Wednesday, 2 December 2020

Si Pencuri, Novel Fantasi Lokal Rasa Terjemahan

Halo semuanya! Apa kabar?
Tidak terasa saya sudah sebulan lebih vakum nge-blog. Rasanya kangeen banget pengen posting, kangen juga menyapa teman-teman sambil blog walking. Tapi apa daya waktunya ga nemu-nemu. Huhuhu..


Nah sekarang mumpung bisa curi-curi sedikit waktu buat update, saya mau posting tentang sebuah buku fantasi lokal recommended. Buat yang belum tahu, fantasi adalah satu satu genre bacaan favorit saya. Tapi sayangnya, susah sekali menemukan buku fantasi lokal yang ngena di hati. Fantasi-fantasi lokal yang pernah saya baca itu rasanya serba nanggung, baik dari segi setting tempat dan world building, maupun dari segi magical things-nya. Akhirnya, pasti ujung-ujungnya saya berlabuhnya di buka fantasi luar lagi. Sampai suatu saat seorang teman book blogger merekomendasikan buku karya Rama Nugraha ini yang berjudul Tiga Dunia : Si Pencuri.



Blurb
INI KISAH TENTANG NEENA. MANUSIA YANG MAMPU BERNAPAS DALAM AIR.
Datan Woudward berumur 7 tahun ketika dirinya bertemu Ana. Sosok yang kemunculannya seketika merobohkan seluruh pengunjung pasar malam. Ana ternyata seorang Royan. Pencuri dan pemunuh elit dunia.
Datan menyimpan obsesi sejak pertemuan itu. Dia ingin bertemu lagi dengan Ana, dan bercita-cita menjadi Royan. Ayah menentang sengit.
Di usia ke-22, Datan memilih meninggalkan rumah dan bergabung dengan Persaudaraan Royan. Dia mengemban tugas pertama mencuri Permata Zu yang misterius, dan membuatnya bertemu Nymeria. Nymeria mencengkram kebebasan Datan.
Dia menginginkan sesuatu dari Datan.
Nymeria merampas hal paling berharga yang pernah Datan miliki.

The World

Buku ini mengambil tempat di dunia magical dimana orang-orang (yang disebut Neena) bisa bernafas di air. Mereka mempunyai pemerintahan sendiri, yang masing-masing distrik dipimpin oleh Thar. Mereka punya dewa sendiri yang disebut Unum. Mereka memiliki makanan dan minuman sendiri yang tidak pernah kita dengar sebelumnya seperti jeruk darah, jamur pupur, naqi, etc. Pada dunia mereka terdapat makluk-makluk ajaib seperti ludaj, anag, etc. Dunia mereka juga memiliki villains sendiri, yang disebut dengan Persaudaraan Royan, kelompok pencuri elit yang tidak tersentuh oleh peraturan dan pemerintah yang berkuasa.


The Story

Sampai sejauh ini world building-nya udah oke banget, kan? Sekarang lanjut saya mau menceritakan tentang kisahnya. Tokoh utama cerita ini adalah Datan, pemuda yang bercita-cita masuk ke Persaudaraan Royan sejak melihat seorang Royan beraksi ketika ia berumur 7 tahun.
Awal buku alurnya terasa lambat karena cerita bergulir sejak Datan kecil, perkembangan bagaimana Datan berlatih agar bisa masuk ke Persaudaraan Royan, sampai akhirnya berangkat untuk mendaftar menjadi Royan di umur 22 tahun. 

Keseruan meningkat ketika Datan sudah diterima di persaudaraan Royan dan memulai petualangannya di misi pertama. Persaudaraan Royan juga digambarkan keren karena dipimpin oleh seorang wanita yang mereka sebut dengan Kahisar. Masing-masing anggota Royan ada level-levelnya, tergantung keahlian dan pengalamannya. Semakin tinggi levelnya, semakin berbahaya (dan mahal bayarannya) misi yang diberikan. Yang paling saya sukai, pakaian mereka saat beraksi yang sangat luar biasa. Seragam mereka disebut dengan Seragam Malam. Baju itu begitu gelap sehingga membuat mereka mudah menyelinap di malam hari, dilengkapi ramuan penyembuh yang bisa diminum kalau Royan terluka, ada juga ramuan yang bisa membuat orang tertidur untuk memudahkan aksi mencuri. Seragam itu hanya butuh semenit untuk bisa kering dari air (karena Neena bisa bernafas dan di air), dan banyak kecanggihan lainnya.

