Saturday, 26 May 2018

Cast of To The Boys I've Loved Before

Abis beres baca buku terakhir dari seri ini, iseng browsing2 ternyata buku ini sedang dibikin movie dan akan tanyang Agustus 2018. 

Penasaran sama yang meraninnya? Yuk kita intip beberapa orang pemerannya..

1. Lana Condor as Lara Jean Song Covey
Asian, tapi 100% Vietnam. Ga ada half Korea, half Amerikanya. Okay for me, tapi kayaknya banyak orang-orang Asia lain agak setuju. Ga secantik bayangan saya tentang Lara Jean (karena di buku digambarkan Lara Jean adalah yang paling cantik n manis di keluarganya), but again, I'm okay with her. Yang penasaran pernah liat dimana, dia sebelumnya di film X-men

2. Noah Centenio as Peter Kavinsky
Cakep, ganteng, sesuai dengan gambaran buku tentang anak ganteng populer..

3. Israel Broussard as Josh Sanderson
Pacarnya Margot yang nerima surat cinta Lara Jean trus kemudian jadi galau. Cakep juga, tapi kok berasa lebih keliatan muda dari Peter ya?

4. Jannel Parish as Margot Covey
Bukan keturunan Korea juga. Ketuaan buat anak yang baru lulus SMA n masuk kuliah. Tapi okay lah.. 

So, what do you think about the cast? 



Baca juga 




Thursday, 24 May 2018

Saturday, 12 May 2018

Always and Forever, Lara Jean by Jenny Han


Bagi yang mengikuti buku "To All the boys I've loved before" dan "P.S. i Still Loved You" pasti sudah akrab sekali dengan karakter Lara Jean. Dan setelah setahun buku ke 3 nya terbit, "Always and Forever, Lara Jean" saya berkesempatan juga untuk membacanya. 

Bagi yang belum mengikuti dari buku pertama, saya akan menceritakan sedikit tentang Lara Jean. Lara Jean awalnya adalah anak SMA yang 'biasa saja'. Dia bukan anak populer dengan teman yang banyak, tapi bukan nerd juga. Lara Jean merupakan anak ke-2 dari keluarga Song Covey dan ibunya yang keturunan Korea telah lama meninggal. Lara Jean hidup bersama ayahnya yang dokter, kakak yang baru masuk kuliah Margot dan adik bungsunya Kitty yang masih SD. So, Lara Jean just a simple family girl who loves to cook in her spare time, and definetly not a party girl. 


Pada buku pertama, Hidup SMA Lara Jean yang datar-datar saja tiba-tiba jungkir karena surat-surat yang pernah ditulis Lara Jean kepada beberapa cowok yang pernah disukainya tidak sengaja terkirim. Surat kepada pacar kakaknya, cowok paling populer di sekolah dan teman masa kecil Lara Jean. Padahal surat-surat itu sudah ditulis Lara Jean sudah lama dan ia sudah hampir tidak lagi memiliki rasa kepada mereka seperti dulu. 

Pada buku kedua, menceritakan kisah cinta Lara Jean dengan Peter. Peter, salah satu yang menerima surat Lara Jean di buku pertama, cowok populer di sekolahnya, punya banyak teman dan atlet lacrosse. Peter dan Lara Jean sepakat pura-pura berpacaran. Kebayang kan, anak biasa saja tiba-tiba pacaran dengan anak populer di sekolah. Di tambah lagi dengan karakter Peter yang sweet dan perhatian. Akhirnya bisa ditebak, pacaran yang awalnya settingan akhirnya malah jadi serius..


