Thursday, 15 April 2021

Membacakan Buku Hugless Douglas Menginap Bersama

 Halo semuanyaa!

Selamat menjalankan ibadah puasa bagi teman-teman yang muslim yaa. Dalam rangka bulan Ramadhan ini, saya juga mau minta maaf lahir batin apabila selama interaksi di sini atau saat BW ke blog teman-teman ada kata-kata yang kurang berkenan 😊

Terinspirasi dari komen Mba Nita di postingan sebelum ini, yang mengatakan update tidak harus selalu panjang, saya jadi mau update sedikit tentang buku kesukaan Tasymira, anak ke dua saya. Bukunya berjudul Hugless Douglas Menginap Bersama karya David Melling.

Jangan lupa ikut giveway berhadiah di postingan Helo April!


Belum sempet motoin bukunya, jadi kita pake foto dari gramedia.com aja 

Buku ini menceritakan tentang seorang beruang bernama Hugless Douglas yang akan menginap ke rumah si kelinci. Sayangnya dia tersesat dan akhirnya dibantu oleh domba kecil untuk mengarahkan jalan ke rumah si kelinci. 

Buku yang saya baca ini adalah versi terjemahan terbitan Funtastic. Menurut saya buku ini cocok sekali untuk usia pra sekolah karena tulisan per halamannya hanya sedikit dan gambar yang menarik. Tau kan kalau rentang konsentrasi anak 3 tahun itu hanya 3 menit? Jadi pasti bosen kalau baca buku yang kebanyakan tulisan per halamannya... Hugless Douglas juga banyak judul lain yang sudah diterjemahkan Funtstic yang bisa dinikmati bersama anak-anak.

Mau dengar keseruan saya membacakan buku ini buat anak-anak? Ini saya berbagi podcastnya.. Jangan kaget kalau baca satu buku aja banyak intronya ya, mulai yang baby ikut nimbrung, Tasymira pake acara sakit kaki entah kenapa dan berujung minta di vakum πŸ˜‚ (apa hubungannya coba sakit jadi bisa di vakum. Hhahaha..) sampai Papa Tommy yang ngingetin jangan lupa isi listrik karena tiba-tiba bunyi bunyi. Tapi begitulan kehebohan di rumah, ga pernah kerasa sepi sama celotehan anak-anak.. Jadi maaf kalau podcastnya tidak terlalu enak didengar yaaa, banyak kresek-kresek juga karena hp buat ngerekam sambil direbut-rebut bayi πŸ˜† 

Selamat mendengarkaan..

Dengar juga saat saya membacakan buku Buaya Raksasa karya Roald Dahl di sini.


Thursday, 8 April 2021

Helo April!

Wuaa, ga berasa udah masuk bulan April ajaa. Bulan favorit saya sepanjang tahun datang lagiii 😍😍.

Postingan kali ini akan super random, berisi cerita perjalanan blog saya sejak pertama dibuat di April 2009. Wua, berarti umur blog ini udah 12 tahun. Walaupun isinya ga seberapa, malah jumlah postingannya kalah dari temen-temen yang baru satu atau dua tahun ngeblog πŸ˜…. 

Oiya, tulisan ini bakal panjang ya. Siapin cemilan dan cari posisi yang nyaman buat baca, karena nanti di akhir tulisan akan ada kejutan πŸ˜†.


The Begining

Pertama kali saya bikin blog itu pas kuliah. Waktu itu saya ingat kita lagi di lab fisika komputasi, lagi nungguin jadwal kuliah berikutnya, dan seorang teman ngajakin saya bikin blog. Setelah blog-nya jadi, saya malah bingung mau nulis tentang apa πŸ˜†. Karena kebetulan waktu itu saya baru beres baca buku ke tiga dari series Golden Compass, saya akhirnya nulis tentang buku itu pake komputer di lab πŸ˜…. 

Sejak awal bikin blog ini, saya memang ga dikhususkan ke niche tertentu (istilah niche blog aja saya baru tahu tahu  kemarin 🀣). Tapi saya memang tidak bisa bikin postingan yang benar-benar full curhat atau pengalaman pribadi. Jadi karena kecintaan saya dengan buku, blog ini berujung diisi dengan tulisan-tulisan tentang buku. Dua label besar pada blog ini adalah BOOKS (berisi review singkat buku) dan RAMDOM (postingan non review, tapi masih seputar buku seperti quote, toko buku, film yang diangkat dari buku, tips buku, tips menulis, perpustakaan dan berbagai hal random lain seputar dunia literasi).

Tulisan pertama blog ini :  The Amber Spyglass 

Setelah itu, sayangnya blog ini sempat vakum lama πŸ˜†. Baru mulai diisi lagi tahun 2011 sampe sekarang, walaupun isinya masih jarang banget. Hehehe. 

Sekitar tahun 2014an, saya gabung  Blogger Buku Indonesia (BBI). Itu menjadi komunitas blog online pertama yang saya ikuti. Dari BBI juga saya kenal beberapa blogger buku lain, dan ternyata menyenangkan juga ketemu orang dengan hobi yang sama 😍. Ikut BBI juga ngasi pengalaman pertama merasakan dapet buntelan buku, buku yang dikirim gratis oleh penulis atau penerbit buat direview.  Sayangnya sekarang BBI udah ga terlalu aktif. Karena banyak yang beralih jadi bookstagtam, mereview buku lewat instagram. Websitenya aja sekarang udah ga bisa dibuka. Huhu..