Buku ini cukup tebal, lebih dari 500 halaman. Gambaran tempat dan deskripsi orang digambarkan sangat-sangat detail, ini membuat saya sempat merasa sangat overwhelmed di awal buku. Belum lagi istilahnya banyak banget yang asing dan tidak mungkin bisa saya langsung ingat semua. Nggak masalah sebenarnya, tapi bagi saya yang sudah lama tidak membaca buku seperti ini, mempengaruhi kecepatan membacanya. Total butuh hampir 2 bulan bagi saya untuk beres baca ini (itu juga udah pake selingkuh sambil namatin 5 buku lain). Ketika sudah masuk setengah buku, dan mulai bisa mengikuti ritmenya, baru kecepatan baca meningkat. Apalagi saat tahu misi Datan untuk mendapatkan permata Zu berakibat ke hal-hal lain, termasuk membahayakan orang yang disayanginya, satu-satunya keluarga yang dimilikinya.

Untuk sebuah karya lokal, saya bisa bilang ini masterpiece. Saat baca buku ini, rasanya tidak percaya kalau ini adalah karya penulis lokal.  Rasanya seperti membaca buku terjemahan karya penulis luar negri. Cerita dan dunia pada buku ini digambarkan sangat luar biasa. Bahkan adegan pertarungan juga sangat rinci, satu pertarungan satu lawan satu saja bisa mengambil tempat berhalaman-halaman. Saya hanya merasa konfliknya agak telat keluar aja, coba dari awal sudah disajikan konflik pasti akan membuat pembaca lebih penasaran sejak awal.


The Characters

Membuat cerita setebal ini dengan deskripsinyang sangat-sangat detail pasti tidak mudah. Bahkan kabarnya Rama Nugraha membutuhkan bertahun-tahun untuk merampungkan cerita Si Pencuri. Sekarang pun ia sedang menggarap buku lanjutannya. Kekurangan yang agak mengganjal bagi saya adalah penceritaan karakternya. Sebagai orang yang suka memperhatikan behavior orang-orang, saya agak kurang sreg sebenarnya dengan alasan mengebu-ngebu Datan untuk ikut Persaudaraan Royan. Pada buku ini diceritakan, hanya dengan melihat seseorang Royan beraksi, Datan langsung ingin menjadi anggota Royan. Di sini juga dijelaskan Datan dari kecil sudah suka mencuri (yang membuatnya makin merasa sangat cocok menjadi Royan), padahal ia tidak kekurangan apapun dari ayahnya. Baik itu materi, maupun kasih sayang. Setahu saya, harusnya ada alasan kuat atas semua sikap menyimpang (seperti suka mencuri), termasuk masa lalu yang membuat orang bersikap seperti itu. Saya pernah diajarkan oleh seorang editor tentang back story karakter dalam menulis novel, dan menurut saya back story awal Datan ini kurang kuat. Back story yang kurang itu juga membuat karakter-karaketer di buku ini terasa kurang konsisten, tidak hanya Datan tetap juga karakter lain seperti Kahisar.


Menurut saya, dibandingkan penulis membuat detail terlalu banyak tenteng tokoh yang bahkan hanya muncul beberapa pragaraf dan tidak berpengaruh ke cerita (serius deh, tokoh di buku ini banyaaaak banget), lebih baik menginvestasikan lebih ke karakter utama. Sehingga pembaca bisa merasakan bonding lebih kuat dengan karakternya.


