Sunday, 31 July 2022

Rekomendasi Novel Lokal Terbaru dengan Pesan Hidup Bermanfaat

Halo semuanyaa! Semoga kalian semua dalam keadaan sehat dan bahagia selalu yaa 😊

Akhir-akhir ini saya lagi seneng banget baca novel lokal. Kalau dulu saya lebih suka baca buku terjemahan, sekarang saya mulai menemukan kesenangan dengan bacaan lokal. Dan ternyata, kualitas buku lokal sekarang makin bagis-bagus 😍, dan ga terbatas hanya ke penulis-penulis yang itu-itu saja. Banyak penulis-penulis baru berbakat makin berjamuran.  Tema yang diangkat pun semakin menarik, dengan sarat pesan-pesan yang bisa bermanfaat untuk hidup. 

Jadi, kali ini, saya akan memberikan rekomendasi novel lokal terbaru dengan pesan hidup yang bermanfaat: 


1. My Aspie Girl by Hannah Angie

Blurb
“No offense, tapi cewek autis bukan selera gue.”
Itu pengakuan Rasheed Raniri, anggota band terkenal TETRA, ketika melihat berita kondisi autisme Eva Dimitri, putri dari keluarga politik ternama di Indonesia. Daripada memikirkan cewek, Rasheed mempunyai masalah yang lebih gawat, yaitu perceraian orang tuanya dan bocornya kasus narkoba yang selama ini ia tutupi. Rasheed pun terpaksa pindah sekolah.
Eva tidak menyangka Rasheed Raniri adalah murid baru di sekolahnya. Selama ini, lirik lagu band TETRA selalu menjadi jendela bagi Eva agar mengetahui kehidupan remaja normal. Eva tidak pernah tahu bagaimana menjadi normal, tidak peduli sekeras apa pun usaha orang tuanya. Bagaimana bisa Eva menjadi normal ketika otak autistiknya terasa lebih menyerupai isi kepala alien, alih-alih homo sapiens
Tugas kelompok memaksa Eva dan Rasheed untuk berinteraksi. Siapa yang menyangka si cewek autis ternyata mempunyai persamaan dengan si mantan pecandu narkoba? Mereka sedang berlari dari realitas masing-masing. Namun, perasaan yang bertumbuh di antara Eva dan Rasheed justru memaksa keduanya untuk bertatap muka dengan realitas, jauh lebih dekat daripada sebelumnya.

My Review

Melihat dunia dari sudut pandang yang berbeda itu selalu menarik. Dan kali ini, penulis Hannah Angie membawa kita melihat melalui sudut pandang seorang remaja wanita yang menderita sindrom autis dan remaja laki-laki seorang artis terkenal.

Eva, anak dari orang berpengaruh di politik Indonesia, terlahir sebagai anak autis. Untungnya, syndrom yang dideritanya masih memungkinkan Eva untuk 'terlihat' normal dari dalam. Walau di dalem, psikisnya sangat tersiksa dan tertekan. Dengan segala tuntunan orang tua, sosial, pertemanan dll.

Semua kemudian berubah sejak Eva bertemu dengan Rasheed. Vokalis band TETRA yang sedang naik daun di tanah air. Sampai sini pasti bisa ketebak dong ya 😁 Gadis biasa dg cowok ganteng idola seluruh negri- kinda trope. Bahkan awal2 saat Rasheed suka dan jatuh cinta pada Eva itu buat saya terasa terlalu cepat, nyaris tidak masuk akal πŸ˜†. Jatuh cinta pada pandangan pertama oke, tp harusnya agak bertahap ya. Mulai dari penasaran dulu, deket dan jatuh cinta. Bukan langsung jatuh cinta, apalagi buat cowok yg tampak beda dunia banget sama Eva.

Setelah 'jatuh cinta' yang terkesan tergesa-gesa, sebenarnya saya suka banget dengan perkembangan karakter Eva dan Rasheed. Saya juga suka banget kita dibawa menyelam ke pikiran seorang penderita autis, seperti bagaimana mereka bisa dilanda serangan panik jika over stimulus, atau bagaimana mereka melihat dunia tanpa abu2, hanya hitam atau putih, dan lain sebagainya. Porsinya pas karena memang berdasarkan pengalaman penulis sendiri.

Endingnya, saya juga suka. Bagaimana penulis mengesekusi sepasang remaja yang awalnya terkesan labil, tapi kemudian bisa mengambil keputusan2 yang bijaksana. Go Eva, Go Rasheed!!
Saya sangat merekomendasikan buku ini buat kamu. Novel jebolan GWP ini bisa kamu baca di Gramedia Digital, karena belum ada versi cetaknya 😊

Pesan: 

Tidak semua orang diciptakan sempurna oleh tuhan. Selalu bersyukur dengan kesempurnaan yang kita terima dan tetap bersikap baik kepada siapa pun, walau mungkin orang itu kondisinya bisa beda dengan kita. Awarness ini sangat diperlukan, agar semuanya dapat hidup berdampingan. Orang dengan sindrom autis bukan berarti mereka jadi tidak memiliki kelebihan loh. Malah beberapa penderita autis bisa sangat berbaat  di bidang tertentu. Bagi pada orang tua pun, tetap support anak dengan sindrom autis. Dunia tidak berakhir saat dikuruniakan anak dengan kekurangan. Jadi, berusahalah jangan pernah menuntut anak sesuai dengan keinginan orang tua saja, sampai melupakan kebahagiaan anak itu sendiri. 

Oiya, berhenti melabeli orang dengan istilah 'autis lo!' hanya karena orang itu sibuk sendiri. Kebayang ga sih perasahaan orang-orang yang beneran autis atau keluarganya saat mendengar kalian menghina seseoarang dengan kata-kata seperti itu?  


2. Saat-saat Jauh by Lia Seplia

Blurb
Aline dan Alex saling percaya bahwa mereka akan selalu bersama. Namun, keyakinan itu memudar seiring lebarnya jarak yang memisahkan mereka. Alex pergi ke Kota Terik demi mengejar kesempatan sebagai dokter yang sesuai standard keluarga besarnya. Aline mempertahankan ambisi untuk mengurus Panti Jompo J&J di Kota Teduh.
Saat mendapatkan promosi, Alex mengajak Aline untuk menikah dan pindah ke Kota Terik. Aline menolak. Sejak awal, gadis itu sudah menegaskan tak akan meninggalkan panti. Mimpi-mimpi mereka tidak lagi bertemu di satu tujuan. Setelah empat tahun menjalani hubungan jarak jauh, mereka berpisah.
Mereka pun berusaha menjalin kehidupan baru bersama orang lain. Alex merasa Vanesa jawaban dari kemapanan yang ia perjuangkan. Sementara Aline merasa Rama akan mengerti keterikatan batinnya dengan panti.
Tiba-tiba Aline dan Alex harus bertemu kembali. Meski berhadap-hadapan, jarak antara mereka terasa tak kunjung menyempit.

My Review

Kalau buku pertama tadi mengisahkan cinta masa muda yang lebih menggebu-gebu, beda halnya dengan kisah kita cinta pada buku Saa-saat Jauh ini. Kisah cinta karya Lia Seplia ini terasa lebih kalem dan tenang. Tenang tanpa terburu-buru, vibe-nya kerasa seperti kehidupan di pedesaan tanpa hiruk pikuk.

Covernya pun super cantik 😍. Bahkan awalnya yang bikin saya penasaran mau baca, ya karena covernya ini. 

