Showing posts with label asianlit. Show all posts
Showing posts with label asianlit. Show all posts

Tuesday, 22 April 2025

Rekomendasi Novel Asianlit Pilihan

 Akhir-akhir ini saya lagi suka banget baca buku-buku Asianlit—alias sastra dan fiksi Asia. Entah kenapa vibe-nya beda, biasanya lebih slow paced, tapi tetap ngena di hati. Kadang bikin nangis, kadang bikin senyum-senyum sendiri, dan seringnya sih bikin merenung lamaaa banget setelah baca. Nah, ini dia lima buku rekomendasi Asianlit yang sudah saya baca dan suka, dan semoga kamu juga suka:

1. Please Look After Mom (Ibu Tercinta) – Kyung-Sook Shin

Blurb: Sepasang suami-istri berangkat ke kota untuk mengunjungi anak-anak mereka yang telah dewasa. Sang suami bergegas naik ke gerbong kereta bawah tanah dan mengira istrinya mengikuti di belakangnya. Setelah melewati beberapa stasiun, barulah dia menyadari bahwa istrinya tak ada. Istrinya tertinggal di Stasiun Seoul. Perempuan yang hilang itu tak kunjung ditemukan, dan keluarga yang kehilangan ibu/istri/ipar itu mesti mengatasi trauma akibat kejadian tersebut. Satu per satu mereka teringat hal-hal di masa lampau yang kini membuat mereka tersadar betapa pentingnya peran sang ibu bagi mereka; dan betapa sedikitnya mereka mengenal sosok sang ibu selama ini, perasaan-perasaannya, harapan-harapannya, dan mimpi-mimpinya.

Ini salah satu buku yang sukses bikin saya dan anak saya berkaca-kaca. Jadi setelah saya baca, anak saya (11y) yang tertarik dengan cover dan blurb-nya jadi ingin baca juga. Ceritanya tentang seorang ibu yang hilang di stasiun kereta, dan keluarganya mulai mencari sang ibu... Cerita dibawa maju mundur bagaimana masing-masing anggota keluarga itu mencari dalam keputusasaan sambil mengenang masa lalu bareng si ibu. Semakin dibaca, semakin terasa kalau selama ini mereka (dan kita juga, mungkin) suka lupa menghargai keberadaan ibu 😥.

Rekomendasi Novel Asianlit Pilihan

Ending-nya agak bikin greget sih, karena rasa penasaran tentang apa yang sebenernya terjadi dengan si ibu setelah menghilang tidak terjawab tuntas. Tapi makin ke sini, saya sadar, mungkin tujuan penulis memang bukan buat memuaskan keinginan pembaca tentang si ibu, tapi buat nyadarin kita betapa berharganya waktu bareng orang tua. Jadi, buat kalian yang memang masi memiliki orang tua, manfaatkanlah waktu semaksimal mungkin bersama mereka sebelum penyesalan itu datang di saat yang telah terlambat 💗

Saking ngenanya, tidak salah buku dari Korea ini jadi international best seller, dan di Indonesia aja sudah cetak ulang berkali-kali dengan beberapa versi cover. 

2. Lalu, Baton Diserahkan – Maiko Seo

Blurb: Sebelum menjadi Morimiya Yuko, ia pernah menjadi Izumigahara Yuko. Ia juga pernah menjadi Tanaka Yuko. Namun jauh sebelum itu, ia adalah Mito Yuko. Sejauh yang bisa ia ingat, sejak dulu hanya ada dirinya dan Ayah. Ketika suatu hari ia diperkenalkan dengan Rika-san yang akan menjadi ibunya, Yuko sangat senang karena akhirnya, seperti temantemannya, ia punya ibu. Keluarganya lengkap. Namun, belum lama menikmati hidup normalnya, Yuko tiba-tiba diminta memilih: ikut Ayah ke Brasil atau tetap di Jepang bersama Rika-san. Tanpa menyadari konsekuensi yang menantinya, Yuko memutuskan tinggal. Kini, sebagai Morimiya Yuko ia menyongsong tahun terakhirnya di SMA. Dan kecemasan yang telah mengakar kadang membuatnya bertanya-tanya: akankah ia menjadi Yuko dengan nama keluarga yang berbeda lagi?

Rekomendasi Novel Asianlit Pilihan

Buku berikutnya mengambil tema yang cukup unik. Buku ini tentang remaja SMA bernama Yuko yang beberapa kali berpindah keluarga asuh, mulai orang tua kandung dan beberapa orang tua tiri. Tapi yang menarik, semua orang tua asuhnya itu baik-baik semua 😍. Buku ini nggak ada karakter antagonisnya, serius! Hahhaha.. Baca ini itu rasanya hangat di hati, endingnya pun membuahkan senyum 😊. Keluarga memang nggak selalu harus soal darah—yang penting itu kasih sayang.

Bacanya ringan tapi maknanya dalam. Cocok buat kamu yang lagi pengen baca sesuatu yang adem.

3. Confessions – Kanae Minato

Blurb: Moriguchi Yuko adalah seorang guru SMP. Saat anaknya, Manami, yang berusia 4 tahun ditemukan meninggal dunia, semua orang mengira itu adalah kecelakaan nahas. Akan tetapi, Moriguchi yakin bahwasannya anaknya tersebut dibunuh oleh dua dari anak didiknya. Oleh karena itu, dia tidak akan membiarkan kedua anak itu bebas. Dia ingin membalas dendam atas kematian anaknya tersebut, dan balas dendam yang dia lakukan itu hanyalah awal dari sebuah mimpi buruk lainnya …

Nah, kalau yang ini beda total dari yang di atas. Genrenya suspense, agak gelap, dan bikin deg-degan. Ceritanya tentang seorang guru yang kehilangan anaknya karena tenggelam di sekolah. Tapi ternyata... ada cerita kelam di balik kejadian itu.

