Showing posts with label Ilana Tan. Show all posts
Showing posts with label Ilana Tan. Show all posts

Sunday, 24 January 2021

5 Rekomendasi Novel Romance Sicklit

Ada yang suka baca buku sedih ga? Saya pribadi sebenarnya akhir-akhir ini tidak terlalu suka cerita yang mengharu biru, bawaannya ikutan sedih dan mellow. Huhu.. Apalagi kondisi akhir-akhir dengan pandemi dan sebagainya, rasanya lebih menyenangkan aja baca buku yang lucu-lucu atau magical atau romance yang gemesin gitu. 😁

Tapi beberapa waktu yang lalu saya sempat baca buku bertema romance sicklit. Jadi menceritakan tentang tokoh dengan penyakit berat tertentu, tetapi diselingi dengan kisah romance yang so sweet. Ternyata walaupun sedih, saya sangat menikmati membacanya. Nah, jadi kali ini saya akan kasih rekomendasi buku bertema romance sicklit yang bisa kamu baca. Beberapa bahkan sudah difilmkan karena memang ceritanya baguuus..


1. A Walk to Remember by Nicholas Sparks

Blurb
Sewaktu berusia tujuh belas tahun, hidup Landon Carter berubah selamanya. Dan semua karena Jamie Sullivan…
Jika cinta bisa memilih, Landon tentu tidak akan memilih untuk jatuh cinta pada Jamie. Gadis yang selalu membawa Alkitab ke sekolah, menyelamatkan binatang yang terluka, menjadi relawan di panti asuhan... gadis yang suci dan memiliki hati bak malaikat. Tak ada yang pernah mengajak Jamie kencan, dan Landon pun tidak pernah bermimpi untuk berkencan dengannya.
Sampai takdir menentukan lain... dan mengubah hidup Landon selama-lamanya.

Buku lawas terbitan Gramedia tahun 2002

Buku pertama ini adalah buku favorit saya. Sebuah buku lawas yang pertama terbit tahun 1999. Ceritanya manis banget, tentang seorang cowok keren bernama Landon, ketua organisasi siswa, tajir, keluarganya orang penting berpengaruh. Ia jatuh cinta dengan seorang wanita relijius bernama Jamie, anak pendeta sederhana yang biasanya suka jadi cemoohan anak-anak di sekolah.

Premisnya kedengarannya klise ya? Tapi eksekusinya manis banget... Saat Landon ragu-ragu sebenarnya cintanya berbalas atau tidak, -karena Jamie kadang terlihat menyukainya juga, tapi kadang malah tampak menghindar-, ternyata ia mendapat kabar Jamie menderita Leukimia. Jadi setengah akhir bukunya mulai sediiih. Bisakah cinta Landon bertahan dengan kondisi Jamie yang seperti itu?

Yang saya suka di sini tidak hanya bagaimana perkembangan hubungan Landon dan Jamie, tetapi juga bagaimana hubungan keluarga yang terasa hangat dan kental di sini. Landon dengan orang tuanya, dan Jamie dengan ayahnya.


Spoiler Alert

Baca juga review buku Nicholas Sparks lainnya di:

Buku ini juga sudah difilmkan pada tahun 2002. Diperankan oleh Mandy More (Jamie) dan Sandy West (Landon). Walaupun jalan ceritanya tidak persis sama, saya tetap suka dengan feel yang didapat dari kisahnya. Belum lagi sountrack filmnya yang berjudul Only Hope itu enak banget didengar #auto nyanyi sambil nulis 😁.


Jamie yang udah memperingatkan Landon agar jangan jatuh cinta kepadanya


Tapi Landon malah ngelamar Jamie 😍 Anak SMA loh ini, udah mau ngambil komitmen sebesar pernikahan...

2. Rooftop Buddy by Honey Dee

Blurb
Buat Rie, mengidap kanker itu kutukan. Daripada berjuang menahan sakitnya proses pengobatan, dia mempertimbangkan pilihan lain. Karena toh kalau akhirnya akan mati, kenapa harus menunggu lama?
Saat memutuskan untuk melompat dari atap gedung apartemen, tiba-tiba ada cowok ganteng berseru dan menghentikan langkah Rie di tepian. Rie mengira cowok itu, Bree, ingin berlagak pahlawan dengan menghalangi niatnya, tapi ternyata dia punya niat yang sama dengan Rie di atap itu.
Mereka pun sepakat untuk melakukannya bersama-sama. Jika masuk ke dunia kematian berdua, mungkin semua jadi terasa lebih baik. Tetapi, sebelum itu, mereka setuju membantu menyelesaikan “utang” satu sama lain, melihat kegelapan hidup masing-masing… Namun, saat Rie mulai mempertanyakan keinginannya untuk mati, Bree malah kehilangan satu-satunya harapan hidup.


Dari buku terjemahan, kita beralih ke karya penulis lokal. Ini adalah buku jebolan GWP yang terbit tahun 2018. Mengisahkan seorang remaja benama Rie yang berencana untuk bunuh diri karena ia sudah tidak tahan lagi dengan kanker yang dideritanya. Saat akan bunuh diri di atap gedung, ia bertemu seorang laki-laki bernama Bree.

Singkat cerita mereka akhirnya berjuang bersama dan sayangnya juga berjanji untuk mati bersama. Huhuhu.. Jujur, bagi saya ceritanya sebenarnya tidak terlalu dalam mengusik emosi. Walaupun ceritanya ga yang bikin sampe mewek pas bacanya, tapi eksekusinya menceritakan tentang orang yang struggle dengan penyakitnya itu dapet banget.