Super adem 😍
Bisa dibaca di Gramedia Digital

Alina dan Alex saling mencintai, tetapi terpisah mimpi-mimpi yang harus dicapai. Alex, seorang dokter yang memilih pindah ke kota besar untuk mendapatkan hidup yang lebih baik. Sedangkan Aline, sang perawat yang lebih memilih di kota asalnya, agar dapat mengelola panti jompo dan berada dekat dengan orang tuanya. Saat dipisahkan oleh jarak, mereka pun masing-masing menemukan orang lain yang bisa mengisi kekosongan hati. Tapi, jauh di lubuk hati paling dalam, sebenernya apa sih yang benar-bener mereka inginkan? 

Pesan: 

Kepedulian Aline kepada para lansia, baik keluarganya sendiri maupun orang tua di panti jompo bener-bener patut diacungi jempol. Kadang orang tua menganggap anak yang sukses adalah anak yang pekerjaannya bagus atau menikahi orang yang juga memiliki jabatan bagus. Padahal, anak yang sukses seharusnya adalah anak yang peduli dan sayang dengan orang tuanya, bahkan tanpa pamrih merawat mereka sampai ajal menjemput. 

Buku ini mengajarkan saya bahwa, memang anak tidak berutang budi apapun kepada orang tuanya. Saya pun sempat kepikiran, nanti sudah tua kalau sudah ga bisa ngapa-ngapain sendiri, mending di panti jompo dari pada merepotkan anak-anak. Toh mereka nanti tetap bisa nengok. Namun, terlepas dari kewajiban atau tidak, merawat orang tua adalah pekerjaan yang sangat-sangat mulia. Jadi buat kamu yang masih memiliki orang tua, jangan sia-siakan waktu dengan mereka. Jangan sampai penyesalah baru muncul belakangan saat kita telah kehabisan waktu. 

3. Gagal  Cinta Kronis by Nara Lahmusi

Blurb
Nama proyek: Proyek Malaikat 
Target: Pasien gagal ginjal yang putus asa dan ingin cepat-cepat mati 
Tujuan: Memotivasi secara diam-diam dan natural 
Aturan Penting: Dilarang jatuh cinta dengan target! 
Banyu, pasien gagal ginjal kronis sekaligus bolak-balik gagal hubungan cinta, mendadak ingin mengubah hidupnya dengan proyek bombastis berjudul “Proyek Malaikat”.
Ia bertekad meyakinkan para target, bahwa gagal ginjal bukan akhir segalanya. Sayangnya, meskipun mengusung nama Proyek Malaikat, semua yang terlibat tetaplah manusia biasa. Manusia yang rapuh dengan perasaan dan rahasia-rahasia kelam. Manusia yang tak selalu mampu memupus jejak masa lalu yang menyedihkan. Ketika proyek dijalankan kepada target ketiga, aturan penting tersebut nyaris dilanggar. Banyu diam-diam jatuh hati….

My Review

Seperti apa sih rasanya ketika impian yang kita inginkan ternyata tidak bisa tercapai? Bahkan satu persatu orang-orang yang kita kira mencintai juga ternyata meninggalkan? Dan semua karena satu alasan, karena penyakit gagal ginjal! Itu lah yang dialami oleh Nyala, seoarang mahasiswi tingkat akhir yang harus merelakan impian dalam hidupnya lepas begitu saja saat ia divonis menderita gagal ginjal. 

Beruntunglah kemudian Banyu masuk dalam hidup Nyala. Banyu juga merupakan penderita gagal ginjal, dan ia membawa misi untuk membantu orang-orang yang belum bisa menerima kondisinya dengan proyek malaikat. Walaupun menderita gagal ginjal, Banyu sebenernya lebih beruntung dibandingkan orang lain karena ia hidup di keluarga yang berkecupupan. Sehingga ia bisa lebih leluasa menolong orang lain.  



Pertemuan Banyu dan Nyala di kereta api 😍

Sama dengan My Aspie Girl yang ditulis oleh Hannah Angie sebagai penderita auitis, buku ini ditulis oleh Nara Lahmusi, yang juga merupakan penderita gagal ginjal. Membuat cerita ini terasa sangat riil. Mulai tentang bagaimana penderita gagal ginjal harus cuci darah rutin beberapa kali dalam seminggu, banyak pantangan minuman dan makanan, termasuk beberapa olah raga berat. 

Saya juga suka perkembangan karakternya. Banyu dengan hati malaikatnya, Nyala dengan segala ketidaksabarannya, Gembul dengan segela kelucuannya, bahkan Biru dengan tindakan-tindakan realistisnya. Yang agak mengganjal di hati saya cuma konflik di endingnya yang kerasa agak terlalu drama dan sinetron abis πŸ˜†. Tapi ceritanya tetep seru kok buat diikutin.

Pesan: 

Kesehatan adalah suatu anugrah yang luar biasa. Jadi selama kita masih diberikan anugrah sehat, gunakan lah untuk senantiasa bersyukur dan melakukan hal yang bermanfaat. Selain itu, kita mungkin tidak selamanya punya kendali atas kesehatan tubuh kita, tapi kita punya kendali atas mood kita. Pada buku ini, saat divonis menderita gagal ginjal, Nyala tanpa sadar berubah jadi orang yang super menyebalkan. Ia menyalahkan Tuhan, ia mendadak jutek teman dekat bahkan kepada pacarnya. Jadi, bisa jadi aja nih, yang membuat hidup kita feels like hell bukanlah semata-mata karena kesehatan, tapi karena sudut pandang kita tentang hidup.  Memang, bersikap positif di saar kondisi sulit itu pasti lah sulit, tetapi tidak ada salahnya kita mencoba 😊

Buku ini juga mengajarkan, tidak ada penolong sebaik-baiknya selain Tuhan. Jadi, manusia hanya berusaha untuk hal yang bisa dikendalikan. Sisanya, kita serahkan dan bertawaqal kepada Allah. 

πŸ’œπŸ’œπŸ’œ

Demikian rekomendasi novel terbaru kali ini. Semoga kamu juga selalu bisa menarik manfaat dari hal-hal kecil di sekeliling, salah satunya dari bacaan ringan seperti novel 😁 Sampai jumpa di daftar rekomendasi berikutnya. Oiya, share di komen, ya bagusnya buat berikutnya kita bahas rekomendasi buku apa lagi..


Tuesday, 12 July 2022

Review 'RD Light' : Rekomendasi Novel Mengharukan Berlatar Jepang

Kematian tidak bakal salah alamat. Aku memercayainya seperti aku mengimani bahwa kesialan juga tidak bakal salah pintu. -page 193


Review novel kali ini saya akan membahas buku RD Light karya Ruth Pricilia Angelina. Saya baru saja beres baca buku ini, dan bingung menggambarkan buku ini seperti apaπŸ˜†. Bahasanya indah, ceritanya kaya, pendalaman karakternya oke punya. Selain itu, buat cerita lokal yang menggambil mayoritas setting luar negri (Jepang),  gambaran tempatnya juga bagus dan terasa nyata. 
Buku ini bahkan membuat saya berpikir, ternyata menulis narasi panjang lebar tidak selamanya menjadikan cerita jadi membosankan kok. Ternyata tidak harus selalu memasukkan dialog agar membuat cerita lebih page turner. Karena 400an halaman novel ini bisa saya bereskan cukup cepat. Usut punya usut, ternyata penulisnya Ruth Pricilia Angelina selain penulis ternyata adalah editor berpengalaman. Pantes aja tulisannya cakep bangeet 😍

The Story

Sebelum membahas lebih jauh pendapat saya tentang buku ini, saya mau cerita sedikit tentang alurnya. Buku ini bercerita dengan POV pertama dan dibagi menjadi 3 bagian. Bagian pertama dengan POV Rika Wiyasa. Bagian kedua beralih ke POV salah satu anggota RD Light, Shigeru Arai, sang vokalis, dan POV ketiga beralih ke adik Rika, Riko Wiyasa. 