Tulisan tentang Blogger Buku Indonesia : BBI - Blogger Buku Indonesia 

Pada tahun 2016, saya pernah mengadakan event di bulan April juga untuk meminta masukan tentang blog ini. Rata-rata masukannya adalah meminta untuk lebih rajin posting πŸ˜‚πŸ˜‚ (percayalah saya juga maunya begitu). Selain itu juga masukan tentang isi review harusnya lebih detail dan memasukkan info bukunya. Awalnya dulu saya menulis blog ini memang tidak bertujuan untuk mereview buku, hanya untuk menyimpan tanggapan saya tentang buku. Makanya postingan yang dulu-dulu bahkan ada yang isinya cuma dua paragraf πŸ˜‚. Kaya postingan tentang buku  Autumn in Paris by Ilana Tan atau buku All You Need is Love by Fakhrisina Amalia 

Baca juga pendapat orang-orang terhadap blog ini pada tahun 2016 pada postingan : GIVEAWAY APRIL!! 

Akhirnya sejak tahun 2016, saya mulai menulis review dengan (sedikit) lebih lengkap, mencantumkan informasi detail buku, dan memberikan rating berupa bintang dari 1-5. Keterangan bintang yang saya berikan bisa dibaca di sini.

Life Journey

Banyak yang nanya kepada saya, apakah tidak berniat untuk membeli domain? Dengan alamat blog yang .com, tanpa embel-embel blogspot.com. Jawabannya untuk sekarang adalah, belum...

Sejak awal menulis blog, saya tidak pernah berniat memonetasi blog (kalau banyak kiriman buku dari penulis atau penerbit untuk direview, itu saya anggap bonus). Blog saya jadikan tempat berbagi cerita melalui buku-buku yang saya baca. Dan saya tidak mau suatu saat, saat saya tidak (bisa lagi) memperpanjang domain, tulisan saya di sini jadi tidak bisa dibaca lagi. 

Banner blog tahun sejak tahun 2018

Banner blog saat ini.
T5 Family (Tommy Thessa Talitha Tasymira Tafiya)
Cari 3 perbedaannya? πŸ˜‚ 
Salah satunya rambut Papa Tommy yang sejak pandemi ga pernah dipotong dan dibiarkan panjang. Hahaha..

Apalagi blog dan tulisan di sini menemani sejak saat saya single, menikah, hamil, punya anak, sampai sekarang. Terlalu banyak moment di sini selama beberapa tahun ini. Bahkan kalau diliat di arsip tulisan-tulisannya pun, bacaan dan postingannya berubah seiring dengan perubahan pada kehidupan saya.

Mulai dari postingan bertema pernikahan saat saya sedang menyiapkan pernikahan: 
Setelah itu, alhamdulillah saya diberikan rejeki hamil dan bacaan pun beralih ke buku-buku kehamilan: Ensiklopedia Kehamilan & Kelahiran by dr Miriam Stoppard 

Sejak kelahiran Talitha, akhirnya blog ini pun punya label baru, buku anak dan baby book. Rasanya tidak percaya saat membaca rekam jejak postingan di sini, waktu berlalu terlalu cepat. Sejak Talitha pertama lahir, mulai dari buku pertama yang saya belikan untuknya. Sampai dia semakin besar dan bisa baca buku sendiri, bahkan sampai akhirnya mulai membaca novel sendiri. Talitha bahkan berhasil menerbitkan bukunya sendiri tahun lalu. Berlanjut dengan tulisan setelah kehamilan Tasymira anak kedua saya, sampai cerita tentang kehamilan Tafiya, anak ketiga saya. 

Buku Pertama Talitha sekaligus foto pertama dia waktu lahir: Talitha's first book : Impian Aneh si Kucing 

Bacaan buku anak lain: 
Dari buku full bergambar, Talitha juga udah mulai bisa baca novel. Baca tulisan tentnag novel yang dibaca Taliha di : 

Lanjut dengan tulisan pertama saya setelah vakum berbulan-bulan setelah hamil dan kelahiran anak kedua saya, Tasymira : Kumpulan Dongeng Menjelang Tidur by Enid Blyton 

 Buku kesukaan Tasymira yang sampai sekarang sepertinya udah saya baca sampai ratusan kali tapi dia ga pernah bosan:  Apa Yang Terjadi Kalau Mum Jadi Monster ya? 

Tips buku anak-anak:

Tidak hanya membaca buku, Talitha bahkan suda menerbitkan bukunya sendiri tahun lalu. Baca ceritanya di : Ketika Anak Berkarya Selama Pandemi 

Ada juga cerita tentang mengajak anak jalan-jalan ke perpustakaan

Semoga setelah pandemi akan bisa berkesempatan untuk jalan-jalan ke perpustakaan lagi. Saya udah lama banget pengen ngajakin anak-anak ke Perpusnas πŸ˜†.

Sejak punya anak, saya pun pelan-pelan mulai membaca buku parenting untuk menambah masukan tentang merawat anak. Beberapa postingan bertema parenting yang pernah saya tulis antara lain: 
Dan yang terakhir, saya menulis pengalaman kehamilan ketiga saya saat di Paris pada tulisan: 5 Buku Berlatar Paris yang Wajib Kamu Baca


Writing the books

Blog ini juga menjadi saksi betapa selama ini saya menjadi penikmat buku selama bertahun-tahun, tapi baru berani menuliskan buku sendiri dan menerbitkannya pada tahun 2018. Apalagi kalau bukan novel Nikah Muda. 