3. The Fault In Our Stars by John Green 


Blurb
Mengidap kanker pada umur 16 tahun pastilah terasa sebagai nasib sial, seolah bintang-bintang serta takdirlah yang patut disalahkan. Itulah yang dialami oleh Hazel Grace. Sudah begitu, ibunya terus memaksanya bergabung dengan kelompok penyemangat penderita kanker. Padahal, Hazel malas sekali.
Tapi, kelompok itu toh tak buruk-buruk amat. Di sana ada pasien bernama Augustus Waters. Cowok cakep, pintar, yang naksir Hazel dan menawarinya pergi ke Amsterdam untuk bertemu penulis pujaannya. Bersama Augustus, Hazel mendapatkan pengalaman yang sangat menarik dan tak terlupakan.
Tetap saja, rasa nyeri selalu menuntut untuk dirasakan, seperti halnya kepedihan. Bisakah Augustus dan Hazel tetap optimistis menghadapi penyakit mereka, meskipun waktu yang mereka miliki semakin sedikit setiap harinya?

 


Masih mengusung tema kanker, kali ini bukan salah satu aja yang struggle dengan penyakit mematikan, tetapi keduanya. Apalagi tokohnya juga masih muda-muda banget, 16 dan 17 tahun. Saat Hazel yang sudah patah semangat dengan kondisinya yang menderita kanker, ia bertemu Augustus di sebuah kelompok penderita kanker. Yang bikin seru dengan cerita ini itu, bagaimana Gus -panggilan August- yang tetap bersemangat walau dengan kondisi kesehatannya seperti itu. Ia bahkan membawa Hazel untuk bertemu dengan penulis favoritnya (walaupun tidak berakhir sesuai dengan yag diharapkan).

Tetapi tetap aja so sweet 😍 Yang saya ga suka itu endingnya, huhu... Bikin mewek 😢😢
Ada yang udah nonton filmnya juga? Filmnya sempat booming waktu baru keluar tahun 2014. Saya udah beberapa kali nontonnya, dan tetep aja mewek setiap nonton #mama ica cengeng. 


Augustnya cakeep, Hazelnya juga cantik 😍😍


4. Me Before You by Jojo Moyes


Blurb
Lou Clark tahu banyak hal. Dia tahu berapa langkah jarak antara halte bus dan rumahnya. Dia tahu dia suka sekali bekerja di kedai kopi The Buttered Bun, dan dia tahu mungkin dia tidak begitu mencintai pacarnya, Patrick.
Tetapi Lou tidak tahu bahwa dia akan kehilangan pekerjaannya, dan peristiwa apa saja yang akan menyusul kemudian.
Setelah mengalami kecelakaan, Will Traynor tahu dia sudah tidak berminat lagi untuk melanjutkan hidupnya. Dunianya kini menyusut dan tak ada lagi suka cita. Dan dia tahu betul, bagaimana mesti menghentikannya.
Namun Will tidak tahu bahwa sebentar lagi Lou akan masuk ke dunianya dengan membawa warna-warni ceria. Mereka berdua sama-sama tidak menyadari, betapa mereka akan membawa perubahan besar ke dalam kehidupan satu sama lain.


Bukunya tebel banget buat ukuran romance. 600 halaman lebih 😆

Satu lagi cerita sicklit yang saya suka.. Kalau buku-buku di atas Young Adult, buku kali ini mengambil karakter yang lebih dewasa. Lou Clark adalah gambaran wanita paruh baya yang sebenarnya agak menyedihkan, walaupun ia adalah wanita yang cerita. 

Ia kehilangan pekerjaan, dan bahkan tidak tahu apa yang diinginkannya dalam hidup. Namun, semua berubah saat ia menjadi perawat seorang laki-laki bernama Will Traynor. Will itu jutek dan awalnya tampak menyebalkan. Wajar sih, siapa yang tidak sebal kalau divonis akan lumpuh seumur hidup. Apalagi bagi Will yang sebelumnya adalah pria yang sangat aktif dengan berbagai kegiatan. 

Kisah berikutnya dapat di duga, Will dan Lou akhirnya saling jatuh cinta. Masalahnya Lou sudah punya pacar bahkan jauh sebelum bertemu Will. 


Spoiler Alert

Buku ini juga udah diangkat ke film tahun 2016. Yang ga terlalu suka baca mungkin bisa nonton filmnya. Bagi pencinta romance, film ini bagus banget menurut saya. Apalagi akting Emilie Clark di film ini menyenangkan sekali buat dinikmati. 


Will yang jutek banget awal-awal Lou di sana


5. Sunsine Become You by Ilana Tan

Blurb
“Walaupun tidak ada hal lain di dunia ini yang bisa kaupercayai, percayalah bahwa aku mencintaimu. Sepenuh hatiku.”
Ini adalah salah satu kisah yang terjadi di bawah langit kota New York…
Ini kisah tentang harapan yang muncul di tengah keputusasaan…
Tentang impian yang bertahan di antara keraguan…
Dan tentang cinta yang memberikan alasan untuk bertahan hidup.
Awalnya Alex Hirano lebih memilih jauh-jauh dari gadis itu—malaikat kegelapannya yang sudah membuatnya cacat.
Kemudian Mia Clark tertawa dan Alex bertanya-tanya bagaimana ia dulu bisa berpikir gadis yang memiliki tawa secerah matahari itu adalah malaikat kegelapannya.
Awalnya mata hitam yang menatapnya dengan tajam dan dingin itu membuat Mia gemetar ketakutan dan berharap bumi menelannya detik itu juga.
Kemudian Alex Hirano tersenyum dan jantung Mia yang malang melonjak dan berdebar begitu keras sampai Mia takut Alex bisa mendengarnya.