Pada buku terakhir pada seri ini, menceritakan perjalanan akhir tahun Lara Jean. Bagaimana Lara Jean memanfaatkan sisa waktunya di rumah sebelum pindah ke universitas, termasuk memaksimalkan waktu bersama Peter sebagai anak SMA. Cerita dibumbui juga dengan hubungan romansa Ayah Lara Jean dengan tetangga mereka. Dibandingkan dengan buku ke 1 dan ke 2, buku terkahir ini terasa agak datar buat saya. Beberapa kali saya tidak sabar agar disuguhkan konflik yang agak klimaks, tapi relatif tidak ada hal yang tidak terduga yang terjadi. Konflik utama berpusat pada Lara Jean dalam mencari dan berusaha masuk ke universitas yang diinginkannya. Hubungannya dengan Peter juga diuji saat Lara Jean selalu teringat dengan pesan ibunya dulu "Jangan jadi gadis yang pergi kuliah meninggalkan pacar"

What I like about this book? Buku ini menyajikan kasih sayang yang terasa nyata. Bukan hanya kasih sayang antara sepasang kekasih, tetapi juga kasih sayang di keluarga. Bagaimana keluarga Lara Jean selalu mendukungnya walau Lara Jean tidak diterima di universitas yang sangat dia inginkan, dan kasih sayang Peter yang tidak menyerah dengan keadaan untuk bersama Lara Jean. Semua diceritakan dengan seimbang membuat kita merasa "how lucky you are Lara Jean"


Karena saya lebih menyukai buku-buku sebelumnya dari series ini, 3,5 untuk buku ini. Tambah 0,5 lagi buat covernya yang super chic, me love it.. jadi 4 bintang untuk tahun terakhir Lara Jean yang ditutup dengan manis..



Penulis : Jenny Han

Penerbit : Spring l

ISBN : 978-602-6682-06-2

Terbit : September 2017

Ketebalan : 356 halaman



Baca juga : 

3 things I love about "To All The Boys I've Loved Before 1 & 2"

Topi Hamdan by Auni Fa

Topi Hamdan, saya awalnya tidak berharap banyak saat membaca buku ini, karena biasanya novel lokal yang cocok dengan selera saya masih seputaran romance dan cinta-cintaan. Sedangkan Topi Hamdan menyajikan cerita yang sangat berbeda dari buku yang biasa saya baca. Saat menyelusuri lembar demi lembar, saya teringat Hassan dari novel Kite Runner. Dari kecil sampai usia senja sudah menderita, difitnah dan tidak dicintai.. 



Hamdan telah kehilangan ayahnya saat kecil, sang Ibu kemudian menikah lagi dan menjadikan Hamdan harus hidup bersama Ayah dan saudari tiri yang jahat. Hidup dalam kemiskinan, Hamdan dipaksa kerja ini itu sampai putus sekolah saat SMP. Ibunya juga meninggal saat dia masih SMP. Sejak itu Hamdan terus hidup bersama Ayah dan saudara tirinya. Pada puncaknya, di umur 41 tahun Hamdan difitnah membunuh ayah tiri nya dan harus mendekam 30 tahun dipenjara. Buku ini terus bercerita tentang Hamdan yang tetap berusaha di hari senja, 71 years old and still going.


Apa yang membuat Hamdan tetap mampu bertahan? Karena pesan dan dongeng-dongeng ibunya. Semasa hidupnya, ibu Hamdan selalu menceritakan kisah-kisah penyemangat tentang binatang, pohon, kurcaci dll


"Tapi sabar itu ada batasnya!" Hamdan membela. Ia tak mau terus ditindas seperti ini. Inginnya melawan. Memberi pelajaran ayah tiri Hamdan agar tidak semena-mena. 
"Kau tahu dari mana sabar ada batasnya?" tanya ibu pelan. Hamdan tak menjawab. Memang tak tahu. 
"Kalau kita bisa mengukur batas kesabaran kita. Kau benar, sabar berarti ada batasnya. Tapi nyatanya apa kita bisa?"