Rekomendasi Novel Asianlit Pilihan

Buku ini ditulis dari sudut pandang beberapa karakter. Mulai dari si ibu, sampai sudut pandang beberapa calon tersangka.  Jadi, walaupun ada pengulangan sedikit, kita bisa mengerti isi hati masing-masing tokoh, bahkan yang kelihatannya “jahat” sekalipun. Ini buku Minato Kanae pertama yang saya baca, dan sepertinya saya akan memasukkannya menjadi salah satu penulis Jepang favorit dan mulai berburu buku-bukunya yang lain 😁.

4. Pasta Kacang Merah – Durian Sukegawa

Blurb: Sentaro gagal menjalani kehidupan. Ia memiliki catatan kriminal, sulit meninggalkan kebiasaan minum alkohol, dan impiannya menjadi penulis semakin lama semakin pudar. Ia menghabiskan hari-hari monoton di sebuah kedai dorayaki yang berada di bawah pohon sakura yang berubah seiring perubahan musim. Namun, suatu ketika segalanya mulai berubah. Seorang wanita tua bernama Tokue, dengan jemari yang aneh bentuknya, datang ke kehidupan Sentaro. Dengan metode pengajaran yang sama anehnya, Tokue mewariskan pengalaman lima puluh tahunnya membuat pasta kacang merah kepada Sentaro. Namun, seiring persahabatan di antara keduanya mulai terjalin, tekanan dari masyarakat terhadap kondisi Tokue mulai mengungkap rahasia gelap yang wanita itu simpan rapat-rapat. Rahasia itu kemudian menuntut harga yang sangat mahal. Pasta Kacang Merah adalah sebuah cerita yang mengharmonisasikan kudapan manis dengan persahabatan, menggambarkan bagaimana harapan dapat membantu manusia menghadapi kelamnya masa lalu.

Rekomendasi Novel Asianlit Pilihan

Kalau kamu suka cerita yang slow pace, tenang, tapi menyentuh—ini cocok banget. Ceritanya tentang seorang mantan napi, seorang siswi SMA, dan seorang nenek yang dulunya sakit-sakitan. Mereka bareng-bareng jualan dorayaki dengan isian pasta kacang merah. Kelihatannya simpel, tapi dari interaksi mereka, muncul banyak pelajaran tentang hidup, gagal, dan sayang sama sesama. Nggak lebay, tapi dalem. Belum lagi latar Jepang dengan pohon sakuranya yang kerasa banget pas baca. Buku yang hangat, kayak teh anget di sore mendung. Oiya, bahkan anak saya pun juga suka banget baca buku ini 😊. Sepertinya saya sudah berhasil ngomporin dia buat suka Asianlit juga nih.. Hehehe.. Apalagi sejak dia mulai suka banget juga buku Funiculi Funicula series...

5. Kafe Ajaib yang Memasak Impian – Suyoung Kim

Blurb: Walaupun di masa kecilnya ia adalah anak bermasalah yang membangkang dan melarikan diri dari rumah, ia berhasil mewujudkan lebih dari 70 impian di lebih dari 80 negara selama 12 tahun terakhir. Dan penulis Suyoung Kim ingin berbagi kisahnya dengan semua Na Di-ah yang ada di dunia! “Walaupun kita mengalami banyak kesulitan dalam hidup, selama kita memiliki impian, kita akan menang. Tetapi jika kita tidak memiliki tujuan hidup, kita hanya akan berjalan berputar-putar tanpa tujuan. Impianlah yang membuat kita memiliki tujuan hidup.” Gunakan kekuatan ajaib untuk memasak impianmu dan tekanlah tombol “Start” di dadamu. Tekanlah tombol itu apabila kau menginginkan keberanian! Dan kisah impianmu yang istimewa akan terkuak. “Kau harus menghargai dirimu sendiri sehingga dunia juga akan menghargaimu. Kalau kau yakin pada dirimu sendiri, impianmu pasti akan terwujud....”

Rekomendasi Novel Asianlit Pilihan

Nggak lengkap sepertinya kalau tidak merekomendasikan buku anak. Hehehe.. Bagi pembaca lama blog saya, udah tahu dong kalau saya sampai sekarang suka banget baca cerita anak. Karena dibalik bahasannya yang santai dan ringan, biasanya pesan moralnya itu bagus. Belum lagi kalau ada sentuhan fantasi dan magical-nya, seperti buku ini.  Tokoh utamanya anak cewek bernama Di Ah yang lagi ngerasa sedih. Suatu hari, dia menemukan kafe misterius yang cuma bisa dilihat orang-orang yang punya luka di hati. Di situ, ada koki yang bisa masak makanan dari impian dan kenangan. Makanan-makanannya bisa nyembuhin hati yang patah. Ceritanya manis, penuh imajinasi, dan comfort book banget. Pas banget buat kamu yang butuh recharge hati.

***

Itu dia lima buku Asianlit yang saya rekomendasiin banget. Semuanya punya rasa sendiri—ada yang gurih, ada yang manis, ada yang pahit tapi ngena. Oiya, sedikit tips kalau kamu mau baca buku Asianlit, beli buku hardcopy atau beli satuan ebooknya aja. Karena Asianlit menarik dari penerbit Haru, biasanya mereka tidak jual versi ebook. Sedangkan untuk penerbit Gramedia, ebook Asianlit itu tidak masuk dalam paket berlangganan Gramedia Digital. Kalau tidak salah itu terkait perjanjian hak ciptanya. Jadi kamu paling kalau mau, bisanya beli ebook satuan di Playbook. Tapi, buat saya pribadi, beli buku Asianlit itu worth every peny kok, karena memang bagus2 😍.  