Pengalaman saya menulis buku ini dapat dibaca pada tulisan : Novel Nikah Muda dan Paris, mimpi yang menjadi kenyataan 

Sedangkan review dari orang-orang tentang buku ini bisa dibaca di : 
Selain novel Nikah Muda, saya juga sempat menceritakan pengalaman menulis buku yang lain seperti buku kumpulan cerpen The Moon on The Darkest Night, buku Thoughts dan buku Jejak Kenangan. Buku Thoughts yang disponsori oleh Mba Eno di sebuat event menulis, tulisannya bisa dibaca di : Quote of THOUGHTS 

Buku Jejak Kenangan, yang merupakan proyek nulis bersama saya dengan beberapa teman sealmamater di ITB. Cerita tentang buku ini bisa kamu baca di : 15 Fakta Unik tentang ITB 

Selama pandemi ini, saya juga memiliki kesempatan untuk belajar untuk bisa menulis dengan lebih baik. Hasil belajar itu beberapa saya tuangkan pada blog ini dengan label Tips Menulis. Bukan, bukan karena saya udah ahli dalam menulis, saya hanya menyimpan hasil belajar saya di sini agar bisa bermanfaat juga buat orang lain. Beberapa tulisannya yang bisa kamu baca : 


The Gift

Kayaknya ga lengkap kalau ga ngadain giveaway di bulan April gini yaa. Hehehhe.. Apalagi di bulan ini saya juga bertambah umur πŸ˜†. Jadi kali ini saya akan bagi-bagi hadiah buat kamu, iya kamu..

Caranya gampang, cukup tulis di kolom komen : 
  1. Jawab pertanyaan saya : Silahkan tebak, siapa penulis favorit saya? Boleh tulis satu, atau lebih juga boleh. Selain JK Rowling yaa. Hehehe.. Karena ini tebak-tebakan, jawaban salah pun ga masalah. Semua pemenang belum tentu yang jawabannya benar πŸ˜πŸ˜†
  2. Tulis pendepat kamu tentang blog ini atau saran kamu ke depannya untuk blog ini
  3. Yang terakhir ini sifatnya optional ya, kalau ada pertanyaan tentang apapun, tentang isi blog, tentang tips buku, atau kalau ada pertanyaan tentang saya juga gpp (kaya bakal ada aja yang mau nanya tentang saya aja. Hahhaa.. πŸ˜†)
Oiya, yang punya instagram, silahkan follow ig saya di @thessalivia dan ig khusus membahas buku saya di @mybooklyfe. Ga wajib kok ini, kalau mau (dan punya ig) aja 😊.

Nanti pertanyaan atas poin 3 akan saya jawab di satu postingan sekaligus di pengumuman giveawaynya. 
Jawaban di kolom komen ditunggu sampai tanggal 25 April 2021. Pengumuman pemenang tayang di blog ini tanggal 1 Mei 2021. 

Hadiahnya apa saja? Saya nanti akan pilih 4 pemenang untuk mendapatkan: 

Speaker original JBL Bluetooth

Saldo OVO/Gopay/Shoppepay sebesar 100K

Buku Jejak Kenangan

Novel Nikah Muda


Gimana? Cukup menarik ga hadiahnya? Hehehe.. Kalau pesertanya banyak, saya akan tambahkan satu pemenang lagi yang akan mendapatkan secret book gift. Jadi, buruan ikutan! 😁😁

Sampai ketemu di postingan berikutnya...



Friday, 26 March 2021

3 Rekomendasi Blogger yang Suka Berbagi Tips Menulis Novel

Halo semuanyaa.. Terima kasih udah mampir (lagi) ke blog ini 😍. Karena sesungguhnya yang membuat saya semangat menulis adalah karena support teman-teman semua yang membaca bahkan meluangkan waktu untuk berkomentar... 

Masih dalam label random, karena saya mau ikut ke challenge yang diadakan oleh Mba Eno, tema kali ini adalah 3 Blogger Favorit. Tadinya saya mau memilih 3 blog dari teman-teman yang sering berinteraksi di sini, apalagi blog-nya pada keren-keren semua dan sangat insightfull. Eh, tapi saya malah bingung mau pilih 3 yang mana saking banyaknya yang bagus πŸ˜….

Setelah dipikir-pikir, saya mau masukkan 3 blog lain saja yang selama ini saya sering kunjungi. Kami tidak saling mengenal, saya pun hanya jadi silent reader tanpa meninggalkan komentar kalau mampir ke sana. Saya sering bolak-balik ke sana untuk baca isinya, bahkan reread berkali-kali postingan lama mereka. Penasaran? πŸ˜† Karena 3  blog ini menyajikan Tips Menulis Novel yang sangat bermanfaat. Ini dia daftar 3 Rekomendasi Blogger yang Suka Berbagi Tips Menulis Novel versi saya:

1. Blog Jia Effendie, tips menulis dari seorang editor

Jia Effendy adalah chief editor storial.co, salah satu platform menulis online populer di Indonesia. Sebelum di storial, Kak Jia udah malang melintang jadi editor dan penulis. Jadi ilmunya sudah tidak diragukan lagi. 

Banyak ilmu menulis yang saya dapat di blog Mba Jia, bahkan saya kenal pertama kali tentang cara menulis plot novel dengan metode Save The Cat itu dari Mba Jia, sampai akhirnya saya memutuskan untuk ikut training langsung dengan Jessica Brody.

Baca juga : 

Isi tips menulis novel di blognya sangat bermanfaat, mulai menyusun plot, premis, dialog, dll. Salah satu kekurangan blog ini Mba Jia hanya tidak terlalu sering update. Hahahha. Padalah saya craving for more banget sama materi-materi yang suka dibagikan Mba Jia.

Kunjungi blog Mba Jia di : https://jiaeffendie.wordpress.com

2. Blog Shireishou, tips menulis dengan sentuhan personal

Shireishou adalah seorang penulis yang sangat produktif. Ia sudah aktif di wattpad sejak enam tahun yang lalu, dengan 23 karya dan 192K follower. Buku-bukunya udah banyak yang diterbitkan, mulai dari Gramedia grup, Mizan grup, MCL Publisher dan penerbit-penerbit lainnya. 