Pada buku ini, tidak ada karakter yang bisa membuat saya jatuh cinta. Hamdan, terlalu sabar, dia bahkan tidak melancarkan protes apa-apa saat difitnah dan dijebloskan ke penjara. Sikapnya pun tidak mencerminkan usianya, mungkin karena menjalani 30 tahun di penjara yaa. Jadi saat ceritanya bergulir di umur Hamdan yang 71 tahun, saya sulit sekali membayangkannya di usia itu, entah dari cara bicaranya, sikapnya dan entahlah saya juga tidak tau pasti. Melisa, malaikat penyelamat di hidup Hamdan, juga tidak berhasil menarik hati saya. Melisa terasa seperti orang lewat, tidak terasa ikatannya.  Padahal kemunculan pertama Melisa adalah di sepertiga awal buku, tapi tetap saja saya merasa asing dengan karakternya. Begitu juga karakter-karakter lain, tidak ada yang digali terlalu kuat (kecuali Hamdan) sampai kita tidak diberikan kesempatan untuk mengagumi karakternya. Atau bisa juga karena setiap karakter tidak mempunyai sifat menonjol yang membuatnya 'unik' dan gampang diingat. 


Saya tidak terlalu menyukai karakternya, tapi cerita Topi Hamdan membuat saya penasaran saat membacanya, tidak sabar mengetahui apa yang akan terjadi pada Hamdan. Saat berhasil menyelesaikan cerita, I feel satisfied, it is a good book and I like it. 3,5 bintang untuk buku Topi Hamdan. 


Oiya, kenapa judulnya Topi Hamdan, itu karena Hamdan sangat suka menjahit, terutama menjahit Topi Pelukis seperti di covernya. 


Penulis : Auni Fa

Editor: Iswan Heriadjie

Ilustrator: Prabowo

ISBN: 9786029251401

Halaman: 346

Cetakan: Pertama-November 2017

Penerbit : Metamind


Saturday, 24 February 2018

New Year Giveaway Winner!!

Sebelum Februari 2018 berakhir, akhirnya saya sempat juga buat pengumuman 😄 Terima kasih atas semua partisipasinya ya. 

Jadi pemenangnya adalah...
.
.
Yang milih buku ini : 
.
.
Buku ini salah satu yang banyak peminatnya ternyata di Giveaway ini.
.
.

😄😄😄

🎉🎉🎉

Jadi ini dia yang dapet :

Selamat kamu memperoleh buku Hujan-Tere Liye dan satu lagi buku pilihan admin.. 🎉🎉

Pemenang kedua adalah :

Karena admin baik jadi tambah lagi satu pemenang lagi 

Selamat kamu masing2 memperoleh 1 buku pilihan admin. 

Silahkan komen alamat email ya, nanti admin akan kirim email untuk konfirmasi pengiriman hadiah. 

❤️❤️❤️




Saturday, 13 January 2018

Awaiting You by Nadya Prayudhi


Blurb


Hilang!


Sam, suami Amora, sang chief editor Majalah Fashionette, mendadak hilang. Di tengah kekalutan dan kekacauan hidupnya, Amora dihadapkan berbagai macam ujian: anaknya bermasalah di sekolah, didekati Lody si berondong di kantornya, mendapat simpati berlebihan dari sahabat sang suami, bertemu kembali dengan cinta lama, dan diteror oleh seorang wanita yang tidak diketahui identitasnya. Semua itu membuat dirinya semakin frustasi hingga akhirnya Amora memutuskan cuti sementara dari pekerjaannya. Dan mulai mencari Sam.


Seiring berjalannya waktu, ia mulai menemukan foto-foto baru yang diunggah ke laman Facebook Sam-yang membuat Amora semakin bertanya-tanya: Ke manakah Sam? Apa yang terjadi padanya?

Jika dia masih hidup, mengapa tidak menghubungi Amora?

Akankah dia pulang? Atau, akankah dia menghilang selamanya?


Blurb, itulah yang menyebabkan saya penasaran dengan buku ini dan membelinya. Penasaran pasti, kemana sebenarnya suami Amora, kenapa ia bisa menghilang begitu saja. 