Baca di Gramedia Digital

Blurb 
Ditawari menjadi stylist pribadi dan asisten manager RD LIGHT, grup band rock Jepang dengan popularitas mancanegara, terasa bagai kisah penyelamatan untuk Rika Wiyasa. Namun, ceritanya bersama empat personel kemudian berubah menjadi skandal dan roller coaster emosi penuh sinyal berbahaya.
Melibatkan jadwal tampil yang padat serta lagu-lagu top chart yang dituntut terus dilahirkan, Rika mulai terseret-seret ke dalam masa lalu yang belum selesai. Rahasia-rahasia menampakkan diri. Ulang tahun yang tidak dirayakan, kematian personel kelimat, dan kebenaran kasus dua puluh tahun lalu. Di samping itu semua, Rika masih berurusan dengan mimpi buruknya sendiri. 
Shigeru Arai, Isao Fukuda, Ryou Uchida, Kazue Inoue. RD LIGHT. Mereka dulu berlima, lalu jadi berempat, dan kini kembali berlima bersama Rika Wiyasa. Mereka bersinggungan, saling terlibat, sesekali berkonflik. Perasaan-perasaan lain mulai tumbuh subur. Profesionalitas, persahabatan, kepercayaan, kerinduan, dan cinta. Tak ada yang menyangka suatu hari nanti perasaan mereka akan menuntut harga yang sangat mahal.

Rika, seorang wanita muda yatim piatu yang mendapatkan kesempatan untuk menjadi asisten manager band terkenal di Jepang bernama RD Light. Rika yang sering merasa hidupnya tidak bahagia, akhirnya menemukan kebahagiaan saat pindah dari Jakarta ke Jepang untuk tinggal bersama RD Light.

Bagian awal novel RD Light ini tuh vibe ceritanya seperti fans-idol love trope. Orang biasa yang berjodoh dengan artis terkenal. Familiar banget kan sama cerita tipe seperti ini? 😁 Tapi jangan salah, ternyata ada yang terjadi jauh lebih rumit dari itu. Cerita bergulir mengupas masa lalu Rika dan personil RD Light, dengan masa lalu mereka yang penuh dengan trauma dan rahasia.

The character

Salah satu yang membuat saya kagum dengan tulisan Ruth Pricilia Angelina pada buku RD Light ini adalah karakternya yang kuat. Penulis ga ragu-ragu mengupas masa lalu tokohnya, diceritakan cukup detail tanpa membuat kita yang membaca overwhelming. Kenapa Rika tumbuh menjadi orang yang harus selalu kuat, kenapa Shigeru sang vokalis begitu skeptis dan sangat tertutup, kenapa Isoa walaupun awalnnya jutek teranyata bisa semenyenangkan itu, dan berbagai karatker lainnya. 

Hubungan antar karakternya juga bagus. Misalnya gimana hangatnya hubungan Rika dengan her little brother, Riko. Belum lagi hubungan love hate realtionship Rika dengan anggota RD Light, terutama Shigeru. 

Berkat? Kata berkat alergi dekat-dekat denganku. Berkat bagiku serupa dengan April Fools yang berlangsung sepanjang tahun. - Rika Wiyasa

The Setting

Mengambil lokasi di Jepang dan latar pekerjaan yang menurut saya bukan jalur aman penulis, yaitu dunia idol. Seberapa detail sih orang umum cukup familiar dengan hidup kehidupan para artis? Apalagi artis luar negeri. Luar biasanya, penulis sukses menghidupkan setting itu melalui cerita buku ini, seperti jadwal padat para artis, konser, pemotretan, meeting dengan manager dan relasi, pembuatan video klip dan berbagai hal lainnya. 

Yang agak menganggu buat saya adalah pada buku ini terlalu banyak hal yang bersifat kebetulan yang terasa tiba-tiba πŸ˜†. Pada awalnya aja Rika tiba-tiba ditawarin untuk mengangani RD Light saat mereka di Jakarta (yang menjadi pertamuan awal Rika dengan RD Light). Untuk awalnya menurut saya masih acceptable ya, tapi kemudian masih ada aja hal yang bersifat tiba-tiba. Kayak awalnya ga pernah disinggung-singgung tentang Rika pernah punya pacar di Jepang, tau-tau udah sepertiga lebih buku  muncul mantan Rika dan ngaruh banget sama plotnya. Contoh lebih lengkap lainnya kurang lebih kaya gini: 

Silahkan klik tombol di bawah, aku umpetin soalnya agak spoiler.



The Ending

Baca awal buku ini bawaannya senyum-senyum. Siapa sih yang ga greget baca cewek biasa tiba-tiba diperlakukan spesial sama artis ganteng. Hehhehe.. Ga cuma satu lagi, tapi empat cowok ganteng sekaligus 😍. Kayak to good to be true gitu loh cerita awal-awalnya. Hahahha.. Saya sih seneng-senang aja baca cerita kaya gini, lumayan bisa jadi ikut senyum-senyum sendiriπŸ˜†. Tapi sayangnya makin ke belakang ceritanya makin suram. Dan endingnya jujur memabuat saya berkaca-kaca. Wuaaa, Kak Ruth..... How could you do this to me! 😭😭

The rating

Jadi, overall aku kasi rating buku ini 4 bintang. Aku rekomendasikan buku ini buat kamu yang mencari metropop dengan setting yang berbeda, atau buat kamu yang mengidolakan fans-idol love trope, atau yang menyukai segala sesuatu berlatar Jepang.


RD Light Vengeance
Penulis : Ruth Pricilia Angelina
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama
432 halaman
Terbit Desember 2021
ISBN : 9786020657370

Monday, 4 July 2022

Kuliah MBA belajar apa saja? Rekomendasi Buku untuk menjawab tentang kuliah MBA

Halo semuanyaa!

Saat saya mulai kuliah lagi, banyak yang nanya ke saya, kuliah MBA itu belajar apa aja sih? Master Business Adminsitration atau disingkat MBA itu salah satu program pasca sarjana yang mempelajari tentang adminstrasi bisnis. Biar bisa paham bagaimana sebuah bisnis bisa berjalan, mata kuliah MBA itu mempelajari hal-hal yang dibutuhkan dalam menjalankan bisnis, mulai dari keuangan perusahaan, ekonomi bisnis, marketing, strategi bisnis, gimana ngatur orang-orang dalam bisnis, operasional perusahaan sampai dengan etika dalam berbisnis.

Masih penasaran? Pada kesempatan ini saya akan kasih rekomendasi buku-buku yang cukup ringan buat kamu yang ingin memperoleh ilmu dari MBA, tanpa perlu repot-repot kuliah bertahun-tahun.

1. The Visual MBA by Jason Barron

Buku pertama yang saya rekomendasikan adalah The Visual MBA karya Jason Barron. Jason Baron sendiri adalah seorang designer lulusan BYU Marriott School of Business, dan menuliskan semua ilmu yang diperolehnya ke dalam sebuah buku.  Tulisan di cover buku ini cukup menjanjikan, kaya gini: 

A Quick Guide to Everything You'll Learn in Two Years of Business School, learn an entire MBA Course without spending thousands and waving goodbye to two years of your life. 

Singkatnya nih, dari para repot-repot kuliah dan bayar mahal-mahal, mending baca buku ini aja πŸ˜‚ 

Poin-poin bahasan di buku ini cukup lengkap, mulai dari keuangan, marketing sampe bisnis etik juga ada. Full illustrated, jadi cocok banget buat kamu yang visual. Tapi masalahnya, pembahasannya itu bener-bener kulitnya aja. Kayak semacam poin-poin peting catatan kuliah, jadi kalau kamu ga ikut kuliahnya, ya akan susah juga nyambungin bacaan di buku ini. 