Kalau kamu punya rekomendasi lainnya, yuk sharing di komen yaaa 😊

Saturday, 4 May 2024

Rekomendasi Penulis Jepang Best Seller

 Akhir-akhir ini, buku dari penulis Asia mulai ramai memenuhi rak-rak di toko buku, terutama dari Jepang. Bagi saya pribadi, buku penulis Asia memberikan warna yang berbeda dibandingkan buku lokal atau terjemahan barat. Detail yang berwarna berbeda, latar tempat dan deskripsi yang cenderung tidak terburu-buru, itu beberapa alasan membuat saya menikmati buku-buku fiksi Asia. 

Berikut beberapa rekomendasi penulis Jepang yang bisa kamu nikmati karyanya: 

1. Akiyoshi Rikako

Saya akan memulai dari penulis Jepang favorit saya, yaitu Akiyoshi Rikako. Penulis satu ini memang tidak kaleng-kaleng. Rikako Akiyoshi belajar sastra di Universitas Waseda dan meraih gelar Master di bidang Produksi Film dan TV dari Loyola Marymount University. Karya debutnya, Snow Flower, memenangkan penghargaan sastra Yahoo! JAPAN dan diadaptasi menjadi film pendek. 

Novel-novel Akiyoshi Rikako walaupun genre misteri, tetapi bahasanya selalu terasa ringan dan tidak berat seperti buku misteri pada umumnya. Yang pasti, bikin kita yang baca pengen buru-buru beresin karena penasaran dan berujung dikagetkan oleh plot twist di ujung cerita. Ia juga sering menyelipkan tentang trauma masa lampau, dan juga mengangkat isu-isu keluarga. 

Sudah banyak buku Akiyoshi Rikako yang sudah diterjemahkan oleh penerbit Haru, dan salah satu favorit saya adalah Holy Mother dan Scheduled Suicide Day. 

2. Toshikazu Kawaguchi

Toshikazu Kawaguchi hit best seller dengan series bukunya Funicula Funiculi, tentang sebuah cafe di Jepang yang bisa membuat orang menjelajah waktu, baik masa lalu maupun masa depan. Dengan nuansa Jepang yang kental, buku ini bukan menekankan tentang fantasi menjelasah waktunya. Funiculi Funicula series ini lebih menekankan tentang memaknai kehidupan dan merelakan kematian. Rasa hangat saat menyelesaikan bukunya akan bertahan lama di hati setelah membacanya. Love it! 

Saya pun juga merekomendasikan karya penulis ini untuk bisa dibaca oleh anak yang baru beranjak remaja. Anak saya sendiri yang baru kelas 6 SD juga sangat mengidolakan karya-karya Toshikazu Kawaguchi, sampai tidak sabar menunggu buku ke 4 nya diterjemahkan. Belum lagi versi terjemahan dari GPU covernya super cantik 😍


Naskah buku ini ternyata dimulai dari naskah drama loh. Berasal dari naskah dramanya yang berjudul Before the Coffee Gets Cold yang berhasil memenangkan penghargaan utama di Suginami Drama Festival. Ini adalah debut Toshikazu Kawaguchi  sebagai penulis, dan Before the Coffee Gets Cold telah menjadi buku laris internasional serta diadaptasi ke layar lebar di Jepang.

Toshikazu Kawaguchi sendiri lahir di Osaka, Jepang, tahun 1971. Dia pernah memproduseri, menyutradarai, dan menulis untuk grup teater Sonic Snail. Sebagai penulis naskah, beberapa karyanya adalah COUPLE, Sunset Song, dan Family Time

3. Keigo Higashino

Penulis berikutnya adalah penulis Jepang yang terkenal dengan karya misterinya. Saya sendiri menganggapnya seperti Agatha Christie versi Jepang, karena saking produktifnya dia melahirkan karya-karya. Hehehhe.. Dari berbagai sumber, ini profil singkatnya: 

Keigo Higashino adalah penulis asal Jepang yang terkenal dengan novel-novel misterinya. Lahir pada 4 Februari 1958 di Osaka, Higashino tumbuh di lingkungan kelas pekerja, dan kecintaannya pada cerita misteri dimulai sejak di bangku sekolah menengah. Ia meraih gelar di bidang Teknik Elektro dari Universitas Prefektur Osaka dan sempat bekerja sebagai insinyur sebelum memutuskan menjadi penulis penuh waktu. Karya pertamanya, After School, memenangkan Penghargaan Edogawa Rampo dan mengantarkannya ke dunia sastra. Selama karirnya, Higashino telah menulis banyak novel yang diadaptasi menjadi film dan serial TV, dengan karya terbesarnya The Devotion of Suspect X, yang mendapatkan berbagai penghargaan. Gaya penulisan Higashino sering memadukan elemen ilmiah dan emosi manusia, membuat pembaca terpikat oleh plot yang mengejutkan. Meski jarang tampil di depan publik, karyanya telah diterjemahkan ke berbagai bahasa dan menjadi sangat populer di Asia, khususnya di Jepang dan Tiongkok.

4. Reiko Hiroshima

Tidak lengkap sepertinya kalau tidak merekomendasikan penulis buku anak 😁Penerbit GPU baru saja menerjemahkan buku series Reiko Hiroshima berjudul Toko Jajanan Ajaib Zenitendo. Menceritakan tentang toko jajanan ajaib yang akan muncul begitu saja untuk orang yang tepat. Jajanannya pun memberikan efek macam-macam yang ajaib. Penuh imajinasi, ringan dan juga sarat pesan moral. Misal tentang anak yang takut air, dia menemukan toko ajaib ini dan diberikan jeli ajaib. Tidak disangka, jeli itu tidak hanya membuatnya tidak takut air, tetapi pelan-pelan berubah menjadi putri duyung. Heheheh... Seruu! 



Sayangknya sulit sekali mencari tentang profile nya Reiko Hiroshima, jadi informasi tentang penulis ini cukup terbatas. Tapi gpp, yang penting karyanya worth to read! 