Kak Shirei itu di blog aktif banget berbagi tips menulis. Bener-bener ga pelit ilmu 😍. Dan yang saya suka, Kak Shirei selalu menyelipkan cerita pribadinya. Ngerasa ga sih, baca blog dengan sedikit sentuhan personal gitu lebih bikin kita ngerasa related dari pada yang hanya berbagi tips kaku kaya media? Hehehe...😁 Misalnya pas Kak Shirei cerita dia juga sering ga menang lomba, atau ngasi pandangan tentang cerita penulis 17++ di wattpad yang dipinang penerbit dan menhebohkan jagad literasi beberapa bulan lalu. Yang terbaru, saya baru tau kalau di platform KBM bisa dapat penghasilan kayak Kak Shirei yang baru beberapa hari langsung mengantongi ratusan ribu 😍. Dan banyak sharing kepenulisan menarik lainnya... 

Baca juga : 

Kekurangannya, entah kenapa kalau dibaca dari HP tampilan blognya ga terlalu nyaman buat saya. Entah karena spasinya yang terlalu jauh, atau tampilan lainnya. Hahaha. Tapi ini hanya pendapat personal ya, bisa aja beda kalau buat teman-teman lain πŸ˜†.

Kunjungi blog Kak Shirei di :  https://shireishou.com/

3. Blog Sitta Karina, tips menulis dan berbagai ilmu bermanfaat lainnya

Blog berikutnya adalah yang saya paling suka tampilannya di antara semua rekomendasi ini. Dibuka dari HP atau komputer sama-sama menarik. Oiya, kita bahas dulu siapa Sitta Karina, yuk! Ada yang udah baca buku karyanya?

Sitta Karina adalah penulis banyak novel yang telah diterbikan dari berbagai penerbit mayor. Saya sudah baca beberapa, salah satu bukunya berjudul Rumah Coklat pernah juga saya posting di sini. Selain menulis novel, dia juga aktif menulis di majalah seperti Gogirl dan Cosmogirl.

Terdapat banyak tips menulis yang dibagikan Sitta Karina. Salah satu yang menarik, menurut dia kita ga perlu kirim naskah ke satu penerbit saja (seperti yang selama ini saya tahu), tapi kirimkan saja ke beberapa penerbit sekaligus biar kita ga rugi dengan waktu. Ada juga tips bahwa penitng bagi penulis untuk memiliki blog atau sosial media lainnya, sebagai salah satu sarana interaksi dengan pembaca. 

Blog Sitta Karina tidak hanya membagikan tips menulis, tetapi juga postingan lifestyle, finance, dan berbagai isi menarik lainnya. 

Kunjungi blog Sitta Kirana di :  https://blog.sittakarina.com/

😻😻😻

Demikian tiga rekomendasi blogger favorit yang saya suka baca postingannya. Kalau kamu, siapa aja blogger favorit kamu saat ini?


Sunday, 21 March 2021

Seberapa Terbuka Kah Kalian dengan Uang?

Pernahkah teman-teman membeli buku karena covernya? Baru-baru ini saya membeli sebuah buku non fiksi karena tertarik melihat covernya saat lagi ada diskonan di sebuah toko buku impor, tanpa tahu review orang-orang tentang isinya. Bukunya hard cover (saya lagi suka banget buku-buku hard cover πŸ˜†), desainnya simple dengan sedikit aksen timbul dan berkilau, warnanya nuansa pastel yang saya suka banget, dan judul bukunya menarik yaitu Open Up : The power of talking about money by Alex Holder. 



Saat membaca buku ini, saya dapat banyak pandangan baru tentang uang. Walaupun penulisnya sendiri bukanlah financial advisor, Alex Holder bahkan pernah berada pada saat kondisi keuangan yang mengkhawatirkan. Dari situ ia belajar banyak tentang mengatur pandangan tentang uang, salah satunya bahwa kita harus terbuka dan jujur dengan uang, Open Up

Hiding from money is no longer an option - page 269

Buku ini dibagi jadi beberapa bagian, mulai dari terbuka dengan diri sendiri sampai terbuka dengan orang-orang sekeliling. Saya akan masukkan beberapa hal menarik menurut saya di postingan ini. Kayaknya bakal agak panjang, tapi semoga bermanfaat. Saya tulis di sini sebenarnya juga sebagai pengingat buat diri sendiri juga biar yang udah dibaca tidak menguap begitu saja dari kepala πŸ˜„ 

1. Be honest with yourself about money

Pada buku ini, Alex menceritakan bahwa banyak orang yang takut mengetahui sebenarnya berapa uang atau hutang yang ia miliki. Mereka terus menggesek kartu sampai ada pemberitahuan over limit, dan bahkan tidak berani membuka tagihan yang masuk. Kalau kita mau mulai mengatur keuangan, kita harus siap dengan kenyataan berapa sebenarnya pemasukan dan pengeluaran kita, dan harus berusaha menyeimbangkannya. Selain itu beberapa tips bermanfaat lainnya adalah: 

  • Mulailah susun budget yang dibutuhkan. Ah, ngapain susun budget, ntar juga meleset? Pasti banyak yang kayak gini, kan. Saya pun begitu πŸ˜… Justru kata buku ini, disitulah seninya. Kita susun budget, meleset, kita rebugeting, begitu terus sampai kita paham sebenenrnya mana pengeluaran yang selalu ada mana yang insedentil
  • Pengelolaan uang itu ilmu turun temurun. Bagaimana mengelola keuangan bisa sangat dipengaruhi oleh orang tua dan sekeliling kita. Jadi, mulailah terbuka dengan orang tua dan tanya bagaimana mereka mengelola uang saat kamu kecil. Ambil yang baiknya, buang yang buruknya.
  • Persiapkan dana pensiun sedini mungkin. Jangan sampai kita membebani anak cucu kita untuk menanggung hidup kita saat tua nanti.
  • Catat belanja apa yang kamu sesali di bulan ini. Termasuk barang yang kamu beli hanya karena ingin, bukan karena butuh. Agar jadi pengingat untuk tidak melakukannya lagi
  • Reward yourself. Di tengah kebiasaan menyusun budget, menabung, investasi dan melunasi hutang-hutang, tidak ada salahnya juga memberikan reward kepada diri sendiri. Menyisihkan uang untuk membeli buku baru, atau menabung untuk keliling Eropa setelah pandemi berakhir, dan berbagai reward lainnya. 