Tapi buat kamu yang penasaran kuliah MBA seperti apa, buku ini cukup banget untuk memberikan gambaran. Tapi untuk menggantikan kuliah, hmm,  menurut saya, klaim di covernya agak overclaim yaa. Hehehe.. 

2. Marketing 5.0 by Hermawan Kertajaya

Sebuah bisnis tidak lepas dari yang namanya marketing atau pemasaran. Sebagus apapun sebuat produk, tetapi kalau tidak dipasarkan, maka tidak akan memberikan keuntungan apa-apa bagi perusahaan. Buat yang sudah mendalami ilmu ini, mungkin sudah tau bahwa kiblat buku-buku marketing adalah buku dari Philip Kotler. Namun, buku yang saya rekomendasikan kali ini adalah buku yang lebih ringan, sehingga bisa dibaca tanpa merasa sedang membaca diktat kuliah. πŸ˜† Ini adalah buku karya salah satu murid dari Philip Kotler, karya penulis lokal yang sudah diterjemahkan ke berbagai bahasa di dunia yaitu Hermawan Kertajaya. Ia bahkan dikenal sebagai bapak marketing Indonesia. Marketing 5.0 Technology for Humanity yang ditulis bersama-sama oleh Philip Kotler, Hermawan Kartajaya, dan Iwan Setiawan

Buku Marketing 5.0 ini adalah buku ketiga dari series ini. Buku pertama, Marketing 3.0, From Product to Customers to the Human Spirit (2010) lebih fokus menceritakan bagaimana marketing itu harus lebih fokus kepada pelanggan, bukan fokus pada produk semata. Sedangkan buku kedua, Marketing 4.0, Moving fromTraditional to Digital (2017) menceritakan bagaimana teknologi digital banyak mempengaruhi cara marketing yang sudah ada. Buku Marketing 5.0 ini lebih menarik lagi, karena juga mengupas tentang bagimana sekarang big data berperan penting untuk marketing, termasuk juga artificial intelegent

Buat saya, buku ini sangat menarik 😍. Dan saya merekomendasikan buku ini buat kamu yang haus dengan update terkini, bagaimana perilaku manusia berubah sejalan dengan teknologi yang terus berkembang. 

3. Warren Buffet and the Interpretation of Financial Statement by Mary Buffett & David Clark

Setelah kita tahu tentang marketing, ada hal penting lagi yang kita perlu pahami dalam menjalankan bisnis, yaitu angka-angka perusahaan. Seorang pebisnis harus paham membaca keuangan perusahaan. Apakah perusahaan membuku cukup laba? Apakah hutang perusahaan terlalu besar? Apakah perputaran uang perusahaan cukup baik? dan berbagai pemahaman angka-anka lainnya. 

Bukan berarti seorang pebisnis harus jadi akuntan lengkap dengan sertifikasinya πŸ˜†, tetapi tetap saja mereka harus paham angka-angka perusahaan. 

Jadi buku berikutanya yang saya rekomendasikan adalah tentang salah satu orang terkaya di dunia, Warren Buffett. Buku ini berjudul Warren Buffet and the Interpretation of Financial Statement by Mary Buffett & David Clark. Buku ini ditulis oleh menantu Warren Buffet sendiri, berdasarkan ilmu yang diperolehnya dari bapak mertuanya itu. Warren Buffet dikenal dengan prinsipnya sebagai value invetor, bagaimana ia bisa membaca kondisi perusahaan dan menginvestasikan dana dengan tepat ke perusahaan-perusahaan tersebut. 

Saking luar biasanya ilmu yang dimilikinya, sampai ada yang rela membayar sampai USD19Juta (setara Rp 65 Miliar πŸ˜†) untuk bisa makan malam dengannya loh. Wuaaa, sehebat ituuu yaaa 🀣

Kembali ke buku ini, berisi tentang prinsi Warren Buffet, kemudia penjelasan tentang laporan keuangan. Mulai dari penjelasan income statement (laporan laba rugi) dan balance sheet (neraca) dijelaskan dengan ringan. Masing-masing pos dijelaskan dengan contoh simple yang mudah dimengerti. Tidak perlu memiliki basic akuntan untuk memahami penjelasannya. 

Selain merekomendasikan buku ini untuk yang penasaran tentang MBA, saya juga sangat merekomendasikan buku ini buat kamu yang mau serius untuk investasi di saham. Karena Warren Buffet mendapatkan keuntangan dengan memahami keuangan perusahaan sebelum membeli sahamnya. Nah, kamu juga bisa melakukan hal yang sama di pasar saham. pahami fundamental perusahaan dengan membaca buku ini, sebelum memutuskan membeli sahamnya. 

4.  Ekonomi Indonesia dalam Lintas Sejarah by Prof Dr Boediono

Salah satu mata kuliah di MBA adalah Business Economics, yang mempelajari kondisi mikro dan makro ekonomi. Kenapa pebisnis perlu paham tentang ini? Karena hal-hal eksternal seperti kondisi makro ini akan sangat mempengaruhi kelangsungan bisnis. Contoh simpelnya, kalau Rupiah tiba-tiba melemah terhadap USD, pasti akan sangat mempengaruhi perusahaan yang pemasukannya dalam USD. Atau seperti sekarang, saat The FED tiba-tiba menaikkan suku bunga, bisa jadi aja suku bunga bank atas pinjaman yang diperoleh pengusaha jadi naik, kan. Bunga bank naik, artinya biaya perusahaan juga naik. Itu beberapa contoh simpel..

Kalau kamu pengen tau salah satu dampak terhadap ekonomi makro, saya merekomendasikan buku menarik karya mantan wapres, mentri keuangan dan gubernur BI, the one and only Prof Dr Boediono yang berjudul Ekonomi Indonesia dalam Lintas Sejarah

Kalau kata Najwa Shihab, 'buku ini Referensi penting bagi setiap orang yang ingin memahami perjalanan perekonomian bangsa. Tajam karena didasari pengalaman konkret merencanakan dan mengelola negara

Pada buku ini, secara bertahap Boediono menceritakan ekonomi Indonesia dari masa ke masa. Sejak jaman VOC, depresi saat perang, masa-masa setelah kemerdekaan mulai dari hiperinflasi (ingat dengan istilah gunting Syafruddin, saat Rupiah tiba-tiba menurun drastis nilainya?), masa stabilitas ekonomi di orde lama, masa-masa kejayaan minyak, sampai krisis keuangan di 1998 dan era globalisasi. Sumpah ya, menurut saya ini buku keren banget sih buat membuka mata kita tentang betapa makro ekonomi itu sangat berpengaruh pada iklim usaha 😍.  Beda memang ya kalau yang nulis udah expert. Hehehe.. 

Jadi penasaran, bu Sri Mulyani ga nerbitin buku juga apa yaa.. Saya selalu mengagumi soalnya kalau dengerin dia kalau udah bicara ekonomi makro di Indonesia 😁.

5. Zero to One by Peter Khiel

Buku berikutnya yang saya rekomendasikan adalah buku Zero to One yang ditulis oleh Peter Thiel, salah satu founder dari Paypal dan salah satu investor luar pertama Facebook. Buku ini menjelaskan bagaimana Peter Thiel menilai sebuah perusahaan Start up, dengan pengalamannya sekian lama sebagai investor start up. 

Beberapa tahun belakangan ini memang menjamur banget perusahaan start up, dan istilah sekarang yang orang-orang bilang 'bakar duit'. Jadi, seorang investor sejati harus mengerti bagaimana perusahaan dijalankan agar bisa suistain dalam jangka panjang. Ga cuma sekedar bakar duit.. 