5. Haruki Murakami

Berikutnya adalah penulis yang dianggap The Guardians sebagai "salah satu novelis terhebat di dunia yang masih hidup". Haruki Murakami adalah salah satu penulis Jepang yang paling memikat dunia dengan novel-novel surealisnya. Di usia 29, ia meninggalkan pekerjaannya sebagai pengelola bar jazz di Tokyo untuk fokus menulis, dan sejak itu dikenal dengan karya-karyanya yang mengeksplorasi tema keterasingan dengan sentuhan magis. Sejak debutnya pada 1979, Murakami telah meraih berbagai penghargaan, seperti Penghargaan Fantasi Dunia, Franz Kafka, dan Penghargaan Yerusalem. 

Saya merekomendasikan buku Haruki Murakami bagi kamu yang suka sastra dengan banyak pesan tersirat. Saya pirbadi sebenarnya tidak akan memilih buku Haruki Murakami untuk bacaan santai, karena biasanya saya butuh konsentrasi lebih saat membaca dan memahami ceritanya. hehehe... 😅

***

Rekomendasi Penulis Jepang Lainnya

Selain penulis-penulis di atas, saat bertanya ke ChatGPT, saya memperoleh beberapa nama rekomendasi lainnya. Sebagian besar saya belum pernah dengar namanya, tapi siapa tau kamu berminat untuk mencari tau lebih. Hehehe.. Berikut rekomendasi penulis Jepang lain dari ChatGPT: 

Yukio Mishima – Penulis yang dikenal dengan gaya tulisannya yang puitis dan eksplorasi tema-tema seperti kehormatan, kematian, dan identitas nasional Jepang. Novelnya yang terkenal termasuk The Temple of the Golden Pavilion dan Confessions of a Mask.

Banana Yoshimoto – Dikenal dengan gaya tulisannya yang sederhana dan menyentuh, Yoshimoto terkenal lewat novel Kitchen yang membahas kehilangan, keluarga, dan hubungan.

Kazuo Ishiguro – Meski lahir di Jepang, Ishiguro besar dan berkarya di Inggris. Novelnya seperti The Remains of the Day dan Never Let Me Go memenangkan banyak penghargaan, termasuk Nobel Sastra.

Ryūnosuke Akutagawa – Terkenal sebagai "Bapak Cerpen Jepang," Akutagawa menulis cerita-cerita yang menggabungkan budaya tradisional Jepang dengan modernisme Barat. Salah satu karya terkenalnya adalah Rashomon

Natsume Sōseki – Dianggap sebagai salah satu penulis terbesar dalam sejarah sastra Jepang, karyanya seperti Kokoro dan I Am a Cat banyak membahas psikologi manusia dan konflik budaya modern vs tradisional.

Kenzaburō Ōe – Pemenang Nobel Sastra 1994, karya-karyanya berfokus pada trauma perang, filosofi, dan hubungan manusia. A Personal Matter adalah salah satu novelnya yang paling dikenal.

Yoko Ogawa – Dikenal dengan cerita-cerita gelap dan elegan, karya terkenalnya The Housekeeper and the Professor mengeksplorasi hubungan unik antara karakter dan konsep matematika.

***

Share juga dong penulis Jepang atau Asia favorit kamu di kolom komen... 😁

Sunday, 15 May 2022

Gambaran Menyeramkannya Sosial Media pada Asinlit Novel 'Happiness Battle' karya Joo Youngha

Halo semuanya!
Apa nih buku gratis pertama yang kamu terima tahun ini? Waktu awal tahun, saya sempat menerima buku dari Gramedia untuk direview. Sebenernya novel Asianlit ini bukan tipe buku yang akan saya beli sendiri. Mungkin pembaca blog ini tau, safe read saya biasanya tidak jauh-jauh dari romance atau fantasy 😆. Namun, saya tidak pernah membatasi diri untuk membaca genre lain, apalagi kalau ketebalan bukunya masih acceptable. Hehehe.. Maklum, waktu membaca saya agak2 susah, jadi saya tidak mau terlalu ambisius membaca buku yang lumayan tebal 🤣.

buku Happiness Battle Joo Youngha


Jadi, buku Happiness Battle karya Joo Youngha ini tentang apa sih?

Blurb
Sepasang suami istri ditemukan dalam kondisi mengenaskan di Apartemen High Prestige supermewah di Gangnam. Sang suami, Kang Do-joon, ditikam di punggung, sementara istrinya, Oh Yoo-jin, ditemukan tewas dalam posisi bergelantungan di pagar balkon. Ketika Jang Mi-ho mendengar tentang kematian Oh Yoo-jin, sahabat baiknya semasa SMA, ia pun terdorong untuk menyelidiki sendiri kasus aneh itu.
Mi-ho berhasil mengetahui bahwa Yoo-jin dan beberapa ibu TK terlibat “perang kebahagiaan” di media sosial, di mana mereka berlomba-lomba memposting foto untuk memamerkan diri bahwa mereka adalah orang yang paling bahagia, karena memiliki suami paling penyayang, barang paling mewah, dan anak paling pintar. Polisi secara resmi menyatakan bahwa Oh Yoo-jin bunuh diri setelah menikam suaminya, tetapi Mi-ho curiga bahwa alasan kematian Yoo-jin berhubungan dengan “perang kebahagiaan” ini. Juga berhubungan dengan USB misterius yang sepertinya diburu semua orang.
Namun, apakah kasus ini juga berhubungan dengan trauma dari masa SMA tujuh belas tahun yang lalu?

Sosial Media yang Menyeramkan

Kamu ngerasa ga sih, sosial media itu sekarang seperti tempat perang kebahagiaan? Semua orang berlomba-lomba terlihat paling sempurna di sosial media. Semua pun ingin nge-branding diri sendiri dengan label tertentu. 
Pada buku ini, korban dan teman-temannya terlibat perang kebahagiaan tersebut di sosial media. Ada yang memperlihatkan 'istri sempurna', 'ibu yang paling penyayang', atau 'istri yang paling dimanjakan suami' dan berbagai label lainnya. Mereka berlomba-lomba terlihat paling luar biasa. 
Namun, bagaimana jika perang kebahagiaan itu berujung maut? 

buku Happiness Battle karya Joo Youngha

Review

Yang pasti, setelah membaca buku ini, saya terbengong-bengong 😆 Twistednya itu loh, saya ga ngira. Apalagi twistednya semata-mata bukan tentang pelaku kejahatannya saja. 