Belanja asal masih on budget gpp kok 😁

2. Be a great friends

Pernah ga sih kamu sedang ingin berhemat, tiba-tiba teman ngajak nongkrong di tempat yang harganya lumayan? Atau ngomporin kamu buat beli sesuatu yang sebenarnya kamu ga butuh? Mulai sekarang, jadilah teman yang bisa memperngaruhi temannya mengelola uang dengan baik. Ini beberapa contoh bermanfaat pada buku ini: 

  • Kalau teman bingung mau beli sesuatu, jangan dikomporin "Mending menyesal karena beli dari pada menyesal karena ga beli πŸ˜†πŸ˜‚". Lebih baik ajak mereka terbuka dan jujur dengan pertanyaan "Kamu bener-bener butuh, ga?" atau "Budget kamu cukup, ga?" Jangan sampai mereka terpaksa beli karena dikomporin temen-temen, tapi abis itu bikin nyesel...
  • Split bill pas lagi jalan bareng. Termasuk kalau kamu tinggal bareng temen, dari awal harus jelas pembagian kewajiban siapa bayar tagihan yang mana.
  • Mengurangi atau bahkan memutus pertemanan dengan teman yang berpengaruh buruk seperti hobi minum-minum, bahkan drugs. 
  • Stop asking friends' price! Kalau memang teman, harusnya saling support dengan bisnis temannya. Hehehe.. Bukannya malah minta diskon, atau minta gratisan 😁.

Jangan sampe kita bikin temen kita menyesal karena belanja abis dikomporin, ya 😊

3. Money and relationship

Waktu itu seorang junior saya di kantor akan menikah. Yang saya tahu, orang tuanya udah lama meninggal, jadi dia lebih banyak hidup sendiri. Karena mungkin tidak ada yang akan memberikan wejangan kepada dia seperti dulu saya sebelum nikah, saya merasa berkewajiban sedikit membuka matanya tentang keuangan setelah menikah. Sedikit sharing dari saya buat dia waktu itu adalah, sudahkah kamu membicarakan tentang keuangan dengan sang calon?

Saya tahu menikah adalah urusan cinta. Tapi tidak ada salahnya juga mulai membicarakan keuangan. Tidak hanya gaji, tapi juga hutang dan cicilan, termasuk keluarga yang harus disupport. Siapakah nanti yang bertanggung jawab mengelola keuangan? Salah satu atau masing-masing?

Saya cukup sering mendengar keluarga yang bermasalah karena tidak terbukanya pasangan dalam mengelola keuangan. Apakah mereka tidak cinta? Bukan.. Tapi masalah uang ini nanti bisa merembet ke trust issue dengan pasangan.

Pada buku ini kurang lebih juga menggambarkan hal yang sama. Betapa pentingnya jujur kepada pasangan, bahkan kalau bisa sejak awal nge-date. Ga usah lah maksain nge-date ke tempat keren kalau keuangan tidak memumngkinkan. Saat udah menikah juga apa lagi, masing-masing harus tahu keondisi keuangan pasangannya.

Cari pasangan yang menyukai kamu apa adanya, bukan karna uang yang dimiliki atau fancy clothes you wear πŸ˜†πŸ˜†

4. Getting paid what you are worth

Poin berikutnya adalah masalah pekerjaan. Beberapa poin menarik pada bagian ini adalah: 

  • Jangan mau disuruh kerja suka rela. Misalnya kamu ditawarin kerja magang yang tidak berbayar. Kalau itu tidak memberikan nilai tambah (misalnya ujung2nya cuma disuruh bikin teh atau fotocopy dokumen), maksimal cukup 3 bulan, abis itu tinggalkan. 
  • Learn to say no. Mungkin ini mirip sama isu tentang rate card blogger yang sempat rame dibahas teman-teman seperti Mba Rey atau di forum Kafe MM. Kalau memang bayarannya tidak sesuai dengan  jerih payah yang dikeluarkan, beranilah bilang tidak. 
  • Defenisikan kembali sukses menurut kamu. Jangan sampai jumlah uang, pekerjaan, jabatan atau bahkan jumalh like & follower mendefinisikan sukses kamu. 

True success is the freedom to make choice - page 192


A freedom to shop #eh πŸ˜‚πŸ˜…

Itu dia beberapa poin yang bisa saya tuliskan di sini. Padahal di buku ini ada lebih banyak lagi pembahasan menarik lainnya. Lengkap dengan contoh orang-orang yang mengalaminya. Salah satu kekurangan buku ini menurut saya hanya tulisannya terlalu kecil buat saya dan minim pointer. Jadi berasa novel karena isinya paragraf-paragraf, padahal kalau nonfiksi bahasa inggris saya itu lebih seneng yang banyak poin-poinya biar memudahkan mengerti isinya. Hehehhe.. πŸ˜†

Selain empat poin di atas, pada bab terakhir berjudul Why we must not ignore money and mental health, dibahas ternyata permasalahan keuangan ini erat juga kaitannya dengan mental health

People who have mental health problems, are three times as likely to be in problem debt. And of those with problem debt, half will have a mental health problem - page 259

Jadi, sebelum permasalahan keuangan ini berpengaruh buruk dengan kesehatan mental, lebih baik mulailah lebih terbuka dengan uang dan lebih bijak mengatur keuangan. 4 bintang untuk buku Open Up : The power of talking about money

Open Up : The power of talking about money by Alex Holder
Serpent's Tail London publisher
First published in Great Britain in 2019
ISBN : 978 1 78816 187 9
274 pages
Bagaimana dengan kamu, adakah tips keuangan menarik dan bermanfaat yang kamu terapkan? Share di komen yaaa... πŸ’–πŸ’–

Saturday, 20 March 2021

Giveaway Novel Atas Singgasana karya Abidah El Khalieqy

Selamat malam semuanyaa πŸ˜„,

Selamat datang kembali di postingan racun buku di blog ini. Hehehe.. Semoga ga pada bosen setiap kesini selalu diracuni berbagai bacaan, ya πŸ˜†.

