Monday, 19 October 2020

Dru dan Kisah Lima Kerajaan: Buku Sastra Anak karya Clara Ng

Alkisah hiduplah seorang anak perempuan yang berumur 12 tahun bernama Dru. Ia tinggal di Desa Patala, sebuah desa di pinggir pantai dan terdapat banyak pohon rambutan. Dru tipe anak yang keras kepala, dan tidak peduli dengan orang lain. Sampai pada suatu hari ia bermasalah dengan anak lain dan dimarahi Ibu. Saat Dru berdiam dikamarnya setelah dimarahi, tiba-tiba suatu keajaiban terjadi. Selendang Dru terbang terbawa angin, dan berubah jadi kumpulan kupu-kupu. Dru melompat dari jendela untuk mengambil selendangnya, tetapi ia malah dibawa oleh kupu-kupu ke dalam laut. Dari situ mulailah pengalaman Dru di negeri ajaib. 

Dru dan kisah lima kerajaan

Di negeri ajaib, Dru bertemu dengan bermacam-macam orang dengan sifat yang beragam, ada Raja Tanti Pala di Kerajaan Logam yang judes, Raja Aditsu dari Kota Pencuri yang murung, dan macam-macam lainnya. Negeri yang dikunjungi Dru pun bermacam-macam, ada hutan yang bisa membuat Dru mengecil dan membesar sesuka hati, ada negeri di awan, dan tempat-tempat magical lainnya. Semua orang yang ditemui dan tempat yang dikunjungi itu kemudian mengajarkan Dru banyak hal tentang kehidupan, dan tentu saja itu menjadikan Dru anak yang lebih baik.

Buku ini adalah buku sastra anak karya penulis terkenal Clara Ng. Kabarnya ia menulis ini terinspirasi dari kisah Pandawa Lima. Tetapi bagi saya, vibe yang terasa justru seperti bukan kisah pandawa, tetapi lebih seperti dongeng-dongeng klasik luar yang membawa tokoh utama berpetualang ke berbagai tempat kemudian ia kembali sebagai seorang yang lebih baik. Seperti anak pada kisah Little Prince yang memperoleh pelajaran dari setiap planet yang mereka kunjungi, atau petualangan Milo di negri di balik Pintu Tol pada buku Phantom Tollbooth. Kemudian juga Bibi Keong yang menemani Dru di ceritanya ini juga terasa seperti petualangan Alice in The Wonderland bersama kelinci ajaibnya. Bagi yang sudah lama mengikuti blog ini pasti tahu bagaimana cintanya saya dengan cerita fantasi dengan tempat-tempat magical-nya, jadi kisah Dru ini bagi saya sangat menarik untuk diikuti. Walaupun pada  beberapa bagian menurut saya  terlalu terburu-buru sehingga banyak karakter dijelaskan agak serba nanggung.  

Baca juga review cerita anak menarik lainnya : 

Overall, buku ini menyajikan sesuatu yang berbeda dibandingkan cerita anak lokal lainnya. Kisah sarat nilai jadi sangat cocok di baca oleh semua umur. Saya tidak tau cocoknya ini dibaca mulai dari umur berapa ya, karena anak saya Titha yang berumur 7 tahun tidak sepenuhnya mengerti dengan metafora-metafora pada buku ini. Mungkin karena ini jenisnya adalah 'sastra' anak, jadi banyak nilai yang tidak hanya harfiah. Selain ceritanya, yang saya suka dari buku ini adalah desainya yang hard cover, kualitas kertas dan ilustrasi di dalamnya sehingga membuat buku ini layak sekali untuk di koleksi. 


Dru dan kisah lima kerajaan

3,5 bintang untuk buku Dru dan Kisah Lima Kerajaan



Dru Dan Kisah Lima Kerajaan
Penulis : Clara Ng
Ilustrator : Renata Owen
ISBN 978-602-03-2159-2
Penerbit : PT Gramedia Pustaka Utama
Cetakan pertama 2016
208 hlm




Sunday, 18 October 2020

Save The Cat! Rahasia Menulis Novel seperti Penulis Terkenal (Part 3)

Halo semuanya! Apa kabar? 