Yang menarik dari buku ini, tidak hanya tentang start up yang dibahas, tetapi buku ini juga sebenarnya secara tidak langsung menceritakan bagaimana aplikasi dari ilmu yang diperoleh di MBA program. Cara Peter Thiel menilai perusahaan, persis seperti masing-masing mata kuliah yang saya pelajari di MBA.

Contohnya untuk bidang marketing, tentang bagaimana perusahaan star up harus bisa menciptakan sesuatu yang beda agar berhasil menjual produk mereka. Di sini dia memberikan contoh dengan Elon Musk, dan menjelaskan bahwa ia adalah seorang marketer sejati. Termasuk tentang bagaimana perusahaan start up mengelola karyawannya, ini nyambung sama mata kuliah tentang People in organization, dan banyak hal aplikasi MBA lainnya. 



Jadi saya sangat merekomendasikan buat kamu membaca buku Zero to One, Membangun Starup  Membangun Masa Depan karya Peter Thiel ini

6. The Toyota Way by Jeffrey K Liker

Buku berikutnya yang saya rekomendasikan terkait tentang management dan operisonal sebuah perusahaan, yaitu buku The Toyota Way: 14 Managemnet Priciples From the World's Greatest Manufacturer by Jeffrey K Liker. Jujur saja, saya belum beres baca buku yang satu ini, karena sebenernya agak berat buat saya πŸ˜…. Apalagi di pekerjaan, saya belum pernah di posisi operasional, dan bukan di perusahaan manfaktur seperti Toyota. 

Yang menarik dari Toyota adalah  praktek lean production yang dikembangkan mereka, dan kemudian akhirnya digunakan juga di berbagai manufaktur di dunia. Sekeren itu memang prinsip yang diterapkannya sampai menjadi kiblat manufaktur dari seluruh dunia. Dengan efisiensi dan produtifitas Jepang, lean production sendiri mampu memberikan profit yang lebih besar bagi perusahaan dengan mengefisienskan sistem produksi.

Pada buku ini dijelaskan bagaimanan Toyoda dan Toyoda Family di belakangnya bisa menjadi world best manufacturer, dan bagiamana mereka mempraktekan elemating waste agar tercipta lean productin. Jadi, buat kamu yang berkarir di production atau manufaktur, buku ini sangat saya rekomendasikan menjadi bahan bacaan kamu. 

πŸ‘©‍πŸŽ“πŸ‘©‍πŸŽ“πŸ‘©‍πŸŽ“

Demikian rekomendasi beberapa buku yang bisa kamu baca. Panjang juga ternyataaaa πŸ˜‚. Lama tak posting, akhirnya saya berhasil juga ngelarin tulisan lagi buat blog ini. Lumayan lah biar ga terlalu berdebu banget ini blog. Hehehhe..

Apakah dengan membaca semua buku-buku yang ada, kuliah MBA sudah tidak perlu lagi?

Sebenarnya balik lagi k pribadi masing-masing yaa. Beberapa riset membuktikan orang yang memiliki gelar MBA bisa memiliki peluang karir dan gaji yang lebih bagus. Jadi, tidak dipungkiri , gelar itu sendiri juga tentu saja perlu. Selain itu, yang saya sukai dari kelas MBA adalah iklim diksusi yang hidup, dan berujung membuka wawasan kita. Setiap mata kuliah kita selalu diberikan berbagai business case yang perlu didiskusikan, dipresentasikan dan dibahas bersama. Karena kebetulan saya ikut kelas eksekuitf, saya sekelas dengan karyawan dan petinggi dari berbagai perusahaan. Apalagi saya selalu senang saat memperoleh kenalan-kelnalan baru 😁. Bahkan di kelas saya ada yang dokter juga saking beragamnya! Selain itu, diskusi dengan berbagai insight dari berbagai industri sungguh membuka mata saya tentang berbagai hal di dunia luar, dan itu buat saya pribadi sangat menyenangkan! 

Jadi, terlepas dari tugas dan jadwal kuliah yang membuat saya sekarang nyaris tidak memiliki waktu isitrahat yang cukup, saya tetap sangat menikmati waktu kuliah ini 😍. Demi bisa pake toga tahun depan, guys. Doakan, yaaa! Dan saran saya, buat kamu yang memang diberikan cukup enegi dan meteri buat kuliah lagi, mungkin bisa mempertimbangkan untuk kuliah lagi. Bener deh, ga ada ruginya. Dari pada nanti-nanti ketika sudah makin berumur, pasti energi dan daya serap juga bisa berkurang kan πŸ˜†.  Jadi mending dari sekarang-sekarang, siapa tau kamu bahkan tertarik mengambil MBA. Hehehe.. 

Oke guys, sampe di sini dulu tulisannya. Oiya, maapkan kalau saya nanti2 kembali jarang update blog lagi, karena itu berarti tugas kuliah saya lagi banyak 🀣. 


Tuesday, 14 June 2022

Salvation of a Saint, buku detektif karya Keigo Higashino

Kamu suka baca buku detektif ga? Mungkin pembaca blog ini ngeh kalau saya termasuk jarang baca buku-buku detektif. Bukannya ga suka. Dulu bahkan saya suka banget ngelahap buku-buku Agatha Christie, komik seperti Detektif Conan atau Detektif Kindaichi juga menjadi favorit bacaan saya. Ketika saya udah punya anak, itensitas saya baca buku detektif menjadi jauh berkurang. Dan alasannya adalah, saya suka lupa waktu kalau udah baca buku detektif! hahaha.. 

Kalau sudah mulai baca, suka susah berhentinya sampai ketauan siapa pelaku dan motifnya. Bisa-bisa saya ga tidur semaleman, anak ngajak main pun bisa-bisa dicuekin. Itu lah alasan saya menghindari buku detektif πŸ˜†πŸ˜†

Beberapa waktu yang lalu saya dikirimin buku saat menang lomba sambung di gwp.id. Buku yang dikirimkan adalah Salvation of a Saint (Dosa Malaikat), novel kelima dari seri Detektif Galileo, karya penulis Jepang terkenal Keigo Higashino. Saat saya mulai membaca sore hari Sabtu, saya sampe ga bisa beretni sampe akhirnya tamat malem harinya. Maapkan Mama nak, jadi ga bisa diajak main saking asiknya baca. Hahahha.. Kapok deh baca cerita dektektif gini lagi. 

Review Salvation of a Saint Keigo Higashino

Blurb
Seorang lelaki ditemukan tewas di rumahnya akibat kopi beracun. Istrinya memiliki motif kuat sebagai tersangka setelah dia dicampakkan oleh sang suami. Masalahnya, pada hari pembunuhan, wanita itu berada ribuan kilometer dari tempat kejadian. Detektif Kusanagi dan Detektif Utsumi Kaoru yang menyelidiki kasus ini memiliki opini bertentangan soal siapa pelakunya. Namun, Utsumi merasa Kusanagi terlalu berempati terhadap istri korban dan itu membuat penilaiannya kabur.
Karena itu, Utsumi meminta Profesor Manabu Yukawa untuk membantu kepolisian, sekaligus meluruskan logika Kusanagi. Tapi bahkan ilmuwan genius yang dijuluki Detektif Galileo itu kebingungan. Tidak mungkin seseorang memasukkan racun ke kopi dari jarak jauh, bukan? Di sinilah kecerdasan sang profesor diuji. Dia harus menguak trik bagaimana racun itu muncul pada waktu yang tepat, di tempat yang sempurna, dan yang terpenting, tidak salah sasaran. 


Review kali ini singkat saja, karena membaca buku ini vibe-nya kayak baca buku Agatha Christie πŸ˜†. Dibuka dengan adegan ditemukannya korban meninggal. Kali ini dengan kopi beracun di tangannya. Pertanyaannya, siapakah pelakunya? Karena sang pria seorang diri saat di kamar. 