Kali ini, saya akan membahas buku lama tapi baru diterbitkan kembali oleh penerbit berbeda, berjudul Atas Singgasana karya Abidah El Khalieqy. Ada yang familiar dengan penulis ini? Ia adalah penulis buku Wanita Berkalung Sorban yang sudah difilmkan oleh Hanung Bramantyo lebih dari satu dekade lalu. 

Atas Singgasana karya Abidah El Khalieqy

Blurb

Masalahnya, Pembaca, aku lahir oleh udara dengan jutaan kekuatan yang mengejekku selalu untuk meruntuhkan langit. Di manakah bumi tak berdebu. Adakah langit biru selalu? Kuhitung siang dan malam dengan irama jantungku. Aku maju menatap langkahmu. Darahku bergolak. Ingin kuraup seluruh kerak bumi dan menimpukkannya di kuasa langitmu.

Semua. Seluruhnya!
Sampai hitam cakrawalamu! Hingga pekat jagatmu!

Barangkali di sana tak akan lagi kudengar gonggongan para algojo mengajari perempuan arti kehidupan. Tak ada auman harimau yang menunjuk-nunjuk muka ibuku sambil berteriak memaki: "Dasar otak kerbau!" Tak ada seorang kekasih yang mengganti wajahnya, bagai dokter ahli bedah hendak mengoperasi pasien sekaratnya, membidikkan kata maut dengan tekanan suara sedalam gua minotaur: "Sekarang, apa maumu?!"

Jujur saja, saya agak bingung mengulas buku ini. Karena konflik yang diambil, dan sikap yang diambil oleh tokoh utamanya membuat kepala saya berdenyut-denyut. Bawaannya kesel πŸ˜… Eh, apa itu artinya penulisnya berhasil meramu konfliknya sampai membuat saya sebagai pembaca ikut baper, ya? 

Pada dasarnya semua laki-laki itu sama. Keinginan dan cita-cita mereka adalah merampok dan memerkosa, lalu membinasa. Mereka merampok uang dan perhiasan, kehidupan perempuan dan anak-anak, merampok negara dan pengetahuan. Agama pun dikuasainya. -Hal 64

Salah satu quote di atas sepertinya paling menggambarkan isi buku ini. Kisah kehidupan seorang wanita bernama Kamila yang selalu bertaut dengan lelaki brengsek

Masa Kecil Kamila

Masa kecil Kamila di Balikpapan sama sekali tidak menyenangkan. Bapaknya tukang judi, main perempuan, suka KDRT, dan tidak punya pekerjaan. Sehingga ibunya harus banting tulang menghidupi mereka sekeluarga. Di usia yang belum genap 10 tahun, Kamila jadi taruhan judi bapaknya, membuatnya nyaris saja dibawa paksa laki-laki hidung belang saat sang bapak kalah taruhan. Bikin kesel, kan? Arrgg...

Beruntungnya, ibu Kamila langsung gercep dan berhasil menemukan keluarga yang mau mengadopsi Kamila. Hidup Kamila menjadi lebih baik, walau orang tua angkatnya juga bukan prang kaya raya. Setidaknya mampu mencukupi kebutuhan Kamila sampai membiayai kuliah Kamila di Jogjakarta.

Kamila dan laki-laki

Hidup Kamila tidak lantas jadi bahagia selamanya. Saat mulai kuliah, ia didekati beberapa laki-laki, salah satunya teman sekampungnya Haidar. Walaupun Haidar pernah hampir melecehkan Kamila, mereka berakhir menjadi sepasang kekasih. Ini sepotong percakapan Kamila dan Haidar : 

"Berapa jam sehari merinduiku, Haidar?"
"Jam terlalu pendek untuk mengukur kerinduanku, Mila."
"Dua? Tiga?"
"Bilangan hanyalah angka. Tetapi, kerinduanku meliputi seluruhnya, waktu, bilangan, galaksi, bintang-bintang, mawar, melati, semuanya indah. Semuanya!"
"Sekarang kamu mirip Plato."
"Untuk pertanyaan Hypatia of Alexandria, hanya Plato yang tepat menjawabnya."
-Hal 97

Salh satu yang bikin kepala saya nyut-nyutan baca Atas Singgasana itu adalah bagaimana Kamila seperti menjadi magnet laki-laki nyebelin, ga bener dan suka melecehkan wanita. Mulai dari kecengannya, bosnya saat Kamila mulai kerja paruh waktu untuk membiayai kuliahnya, tamu-tamu hotel saat Kamila jadi MC di acara hotel itu, dan banyaaak lagi yang lainnya. 

Isu yang diangkat

Saya tidak mengerti isu apa sebenarnya yang mau diangkat oleh sang penulis sampai sebegitunya ia menggambarkan lelaki. Apakah ini salah satu bentuk feminisme? Saya juga tidak paham sebenarnya... Bagi saya, karena beruntung dikelilingi oleh para pria yang baik hati, dengan lantang saya akan mengatakan banyak lelaki baik di dunia ini. 