Awalnya ya, saya kira ini cuma tentang motif dibalik penyebab ditemukannya sepasang suami istri ditusuk dan tewas di apartemen mewah. Tapi ternyataaaaa..... wuaaa..... jauh lebih komplek dari itu. 😆😆 

buku Happiness Battle karya Joo Youngha

Twisted berlapis, masa lalu yang akan mempengaruhi hidup bahkan belasan tahun kemudian, bagaimana sosmed begitu memporakporandakan hidup dengan perang kebahagiaan yang diperlihatkan, daan banyak lagiii 🔥🔥

Rating

Kalau kamu suka membaca buku thriller yang tidak terlalu berat, cocok banget loh sama buku ini. 
Saya juga super super merekomendasikan buku ini buat kamu yang lagi belajar nulis novel dengan karakter yang kuat. Ini persis banget sama yang pernah diajarin editor saya, ada alasan setiap sikap orang mengapa seperti itu. Terutama tentang masa lalu dan trauma. Dan dibuku ini bener2 membuat kita bisa ikut merasakan betapa hidupnya karakter tokohnya karena trauma dan masa lalu mereka.. 
Untung bintang, saya berikan untuk Happiness Battle karya Joo Youngha ini 4.5 bintang 😍😍

buku Happiness Battle karya Joo Youngha


Oiya, selain buku ini, saya juga punya dua asianlit lagi nih yang belum dibaca. Ada buku Keigo Higashino yang Salvation of A Saint, bingkisan dari gwp.id saat saya menang lomba sambung cerita di instagramnya 😁. Sama satu lagi buku Haruki Murakami yang Dengarlah Nyanyian Angin, dari Peri Kecil Lia 💖💖. Menurut teman-teman, saya baca yang mana duluan yaaa?

Sumber gambar gif : tapsnapblog & giphy.com


.

Sunday, 28 November 2021

Review Novel Pasukan Buzzer, Ketika Internet Bisa Menghancurkan Kehidupan

Selamat akhir pekan semuanya!

Pada akhir pekan yang mendung ini, saya aka merekomendasikan sebuah buku terjemahan Korea yang diterbitkan oleh penerbit GPU. Judul bukunya adalah Pasukan Buzzer karya Chang Kang-Myoung. 

Review Novel Pasukan Buzzer

Apa sih yang ada di pikiran kamu kalau mendengar kata buzzer? Kalau saya, biasanya langsung ingat dengan perang di internet saat Pilpres 😂.  Biasanya kan kalau ada yang membela calon tertentu dan menjelek-jelekkan calon lain, langsung dianggap buzzer tuh. 

Pengamat media sosial Enda Nasuiton mengatakan 'Buzzer adalah lebih ke kelompok orang yang tidak jelas siapa identitasnya, lalu kemudian biasanya memiliki motif ideologis atau motif ekonomi di belakangnya dan kemudian menyebarkan informasi' (kompas.com). Intinya, jangan percaya apapun yang kamu baca di internet. Banyak kebohongan di sana, bahkan kebohongan yang diambil dari fakta-fakta yang membuatnya terlihat seperti suatu kenyataan. 

Kombinasi yang tepat antara kebohongan dan kebenaran menghasilkan efek yang jauh lebih besar daripada 100% kebohongan - hal 24

 

Sebelum cerita lebih jauh, mari kita intip dulu blurb dari buku ini: 

Blurb
Sam-goong, Chatatkat, dan 01810 pada awalnya membentuk Tim Aleph sebagai perusahaan pemasaran online yang menawarkan jasa mempromosikan produk atau perusahaan. Dengan Sam-goong yang ahli menyusun strategi, Chatatkat yang pintar merangkai kalimat, dan 01810 yang jago komputer, mereka pun dengan cepat menguasai cara memanipulasi orang-orang melalui internet.
“Kalian pernah mendengar situs bernama Kafe Jumda? Jika kalian berhasil menghancurkan situs itu dalam waktu satu bulan, aku akan memberi kalian sembilan puluh juta won.”
Dengan keyakinan polos dan menggebu-gebu bahwa mereka bisa mengubah dunia, Tim Aleph pun mulai beraksi. Ketiga pemuda itu sama sekali tidak menyadari bahwa mereka mungkin terlibat dalam permainan politik berbahaya dan organisasi rahasia yang tidak segan-segan menyingkirkan siapa saja yang dianggap bisa merugikan mereka... dengan cara apa pun.

Tim Aleph dan Permintaan Pekerjaan Yang Aneh

Buku ini menceritakan 3 pria geeks, ahli komputer & internet, anggota buzzer yang disebut Tim Aleph. Tim Aleph terdiri dari tiga orang, yang bekerja di sebuah apartemen sekaligus berfungsi sebagai kantor mereka. Sam-goong, bisa dikatakan adalah ketua mereka, yang memiliki startegi dan kreativitas untuk menjalankan misi. Chatatkat adalah yang pandai merangkai kalimat untuk bahan buzzer mereka dan satu lagi 01810 adalah cowok canggung yang tidak bisa bergaul, tapi jago komputer. 