Detektif Kusanagi dan Detektif Utsumi Kaoru bahu membahu mencari siapa pelaku pembunuhan. Mulai dari sang istri, sampai ke selingkuhan sang korban. Berbagai motif mencuat, sampai akhirnya di beberapa lembar sebelum bukunya berakhir terungkap juga pembunuhnya πŸ˜†. 

Overall, buku ini menghibur buat pencinta novel detektif. Tidak ada plot twisted yang gimana banget sih, tapi cukup menarik buat diikuti. Apalagi dengan latar budaya Jepanh tentang bagaimana pria memberlakukan wanita.. Jadi, 3.5 bintang untuk buku Salvation of a Saint karya Keigo Higashino.



Tuesday, 17 May 2022

Giveaway Langsung 3 Buku!

Selamat kembali beraktivitas setelah long weekend semuanyaaa 😊

Untuk menyemangati aktivitas kamu, aku dan Mba Eno mau bagi buku nih. Iya, bener, kalian ga salah denger, Mba Eno yang aku maksud di sini adalah blogger kesayangan kita semua pemilik creameno.com. Hehehe.. Ternyata, walaupun blognya ga aktif lagi, Mba Eno mulai aktif di instagram. Jadi, buat kamu yang kangen baca cerita dan tulisan Mba Eno, cus buruan follow @menocrea


Giveawaynya dibuka sampe tanggal 19 Mei 2022 di instagram aku @mybooklyfe. Buruan ikut yaaaa πŸ’–πŸ’–


Sunday, 15 May 2022

Gambaran Menyeramkannya Sosial Media pada Asinlit Novel 'Happiness Battle' karya Joo Youngha

Halo semuanya!
Apa nih buku gratis pertama yang kamu terima tahun ini? Waktu awal tahun, saya sempat menerima buku dari Gramedia untuk direview. Sebenernya novel Asianlit ini bukan tipe buku yang akan saya beli sendiri. Mungkin pembaca blog ini tau, safe read saya biasanya tidak jauh-jauh dari romance atau fantasy πŸ˜†. Namun, saya tidak pernah membatasi diri untuk membaca genre lain, apalagi kalau ketebalan bukunya masih acceptable. Hehehe.. Maklum, waktu membaca saya agak2 susah, jadi saya tidak mau terlalu ambisius membaca buku yang lumayan tebal 🀣.

buku Happiness Battle Joo Youngha


Jadi, buku Happiness Battle karya Joo Youngha ini tentang apa sih?

Blurb
Sepasang suami istri ditemukan dalam kondisi mengenaskan di Apartemen High Prestige supermewah di Gangnam. Sang suami, Kang Do-joon, ditikam di punggung, sementara istrinya, Oh Yoo-jin, ditemukan tewas dalam posisi bergelantungan di pagar balkon. Ketika Jang Mi-ho mendengar tentang kematian Oh Yoo-jin, sahabat baiknya semasa SMA, ia pun terdorong untuk menyelidiki sendiri kasus aneh itu.
Mi-ho berhasil mengetahui bahwa Yoo-jin dan beberapa ibu TK terlibat “perang kebahagiaan” di media sosial, di mana mereka berlomba-lomba memposting foto untuk memamerkan diri bahwa mereka adalah orang yang paling bahagia, karena memiliki suami paling penyayang, barang paling mewah, dan anak paling pintar. Polisi secara resmi menyatakan bahwa Oh Yoo-jin bunuh diri setelah menikam suaminya, tetapi Mi-ho curiga bahwa alasan kematian Yoo-jin berhubungan dengan “perang kebahagiaan” ini. Juga berhubungan dengan USB misterius yang sepertinya diburu semua orang.
Namun, apakah kasus ini juga berhubungan dengan trauma dari masa SMA tujuh belas tahun yang lalu?

Sosial Media yang Menyeramkan

Kamu ngerasa ga sih, sosial media itu sekarang seperti tempat perang kebahagiaan? Semua orang berlomba-lomba terlihat paling sempurna di sosial media. Semua pun ingin nge-branding diri sendiri dengan label tertentu. 
Pada buku ini, korban dan teman-temannya terlibat perang kebahagiaan tersebut di sosial media. Ada yang memperlihatkan 'istri sempurna', 'ibu yang paling penyayang', atau 'istri yang paling dimanjakan suami' dan berbagai label lainnya. Mereka berlomba-lomba terlihat paling luar biasa. 
Namun, bagaimana jika perang kebahagiaan itu berujung maut? 

buku Happiness Battle karya Joo Youngha

Review

Yang pasti, setelah membaca buku ini, saya terbengong-bengong πŸ˜† Twistednya itu loh, saya ga ngira. Apalagi twistednya semata-mata bukan tentang pelaku kejahatannya saja. 

Awalnya ya, saya kira ini cuma tentang motif dibalik penyebab ditemukannya sepasang suami istri ditusuk dan tewas di apartemen mewah. Tapi ternyataaaaa..... wuaaa..... jauh lebih komplek dari itu. πŸ˜†πŸ˜† 

buku Happiness Battle karya Joo Youngha

Twisted berlapis, masa lalu yang akan mempengaruhi hidup bahkan belasan tahun kemudian, bagaimana sosmed begitu memporakporandakan hidup dengan perang kebahagiaan yang diperlihatkan, daan banyak lagiii πŸ”₯πŸ”₯

Rating

Kalau kamu suka membaca buku thriller yang tidak terlalu berat, cocok banget loh sama buku ini. 
Saya juga super super merekomendasikan buku ini buat kamu yang lagi belajar nulis novel dengan karakter yang kuat. Ini persis banget sama yang pernah diajarin editor saya, ada alasan setiap sikap orang mengapa seperti itu. Terutama tentang masa lalu dan trauma. Dan dibuku ini bener2 membuat kita bisa ikut merasakan betapa hidupnya karakter tokohnya karena trauma dan masa lalu mereka.. 
Untung bintang, saya berikan untuk Happiness Battle karya Joo Youngha ini 4.5 bintang 😍😍

buku Happiness Battle karya Joo Youngha


Oiya, selain buku ini, saya juga punya dua asianlit lagi nih yang belum dibaca. Ada buku Keigo Higashino yang Salvation of A Saint, bingkisan dari gwp.id saat saya menang lomba sambung cerita di instagramnya 😁. Sama satu lagi buku Haruki Murakami yang Dengarlah Nyanyian Angin, dari Peri Kecil Lia πŸ’–πŸ’–. Menurut teman-teman, saya baca yang mana duluan yaaa?

Sumber gambar gif : tapsnapblog & giphy.com


.

Monday, 9 May 2022

Tips Riset dalam Menulis Novel : Seberapa Penting Kah Riset dalam Menulis Novel?

Halo Semuanya! 

Mumpung lagi liburan dan sempat menulis, saya mau posting tentang Tips Menulis Novel, nih. Ga kerasa, udah cukup lama ternyata saya tidak update lagi di label ini. Kali ini saya akan membahas tentang riset dalam menulis novel, memang perlu?

Oiya, postingan kali ini tidak akan banyak cerita tentang teori ya. Hanya sekedar berbagi pengalaman saya sebagai penulis amatiran dalam menyelesaikan novel 😁. 

Let's get started... (dibaca dengan nada youtuber favorit anak2 saya πŸ˜…)

Beberapa waktu lalu, saat saya drafting naskah novel Adamina dan Akamu, salah satu teman sesama penulis Kak Nara Lahmusi mengirimkan WA ke saya, "Thes, itu film Ikatan Cinta kan baru ada selama masa pandemi. Sedangkan setting novel kamu kayaknya bukan ngambil kondisi pandemi." 