Lembar demi lembar buku ini membawa kita mendalami kehidupan Amora, seorang  wanita karir yang sukses, cantik, dan sangat dikagumi. Tetapi tidak banyak yang tau ternyata Amora menyimpan luka karena suaminya hilang tidak ada kabar. Semakin dalam membaca buku ini, saya sama sekali tidak merasakan hadirnya suaminya di hati Amora. Cerita yang saya inginkan sebenarnya adalah menceritakan tentang potongan hidup atau masa lalu romansa Sam dan Amora, jadi kita bisa menjadikannya jawaban tekateki atas hilangnya. Tetapi yang ada ternyata malah cerita tentang Amora yang ditinggal suami dan banyak yang naksir, fuuiih. Boro-boro nyari suaminya, lebih penting bagi Amora untuk tetap perform di kerjaannya. Jadi dari pada pasang pengumuman di sosmed (yang mana jaman sekarang sangat membantu sekali untuk penyebaran informasi), Amora memilih diam karena  tidak mau dinilai ga happilly married sama bawahan. Sebagai seorang istri yang sangat menyayangi suami, (mudah2an pak suami baca, biar ditambahin jajan buat beli buku 😂), sikap Amora sangat tidak masuk akal buat saya. Istri macam apa yang baru nge cek facebook suaminya setelah berbulan-bulan suaminya hilang 😅 


Jadi, karena satu-satunya alasan saya terpaksa bertahan menyelesaikan buku ini adalah karena penasaran dengan endingnya, cukup 3 bintang saja buat buku Awaiting You



Judul : Awaiting You

Penulis : Nadya Prayudhi

Editor : Herlina P. Dewi

Proof Reader : Weka Swasti & Tikah Kumala

Desain Cover : Theresia Rosary

Layout Isi : Arya Zendi

Penerbit : Stiletto Book

Terbit : Juni 2015 (cetakan pertama)

ISBN : 978 – 602 – 7572 – 40 – 9

Jumlah Halaman : 257


Thursday, 11 January 2018

Quote #6


“Cinta, menurutku, adalah hasrat untuk memiliki. Sementara “sayang” adalah keinginan untuk menjaga. Pada kondisi yang tak bisa kujelaskan, sayang berada pada pengertian yang lebih serius daripada cinta. Cinta sesaat, sayang selamanya. Cinta liar dan berapi-api, sayang tenang bagai air. Cinta menggebu-gebu, sayang cenderung meredam” (hal. 26)

Wednesday, 10 January 2018

2018 New Year Giveaway!!

Welcome to My Wonderful Book Life Blog! 

Ketika sedang beres-beres rak buku, ternyata saya menemukan beberapa buku yang antri untuk dibaca. Beberapa ada yang sudah dibuka plastiknya,yang lainnya bahkan masih terbungkus plastik rapi. Dengan kecepatan membaca seperti sekarang, ditambah dengan kesibukan memiliki baby, saya tidak yakin bisa membaca buku2 timbunan ini dengan segera. 😅😅 Jadi untuk mengurangi rasa bersalah karena saya akan tetap membeli buku baru (urusan bacanya kapan itu belakangan), buku yang ada ditimbunan ini mau dibagi-bagiin aja. Jadi ini dia, 2018 New Year Giveaway!! Ini dia bukunyaaa. Semua masih berplastik rapi loh, belum dibaca..

Ikutin caranya ya : 
1. Share postingan ini di salah satu sosial media kamu, seperti di Facebook dan Twiter. Kalau di instagram cukup share fotonya aja dan tag @thessalivia
2. Comment minimal di salah satu postingan pada blog ini. Comment dapat tentang isi review, tentang bukunya atau apapun asal tidak SPAM dan mengandung SARA
3. Comment di postingan ini yang berisi : 
Nama : 
Nama sosial media : 
Nomer buku yang kamu pengenin 
4. Yang terakhir ini optional ya.. Share salah satu postingan pada blog ini (selain postingan Giveaway ini) yang kamu suka di salah satu media sosial kamu, bisa postingan buku yang kamu pengenin atau buku yang kamu pernah baca juga, pokoknya terserah postingan yang mana.
5. Jangka waktu Giveaway sampai dengan 10 Februari 2018
6. Yang memenuhi syarat di atas, akan dipilih random 2 orang pemenang, dengan hadiah: 
Pemenang 1 : 1 buku pilihan pemenang dan 1 buku pilihan admin
Pemenang 2 : 1 buku pilihan admin
7. Kalau peserta Giveaway lebih dari 30orang, admin akan pilih satu pemenang favorit berdasarkan komen2nya di blog ini. Pemenang favorit akan mendapatkan 1 buku pilihan admin.
Hadiah termasuk dengan ongkir ke seluruh wilayah Indonesia. 