The Rating

Secara keseluruhan, saya sangat puas membaca buku ini. Agak menyesal sebenarnya baru tahu buku fantasi lokal sebagus ini, padahal buku Si Pencuri sudah terbit sejak tahun 2017.
3.5 bintang untuk buku ini.







Selain jalan ceritanya yang membuat kagum, saya juga suka sekali cover buku yang menggambarkan burung hantu sebagai simbol Persaudaraan Royan. Desainnya tampak mewah dengan aksen yang sedikit timbul.

Q & A

Oiya, ternyata buku ini juga sudah diterjemahkan ke Bahasa Inggris dan dijual di Amazon loh. Bagaimana bisa sang penulis merambah sampai ke kancah internasional? Kita akan ngobrol bareng dengan Rama Nugraha di postingan berikutnya.
Buat yang mau nitip pertanyaan, baik dari proses menulis, sampai menerbitkan buku ini, boleh banget tulis di komen ya... Biar nanti kita kupas tuntas dengan penulisnya.


Judul: Tiga Dunia, Si Pencuri
Pengarang: Rama Nugraha
Penyunting: Sevy Kusdianita
Sampul: Ryn Yoanta
Tebal: 581 hlm
Cetakan: Pertama, Oktober 2017
Penerbit: Histeri


35 comments:

  1. Saya memang jarang senang fantasi, paling hanya segelintir saja. Pertama kali jatuh cinta film fantasi itu pas nonton "Midnight in Paris". Dari situ, saya mulai membuka diri untuk cerita-cerita fantasi dan kayaknya buku ini akan jadi bacaan saya untuk tahun depan. Saya catat dulu.

    Ohya kak Thessa, pernah baca Raden Mandasia? Kalau memang itu masuk fantasi, akan sangat menyenangkan bisa menyandingkan itu dengan bacaan ini nantinya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Midnight in Paris baguus, aku juga suka film ini 😁 Film2 fantasi lain yg diangkat dr buku itu ada Hunger Games series, itu menurutku juga bagus Mas

      Raden Mandasia? Wuaa makasi rekomendasinya Mas Rahul. Barusan aku cek goodreads itu ratingnya 4,6, mantab bgd. Jd penasaran pengen baca..

      Delete
    2. Iya, saya sudah nonton Hunger Games tapi belum baca bukunya kak Thessa πŸ˜„

      Iya, salah satu buku favorit. Saya baca pas kelas 1 SMA. Ternyata sudah lama juga rilisnya. Ha ha ha

      Delete
  2. waah iyaa, udah lama menunggu tulisan terbaru dari mbak Thessa :))

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya nih Mas Dodo, udah lama pengen ngeblog lagi, baru kesampaian sekarang. Untung belum keburu ganti tahun 🀣

      Delete
  3. Setelah kemarin cuma ninggalin jejak, kini aku udah baca tulisanmbak nya..
    apakah penulisnya adalah teman mbaknya, aku penasaran pengen tau kelanjutan ceritanya gimana belio bisa bukunya sampe diterjemahkan, keece nih pasti

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah terima kasih Mas Dodo, udah baca psotingannya sampe selesai :)
      Aku kenal Mas Rama saat diminta review buku ini mas. Hehehe.. Aku juga penasaran tntng proses sampai diterjemahkan itu. Noted, nanti dimasukkan ke postingan Q&A yg akan tayang minggu depan. ^^

      Delete
  4. Waaaaaah kok seru sih ini bukunyaaa, aku sebagai pecinta fantasi kayaknya gak boleh ketinggalan nih baca buku ini. Apalagi dunianya unik yaaa jadi makin penasaran....
    Btw, aku menanti banget nih obrolan dengan si penulisnyaaaa Mbaaa

    ReplyDelete
    Replies
    1. Tooos sesama pencinta buku fantasi... Hehehe..
      Seruu Mba Tika, dunianya memang magical banget. Apalagi buat Mba Tika aku yakin bacanya ga akan selama aku. :D
      Assiik, ditunggu ya Mba, obrolan bareng penulisnya ^^