Saya waktu itu memang sempat mention novel Ikatan Cinta, hanya karena sebatas it ryhmes with the sentence πŸ˜…. Saat menerima komen ini, saya langsung searching keseuaiannya. Dan ternyata bener dong, jadi ga inline.. Hahaha.. Mana saya kan ga pernah nonton sinetorn, cuma tahu dari orang-orang yang ngomong doang. Saya langsng mengganti wording di draft itu. Moral of the story : jangan menulis apa yang kamu tidak paham 😁. 

Contoh lainnya, waktu editor saya mengedit naskah saya yang banyak mengambil setting beberapa tempat di luar negri, ia memberikan komen : "Deskripsi semua tempat di cerita ini, mungkin dari pengalaman Mbak Thessa sendiri sudah pernah berkunjung ke tempat-tempat itu, atau bukan? Editor kan tidak tahu. Jadi tidak ada salahnya dipastikan keakuratannya."

Ada lagi contoh pada buku terbaru saya, Semangat, Tante Sasa! atas masukan dari editor, waktu itu saya harus memastikan kesamaan waktu antara jadwal keberangkatan haji, jadwal akademik sekolah SD, dan hal simpel seperti kapan premier Lion King di bioskop.

Jadi, kebayang kan riset itu sepenting apa? 

Kurang riset juga bisa bikin pembaca greget loh. Saya pernah membaca salah satu naskah di wattpad yang mengambil setting negara 4 musim. Tapi setahun berlalu, cuaca yang digambarkan selalu auntumn πŸ˜†. Otomatis saya yang baca jadi mengernyitkan dahi, ini kok musim gugur sepanjang tahun yaa.. Hehehe.. 


Kalau tidak mau pembaca kamu mengernyitkan dahi membaca cerita kamu, riset itu sangat-sangat penting. Apalagi kalau kamu ingin cerita yang masuk ke hati pembaca saking riil-nya. 

Beberapa tips yang kamu bisa pake saat riset novel adalah: 

1. Jangan sungkan untuk ngobrol langsung dengan narasumber

Tahu kah kamu, dalam membuat novel Heartbreak Motel, Ika Natassa langsung ngobrol dengan artis kenamaan untuk menghidupkan karakter Ava. Salah satunya dengan Reza Rahardian loh. Pada naskah novel saya yang berjudul If I Met You First, dengan karakter seorang marketing pegawai perusahaan farmasi, saya juga ngobrol langsung dengan teman yang berprofesi sama. 

Jangan sungkan ngobrol dengan narasumber, ya..

Ngobrol langsung ini tidak hanya untuk riset karakter, tetapi juga bisa untuk riset tempat dan hal lainnya. Ngobrol langsung dengan orang yang pernah mengunjungi Gunung Himalaya buat kamu yang ingin menggunakan latar itu ke cerita misalnya 😁. Atau ngobrol dengan anak SMA jaman sekarang, saat kamu ingin mengangkat cerita teenlit sedangkan kamu mungkin udah angkatan kolonial. hehehe.. πŸ˜…

2. Kunjungi berbagai tempat

Mengunjungi berbagai tempat itu bagus banget loh buat refresh otak. Mengunjungi berbagai tempat baru juga memberikan tambahan ide-ide baru yang bisa kamu ambil untuk naskah yang kamu tulis. Sebagai contoh, saat akan membuat novelisasi Bung di Banda, Sergius Sutanto sampai tinggal sementara di Banda Naira untuk merasakan dan melihat langsung tempat Bung Hatta dan Bung Syahrir saat diasingkan Belanda. 

Oiya, kamu ga perlu khawatir, tempat untuk riset tidak harus jauh dan mahal kok. Contohnya aja, di Heartbreak Motel bahkan Ika Natassa memasukkan salah satu warung uduk di Kebon Kacang untuk bukunya. 

Kamu juga bisa mengambil tempat2 wisata yang unik, kota tua atau wisata budaya. Kalau kamu suatu saat berkesempatan keluar negri, ambil foto tempat sebanyak mungkin, rasakan ambiencenya, dan kapan-kapan jadikan latar di cerita kamu. 

Liburan dulu sambil healing guys 😁

Bagaimana kalau kamu tidak punya waktu atau budget untuk mengunjungi berbagai tempat? Tidak masalah, manfaatkan saja teknologi 😁. Kamu bisa browsing tentang pengalaman orang saat mengunjungi tempat itu. Kamu bisa nonton video youtube tentang orang yang jalan2 di sana. Suprisingly, di youtube ada banyak video hanya sekedar jalan -bahkan ada yang 3D- mengelilingi tempat2 wisata loh, di berbagai tempat di dunia. Setelah itu jangan lupa searching juga suhu di daerah itu. Banyangin deh kamu jalan2 di sana dengan suhu sedingin, atau sepanas itu 😁.  

3. Perhatikan kembali generation gap

Ada yang familiar dengan kata bokis, atau cembokur? Fiks kalau kamu tau, kita seangkatan πŸ˜‚ Jadi beberapa kata ini adalah bahasa gaul anak tahun 90an. Dan biasanya setiap angkatan punya bahasa gaulnya sendiri. Misalnya kamu pake istilah 'healing' di cerita latar 90an pasti ga akan cocok. Termasuk pake kata bokis dengan latar anak sekolahan jaman sekarang. 

Ups, salah bahasa nih kayaknya πŸ˜†

Tips berikutnya adalah, perhatikan kembali generation gap di cerita kamu. Riset mendalam mulai dari bahasa, kebiasaan, sampai ke tempat. Misalnya, jaman dulu kalau udah ke Taman Ria Senayan, udah asik banget. Kalau sekarang mungkin akan beda.. Taman Ria nya aja juga udah ga ada sekarang kan 🀣. 

4. Banyak baca buku

Membaca buku dengan genre sejenis, atau latar sejenis dengan naskah yang kita, bisa sangat-sangat membantu riset kamu loh. Kamu bisa juga baca buku non fiksi untuk riset novel kamu, misalnya buku sejarah untuk novel yang mengambil setting tempo dulu, atau buku psikologi populer untuk pendalaman karakter yang kamu bikin.


Opa Stephen King bahkan bilang 'If you want to be a writer, you must do two things above all others: read a lot and write a lot.' Berdasarkan pengalaman saya, membaca tidak hanya dibutuhkan untuk riset, tapi juga bisa untuk mengatasi kebuntuan ide.  

5. Manfaatkan teknologi informasi

Kita beruntung berada di era teknologi informasi seperti sekarang. Kalau ada yang ingin kita cari, kita tinggal mengetikkan di google. Tidak akan ada nge-judge, se-silly apapun pertanyaan kamu. Hehehe.. Tapi sayangnya nih, masih banyak aja yang katanya pengen jadi penulis, tapi males banget buat riset. Kamu jangan gitu ya, guys 😁 


Demikian postingan tentang tips riset dalam menulis kali ini. Intinya, riset bisa dari mana saja. Asal ga males aja. hehehe.. Tetap semangat yaa buat kamu yang lagi mencoba membereskan naskah 😊


Sumber gambar baby gemes : giphy.com


Tuesday, 3 May 2022

The Book You Wish Your Parents Had Read

Apa buku parenting menarik yang kamu baca akhir-akhir ini? Saya menemukan buku parenting menarik berjudul Book You Wish Your Parents Had Read by Philippa Perry. Saya awalnya suka dengan judulnya. Sampe bela2in nyari bukunya di Periplus, tapi seperti buku impor lainnya, harganya bikin saya mikir lama mau beli πŸ˜†

Buku The Book You Wish Your Parents Had Read

Lucky me, ternyata bukunya sedang diskon di google play book. Yeey! 😍 Saya memutuskan beli dan menemukan banyak hal menarik di buku ini.