Oke tunggu apa lagi, buruan ikutan yaaa 😊😊


Book Hangover with Darren Shan

Welcome to My Wonderful Book Life Blog!

Yang punya hobi membaca, pasti pernah donk mengalami yang  namanya Book Hangover. Apa itu? Biasanya Book Hangover terjadi ketika kita baru selesai membaca buku yang baguuus sekali dan sangat berkesan. Beberapa waktu setelah membaca, ceritanya akan terus berputar-putar di kepala kita serta karkaternya seperti tetap hidup di sekeliling kita. 

Jujur saja, tidak banyak sebenarnya buku yang pernah membuat saya hangover. Salah satunya adalah The Saga of Darren Shan. Buku ini sukses membuat saya seperti hidup di dunia vampir, sampai saya setengah yakin kalau karakter Darren Shan di buku itu benar2 nyata (lebay sih tp namanya juga lagi hangover 😂), dan tidak rela saat menutup lembaran halaman terakhir karena saya masih mau berada di ceritanya. 

The Saga of Darren Shan menceritakan tentang manusia setengah vampir bernama Darren Shan. Buku pertama yang berjudul A Living Nighmare, langsung membuat saya jatuh cinta dan tidak sabar ingin menamatkan seluruh serinya. Karakter Darren Shan yang masih anak-anak digambarkan sangat polos tetapi juga heroic, really easy to loved. Diceritakan bagaimana dia rela melepaskan kehidupannya sebagai manusia untuk menjadi asisten seorang vampir. Padahal dia punya kehidupan manusia yang bahagia loh. Demi apa coba? Demi menyelamatkan teman dekatnya, yang kemudian ternyata mengkhianatinya! Oh, Kan bikin kezel! 😡 12 bukunya membawa kita terombang ambing hidup dalam kehidupan Darren Shan. Mulai dia harus tinggal bersama kelompok sirkus orang-orang aneh (Cirque du Freak), pergi ke gunung vampir, menelusuri lorong-lorong  di bawah kota, danau tempat berkumpulnya orang mati, dan tempat lainnya. Berlahan kita dibawa hidup bersama Darren yang tumbuh pelan menjadi dewasa, karena manusia setengah vampir menua lebih lama dibanding manusia dewasa. Dengen pengalamannya yang beragam, dia seperti tetap terperangkap di tubuh anak-anak. Kasih sayang dan kehilangan, kesetiaan dan pengkhianatan. Ceritanya cukup komplek tetapi tetap bisa dinikmati semua umur. 

"Then I started thinking that what the world really needed was a book that was as fun and easy to read as Goosebumps, but which had some of the darkness and depth of Stephen King"  - Darren Shan

Yang unik lagi, buku ini ditulis dengan sudut pandang orang pertama oleh penulis yang bernama pena Darren Shan. Jadi (berasa seoalah) cerita ini nyata pengalaman penulis sendiri. Cara bertuturnya ringan seperti Goosebums (karena penulis memang memperoleh inspirasinya dari Goosebums), tebalnya pun kurang lebih sama. Tetapi ceritanya memang lebih kelam dan kadang cukup menyayat hati. Sesuai target marketnya, buku ini memang paling cocok untuk pembaca anak-anak dan remaja. Bagi pembaca dewasa yang lebih suka cerita menantang mungkin buku ini kurang menggigit. Sedangkan buat saya yang suka buku ringan2, ini pas sekali dosisnya. 