Bukunya bisa dibaca gratis di Ipusnas

Kembali ke novel lokal, berikutnya adalah karya penulis romance lokal favorit saya, Ilana Tan. Walaupun ini bukan buku Ilana Tan terbaik yang pernah saya baca, tetapi kisahnya cukup menarik untuk diikuti. Mengisahkan tentang seorang penari bernama Mia yang tidak sengaja membuat tangan Alex cacat sementara. Parahnya Alex adalah seorang pianis yang bekerja dengan tangannya. Mia menebus kesalahannya dengan bekerja kepada Alex, membantu sampai tangan pria itu sembuh. Ceritanya menarik, tapi beberapa bagian agak terasa membosankan. Apalagi konflik Mia yang ternyata sakit jantung itu baru keluar baru di tengah buku 😅 




Buku ini juga udah difilmkan dan sayangnya sambutan buat filmnya tidak terlalu bagus. Jujur, saya pribadi baru liat trailer filmnya aja dan belum berminat buat nonton 😆.

💖💖💖

Jadi lima rekomendasi buku dengan tema romance sicklit yang bisa kamu baca. Dari semua daftar di atas, mana saja yang udah kamu baca atau nonton filmnya?


Bonus Part
Oiya, selain lima buku di atas, ada juga buku fantasy bertema sicklit yang saya sukaaa banget. Judulnya A Monster Call yang pernah saya tulis di sini. Mengisahkan seorang anak yang ibunya menderita kanker. Di tengah struggle-nya, ia malah didatangi monster berupa pohon yang berjalan ke arahnya setiap malam. Ini buku anak dengan pesan kehidupan yang bagus banget menurut saya. 



Buku bertema sicklit memang bukan genre favorit saya, tapi sebenarnya baca buku begini ada hikmahnya juga. Seperti membuat kita lebih banyak bersyukur dengan kondisi kita. Pasti banyak orang yang di luar sana yang berjuang dengan kondisi ini. Dan mungkin mereka tidak cukup beruntung untuk mendapatkan cinta seperti yang ada di novel 😢. Jadi kalau kamu masih diberikan karunia sehat, jangan lupa untuk senantiasa bersyukur yaa 💝💝💝

Demikian postingan kali ini.
Sampai jumpa di postingan berikutnya yaa..

Monday, 3 August 2020

5 Buku Berlatar Paris yang Wajib Kamu Baca



Akhir-akhir ini saya lagi suka banget dengerin lagu country, salah satunya lagu Home yang dinyanyikan oleh Blake Shelton. Video klip nya menggambarkan kota Paris dan Menara Eiffelnya yang cantik. Coba deh liat video klipnya, pasti deh bikin pengen buru-buru ke Paris 😆
Paris selalu mendapat tempat spesial tersendiri di hati saya.. Favorit saya adalah saat jalan-jalan santai bersama suami menyusuri kota Paris sampai tengah malam, kemudian duduk memandangi light show menara Eiffel. 
Jadi, karena saya sedang suka banget dengan Paris, saya akan rekomendasikan buku-buku berlatar Paris yang wajib banget kamu baca. Semua buku saya rating 4, jadi memang ini buku bagus menurut saya ya.

buku paris

1. Paris Letters by Janice Macleod

Goodread Rating 3.84

buku paris

Blurb
Berapa banyak uang yang kaubutuhkan untuk berhenti kerja?
Dalam kondisi lelah lahir batin, Janice mengajukan pertanyaan itu kepada dirinya sendiri sembari mencoret-coret gambar di notesnya. Ternyata jawaban pertanyaan itu tidak seheboh yang semula diduganya. Dengan sedikit hitung-hitungan dan keteguhan hati yang besar, Janice mulai hidup berhemat dan menabung untuk membiayai dua tahun hidup penuh kebebasan di Eropa.
Beberapa hari setelah menginjakkan kaki di Paris, Janice bertemu dengan Christophe, tukang daging tampan yang bekerja di dekat tempat tinggalnya—pria pujaan yang tak bisa berbahasa Inggris. Dengan campuran bahasa isyarat dan Franglais, kisah asmara mereka pun bersemi. Tak lama, Janice menyadari bahwa dia tidak akan bisa kembali ke kerja kantoran. Maka dia menyemai harapannya pada tiga hal yang dia cintai—kata-kata, lukisan, dan Christophe—demi mewujudkan akhir kisah cinta yang bahagia di Paris.