      Delete
    2. iya nih Mba, aku cari bukunya dulu hehehe
      siyaaappp...
      Mbaa aku titip pertanyaang dong buat penulisnya.
      "Ada gak buku atau penulis yang jadi inspirasi buat si penulis nulis buku ini?"
      itu Mbaa hehehe kalo bisa ditanyain makasih banget lho Mba 😊

      Delete
    3. Siap Mba Tika, noted. Nanti aku bakal tanya n tayang pas postingan minggu depan Mba.
      Makasi ya Mba Tika udah ikut ngeramein.. Hehehe.. ^^

      Delete
  5. Welcome blogging!.

    Karena covernya burung hantu, burung favoritku, aku kesengsem baca buku fantasi produksi lokal ini.

    Plus penasaran juga kira-kira gwnre fantasi dibuat oleh penulis lokal seperti gimana jalan ceritanya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halo mas Himaa, makasii udah mampir lagi di blog aku yg sempa berdebu sebulan inii.. Hehehhe..

      Jujur yg bikin aku penasaran di awal juga itu mas, gimana sih penulis fantasi lokal meramu ceritanya ^^ Wah, Mas Hima suka burung hantu ya, mungkin tertarik ikut Persaudaraan Royan juga? #eh :D hahaha..

      Delete
  6. Sudah lama memang mbak Ica tidak kelihatan, ternyata lagi banyak kesibukan ya mbak, Alhamdulillah kalo begitu sih.πŸ˜ƒ

    Saya belum baca buku si pencuri ini mbak, maklum tidak banyak duit untuk beli buku, mau download ebook nya ngga baik. Mungkin nanti nyari di iPusnas sajalah, semoga saja ada.πŸ˜„

    Lihat sinopsisnya memang tidak menyangka ini karya penulis lokal, soalnya ceritanya seperti petualangan di dunia magic. Pantas saja sampai masuk Amazon, soalnya bagus ceritanya ya mbak.πŸ˜ƒ

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya nih Mas Agus, makasi ya Mas udah mampir lg walau blog nya udah mulai berdebu nih πŸ˜†πŸ˜†

      Setuju Mas Agus, dr pd ebook ilegal mending ipusnas yaa. Hehee. Aplikasi favorit aku itu. Tp aku ga tau buku ini ada di Ipusnas juga atau ga.

      Jalan ceritanya kayak penulis luar ya Mas Agus, apalagi dunianya. Keren. Sampai sudah terbit terjemahannya lg di Amazon 😁

      Delete
  7. Yeaahh 1 bulan vakum kak Thessa.. Saya hampir 2 minggu vakum ngeblog, sedikit kendala dengan GSC hufftt... Maklum pemula. Hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya nih Mas Andy, sampe sebulan lebih πŸ˜…
      Wah kenapa GSC nya mas? Aku malah ga terlalu ngerti (maklum gaptek πŸ˜†). Soalnya selama ini buka GSC cuma liat statistik pencarian orang2 aja.

      Delete
  8. buku lokal rasa internasional ya mba thessa
    ini luar biasa sekali mas rama nya, menyelesaikan buku ini makan waktu bertaun-taun.
    kalau aku mungkin akan stuck ya hehehe
    perlu ide yang kuat untuk bikin imajinasi cerita seperti ini, kadang kalau aku baca buku fantasi kayak gini, sambil mikir juga "kok hebat banget sihhh nentuin ide, nentuin alurnya", aku aja bahkan nggak kebayang sama sekali

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iyaa Mba Ainun, buku lokal rasa internesyenel 😁😁
      Aku ngebayanginnya juga kagum Mba. Bacanya aja aku sampen 2 bulan, ga kebayang yg nulis bisa sampe bertahun πŸ˜† luar biasa.

      Iyaa banget Mba, yg wow mnrt aku di buku fantasi memang idenya. Kan jauh beda dg keseharian ya, jd ngerasa hebat aja para penulis itu kok bisa dpt ide dan mengembangkannya kaya gitu. Hehehe..