Seperti teman-teman sudah tau (atau baru tau? 😆), blog saya ini berisi hal-hal tentang buku, dan berbagi hal tentang kepenulisan. Kali ini saya tidak akan membahas review novel, tetapi membahas bagaimana cara membuat novel itu sendiri. 

Membaca banyak buku selalu membuat saya penasaran ingin menulis cerita juga. Saya tidak tahu pasti dengan orang lain, saya sendiri sering sekali ingin membuat kisah yang bisa dinikmati orang-orang dan bahkan mejeng di toko-toko buku besar. Tapi sayangnya saya sering kali bingung bagaimana memulai menulis cerita. Sering kali saat muncul ide berputar-puutar di kelapa saya, tapi saya kesulitan memulai mengetikkan kisah dari mana. Atau kalau pun sudah berhasil memulainya, saya kesulitan membuat konflik yang membuat cerita tetap menarik.
 
Makanya saya senang sekali saat menemukan cara menulis novel dari Jessica Brody dengan prinsip Save The Cat! Metode cara menulis novel ini banyak ditemukan di buku-buku best seller, jadi memang ilmunya luar biasa menurut saya. 

Saya sudah menuliskan dua postingan sebelum ini tentang metode Save The Cat!, tapi ternyata saya belum menjelaskan kenapa metode ini dinamakan begitu. Thanks to Hicha yang sempat nanya di komen sebelumnya 😆 Mengapa disebut dengan metode 'Save the Cat!'? Karena dianalogikan tokoh utama yang ditulis pada sebuah novel (yang berikutnya akan kita beri sebutan Hero) adalah seekor kucing yang sedang dicoba untuk diselamatkan dan seekor kucing itu biasanya kan cukup imut sehingga membuat orang penasaran dan ingin mengetahui apa yang terjadi dengan kucing itu.

cara menulis novel

Pada postingan sebelumnya saya sudah menjelaskan bagaimana cara memulai menulis novel (sampai 20% bagian awal novel) menggunakan metode Save the Cat! Cerita dimulai dengan opening image sang Hero dengan semua flaw (kekurangan) yang dimilikinya. Kemudian mulailah menjelaskan tentang dunia sang Hero, misalnya dimana sang Hero tinggal dan dengan siapa dia tinggal. Berikutnya kisah dilanjutkan dengan memberikan katalis pada hidup sang Hero. Katalis harus cukup besar sampai membuat hidup Hero jungkir balik. Katalis ini jugalah yang menjadikan alasan orang penasaran dan memutuskan membaca cerita kita. 

Jangan lupa baca bahasan Act 1 di 
Save The Cat! Cara Jitu Menulis Novel (Part 2) 

Menurut Jessica, inti sebuah novel itu sebenarnya bukanlah pertempuran epik atau keajaiban luar biasa yang terjadi pada tokohnya, tapi inti sebuh novel adalah apa yang terjadi dengan Hero (tokoh utama pada buku). Agar tidak membosankan, maka sang Hero harus bertrasformasi menjadi lebih baik. Hero should learn the theme, from what they want to become what they need. 

Jadi sebelum mulai menulis, kamu harus memikirkan dulu, tema apa yang akan kamu usung pada novelmu? Beberapa contoh tema misalnya : 
  • Transformasi Katniss yang sebelumnya hanya ingin menyelamatkan adiknya agar tidak perlu ikut Hunger games, menjadi Katniss yang membangun pemberontakan di Capitol
  • Transformasi Harry Potter yang awalnya hanya menikmati semua kemewahan yang dia miliki di Hogwarts menjadi harus berjuang melawan Voldemort. 
Baca lagi postingan sebelumya buat lebih paham tentang Hero Want dan Hero Need ini yaa..

Setelah menyelesaikan Act 1 kamu akan sampai ke 20% bagian awal novel, maka saatnya melanjutkan dengan menulis Act 2.  Kalau Act 1 adalah status quo maka Act 2 adalah upside down world sehingga bagian ini harus jauh berbeda dari Act 1. Kalau tidak banyak berbeda atau bahkan sama saja, itu artinya katalis kamu kurang kuat dan tentu saja cerita akan terasa membosankan. 