1. Mengenal Diri Sendiri

Kenapa menarik, karena awalnya buku ini menjelaskan tentang sisi orang tuanya dulu. Percuma kita belajar parenting sampe jungkir balik kalau kita belum belajar untuk mengenali diri sendiri. Karena ternyata bisa jadi aja parenting yang tidak sesuai kita praktekkan itu, karena ada luka masa lalu yang pernah kita bawa.

Buku The Book You Wish Your Parents Had Read

Salah satu contoh menarik adalah, banyak orang tua sering mengatakan 'jaman Mama dulu, hidup ga segampang sekarang. Kamu tuh harusnya bla bla...'. Hanya karena dulu orang tuanya tidak merasakan hal menyenangkan kaya sekarang, bukan berarti anaknya tidak pantas bahagia, kan? Apa salahnya sih menapresiasi kebahagiaan anak, dan menerima sekarang mereka memang hidup di jaman yang berbeda..

2. Tempatkan kita di posisi anak

Pernah ga sih saat anak2 cranky, atau lagi sebel, kita mikir 'yah elah, gini doang kok diribetin sih. Gini doang kok dipikirin sih. Gini doang kok lama amat sih..' dan berbagai gini doang lainnya. 

Buku The Book You Wish Your Parents Had Read
Salah satu yang saya harus belajar lebih baik lagi nih πŸ˜… Ngeburu2 anak setiap pagi, padahal mungkin hal yang menurut kita bisa cepat buat mereka belum tentu segampang itu.
Jadi, dari pada memaksa mereka mengikuti ritme kita, kenapa kita tidak bangun lebih pagi dan memberikan mereka waktu lebih banyak 😍 

Masalahnya, hal yang 'sepele' menurut kita, belum tentu menurut mereka sesepele itu. Jadi jangan sampe deh anak jadi tertutup ke orang tuanya karena sering merasa tidak didengarkan..


Jangan sampai ada hal-hal mengerikan terjadi dalam hidupnya, anak merasa tidak cukup nyaman bercerita kepada orangtuanya

3. Pola asuh akan mempengaruhi karakter anak sampai dewasa

Pada buku ini, saya menemukan fakta menarik tentang pengasuhan atau parenting. Ternyata, perlakukan yang kita dapatkan saat kecil itu mempengaruhi perkembangan orang ke depannya, dan bagaimana mereka menatap hidup kedepannya. Scary isn't it? 😭 Saya jadi merasa harus belajar banyak lagi setelah baca ini tuh.. Takut salah2 jalan πŸ˜†πŸ˜…

Pada buku ini dijelaskan terdapat 4 tipe attacment saat pengasuhan yang mempengaruhi karakter orang, yaitu: 

a. Secure attachment style

Pernah ga kamu ngerasa moment saat anak-anak lagi ga bisa banget lepas dari orang tuanya? Bahkan sampai ke toilet pun ditangisin, dan ditungguin di depan toilet. Hahahaha.. Siapa yang mengalami ini? 😁

Nah, kalau di buku ini, itu digambarkan sebagai sesuatu yang wajar. Dan orang tua harus memenuhi kebutuhan perhatian anak-anak tersebut. Dengan merasa diperhatikan, akan pelan-pelan akan tumbuh jadi lebih percaya diri dan mandiri kedepannya. 
This is what we like to aim for. Sometimes parents worry because, when babies reach several months old, they can suddenly become clingy. It’s very common for them to want only you and not willingly go to other people. It’s because they are securely attached – a good thing – but have not yet developed what psychotherapists call ‘object permanence’. This is the ability to feel someone or something exists when they cannot see them or it. If you keep meeting your baby’s needs regularly, they will develop object permanence sooner or later and this phase will pass.

b. Insecure/ambivalent attachment style

Bagaimana kalau anak-anak itu dicuekin, padahal mereka udah nangis2 minta perhatian? Mungkin beberapa orang akan bilang, biar aja agar anaknya ga manja 😌. Wuaa, tapi kalau di buku ini, jangan sampe deh memperlakukan anak seperti itu. Huhu.. Nanti anak akan tumbuh dengan krisis kepercayaan diri. Karena ia selama ini sadar banyak orang di sekelilingnya, tapi tidak ada yang cukup peduli untuk memahami perasaannya. Mereka akan merasa tidak cukup baik nanti di lingkungan sekelilingnya. Huhuhu.. Sedih ughaa yaaa.. 
If, as an infant, your needs were only inconsistently met, if you often had to scream long and hard to get attention and sometimes even then didn’t get it, it’s likely the belief you have of the world is that you will be ignored, overlooked and will have to make a lot of noise to be noticed. You will not be able to take companionship for granted. You might not think of yourself as generally an okay person, nor will you assume that most other people are good and trustworthy. It is as though you had to jump up and down a lot in the desert to get those people to pay attention and they often left you and didn’t take you with them. Although your first experiences tend to give you your blueprint, it’s possible to develop a secure attachment style if a more consistently positive experience happens often enough to supplant the earlier patterns of relating.

c. Avoidant attachment style

Kalau ini biasanya orang yang kita kenal cenderung dingin. Mereka menolak untuk memperlihatkan isi hatinya.. Nah, ternyata itu bisa jadi aja karena di masa kecilnya mereka sering dicuekin. Sampai akhirnya mereka makin besar menjadi semakin apatis. Tumbuh dengan pikiran, 'orang lain ga perlau tahu isi hati gue, karena tidak akan ada yang cukup peduli.'

Setelah saya pikir-pikir, ini bener juga sepertinya. Biasanya orang yang dalam pergaulan itu hangat, ramah dan welcome, itu karen mereka tumbuh dilingkungan yang menerima mereka apa adanya. Beda halnya dengan orang yang bawaannya dingin dan apatis..

If you were often left to cry it out and a lot of the time no one answered your cries, you tend to give up. Your internal belief system and mantra would become ‘I won’t get their attention so what’s the point of trying?’ You wouldn’t believe you have influence over other people, you wouldn’t expect to be understood by them and you’d grow up seeing yourself as a loner. When the people pass you in the desert, eventually you stop waving to get their attention because you don’t see the point – and they probably think that, as you’re not waving and crying, you don’t need them. The disadvantage of this style is that, in later life, you can’t allow other people to get close to you. As with the insecure attachment style, it is possible to work to change an attachment style, with a lot of practice and work.

d. Dismissive attachment style

Yang paling terakhir ini yang menurut saya paling ga banget. Anak-anak yang seharusnya mendapatkan rasa aman dan kasih sayang, tetapi ternyata malah berada di lingkungan yang toxic dan abuse. Semoga kita dan anak-anak kita dihindarkan dari hal-hal seperti ini yaa.. 

Imagine if you were in that desert and the people often did notstop and then, if they did, instead of seeing to your needs, they expected you to meet theirs, or they abused you, didn’t give you sustenance, even caused you physical harm. Imagine the effect that would have on your belief system and how you’d learn to relate to other people. You would probably see others as a source of harm and you would develop little or no empathy and a shaky moral conscience.

Demikian postingan kali ini. 

Sebenarnya masih banyak lagi hal-hal menarik pada buku ini. Mungkin kapan-kapan saya akan post lagi quote-quote menarik dari buku Book You Wish Your Parents Had Read by Philippa Perry ini. 


Buku The Book You Wish Your Parents Had Read

Semoga kita dan anak-anak kita senantiasa berbahagia dan terhindar dari hal-hal negatif dalam pengasuhan yaa. Baik yang disengaja, maupun tidak.. Walaupun tidak sempurna, setidaknya kita selalu berusaha menjadi lebih baik untuk anak-anak kita πŸ’–πŸ’–


Nggak ada yang namanya orangtua sempurna, Sa. - Semangat, Tante Sasa! (hal 141)