      Delete
  9. Buku ini kayaknya sering banget direkomendasikan sama penggemar cerita fantasi, dan nyangka banget kalo bukunya sudah diterjemahkan ke bahasa asing. Padahal penerbitnya bukan penerbit besar. Berarti emang penulisnya keren bisa bikin bukunya yang tembus pasar luar negeri. Jadi pengen baca deh.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya Mba, perjuangan penulisnya buat memasarkan bukunya sampai bisa diterjemahkan itu keren bgd sih mnrt aku. Makanya minggu depan aku mau posting ngbrol santai dg penulisnya buat bahas itu 😁

      Iyaa, aku juga baru ngeh pas buku ini sering berseliweran di timeline instagram, ternyata banyak yg rekomendasiin ini buat buku fantasi. 😁

      Delete
  10. Waah baru aktif lagi nih mbak Thessa..😁😁

    Menarik juga novel karya Rama Nugraha ini..Meski lokal tetapi ceritanya sangat berbeda dan seolah kita sedang membaca novel khas eropa yang terkadang ceritanya membuat kita terlena ke sebuah dunia yang berbeda..😊😊 Dan biasanya kisah2 model begini menyeramkan tetapi bikin penasaran..😊😊

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya nih Mas, seneng bgd akhirnya bisa aktif ngeblog lg apalagi di kunjungin master blogger mwb kaya Mas Satria 😁

      Bener mas, baca ceritanya kaya baca cerita dari luar negri gt.. hehehe.. Menyeramkannya lebih ke sadis sebenernya Mas, berantemnya diceritainnya lumayan detail sampe darah kemana2 gt πŸ˜†πŸ˜†

      Delete
  11. Hai Kak Thessa! Kangen banget baca tulisan Kakak :)
    Sekalinya Kakak muncul, langsung membawa kejutan yaitu bincang-bincang langsung dengan penulis buku lho! Kerennnn. Aku tak sabar ingin melihatnya!
    Btw, aku ingin titip pertanyaan "berapa lama waktu yang diperlukan dalam penulisan buku ini? Dari mulai bab 1 hingga selesai"

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hi Lia, terima kasih yaaa.. Kangen bngt juga bertukar kabar sama Lia 😍😍

      Wuaa senangnyaa atas sambutan baiknya πŸ’–πŸ’– noted, nanti aku tanyain yaa. Ntr wawancaranya tayang minggu depan yaa 😊😊

      Delete
  12. Akhirnyaa muncul tulisan terbaru nih Mba Thessa. 😍

    Emang penilaian org yg udah sering baca fantasi nih suka beda gt yaaa lebih detail dan ada sisi yg dicermati dgn dalam nih. Aku baca buku fantasi itu masih suka kebingungan nangkepnya nih. Ngerasa banget selama ini dunia fantasi dan imaninasiku kurang terasa nih, huhu

    Nitip pertanyaan juga deh mbak 'pengalaman tersusahbutk menyelesaikan novel ini gmn? Apa inspirasi kuat utk membuat novel fantasi ini? Terimakasih.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya nih Mba Ghina, alhamdulillah bisa update tulisan baru lg nih. Hehehe.. terima kasih udah mampir lg yaa Mbaa 😊😊

      Aku sebenernya baca fantasi sukanya yang ringan2 sbnrnya mba, buat yg high fantasy aku juga sering bingung juga buat mengerti ceritanya. πŸ˜…

      Siaap, noted. Terima kasih Mba. Ntr aku sampaikan dan diupdate di postingan minggu depan yaa πŸ’–πŸ’–

      Delete
  13. 500 halaman lumayan menguras waktu atau bisa dibilang good killing time kalo seandainya ceritanya menarik. kalo kata penulis bagus dan explanation nya oke sepertinya rekomendasi banget

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iyaa, lumayan banget Mas. Makanya sampe 2 bulan aku beresinnya, tp worthed kok 😁 Buat pencinta fantasi aku rekomendasiin buku ini..