Namun, buku ini adalah pengingat yang baik bahwa tidak semua wanita seberuntung kita. Banyak yang harus hidup dengan pelecehan dan tidak memiliki keberanian untuk berbicara, atau banyak yang dipaksa menikah dengan bukan dengan lelaki pilihannya bahkan di usia muda. Jadi membaca ini, tentu saja membuat kita makin banyak bersykur dengan hidup.

Isu dan konflik yang diangkat di buku ini cukup menarik. Namun, saya sebenarnya agak kesusahan saat awal membaca buku ini karena penulis banyak menggunakan metafora dalam ceritanya. Cara berceritanya tidak lugas dan tidak to the point. Mungkin buat pencinta sastra akan menyukai cara bercerita seperti ini. Sedangkan buat saya yang sukanya baca cerita anak dan young adult, butuh energi lebih buat memahami maksud ceritanya πŸ˜….  Belum lagi gaya percakapannya yang terasa kaku, dan di beberapa bagian tidak konsisten. Misal di satu kalimat yang sama kata gantinya bisa kadang 'aku' dan kadang berubah jadi 'saya'.  Atau di Balikpapan tapi malah pake logat Jawa πŸ˜†.

Overall, buku ini saya rekomendasikan untuk kamu yang ingin mencari variasi bacaan terutama yang mengangkat isu hak-hak perempuan. 3.5 bintang untuk buku Atas Singgasana karya Abidah El Khalieqy.

Judul : Atas Singgasana
Penulis : Abidah El Khalieqy
Penerbit : Buku Bijak
ISBN : 978-623-94476-6-3
Tahun terbit : 2021
204 Hlm

Giveaway Buku Gratis

Bagaimana dengan penjabaran di atas? Cukup bikin penasaran kan dengan nasib Kamila? Apakah ia akhirnya bisa bahagia dan menemukan lelaki yang baik hati?

Nah, buat kamu yang ingin baca buku ini, kebetulan saya bekerjasama dengan penerbit Buku Bijak (imprint Penerbit ArruzzMedia) mau ngasi buku ini gratis buat satu orang yang beruntung. Caranya gampang, langsung klik saja postingan instagram saya di bawah ini, ya 😊.



Sampai jumpa semuanya... 

Buat kamu yang ikut giveaway, semoga beruntung πŸ˜‰

Monday, 15 March 2021

5 Tips Menulis Cerpen dari Rijo Tobing


Halo semuanya..

Ketemu lagi di postingan berlabel author 😁. Kali ini ada yang beda karena kita tidak hanya mengulas siapa penulisnya, tetapi juga akan membahas tentang tips menulis, yaitu Tips Menulis Cerpen. Yeeyyy! 



Sesuai janji pada postingan sebelumnya, kali ini kita akan ngobrol bareng dengan penulis buku The Cringe Stories, yaitu Rijo Tobing. Sebelum mulai ngobrol bareng, kita kenalan dulu yuk dengan Kak Rijo…


Siapakah Rijo Tobing?

Rijo Tobing adalah penulis yang sudah menerbitkan 4 buku, yaitu : 

  1. Randomness Inside My Head. Kumpulan cerpen, bahasa Inggris, 2016

  2. Bond. Novel, bahasa Inggris, 2018

  3. The Cringe Stories. Kumpulan cerpen, bahasa Indonesia, 2020

  4. Crazy Sick 2020. Kumpulan esai, bahasa Indonesia, 2020


Ibu dari tiga anak ini adalah lulusan Teknik Industri ITB. Pernah menetap di Jepang dan Swis. Saat ini aktif mengelola bengkel pembuatan furnitur. Selain mahir berbahasa Inggris (terlihat dari beberapa bukunya yang berbahasa Inggris), Kak Rijo ternyata juga mempelajari Bahasa Jerman, Jepang dan Korea. Keren, ya? πŸ˜



Kak Rijo sudah menyukai dunia menulis sejak umur 6 tahun waktu kelas 1 SD. Waktu itu ia sengaja bohong ke wali kelas cuma buat tahu reaksinya. Besoknya, ayahnya dipanggil dan itu menjadi gerbang Kak Rijo diperkenalkan ke perpustakaan sekolah. Dari situ juga Wali kelas dan ayahnya mendorong untuk membuat cerita fiksi versinya sendiri.


✋✋✋


Cerpen pada The Cringe Stories

Pada postingan Kumpulan Kisah Kelam pada Buku The Cringe Stories, saya sudah sempat mengulas isi buku ini secara umum. Sebelum kita masuk ke tips menulis cerpen dari Kak Rijo, saya akan bahas dua cerita pendek dari buku ini.


Handphone

Cerita ini adalah favorit saya dari sembilan cerita di buku ini. Latar kisahnya di sebuah mobil, saat seorang anak mendengarkan orang tuanya berdebat di tengah kemacetan jalanan Bogor yang sedang hujan deras. Awalnya saya kira kisah hanya berfokus ke kebingungan sang anak dengan sikap orang tuanya. Namun ternyata di akhir cerita kita diberikan kejutan saat sang anak memutuskan keluar mobil untuk membantu anak-anak ojek payung. Endingnya… Ah, saya ga mau spoiler. Yang pasti bikin nyees di hati. 


Gendut

Cerita ini menggambarkan kehidupan seorang wanita yang sangat mencintai makanan. Tumbuh di keluarga yang tidak berkecukupan, membuatnya bereaksi agak berlebihan dengan makanan. Apalagi dengan makanan yang enak-enak. Tapi tuntutan sosial memaksanya untuk berubah. Tidak dengan diet, tapi dengan cara ekstrim yaitu dengan rangkaian operasi. 

Cerita lengkap cerpen Gendut bisa kamu baca di blog Kak Rijo di link ini


✋✋✋


5 Tips Menulis Cerpen dari Rijo Tobing


Berikut ada lima tips untuk menulis cerpen dari Kak Rijo, yaitu: 


1. Mengandaikan diri sebagai orang lain

Bercerita dengan sudut pandang penceritaan (PoV) 1 yang seakan-akan mengalami sendiri cerita itu akan lebih berdampak bagi pembaca dibandingkan PoV 3 yang mengambil posisi sebagai pengamat.