Paris Letters adalah buku New York Times best sellers yang terbit pada tahun 2014. Buku terjemahannya juga sudah diterbitkan oleh Gramedia pada tahun 2017. Tapi entah mengapa di Indonesia bukunya tidak begitu best seller.
Buku ini menceritakan tentang pengalaman penulis, Janice, yang ingin keluar dari rutinitasnya sebagai karyawan kantoran. Akhirnya ia mengumpulkan uang agar bisa tinggal di Eropa. Janice yang telah berumur pertengahan 34 tahun, tidak memperoleh kebahagiaan dengan segala rutinitasnya. Walaupun ia mempunyai pekerjaan yang sangat bagus, tetapi ia kelehan dengan seluruh kesibukan dan segala deadline. Menariknya, ia berangkat dengan menjadi orang lebih baik. Ia membereksan semua tagihan kartu kredit, tagihan pajak, hidup minimalis, dan lebih rajin berolah raga, hidup berhemat, mencari cara mendapatkan uang lebih, semua untuk bekal ia berpetualang dan keluar dari pekerjaannya. Kita bukan bicara liburan seminggu dua minggu ya, tetapi Janice memperisapkan uang untuk dia hidup setidaknya 2 tahun tanpa perlu bekerja kantoran. Bahkan sebelum berangkat pun ia sudah bertransformasi menjadi orang yang lebih baik. 😍
Sebenarnya ini bukan buku motivasi, tapi entah bagaimana saya merasa buku ini banyak memberikan pesan-pesan tanpa terasa menggurui. Selama ini banyak buku motivasi menyuruh kita keluar dari zona nyaman, seperti keluar dari pekerjaan untuk menggapai mimpi, entah sekolah lagi atau malah menjadi pengusaha sukses. Sedangkan pada cerita ini, Jenice keluar dari kehidupan lamanya hanya untuk memperoleh jeda dalam hidupnya, bukan menjadi orang hebat atau apapun itu yang digadang-gadang buku motivasi. 
Perjalananannya di beberapa negara, dan berakhir di Paris membawa Janice menjadi orang yang lebih baik dalam memandang banyak hal, plus memperoleh keberuntungan dengan bertemu jodoh. Dan tentu saja, ia menjadi orang yang jaauhh lebih bahagia. Bahkan saat membaca buku ini kita seperti ikut merasa bahagia dengan pengalaman Janice.
Tidak ketinggalan buku ini membawa kita terasa ikut berpetualang di setiap pojok kota Paris. Tidak hanya tempat terkenal seperti Menara Eiffel atau Museum Louvre atau Notre Dome, tetapi juga betapa romantisnya kota ini dengan kafe-kafe dan kebiasaan minum orang Paris, toko buku, taman-taman, menyusuri sungai Seine, Metro, bahkan patung-patung yang menghiasi setiap pojok Paris. 

Saking romantisnya Paris, saya banyak banget nemu pasangan yang sedang foto prewedding
-pinggir kali Seine-

Selain itu juga tidak ketinggalan kita diajak Janice menikmati berbagai cemilan khas Paris seperti macaroon, Meriunge, Baguette, chèvre dan berbagai jenis keju.
Buku juga dihiasi dengan lukisan Janice yang ia buat di dalam surat-suratnya, Paris Letters.
Jadi, tentu saja saya sangat merekomendasikan buku ini untuk kamu yang ingin berpetualang di Paris melalui kata-kata.

Jenice, satu-satunya cara untuk bahagia adalah memcari orang untuk diajak makan, minum dan tertawa bersama. Itu saja. Itu sudah segalanya. Dan sesendok Nutella setiap hari membuat hidup lebih indah. Itu obat anti depresan. Hal 121

Teman tertawa bersama saya 💖

2. Da Vinci Code by Dan Brown

Goodread Rating 3.85


buku paris

Blurb
Robert Langdon menerima telepon misterius yang mengundangnya ke Museum Louvre Paris pada tengah malam. Sesampai di sana, yang ditemui Langdon adalah mayat telanjang sang kurator museum dengan posisi dan tato aneh di perutnya.
Langdon terkejut ketika menyadari bahwa teka-teki itu mengarah ke misteri terbesar sepanjang sejarah yang petunjuknya tersembunyi dalam karya-karya Da Vinci. Misteri tentang persaudaraan rahasia yang melibatkan nama-nama besar. Persaudaraan yang menjaga sebuah fakta sejarah yang sangat mengejutkan. Fakta yang bisa mengguncang keyakinan miliaran manusia di dunia.
Dengan bantuan kriptolog Sophie Neveu, Langdon berusaha memecahkan misteri itu sambil berusaha menghindari kejaran polisi sepanjang Paris, London, dan kota lainnya. Langdon harus segera memecahkan misteri itu dan mengalahkan musuh tersembunyi yang menghadang di setiap langkah mereka dan mengancam nyawa.
Da Vinci Code adalah buku karya Dan Brown pertama yang saya baca, belasan tahun yang lalu. Buku yang melambungkan nama Dan Brown ini juga kemudian diangkat menjadi film box office.
Buku ini menceritakan pengalaman simbolog Robert Langdon memecahkan pembunuhan seorang kurator di Museum Louvre. Ternyata pembunuhan itu membawa mereka lebih dalam ke dalam kontroversi gereja, cawan suci dan ilumintai. Buku ini menarik karena kita seperti ikut kejar-kejaran memecahkan berbagai teka teki bak cerita detektif, walaupun Langdon bukanlah detektif. Buku ini juga terkenal karena kontroversialnya terkait rahasia gereja yang diungkap Langdon. Jadi buku ini ramai menuai banyak pujian dan juga kritikan.

Robert Langdon (Tom Hanks) di Louvre

Kalau kamu menyukai cerita petualangan, wajib banget baca buku ini. Saking memukaunya buku ini, bahkan Museum Louvre pun menyebut Da Vinci code dalam perkenalan di situs reminya loh.
Dulu, buku inilah yang pertama memperkenalkan saya dengan Museum Louvre. Sebelumnya saya tau Paris ya Menara Eiffelnya aja 😅 Dan tentu saja sukses membuat saya bertekad suatu saat bisa melihat piramida Louvre dengan mata kepala sendiri, yang akhirnya terwujud belasan tahun kemudian.

 


3. Call From an Angel by Guillaume Musso

Goodreads Rating 4.02


buku paris

Blurb
Di New York, tanpa sengaja ponsel Madeline dan Jonathan tertukar. Saat mereka menyadari kesalahan tersebut, mereka sudah terpisah hampir sepuluh ribu kilometer. Madeline adalah seorang floris di Paris, sedangkan Jonathan memiliki restoran di San Fransisco.
Tidak membutuhkan waktu lama bagi keduanya untuk menyerah pada godaan dan menelusuri ponsel masing-masing. Namun, itu malah menguak sebuah rahasia yang ingin mereka berdua kubur selamanya. Sebuah rahasia yang bisa membunuh mereka berdua.

