lean production yang dikembangkan mereka, dan kemudian akhirnya digunakan juga di berbagai manufaktur di dunia. Sekeren itu memang prinsip yang diterapkannya sampai menjadi kiblat manufaktur dari seluruh dunia. Dengan efisiensi dan produtifitas Jepang, lean production sendiri mampu memberikan profit yang lebih besar bagi perusahaan dengan mengefisienskan sistem produksi.

Pada buku ini dijelaskan bagaimanan Toyoda dan Toyoda Family di belakangnya bisa menjadi world best manufacturer, dan bagiamana mereka mempraktekan elemating waste agar tercipta lean productin. Jadi, buat kamu yang berkarir di production atau manufaktur, buku ini sangat saya rekomendasikan menjadi bahan bacaan kamu. 

πŸ‘©‍πŸŽ“πŸ‘©‍πŸŽ“πŸ‘©‍πŸŽ“

Demikian rekomendasi beberapa buku yang bisa kamu baca. Panjang juga ternyataaaa πŸ˜‚. Lama tak posting, akhirnya saya berhasil juga ngelarin tulisan lagi buat blog ini. Lumayan lah biar ga terlalu berdebu banget ini blog. Hehehhe..

Apakah dengan membaca semua buku-buku yang ada, kuliah MBA sudah tidak perlu lagi?

Sebenarnya balik lagi k pribadi masing-masing yaa. Beberapa riset membuktikan orang yang memiliki gelar MBA bisa memiliki peluang karir dan gaji yang lebih bagus. Jadi, tidak dipungkiri , gelar itu sendiri juga tentu saja perlu. Selain itu, yang saya sukai dari kelas MBA adalah iklim diksusi yang hidup, dan berujung membuka wawasan kita. Setiap mata kuliah kita selalu diberikan berbagai business case yang perlu didiskusikan, dipresentasikan dan dibahas bersama. Karena kebetulan saya ikut kelas eksekuitf, saya sekelas dengan karyawan dan petinggi dari berbagai perusahaan. Apalagi saya selalu senang saat memperoleh kenalan-kelnalan baru 😁. Bahkan di kelas saya ada yang dokter juga saking beragamnya! Selain itu, diskusi dengan berbagai insight dari berbagai industri sungguh membuka mata saya tentang berbagai hal di dunia luar, dan itu buat saya pribadi sangat menyenangkan! 

Jadi, terlepas dari tugas dan jadwal kuliah yang membuat saya sekarang nyaris tidak memiliki waktu isitrahat yang cukup, saya tetap sangat menikmati waktu kuliah ini 😍. Demi bisa pake toga tahun depan, guys. Doakan, yaaa! Dan saran saya, buat kamu yang memang diberikan cukup enegi dan meteri buat kuliah lagi, mungkin bisa mempertimbangkan untuk kuliah lagi. Bener deh, ga ada ruginya. Dari pada nanti-nanti ketika sudah makin berumur, pasti energi dan daya serap juga bisa berkurang kan πŸ˜†.  Jadi mending dari sekarang-sekarang, siapa tau kamu bahkan tertarik mengambil MBA. Hehehe.. 

Oke guys, sampe di sini dulu tulisannya. Oiya, maapkan kalau saya nanti2 kembali jarang update blog lagi, karena itu berarti tugas kuliah saya lagi banyak 🀣.