Jujur saya tidak rela saat menutup lembar terakhir buku ke-12. Rasanya seperti ditinggalkan Darren setelah berbulan-bulan bersama. Huhuhu.. Sampai sekarang tiap liat yang berhubungan dengan sirkus ingetnya Darren 😄

Saya pertama kali baca seri ini sudah cukup lama, waktu itu pinjaman dari teman saat masih SMA. Saya bacanya hanya buku yang awal-awal seri dan tidak terlalu ingat dengan ceritanya (tetapi saya masi ingat kesan yang ditinggalkannya). Ketika akhirnya berhasil melengkapi ke12 buku dari seri ini, saya baru berani membaca ulang karena saya tidak mau terpotong-potong saat membaca. Dan endingnya itu loh, saya sukaaa banget. Setelah semua yang dilalui Darren, of course he deserves a happy ending. 

Seri ini terdiri dari 12 buku sbb: 
Buku 1: Cirque du Freak-Mimpi Buruk jadi Kenyataan (2000)
Buku 2: The Vampire’s Assistant-Asisten Vampir  (2000)
Buku 3: Tunnels of Blood-Terowongan Darah  (2000)
Buku 4: Vampire Mountain-Gunung Vampir  (2001)
Buku 5: Trials of Death-Ujian Maut (2001)
Buku 6: The Vampire Prince-Pangeran Vampir (2002)
Buku 7: Hunters of the Dusk-Pemburu Petang (2002)
Buku 8: Allies of the Night-Sekutu Malam (2002)
Buku 9: Killers of the Dawn-Pembunuh Fajar (2003)
Buku 10: The Lake of Souls-Danau Jiwa (2003)
Buku 11: Lord of Shadows-Penguasa Kegelapan (2004) 
Buku 12: Sons of Destiny-Anak-anak Takdir (2004)

Warning : Don't you ever judge this book by the Movie!!
Buku ini udah sempat difilmkan tahun 2009. Beberapa buku dijadikan 1 film dengan judul The Vampire Assistant : Cirque du Freak. Tapi waktu nonton filmnya menurut saya kualitasnya jaauuh sekali dari bukunya. Berasa nonton film buget minim dengan efek yang ga banget. Lebih baik ga usah nonton kalau ga imajinasi tentang Darren dan dunianya yang udah dibangun di buku rusak karena liat filmnya 😂


Oiya, selain The Saga of Darren Shan, buku seri fantasi yang sempat membuat saya Hangover juga ada The Maze Runner dan tentu saja buku favorit sepanjang masa, Harry Potter. 
Baca juga postingan tentang Maze Runner dan Harry Potter ya..




Tuesday, 2 January 2018

Stand Night War! - Giveaway Winner

Ini dia yang ditunggu-tunggu. Pengumuman Giveaway Stand Night War! But first, Happy New Year to all book lovers around the world!!


Terima kasih atas semua partisipasinya ya. Karena ceritanya seru semua, membuat admin berasa jadi anak SMA lagi,  jadi akhirnya pemenangnya diundi biar adil yaa. 
and the Winner goes to...



Selamat yaa.. Silahkan komen di bawah dalam 3x24 jam untuk alamat email ya, dan nantikan email kejutan dari admin.. ^^


Demikian rangkaian blogtour Stand Night War! kali ini.. Terima kasih untuk partisipasinya dari awal blogtour ini diadakan. 

Bagi yang belum beruntung, jangan syedih karena nanti admin akan mengadakan Giveaway tahun baru.
Sabar yaa >.< giveaway nya nanti tanggal 6 Januari 2018. Jangan sampe ketinggalan karena hadiahnya ada ga cuma 1, tapi 4 buku.. Yeeeyy!!

Sumber gambar new year : Pinterest edited by admin
Sumber gambar bawah : Fb qasidah meme for all occasions