Buku Call From an Angel adalah karya penulis Prancis favorit saya, Guilaume Musso. 
Ponsel yang tertukar, tadinya saya kira bukunya akan kental dengan nuansa romance tantang cinta jarak jauh antara Madeline dan Jonathan. Saya udah membayangkan, orang yang sama sekali belum kenal satu sama lain tiba-tiba menjadi dekat karena ponselnya tertukar. Tapi ternyata ceritanya sangat kaya, penuh kejutan dan lebih kental unsur thrillernya. Dengan latar kota Paris dan New York, seru juga pelan-pelan menguak masa lalu Madeline yang tidak terduga. Paris di sini digambarkan melalui Madeline sebagai soerang tukang bunga, bagaimana ia pagi-pagi berburu bunga-bunga segar dan wangi di pasar bunga Paris. Dan Paris malalui masa lalu Jonathan yang mewah sebagai koki kondang di Paris. 
Buku ini sangat saya rekomendasikan bagi kamu pencinta genre thriller ringan 

Baca juga review lengkap Call From An Angel saya di sini

4. Perfume : History of Murderer by Patrick Suskind

Goodreads Rating 4.01

buku paris

Blurb
Di lingkungan kumuh Prancis abad delapan belas, Jean-Baptiste Grenouille lahir dengan anugerah penciuman yang luar biasa. Semasa kecil, dia telah mengenal dan menguraikan segala macam bau-bauan di Paris, lalu dia bekerja pada ahli pembuat parfum yang mengajarinya seni kuno mencampur minyak-minyak dan rempah berharga. Tetapi Grenouille tidak berhenti sampai di situ. Dia ingin menangkap bau-bauan berbagai objek. Suatu hari dia menghirup wangi yang membuatnya makin terobsesi---aroma gadis muda yang cantik. Dan obsesi ini menyeretnya ke dalam eksperimen yang semakin mengerikan.

Jujur dari semua buku yang saya rekomendasikan, ini satu-satunya yang belum saya baca. Tapi saya sudah nonton adaptasi movie Jerman dari buku ini yang keluar tahun 2006 dengan judul yang sama. Dua kata saya untuk cerita Perfume ini, Bizzare and Masterpiece. Bizzare, jalan ceritanya benar-benar aneh. Jean-Baptiste Grenouille digambarkan bisa mencium berbagai bau. Tetapi ia seperti hidup dalam  kutukan, karena siapapun yang dia tinggalkan akan mati mengenaskan. 😆 
Awalnya Jean-Baptiste Grenouille sejak lahir tinggal di panti asuhan. Ketika sudah cukup dewasa unutk bekerja, dia bekerja di penyemakan kulit dan berakhir bekerja sebagai pembantu di toko parfum. Saat itulah ia menyadari, begitu banyak bau yang indah. Jean akhirnya berpetualang mencari bau yang terindah, dan dia mendapatkan itu dari wangi wanita cantik perawan. Mulailah kemudian petualangan Jean-Baptiste Grenouille mengekstrak bau dari perempuan-perempuan para korbannya. 
Endingnya juga aneeh banget, saya sampai terheran-heran karena tidak menduga itu. Tapi seruu, ini cerita bener-bener masterpiece. Saya sangat kagum kepada Patrick Suskind yang bisa membuat cerita sebagus ini. Pantas sejak buku ini terbit pertama tahun 1985, sampai sekarang masih setia nongkrong di toko buku karena banyak penggemarnya. Buku ini juga  sudah diterjemahkan ke berbagai bahasa di dunia.

Jean-Baptiste Grenouille yang psikopat

Berbeda dengan buku sebelumnya, Paris di buku ini digambarkan sebagai kota yang kumuh, penuh bau pesing. Belum lagi Jean-Baptiste Grenouille dibesarkan di lingkungan pasar ikan yang penuh bau amis.
Buku ini saya rekomendasikan buat kamu yang suka genre psikologi horor, itupun kalau kamu tidak terganggu dengan adegan vulgar dan memuakkan ya.

5. Autumn In Paris by Ilana Tan

Goodreads Rating 4.09

buku paris

Blurb 
Tara Dupont menyukai Paris dan musim gugur. Ia mengira sudah memiliki segalanya dalam hidup... sampai ia bertemu Tatsuya Fujisawa yang susah ditebak dan selalu membangkitkan rasa penasarannya sejak awal.
Tatsuya Fujisawa benci Paris dan musim gugur. Ia datang ke Paris untuk mencari orang yang menghancurkan hidupnya. Namun ia tidak menduga akan terpesona pada Tara Dupont, gadis yang cerewet tapi bisa menenangkan jiwa dan pikirannya... juga mengubah dunianya.
Tara maupun Tatsuya sama sekali tidak menyadari benang yang menghubungkan mereka dengan masa lalu, adanya rahasia yang menghancurkan segala harapan, perasaan, dan keyakinan. Ketika kebenaran terungkap, tersingkap pula arti putus asa... arti tak berdaya... Kenyataan juga begitu menyakitkan hingga mendorong salah satu dari mereka ingin mengakhiri hidup....

Kalau buku-buku sebelumnya adalah karya penulis luar, sepertinya tidak lengkap kalau saya tidak merekomendasikan buku lokal ya. Saya rekomendasikan karya penulis romance lokal favorit saya, Ilana Tan.

