Monday, 30 March 2015

Diary si Bocah Tengil by Jeff Kinney (1 - 4)

Diary si Bocah Tengil, atau lebih dikenal dalam judul aslinya 'Diary Of Wimpy Kid' adalah sebuah novel kartun yang menceritakan keseharian Greg Heffley. Sudah terdapat beberapa seri dari buku ini, tapi yang telah saya baca baru 1-4 sbb:
1. Diary si Bocah Tengil (Diary of Wimpy Kid)
2. Diary si Bocah Tengil, Rodrick yang Semena-mena (Diary of Wimpy Kid : Rodrick's Rules)
3. Diary si Bocah Tengil, Usaha Terakhir (Diary of Wimpy Kid : The Last Straw)
4. Diary si Bocah Tengil, Hari-hari sial (Diary of Wimpy Kid : Dog Days)



Buku ini menceritakan cuplikan2 kehidupan Greg Heffley mulai sejak dia masuk Smp setelah lulus SD. Ditulis dalam bentuk diary (Jurnal kalau kata Greg, karena Diary cuma untuk anak perempuan) dengan selipan gambar2 konyol buatan Greg. Sulit menceritakan karakter Greg sebenarnya, tetapi kurang lebih Greg adalah seorang yang konyol, sok tahu dan selalu merasa paling benar. Hampir semua kehidupan Greg sangat menghibur untuk di baca. Bahkan saya sangat sulit menentukan mana yang terbaik dari ke-4 buku ini karena semuanya sama serunya saat di baca.
Agar mempermudah menggambarkan ceritanya, berikut sedikit cuplikan bagian favorit saya : 
Jadi pada Natal Greg memperoleh hadiah 'Keranjang pakaian kotor' dari Paman Charlie. Tetapi Greg dengan sotoynya berkata pada bahwa pamannya  seharusnya menukarkan keranjang itu kembali ke toko karena Greg tidak membutuhkannya dengan alasan "aku biasanya cuma melempar pakaian kotorku ke lantai, dan Mom memungutinya dan membawanya ke ruang cuci. Kemudian beberapa hari kemudian semua bajuku akan kembali dalam keadaan terlipat dan tertumpuk rapi" (Jadi kebayangkan Greg itu kira2 seperti apa kaaan? Heheh..). Mendengar itu ibunya memutuskan mulai sekarang Greg harus mencuci baju sendiri. (Couldn't agree more!! ^^).
Greg bertahan cukup lama tanpa mencuci bajunya. Sampai ketika stok baju bersihnya telah habis, Greng mulai menggunakan baju dari tumpukan kain kotornya dan memilih yang terlihat lumayan bersih untuk dipakai ke sekolah. Tapi sayang yang terjadi adalah celana dalam kotor Greg terjatuh dari celananya saat di sekolah. Agar tidak malu dia tetap jalan terus berharap tidak ada yang memperhatikan kalau CD itu jatuh dr celananya. Tetapi sayangnya kemudian : 


Walaupunya ceritanya cuma sepotong2, pendalam karakter sangat terasa. Sepertinya setiap orang dalam buku ini memiliki karakter ekstrim yang unik, dan tentu saja menghibur. Karakter favorit saya selain Greg adalahnya kakaknya yang bernama Rodrick. (Greg adalah anak tengah dari 3 bersaudara). Rodrick sudah SMA dan dia adalah pengacau ulung serta selalu mencari cara agar terhindar pekerjaan APAPUN. Pernah suatu kali Rodirck 'pura2 bego' dalam menggunakan komputernya saat mengerjakan tugas sekolahnya. Dia bolak balik bertanya ke ayahnya : jadi spasi yang mana, kalau mau menulis ini bagaimana dll. Ayahnya saking tidak tahan mendengar Rodirck akhirnya mengerjakan sendiri tugas Rodrick. Rodricknya tentu saja tinggal menunggu dengan santai sampai tugasnya selesai. Hehehe.. 

Jadi, jadi, membaca buku ini sangat menyenangkan dan menghibur. Bahkan saat kita hanya punya sedikit waktu untuk baca, dengan membaca beberapa halaman sesempatnya tetap saja bisa terhibur. So, recommended!!

Oiya, Buku ini diikutsertakan dalam event Baca Bareng BBI untuk bulan Maret 2015 yang bertema "Adaptasi buku ke film atau film ke buku."  

Sampai saat ini telah terdapat 3 film yang diadaptasi dari buku ini.
1. Diary of Wimpy Kid (2010)
2. Diary of Wimpy Kid : Rodrick's Rules (2011)
3. Diary of Wimpy Kid : Dog Days (2012)
Walaupun score IMDB ketiga film di atas tidak terlalu oke (rata2 6 dari 10), tetapi saya sangat menikmati filmnya. Hampir semua film yang diadaptasi dari buku, menurut saya jauh lebih baik bukunya. Cuma Wimpy Kid yang menurut saya buku n filmnya setara, setidaknya sampai saat ini

Dari segi cerita terdapat lumayan perbedaan antara buku, tetapi Feel yang didapat saat menonton filmnya persis seperti saat membaca bukunya. Sangat menghibur, dan really cheers my day karena saya tertawa cukup banyak saat menontonnya. Pemeran2nya pun sangat cocok n pas seperti yang digambarkan pada bukunya. 

Terkait perbedaan antara buku dan filmnya, sepertinya perbedaannya lebih karena bukunya cuma potongan2 cerita sedangkan dalam film mereka harus membuat cerita menjadi suatu yang utuh. Selain itu, filmnya juga agak lebih 'manusiawi' dibanding bukunya. Hehehe.. Salah satu contohnya pada buku saat Rodrick mengadakan pesta, Greg dikurung di basement sampai pesta selesai. Sedangkan pd film diceritakan Greg ikut berpesta dengan Rodrick. 
(Sumber gambar : IMDB)



Reaksi:

4 comments:

  1. ah saya suka sekali dengan seri Diary Si Bocah Tengil ini. sampai sekarang sudah jilid keenam dan nunggu acc jilid 7 terjemahan terbit. yeay! by the way, saya juga demen film yang tidak melenceng jauh dengan versi buku. dan terkadang saya harus sebal dengan Rowley karena kebodohannya atau justru sirik karena keberuntungannya sedangkan Greg harus terdiam saja :|

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iyaa, sangat menghibur ya bukunya.. Filmnya juga oke banget, tinggal nunggu lg bukunya terbit nih,. ^^

      Delete
  2. Selain menghibur, isinya juga memberi pelajaran untuk pembaca.

    ReplyDelete