Sunday, 20 November 2022

Nulis Novel Idenya dari Mana? Tips Mencari Ide Dalam Menulis Novel

Halo semuanya, kali ini saya hanya akan menulis singkat. Demi tidak didepak dari klub menulis 1minggu1cerita 🤣 Padahal tulisan sebelumnya udah dibantu Talitha, tapi sekarang anaknya pun juga lagi sibuk mau persiapan pentas seni. Jadi emaknya ga bisa memanfaatkan. Hahaha..

Kembali lagi ke tag tipsmenulis. Kali ini saya akan membahas tips tipis-tipis saja, tentang ide dalam menulis novel.



Nulis novel biasanya dapet ide dari mana sih? Pertanyaannya ini yang sering ditanyakan orang-orang kepada saya. Dan saya akan memberikan salah satu tips yang mungkin bisa teman-teman pake, yaitu: 


"Mulailah menulis dari hal yang membuat kalian tertarik, excited dan bahkan menggebu-gebu!"


Hal yang membuat kita tertarik tentu banyak kan, bisa orang, cerita, tempat, lagu, dan berbagai hal lainnya. Karena begitu kita tertarik dengan sesuatu, kita akan ingin sesuatu itu tetap hidup di diri kita. Begitu kita menuangkan itu dalam bentuk tulisan, kita seperti memberi nyawa tulisan itu. 

Contoh simpelnya, waktu saya melihat beberapa tingkah anak saya yang menggemaskan, saya begitu menggebu-gebu ingin mengabadikan kisahnya. Saya ingin cerita itu tetap hidup. Dan mulailah saya menuliskannya sedikit demi sedikit, agar memori itu tidak menguap begitu saja dr ingatan saya. The later you know, kisah itu dirajut menjadi novel "Semangat, Tante Sasa!" 

Pernah juga saya jatuh cinta dengan karakter salah  satu pada sebuah film romance. Saking cintanya, saya ingin karakter itu selalu hidup 😆. Maka jadilah dia menjelma menjadi Aji di novel Nikah Muda, my forever fiction crush 🥰.

Tempat-tempat pun berlaku seperti itu. Banyak tempat yang saya kunjungi yang membuat hati saya berdecak kagum. Sayangnya mungkin bertahun-tahun lagi ingatan tentang tempat itu akan memudar. Jadi sebelum hilang, saya tulis detailnya pada kisah-kisah jelmaan saya…

Bertemu dengan orang pun begitu. Saking banyaknya karakter orang yang saya temui, pasti ada beberapa yang menarik untuk ditulis. Mungkin sepotong kisah hidupnya, mungkin kebiasaan kecilnya, atau bahkan hanya sekadar kalimat singkat yang pernah terucap dari mulutnya. 

Jadi, menulis novel adalah tentang excited, gairah mengabadikan sekeliling dan imajinasi menjadi sebuah cerita. Stop menulis saat kamu udah mulai merasa terbebani, dan mulailah mencari hal-hal yang membuat hati kamu membuncah semangat. Setelah itu, baru mulailah kembali menulis. Dengan begitu kamu akan memberikan nyawa pada tulisan itu💖💖

 


1 comment:

  1. aku kalau lagi baca novel yang ceritanya bagusss, suka mikir sendiri mbak kok penulisnya nemu aja sih ide gini gitu, padahal mungkin problemnya biasa dialami makhluk hidup kayak aku atau orang lain
    penulisnya bisa bikin konflik itu masuk ke dalam cerita yang mengalir

    ReplyDelete