      Delete
  14. Huwaaaaa.. keren banget novel fantasi lokal bisa melambung sampai ke Internasional.
    Kalau saya jarang baca buku fantasi lokal, eh bahkan buku fantasi luar (bilang aja sekarang jarang baca, Rey, hahaha).

    Saya nggak tahu ya gimana jadinya membaca novel fantasy lokal, karena bahkan kalau saya bayangkan, takutnya nyambung ke film-film Genta Buana, bahahaha.

    Sementara yang luar tuh, sudah terealisasi dan terlihat dalam film.
    Yang sukses bikin saya terkagum-kagum.

    Dari mana tuh fantasi penulisnya berasal, sehingga bisa membayangkan sosok-sosok yang hampir tidak masuk akal ada di bumi :D

    So, keren banget kalau memang ada yang bisa mencuri perhatian mama Ica, karena sudah pasti memang benar-benar recomended :)

    Btw, saya juga baru sempat BW nih, sok rempong banget di dunyat, hiks.
    Kangen banget BW ke blog teman-teman, termasuk blog ini :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya bener Mba, fantasi luar itu enak ngebayanginnya apalagi banyak yang udah difilmkan. Atau kalau pun blm difilmkan, fans2nya suka banyak bikin ilustrasinya. Sedangkan kalau di buku ini, kita hrs bayangkan sendiri. Saya aja penasaran gimana visualisasi Datan sebagai seorang Neena, manusia yg bs bernafas di air krna memiliki semacam insang gt. Hehehe..

      Nah kalau film2 Genta Buana kan dunianya lebih ke kerajaan2 di Indonesia tempo dulu yaa. Hehehe.. Kalau di buku ini world nya benar2 baru >.<

      Recommended bgd buat pencinta fnatasi Mba, apalagi buat yang suka high fantasi. Tapi kalau ga terlalu sering baaca buku fantasi, khawatirnya bisa agak lama baca buku ini. Takut overwhelmed dan berujung ga beres2. Hehehe..

      Samaa, sebulan vakum rasanya kangeen BW ke teman2.. Terima kasih ba Rey, ditengah kesibukan di dunyat masih disempatkan ke sini.. Muacchh.. ^^

      Delete
  15. Eh aku baru tahu kalo ada novel berjudul Si Pencuri yang bergenre fantasi dan ternyata buatan lokal. Dari review mbak Thessa sepertinya jalan cerita dan deskripsi bukunya menarik. Sayang ya, konflik dan backstory-nya kurang kena. Di bagian ini aku kok agak ragu mau ikutan baca atau nggak. Tapi aku suka fantasi dunia lainnya yang beda banget dengan dunia umum ini.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalau Mba suka fantasi yang memceritakan dunia yg beda bgd dg sehari2, buku ini termasuk yg patut dicoba Mba.. 😊

      Masalah konflik dan back story kembali ke penilaian masing2 sbnrnya. Tapi overall mnrt aku rekomen kok Mba bukunya 😁

      Delete
  16. Aku mencium bau2 buku yg mungkin menyamai serunya Harry Potter :D.

    Aku juga ga tau ada buku lokal dengan tema fantasy begini mbaaa. Kok jd pgn beli. Udah lamaaa bgt pengen baca novel yg kayak2 harpot keseruannya, bikin susaaah lepas dr buku sampe akhirnya bisa tamat. Jd buku ini nantinya bakal bersambung juga???

    Fix, bakal aku cari ntr ;)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sebenarnya jujur kalau buat disandingkan dg Harry Potter aku ga berani Mba. Hehehe. Karena buat aku HP itu buku favorit sepanjang masa dan 5 bintang πŸ˜†πŸ˜†
      Tp bener deh, buat fantasi lokal buku ini worthed bgd buat dibaca. Dan bukunya akan ada kelanjutannya Mba. Tp baca buku pertama aja sbnrnya juga ga ngegantung kok.. 😁
      Selamat hunting yaa Mbaa..😍

      Delete