Berlatar musim gugur di Paris, kita dibuai kisah kasih Tara Dupont. Awalnya terasa manis, tetapi ternyata banyak rahasia terungkap tentang Tatsuya yang membuat Tara Dupont kecewa. 
Sayangnya pada buku ini, Paris tidak terlalu tereksplore dengan detail. Bahkan pada beberapa tempat lebih terasa seperti tempelan nama-nama tempat di Paris, membuat kita susah membayangkan kota Paris dimaksud. Tetapi terlepas dari itu, ini adalah novel paling favorit saya di seri Tetralogi Empat Musim nya Ilana Tan. Jadi tentu saja saya merekoemndasikan buku ini untuk kamu yang suka kisah cinta semanis permen kapas

Baca juga tulisan saya tentang buku Tetralogi Empat Musim Ilana Tan di sini, sini dan sini.

quote paris

Baca juga cerita saya ke Paris di sini

My Story In Paris
Selain kisah di atas, saya juga mau share sedikit cerita saya dan suami saat di Paris ya. Paris waktu itu jadi kota terakhir yang kami kunjungi saat di Eropa. Kami menyewa flat cantik yang hanya walking distance dari Menara Eiffel di Rue Spontini melalui Airbnb. Jadi hari-hari kami habiskan dengan berjalan-jalan santai di kota Paris. Duduk santai memakan bekal di pinggir sungai Seine, piknik di rumput taman dekat Menara Eiffel, dan tentu saja mengunjungi landmark kota Paris. 



Sayangnya sepanjang hari di sana saya sering merasa eneg kaya masuk angin dan mulut berasa pahit. Sedih juga kok bisa masuk angin, padahal kota Paris relatif lebih hangat dari kota lain yang kota kunjungi sebelumnya di Eropa. Jadi saya sering ajak suami mampir ke supermarket cuma buat jajan yogurt. Entah kenapa makan yang asem-asem bikin mulut jauh lebih enak. Hari terakhir saat kita mau pulang, kita berencana naik Metro ke Charles de Gaulle Airport. Masalahnya stasiun Metro di Paris itu banyak yang ga koper friendly, jadi kita harus angkat-angkat koper buat naik atau turun tangga. Saat saya sedang ngangkat koper, perut bagian bawah saya tiba-tiba sakit, rasanya kayak kontraksi abis lahiran. Saya sampai nunduk karena rasanya ga enak banget. Suami yang liat saya kaya gitu, langsung otomatis ngajak naik taxi aja ke bandara. Btw, taxi ke bandara di Paris itu fix price, jadi jangan takut di ajak muter-muter karena ga tau jalan. Hehe. Taxinya bersih dan wangi, drivernya juga pake jas rapi. Bener kata Janice di buku Paris Letters, orang Paris kemana-mana pasti berpakaian rapi. Bahkan cuma buat ke supermarket depan rumah aja mereka ga akan mau pake baju tidur. 

Singkat cerita, beberapa hari nyampe Jakarta saya masih sering ngerasa kayak masuk angin terus-terusan. Perut eneg, mulut pahit, mual-mual kecil gitu. Seminggu berlalu akhirnya saya baru kepikiran, kok ini rasanya sama kayak waktu hamil Kakak Tara 😆😆 Sambil mikir, mungkin ga ya hamil, padahal kan pake IUD. Akhirnya sambil deg2an saya memutuskan beli test pack, dan bener garis dua 😍😍 Pikiran pertama saya langsung, mudah-mudahan calon bayi di perut sehat walau udah diajak penerbangan panjang dan angkat-angkat koper.. 

Alhamdulillah sekarang dia tumbuh jadi anak sehat dan ceria. Saya dan suami memberi nama Tafiya, yang artinya Journey. Dia adalah hadiah mengagumkan yang tidak kami sangka-sangka 😍😍


Tafiya sekarang udah 8 bulan, bersama kakak-kakaknya selalu menceriakan hari-hari saya dan suami 💖💖


Jadi kalau ditanya pas Paris ingetnya apa, ingetnya ternyata ada bayi ikut jalan-jalan di perut 😁 

Bonjour!

Dari 5 buku di atas, kamu tertarik baca buku yang mana? Atau malah kamu udah baca semua?

Sumber gambar film dari Imdb, gambar lainnya semua koleksi pribadi dan edited by me.

Monday, 5 September 2016

My 3 Months Books Recap

Ternyata sudah 3 bulan lebih blog ini berdebu tanpa postingan baru.. Wuaa.. Jadi mumpung ada waktu (dan niat), mari kita posting rekapan buku yg saya baca 3 bulan belakangan ini 

In the Blue Moon by Ilana Tan


Sophie adalah pemilik toko kue dengan tarlet terenak di New York. Takdir kembali mempertemukannya dengan Lucas, orang yang sangat dibenci Sophie sejak SMA. Keadaan diperparah karena ternyata kakek Sophie dan kakek Lucas telah menjodohkan mereka berdua. 
Perjalanan perubahan rasa benci Sophie menjadi rasa suka dan cinta diceritakan Ilana Tan dengan sangat manis. Tidak dipaksakan dan sangat mengalir. Setiap kisah bagaimana Lucas berusaha mememangkan hati Sophie sungguh menyenangkan untuk diikuti. Selain itu yang sangat saya suka dari Ilana Tan adalah, penggunaan Bahasa Indonesianya yang baik. Tidak perlu menggunakan banyak kata serapan atau bahasa asing untuk membuat ceritanya menarik dan enak dibaca. Jadi 4 bintang untuk buku ini.