Pekerjaan yang mereka terima aneh-aneh. Misalnya membuat sebuah film tidak sukses di pasaran, atau menghancurkan sebuah forum di internet. Semua cukup mereka lakukan dengan membuat berbagai postingan yang menggiring opini publik. Suatu pekerjaan mereka bahkan  diberikan imbalan puluhan jutaan Won hanya dalam sebulan (setara hampir 1 Miliar Rupiah 🙉). Dan cara kerja mereka menurut saya cerdas sekali, sampai saya sering terkaget-kaget sendiri sambil bergumam Eh kok bisa gitu? Wah ternyata bisa gitu ya? 😆 Sebegituanya cara mereka sampai bisa menghancurkan kelompok yang dituju, bahkan menyebabkan kematian banyak orang. Segitu besarnya memang pengaruh internet. 

Semakin lama kita menenggelaman diri ke dalam internet, semakin sering kita melihat apa yang ingin kita lihat, dan semakin dalam kita percaya pada apa yang kita percayai selama ini. Jelas sekali itu bias konfirmasi - hal 70

Buzzer dan Isu Sosial di Korea Selatan

Banyak isu sosial yang dibahas pada novel ini, terutama isu sosial di Korea Selatan. Tentang bagaimana kesenjangan populasi pria dan wanita, karena pada suatu masa banyak pengguguran kandungan apabila anak yang dikandung perempuan. Belum lagi isu nternet, kebiasaan anak muda, konspirasi pemerintah, dan  berbagai isu lainnya. Isu lain yang terlihat gamblang adalah bagaimana pria-pria Korea kadang bekerja terlalu keras dan sepulang kerja mereka harus mencari kesenangan di tempat karoke plus-plus dan panti pijat.  Oiya, jadi ini bukunya 21 tahun ke atas ya, karena banyak adegan dewasanya 👿.

Beberapa orang menganggap isu yang dianggkat buku ini cukup berat, tapi saya pribadi sangat menikmati membaca buku ini, Awalnya kecepatan baca masih biasa untuk sepertiga awal, dan setelah itu langsung ngebut sampai tamat karena saya kagum dengan cara kerja Tim Aleph ini. Jadi pengen buru-buru beresin baca bukunya 😁.

Twisted Ending yang Tidak Terduga

Tadinya saya akan memberikan rating 3,5 saat mebaca buku ini. Apalagi saya termasuk jarang membaca buku terjemahan Korea sebelumnya, alasannya simpel sebenarnya, karena saya susah mengingat nama-nama orangnya 😅 Apalagi saya juga bukan penggemar film atau Kdrama. Untung saja tokoh utama di buku ini tidak terlalu banyak, dan namanya cukup 'unik'. Sehingga saya pusing dengan namanya cuma di awal-awal aja, berikutnya makin bisa mengikuti. 

Ketika mulai mendekati akhir, saya dikejutkan oleh sasaran misi Tim Aleph ini. Belum lagi ending yang terjadi dengan karakter Tim Aleph. Jadi saat menutup buku ini, saya langsung mikir, 'Gila, keren banget!'. Konflik yang ditawarkan cukup kompleks, melebihi ekspektasi saya di awa. 

Jadi, tentu saja 4 bintang untuk buku Pasukan Buzzer karya Chang Kang-Myoung.

Review Novel Pasukan Buzzer
Judul : Pasukan Buzzer (댓글부대)
Penulis :  Chang Kang-Myoung
Penerjemah : Lingliana
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama (GPU)
288 halaman
Terbitan 1, 2021
Bagaimana menurut kamu buku Pasukan Buzzer karya Chang Kang-Myoung ini? Apakah tertarik untuk membaca juga? Atau apakah kamu punya rekomendasi novel Korea yang menarik juga?





Friday, 4 December 2020

3 Rekomendasi Novel Ringan Penuh Pesan Moral

Tidak terasa kita sudah memasuki bulan terakhir dari tahun ini. Bagaimana dengan target membaca teman-teman tahun ini? Apakah sudah melampaui atau justru kalian tipe casual aja yang tidak menargetkan membaca?

Buat kamu yang masih mau menamatkan buku di tahun ini, saya punya rekomendasi tiga buku ringan yang bisa dibaca. ‘Ringan’ di sini bukan dari sisi isi ya, karena itu bisa sangat subjektif. Tapi ringan di sini maksud saya novel yang tidak terlalu tebal karena kurang dari 200 halaman. Hehehe.. Jadi kamu tidak perlu lama untuk menamatkannya. Walaupun bukunya ringan, saya rekomendasikan buku dengan banyak pesan moral di dalamnya. Ini dia listnya: 

 

1. Ten Years Challenge by Mutiarini



Blurb

Agastya Renandi merasa hidupnya hancur. Pada usia 27 tahun, ia diputuskan sepihak oleh Diga, pacarnya sejak SMA. Otomatis, ia juga kehilangan pekerjaannya di perusahaan milik Diga. Atya merasa sendirian dan nyaris tak punya uang sepeser pun.

Reuni SMA yang diharapkannya bisa sedikit menghibur, malah berakhir dengan buruk setelah Atya melabrak Diga yang membawa pacar baru. Atya mengalami kecelakaan dalam perjalanan pulang dari reuni. Saat membuka mata dan melihat cahaya menyilaukan, ia berpikir dirinya pasti sudah mati. Namun, ia justru mengalami hal ajaib dan mendapatkan kesempatan untuk menjalani kembali masa SMA-nya.

Atya harus memperbaiki semua kesalahan yang diperbuatnya saat remaja. Ia pun berfokus mencari cara agar tidak kehilangan pacarnya yang sempurna. Namun, hidup selalu punya rencana tak terduga. Atya bimbang saat hatinya mulai terbuka pada pilihan lain yang terbentang di hadapannya.

Buku pertama yang saya rekomendasikan adalah karya penulis lokal bernama Mutiarini. Ini adalah karya debutnya yang baru terbit pertengahan tahun 2020 ini. Cerita mengisahkan tentang Agastya yang hidupnya sangat berantakan di umur 27 tahun. Diputuskan pacar, tidak punya pekerjaan dan tidak tahu harus melakukan apa dengan hidupnya. Beruntungnya, sebuah keajaiban terjadi yang membuat ia bisa mengulang kembali hidupnya 10 tahun yang lalu. Di saat kesempatan kedua itu lah ia mencoba memperbaiki hal-hal yang salah pada hidupnya. 