2. Buat berbagai pintu kemungkinan

Buat beberapa pintu kemungkinan plot yang akan bercabang di beberapa tahap. 

Misal: cerita tentang Si Gendut yang suka mencuri batagor dari tukang batagor di kantin sekolah. 

Buat cabang: 1) Si Gendut ketahuan mencuri dan dilaporkan ke wali kelasnya, 2) Si Gendut tidak pernah ketahuan mencuri tapi dia selalu diare setiap kali habis makan batagor. 

Dari poin 1 cabangkan lagi menjadi poin: 1.1) Si Gendut menyangkal dan bersumpah dia telah membayar, hanya si tukang batagor tidak menyadari, 1.2) Si Gendut mengakui dan memohon untuk tidak dilaporkan ke orang tuanya, 1.3) Si Gendut mengakui dan bersedia membayar batagor yang dia sudah curi. Lakukan hal yang sama untuk poin 2, dan seterusnya. 

Lakukan hal ini secukupnya. Jangan sampai terjebak dengan permainan kemungkinan sampai lupa menyelesaikan menulis cerita, hehehe.


3. Membuat plot twist

Resep sederhana untuk plot twist adalah pengkhianatan

Dikira cinta, ternyata berselingkuh. Dikira teman, ternyata berniat membunuh (cerita “Gendut”). Dikira baik, ternyata hanya ingin mendapat pujian (cerita “Handphone”). Dikira lucu ternyata membuat ngeri. 

Bereksperimenlah dengan semua kemungkinan pemikiran yang bisa muncul di benak manusia. Semakin tersamar dan semakin jarang pemikiran itu, semakin membekas cerita kita di benak pembaca


4. Ciptakan karakter dari orang yang tidak disukai

Menciptakan karakter berdasarkan orang yang kita tidak sukai akan membuat kita lebih detail dalam menjabarkan kekuatan dan kelemahan kepribadiannya.


5. Jangan terburu-buru

Walaupun cerpen memiliki keterbatasan ruang, penulis punya kebebasan untuk menjelaskan latar belakang masalah dan/atau masa lalu si karakter, selama itu relevan dengan tujuan penceritaan. Tidak usah buru-buru menyelesaikan cerita.


✋✋✋


Wah, tips yang bermanfaat sekali. Apalagi banyak teman-teman di sini yang juga hobi menulis cerpen. Terima kasih, Kak Rijo. Saya pribadi sangat tertarik dengan tips ke-4, kadang kalau kita sudah tidak menyukai seseorang bisa jadi malah membuat kita jadi tahu lebih banyak tentang orang itu ya. Jadi manfaatkan itu untuk membuat tulisan dan berkarya πŸ˜†.


Sekarang kita lanjut ke titipan pertanyaan dari teman-teman. Dari Mas Herman yang blog-nya penuh dengan cerpen-cerpen menarik, bagaimana caranya membuat kejutan menarik dalam sebuah cerpen?

Pakai tips no.3 di atas. Khianatilah ekspektasi pembaca terhadap karakter utama, dan khianatilah ekspektasi karakter utama terhadap karakter-karakter pendukung (cerita “Gendut”).


Apa kendala terbesar Kak Rijo dalam menyelesaikan buku The Cringe Stories?

Ketersediaan waktu. Saya lebih suka menulis cerita dalam sekali duduk, ketika masih kesambet inspirasi dan masih bisa fokus. Akan tetapi, tanggung jawab utama di rumah, pekerjaan, dan komunitas menyebabkan sebagian besar cerita terpaksa diselesaikan secara bertahap.


Pertanyaan dari book blogger Mba Reka, hal paling menantang selama nulis buku dengan tema cringe dan horor itu apa? Dan alasan kenapa milih genre ini?

Tantangan terbesar adalah mencoba menempatkan diri sebagai karakter-karakter yang saya pilih, dengan cara pikir, sudut pandang, dan cara bicara mereka.  

Pandemi menyebabkan saya jadi lebih mengamati natur dan perilaku manusia yang dunianya diporak-porandakan dalam sekejap. Kegiatan pengamatan itu mengerucutkan fokus saya pada orang-orang yang ada di lingkungan sosial kita, tapi sering tidak dianggap atau dipandang sebelah mata. Mereka adalah referensi untuk karakter-karakter yang saya ciptakan dan tema yang saya pilih.


Pertanyaan terakhir dari Pak Guru sekaligus novelis Mas Edot, bagaimana kita bisa mendapatkan buku The Cringe Stories dan berapa harganya?

The Cringe Stories bisa diperoleh dengan harga Rp 85.000,00 (exclude ongkir) lewat link berikut ini: bit.ly/SkyBooks. 

Diskon 20% dapat diperoleh dengan cara bergabung pada acara virtual book launch dengan jadwal berikut:



Minggu, 21 Maret 2021 Pukul 15.00 - 16.30

Live @ Facebook Group dan Youtube

Akun: Kelas Literasi Ibu Profesional


Dalam acara ini akan ada bedah buku, diskusi dengan para pembaca tentang konstruksi sosial yang diangkat oleh buku The Cringe Stories, dan juga door prizes giveaway buku The Cringe Stories gratis dan buku kumpulan esai Kak Rijo yang terbaru “Crazy Sick 2020”. 

Yuk nanti ikut, siapa tahu kamu beruntung memenangkan bukunya 😊.


✋✋✋


Demikian postingan kali ini. Menurut kamu, tips Kak Rijo mana yang paling menarik untuk menulis sebuah cerpen? Share di kolom komentar, ya... πŸ˜‰