The Poor Governess by Barbara Cartland

Buku ini adalah buku pertama Barbara Cartland yang saya baca, dan saya sangaaat menikmatinya. Barbara Cartland, welcome to my list^^ Karya-karyanya cukup banyak, hasil ngintip info di Wikipedia, seumur hidupnya ternyata novelis Inggris ini sudah menerbitkan lebih dari 700 buku. 
Cerita The Poor Governess sebenarnya cukup sederhana, tentang seorang lady miskin yang hidup di pedesaan dan jatuh cinta dengan bangsawan kelas atas kaya raya. Ibarat pungguk merindukan bulan, Lara dipertemukan dengan Marquis sang bangsawan saat menjadi guru privat keponakannya. It's just a simple story, but I'm easy to pleased by romance. Hahaha. Jadi buku ini sangat menghibur. Belum lagi cerita juga dibumbui dengan detail kondisi Inggris pada zaman Victoria. Di gambarkan bagaimana kastil mewah dipenuhi dengan ratusan pelayan, halaman dengan tempat pacuan kuda, dan bunga warna warni bak istana di cerita negeri dongeng. 
Jadi, buku ini sangat direkomendasikan untuk yang mencari buku-buku romance ringan. Halamannya yang sedikit (216 halaman versi terjemahan yang saya baca) juga cocok bagi yang tidak mempunyai banyak waktu luang banyak untuk membaca. 3,5 bintang buku ini.

Cabin Fever by Jeff Kinney


Buku ini adalah salah satu best buy di Big Bad Wolf yang lalu. Buku ini dibandrol hanya 30ribu, sementara di toko buku harganya masih berkisar di atas 120ribu. Yeeeyy. Namanya juga emak modis alias modal diskon ^^ Buku ke 6 dari seri Diary Of Wimpy Kid ini menceritakan tentang Greg yang beberapa kali kena masalah, salah satunya saat dia dituduh sebagai pelaku vandalisme yang merusak tembok sekolah. Ceritanya ringan dan menghibur, namun entah kenapa humornya tidak sesegar buku-buku Wimpy Kid sebelum-sebelumnya. 3 bintang untuk buku ini.


Robohnya Surau Kami by AA Navis


AA Navis adalah seorang sastrawan dan budayawan terkemuka di Indonesia yang berasal dari Padang Panjang. Buku Robohnya Surau Kami adalah kumpulan cerpen karya Aa Navis yang terdiri dari 10 cerita pendek. Semua cerita begitu sarat nilai dan sentilan-sentilan akan hidup. Seperti pada cerpen pertama yang menggambarkan betapa 'egois'nya kakek Garin yang mengabdikan hidupnya di surau, hanya untuk sholat dan mengaji. Tapi kakek Garin melupakan tanggung jawabnya yang lain, yaitu menafkahi istri dan anaknya. Dan berbuat hal bermanfaat lainnya. Sehingga mengabdikan diri di surau belum tentu membuatnya bisa masuk surga. 
Cerita favorit saya sendiri pada buku ini adalah "Penolong" Menceritakan tentang usaha evakuasi saat terjadi kecelakaan kereta api. Berlatar kodisi tempo dulu dimana transportasi utama di Sumatera Barat adalah kereta api batu bara, terdapat seorang anak korban kecelakaan yang terjepit kakinya. Untuk menyelamatkannya para penolong harus memotong kakinya atau sebenarnya juga bisa dengan memotong gerbong yang menimpanya. Tragisnya adalah pilihan yang diambil dalam menyelamatkan anak itu karena sang penolong ternyata adalah seorang ... (Baca sendiri ya bukunya ^^) 
Buku ini merupakan salah satu wishlist saya dari lama. Tidak diduga saya menemukan buku ini di rak buku di rumah orang tua waktu mudik lebaran kemaren (yang ternyata punya kakak ipar). Umur bukunya bahkan lebih tua dari saya (terbitan 1986). Berasa nemu harta karuunn >.<
Overall, bukunya keren, pake banget! 4 bintang untuk buku ini.


The Lightning Tief (Percy Jackson) by Rick Riordan


Berhubung tidak lengkap kalau belum baca buku fantasi, buku terkahir pada daftar kali ini adalah buku pertama dari seri Percy Jackson. Saya selalu suka buku-buku yang menceritakan seorang anak biasa yang ternyata menemukan hal luar bisa dan magical tentang dirinya. Seperti dalam kisah ini, Percy Jackson yang selalu bermasalah dengan sekolahnya ternyata adalah seorang anak dari dewa laut, Poseidon. Parahnya, ternyata Percy dituduh mencuri petir milik Zeus. Akhirnya Percy dengan ditemani oleh Annabeth (anak dari Dewi Athena) dan Chiron (Seekor Satyr pengawal Percy) bahu membahu mencari petir Zeus untuk mencegah terjadi perang antar dewa. 

Buku yang saya baca adalah english ebook di Kindle. Bahasa Rick Riodan benar-benar bikin jatuh cinta. Ringan dan fun. Ceritanya pun seru, dalam petualangan Percy mencari petir, 3 sekawan ini sering menemukan masalah dengan dewa-dewa dan monster Yunani yang mencoba menghalangi mereka.  Oiya, don't you ever judge this book by its movie yaa.. Karena filmnya jaauuuhh banget dari bukunya. 4 bintang untuk buku ini.


Demikian 5 buku yang saya baca belakangan ini. Sedangkan buku yang saya baca sekarang adalah Amulet of Samarkand, dalam rangka karena saya berencana membaca semua cerita-cerita fantasi yang telah terbit sekian tahun tapi selalu mendapat tempat di hati para penggemar fantasi. Mumpung gampang nyarinya di Kindle ^^

Tapi sementara itu I'm soooo craving for love story. Pengen baca cerita romance yang bikin baper, menye-menye gapapa, yang penting ringan, bahasanya enak dan ngena ke hati. Punya rekomendasi? 