Secara alur sebenarnya buku ini menurut saya terlalu cepat, terutama saat awal Agastya kembali ke masa SMA. Semua terasa terburu-buru membuat tidak ada konflik berarti yang membuat kita bisa menduga endingnya. Namun pesan moralnya dapet banget, tentang bagaimana kita harus menjadi diri sendiri tanpa ikut-ikutan orang lain, apalagi pacar. Jangan sampai mengorbankan mimpi yang kita punya demi orang lain yang belum tentu menjadi jodoh kita. Buku ini cocok sekali dibaca baik oleh pembaca yang masih SMA atau sampai ke pembaca yang sudah berumur, karena dari kisah Agastya kita belajar banyak tentang bagaimana hidup bergulir. Hal yang kita anggap sangat berarti saat sekolah bisa jadi sebenarnya tidak berguna, dan ada juga hal yang kita anggap tidak penting ternyata sebenarnya berdampak besar pada hidup kita. So, be wise with your time...

2. Gadis Minimarket (Convenience Store Woman) by Murata Sayaka



Blurb

Dunia menuntut Keiko untuk menjadi normal, walau ia tidak tahu “normal” itu seperti apa. Namun di minimarket, Keiko dilahirkan dengan identitas baru sebagai “pegawai minimarket”. Kini Keiko terancam dipisahkan dari dunia minimarket yang dicintainya selama ini...

Sekarang saya merekomendasikan buku karya penulis  Jepang yang berjudul Gadis Minimarket. Mengisahkan Keiko yang berbeda dari orang lain, dari kecil pun jalan pikirannya sudah ‘unik’ dan berbeda sendiri, membuat ia dicurigai mengalami masalah kejiwaan. Sampai ia disuruh ikut konseling. Saat dewasa pun Keiko tetap memiliki pemikiran yang berbeda, seperti bagaimana ia memutuskan tetap menjadi pegawai part time minimarket walau sudah berumur dan lulus kuliah. Bagaimana Keiko juga menganggap hubungan dan pernikahan itu tidak diperlukan, apalagi sampai punya anak.

Pada kisah Keiko ini kita diajarkan bagaimana stereotip sukses menurut orang pada umumnya. Hanya karena Keiko bekerja part time dan tidak menikah, membuat teman dan keluarganya mengira ia tidak bahagia dan ada yang salah dengan dirinya. Itu juga seolah-olah memberikan orang-orang itu hak untuk mendikte hidup Keiko yang seharusnya. Saya sedih sebenarnya membaca kisah Keiko, padahal ia hidup tidak pernah mengganggu dan merepotkan orang lain, tapi selalu aja dinyinyirin. Apa salahnya sih jadi berbeda? 

Saya rekomendasikan buku ini tentu saja agar orang-orang dapat lebih peka dengan perbedaan. Tidak perlu memaksakan hal yang menurut kita bagus ke orang lain, mungkin saja kebahagiaan mereka memang sesimpel itu, kan? Seperti Keiko, bahagianya sesimpel mendengar pintu minimarket di buka pelanggan, atau bunyi gemercing mesin kasir.

3. Kim Ji-Yeong, Lahir 1982 (Kim Ji-Yeong, Born in 1982) by Cho Nam-Joo



Blurb

Kim Ji-yeong adalah anak perempuan yang terlahir dalam keluarga yang mengharapkan anak laki-laki, yang menjadi bulan-bulanan para guru pria di sekolah, dan yang disalahkan ayahnya ketika ia diganggu anak laki-laki dalam perjalanan pulang dari sekolah di malam hari.

Kim Ji-yeong adalah mahasiswi yang tidak pernah direkomendasikan dosen untuk pekerjaan magang di perusahaan ternama, karyawan teladan yang tidak pernah mendapat promosi, dan istri yang melepaskan karier serta kebebasannya demi mengasuh anak.

Kim Ji-yeong mulai bertingkah aneh.

Kim Ji-yeong mulai mengalami depresi.

Kim Ji-yeong adalah sosok manusia yang memiliki jati dirinya sendiri.

Namun, Kim Ji-yeong adalah bagian dari semua perempuan di dunia.

Kim Ji-yeong, Lahir Tahun 1982 adalah novel sensasional dari Korea Selatan yang ramai dibicarakan di seluruh dunia. Kisah kehidupan seorang wanita muda yang terlahir di akhir abad ke-20 ini membangkitkan pertanyaan-pertanyaan tentang praktik misoginis dan penindasan institusional yang relevan bagi kita semua.


Buku berikutnya adalah karya penulis Korea Selatan. Mungkin sudah banyak yang baca bukunya, bahkan udah nonton filmnya. Saya sendiri belum menonton filmnya jadi belum tahu perbedaannya dengan bukunya. Namun membaca buku ini, rasanya nano-nano banget. 

Buku diawali dengan kisah Kim Ji-yeong yang telah memiliki suami dan anak. Ia tiba-tiba saja sering bertingkah aneh dengan bersikap menirukan orang-orang disekelilingnya. Sebelum keanehan terjawab, kita dibawa flash back dengan masa lalu Kim Ji-yeong  yang bisa dikatakan cukup berat. Mulai dari ayahnya yang pilih kasih dengan adik lelakinya, kondisi sekolah yang juga berat sebelah dengan murid laki-laki, sampai kondisi yang tidak jauh berbeda saat ia mulai bekerja. Membaca ini membuka mata saya, ternyata kesenjangan gender itu nyata adanya. Wajar sekali kalau Kim Ji-yeong sampai depresi dibuatnya. Beruntunglah kita dilahirkan dengan kondisi yang jauh lebih baik. Keluarga yang tidak membeda-bedakan, atau mungkin buat teman-teman wanita yang sudah bekerja tapi memperoleh perlakuan setara sesuai kinerja (bukan gender), dan hal-hal lainnya. Jadi tentu saja buku ini sangat saya rekomendasikan agar kita bisa lebih bersyukur dengan kondisi kita yang sudah ada. 

💖💖💖

Demikian tiga rekomendasi saya kali ini. Apakah ada diantara buku di atas yang tertarik untuk kamu baca? Atau mungkin kamu sudah baca semuanya? Share di komen yaa..


Wednesday, 12 October 2016

I’ll be Your Wife by Jho Hyo Eun


Hidup kadang bisa menjadi cukup berat, tetapi Mo Rae dan Seung Won tidak punya pilihan lain kecuali menjalaninya. Mo Rae berumur 23 tahun, yatim piatu yang kehilangan orangtuanya saat kecelakaan. Sayangnya kematian orang tuanya juga menyisakan hutang yang sangat banyak yang harus diselesaikan Mo Rae. Seung Won, seorang wanita 28 tahun kaya raya yang dipaksa menikah dengan orang yang tidak dicintainya. 
Pada suatu malam, seolah Tuhan menjawab doa mereka, tubuh mereka tertukar. Akhirnya Mo Rae menjalani hidupnya yang baru sebagai Seung Won yang kaya raya dan telah bersuami. Sang Hyuk, suami Seung Won diceritakan sebagai orang yang sangat tampan, tapi tidak berperasaan, seperti robot. Tetapi benarkan seperti itu? 




Selama tinggal di rumah barunya, Mo Rae perlahan mulai menemukan sisi lain dari Sang Hyuk yang sangat menarik hatinya. Dengan sikap ceria dan penuh semangat Mo Rae, Sang Hyuk mulai membuka pagar tinggi hatinya. Buku ini menceritakan sangat manis bagaimana perlahan Sang Hyuk dari sangat membenci Seung Won, mulai berlahan memperhatikannya sejak sikap Seung Won berubah, tanpa mengetahui perubahan tersebut karena sekarang Mo Rae lah yang ada di dalam tubuh Seung Won.  Lucu sekali melihat Sang Hyuk yang awalnya tidak peduli, menjadi mulai mencari-cari istrinya saat dia tidak menemukannya di rumah saat pulang kantor. Ternyata si jail Mo Rae malah bersembunyi di dalam selimut dan mengagetkan Sang Hyuk. Sang Hyuk yang tidak pernah tersenyum itu sampai susah sekali menyembunyikan tawanya. Mo Rae benar-benar merubah hidup Sang Hyuk menjadi lebih bewarna. Belum lagi Mo Rae yang sengaja menupahkan minuman ke celana Sang Hyuk yang sedang tidur agar suaminya itu mengira dia telah mengompol di celana. Tetapi mampukah semua itu membut Sang Hyuk memaafkan masa lalu istrinya yang sangat kelam? 

Buku ini adalah buku pertama terjemahan Korea yang saya baca. Buku pertama dari penerbit Haru juga yang saya baca. Terjemahannya bagus dan mengalir, walau beberapa editing masih terlewat seperti ada kata 'dan' yang keulang jadi 'dan dan', dan editing minor lainnya. 

Kalau dari segi cerita, khas film korea yang romantis imut-imut gitu (apa coba romantis imut? Hahaha) Saya sukaaaa jalan ceritanya, berlahan tapi pasti menceritakan benci jadi cinta, hate-love story always win my heart ^^. Seru, bikin senyum-senyum sendiri baca mereka yang udah saling suka tapi masih gengsian. Tadinya mau ngasih nilai 4, tapi saya tidak terlalu suka dengan akhirnya yang anti klimaks. Jadi beberapa bab terakhir terasa agak membosankan. 3,5 bintang untuk buku I'll be your wife.



Jadi buku ini sangat saya rekomendasikan untuk penggemar hate-love romance, di jamin klepek klepek deh bacanya. Hehehe. Oiya, buku ini khusus Dewasa ya, karena ada cerita yang belum pas untuk anak di bawah umur walaupun hanya sedikit, maklum kan bukunya menceritakan kehidupan suami istri. ^^


Judul: I’ll Be Your Wife
Penulis: Jo Hyo Eun
Penerbit : Haru Media
Penerjemah: Siti Solehatin
Penyunting: KP Januwarsi
Proofreader: Yuli Yono
Cover designer: Bambang ‘Bambi’ Gunawan
Ilustrasi isi: @teguhra
Cetakan: pertama, Maret 2016
Jumlah Halaman: 410
Ukuran: 14×20 cm
ISBN: 9786027742482

Sedikit cuplikan perhatian Sang Hyuk di hal 149, saat Mo Rae yang tidak tau kalau tubuhnya alergi dengan kepiting. Sehingga berujung harus dilarikan ke rumah sakit. Mo Rae masih dalam pengaruh obat yang membuatnya sangat mengantuk saat perjalanan pulang di mobil dengan Sang Hyuk. Mo Rae tertidur dengan kepala beberapa kali terantuk kaca mobil.

Sang Hyuk tak tahan melihat hal itu. Rasa kantuk yang datang sebagai efek samping obat sepertinya tidak dapat dilawan istrinya. Laki-laki itu berlahan mengulurkan tangannya dan menarik pundak wanita itu ke arahnya. Wanita yang memang tidak lagi memiliki tenaga itu seakan telah menantikan tubuh kekar Sang Hyuk untuk bersandar. Oleh karena itu, ia terlihat dengan nyaman menyandarkan kepalanya di pundak Sang Hyuk lalu melanjutkan tidur. Merasa berada di tempat yang lembut dan nyaman, muncul senyum puas di sudur bibir wanita itu. Sang Hyuk kemudian berbicara pada sopirnya.
"Sopir Lee, tolong menyetir lebih pelan"