Sunday, 8 November 2015

Autumn in Paris by Ilana Tan

Tara Dupont menyimpan rasa suka kepada sahabat baiknya, Sebastian. Walaupun sepertinya Sebastian hanya menganggapnya sebagai teman karena dia sibuk dengan pacar-pacarnya dengan hubungan yang tidak pernah bertahan lama. Pada suatu hati, Tara dikenalkan ke teman Sebastian dari Jepang, Tatsuya. Singkat cerita Tatsuya jatuh cinta pada pandangan pertama kepada Tara, dan berlahan rasa suka Tara pun tumbuh kepada Tatsuya.
 
Berlatar kota Paris yang romantis, ini adalah novel paling favorit saya di seri Tetralogi Empat Musim nya Ilana Tan. Kisah cinta diceritakan sangat mengalir dan menyentuh. Setiap bab nya kita tidak hanya disuguhkan cerita cinta mereka, tetapi kita juga dibawa untuk mencari tau tentang masa lalu Tatsuya, yang ternyata juga terhubung dengan masa lalu Tara. Walaupun akhirnya lumayan ketebak, tetapi saya tetap saja menikmati membaca setiap katanya, yang berakhir dengan berkaca-kaca. Paling favorit sekaligus paling sedih. Huhuhu.. T.T

Sunday, 21 June 2015

Winter in Tokyo by Ilana Tan

Seperti yang saya kutip pada postingan sebelumnya, Ilana Tan sekarang menjadi salah satu pengarang favorit saya. Buku Ilana Tan yang saya baca kali ini adalah Winter In Tokyo. Buku ini menceritakan tentang Keiko, gadis keturuann Jepang Indonesia yang tinggal di Tokyo. Pada suatu hari, seorang pria pindah ke apartemen sebelah apartemen Keiko. Pria itu bernama Kazuto, orang Jepang yang telah lama tinggal di Amerika. Keiko memiliki cinta masa kecil bernama Akira, seseorang yang pernah membantunya menemukan kalung kesayangannya saat hilang. Walaupun kejadiannya itu saat Keiko masih Sd, Keiko masih menaruh harapan akan bertemu lagi dengan cinta pertamanya. Sampai dia tidak menyadari bahwa ada orang di dekatnya yang sangat menyayanginya..



Kekurangan buku Ilana Tan (tidak hanya buku ini), adalah kurang deskriptif menceritakan detail latar belakang dan fisik tokokhnya. Sehingga sulit sekali membayangkan bahwa kejadian pada buku ini benar2 terjadi di Tokyo. Hanya nama2 Jepang, nama lokasi di Tokyo dan dinginnya musim dingin yang saya bisa bayangkan dari deskripsi latarnya. Tetapi saya sukaaaa sekali bagaimana Ilana Tan mengeksekusi cerita cinta Keiko, Kazuto dan Akira. Sangat manis, dan mengena di hati. Alurnya pun bagus karena dibumbui konflik dengan munculnya orang jahat yang mecelakai Kazuto dan kembalinya cinta lama Kazuto.. 


Thursday, 16 April 2015

Summer in Seoul by Ilana Tan

Memulai membaca buku ini membuat saya teringat dengan film drama korea favorit : Full House. Film tahun 2004 yg sampai sekarang masih suka ditayangkan ulang di salah satu stasiun tv. Cerita pada buku ini yang mengingatkan saya pada Full House adalah tentang kontrak yang mereka buat karena si cowok adalah artis terkenal di korea, kontrak sebagai pasangan suami istri pada Full House sedangkan pada buku ini kontrak sebagai sepasang kekasih.

Cerita bermula saat hp Sandy (Nama koreanya Soon-Hee ) secara tidak sengaja tertukar dengan hp salah seorang artis terkenal korea yang bernama Tae-Woo. Sandy diceritakan disini adalah seorang keturunan Korea-Indonesia yang sedang kuliah sambil bekerja di Soeul. Saat Sandy menggembalikan hp ke rumahnya, paparazi memfoto mereka be2 saat akan masuk mobil dan langsung menjadi headline di media korea yang memberitakan Tae-Woo memiliki pacar. Kebetulan sebelum itu Tae-Woo sempat diisukan gay karena tidak pernah terlihat dengan seorang wanita pun. Dengan adanya berita itu, akhirnya Tae-Woo menawarkan Sandy untuk berpura2 menjadi pacarnya. Dan kelanjutannya, seperti yang ditebak  tentu saja akhirnya benih2 cinta muncul antara mereka berdua. 

Ini adalah buku Ilana Tan yang pertama yang saya baca dan sepertinya Ilana Tan akan masuk dalam list pengarang favorit yang akan saya baca dan tunggu karya2 berikutnya. Sebenarnya cerita yang diangkat pada buku ini cukup klise, orang biasa yang beruntung mendapatkan seorang artis terkenal yang ganteng dan kayaraya. Konfliknya pun tidak terlalu klimaks dan tidak ada twisted endingnya. Tapi Ilana Tan menceritakannya dengan sangat manis dan cantik, saking manisnya buku ini benar2 membuat susah berhenti saat membacanya. 

Ini salah satu cuplikan pada buku ini: 
"Syarat apa?"
"Kalau suatu saat kau rindu padaku, kau mau memberitahuku?" Tanya Jung Tae-Woo
"Syarat apa itu" Sandy mengerutkan kening karena merasa lucu "Kenapa aku harus memberitahumu?"
"Supaya aku bisa langsung berlaru menemuimu" jawab Tae-Woo ringan

Ini penampakan sampul bukunya dari Goodreads : 


Jadi jadi, tentu saja buku ini sangat recommended untuk pencinta romance, who can resist a klise sweet love story afterall..^^