Sekarang mari kita bahas masing-masing langkah pada Act 2: 

6. Break into two

Single scene, 20%
Setelah terjadi katalis pada Act 1, Sekarang saatnya terjadi perubahan pada Hero dan kehidupannya. Pada bagian ini Hero akan mencoba memperbaiki kehidupannya dengan salah atau fixing things in the wrong way. Sang Hero akan bertindak sesuai dengan kemauannya (want) bukan melakukan sesuatu karena seharusnya (need)

7. B story
Single scene, 22%
Pada bagian ini akan ada pemeran pembantu yang membantu Hero learn the theme. Pemeran pembantu ini bisa teman, kekasih atau bahkan mungkin musuhnya. Dari pemeran pembantu atau B Story ini lah Hero belajar banyak hal. Pemeran pembantu ini tidak hanya satu, bisa juga mungkin dua atau beberapa. Tapi ingat kalau kamu memutuskan B story terdiri dari beberapa orang, pastikan masing-masing orang memberikan pesan kepada Hero dalam learn the theme dengan cara yang berbeda. Contoh paling mudah, ada 2 orang peran pembantu dalam Harry Potter, siapa lagi kalau bukan Hermione dan Ron. 

B Story dapat saat Hero bersama teman satu gengnya


8. Fun & Games
Multi scene, 20%-50%
Saatnya masuk ke bagian yang menurut saya paling menarik dari sebuah novel yaitu fun and games. Pada bagian ini Hero akan melewati kisah panjang sampai mencakup 30% dari novel. Pada bagian ini penulis harus bisa memberikan sesuatu yang menarik dan fun untuk pembaca. Fun untuk pembaca ya, buka berarti fun untuk Hero. karena pada bagian ini, Hero bisa jadi sangat-sangat senang atau malah sangat-sangat menderita. 
Jadi ada dua jenis fun and games yang bisa dipilih oleh penulis yaitu upward (saat Hero sangat menikamti hidupunya) dan downward (saat Hero begitu menderita). Pada bagian ini jangan tanggung-tanggung, misalnya kamu menulis kisah romance dan memilih upward di Fun & Games, maka kamu harus membuat Hero berbunga-bunga sampai membuat pembaca meleleh. 

Buatlah cerita semanis mungkin di Fun & Games tipe upward

9. Mid Poin
Single scene, 50%
Ingatlah, sedapat mungkin jangan menyajikan kisah yang datar agar pembaca tidak bosan, jadi saatnya memberikan katalis kembali di kisah sang Hero. Mid Poin adalah katalis lain yang dibutuhkan pada sebuah novel agar cerita tidak terasa flat atau datar. 
Mid Poin adalah saat fun and games berubah 180°. Kalau kamu memilih fun and games tipe upward maka pada Mid Point ini adalah titik balik sesuatu terjadi sehingga cerita menjadi dan downward. Kalau awalnya Hero kamu berbunga-bunga, maka saatnya membuat sesuatu terjadi sampai ia menharu biru. 
Persis sebelum Mid Poin, sang Hero akan mengalami sesuatu yang dinamakan alarm yang salah. Saat Hero mengira ia bahagia dengan kesengannya, eh ternyata bukan (false victory). Atau saat Hero merasa ia sudah tidak ada harapan di Hunger Games, eh ternyata ada perubahan perturan di permainan (false defeat). Setelah itu, keadaan akan berbalik 180°. Hal ini berfungsi agar pembaca tidak gampang menebak cerita kita. 😁

10. Bad Guys Close In
Multi scene, 50%-75%
Setelah Mid Poin, kedaan berbalik arah menjadi Bad Guys Close in. Bagian ini adaah kebalikan dengan apa yang terjadi dari Fun dan games.

11. All is lost
Single scene, 75%
Seperti yang dijelaskan di awal, tujuan sebuah novel yang baik adalah saat Hero learn the theme. Setelah jungkir balik di Act 1 dan Act 2, ternyata ia bukannya learn the theme, tapi malah lebih parah dari saat ia mulai di awal. Jadi pada tahap ini adalah saat Hero berada pada titik terlemah. Kalau di kisah romance mungkin saat ia ditinggal atau dikhianati kekasihnya, kalau di kisah thriller mungkin saat penjahatnya sudah nyaris sekali menang, dst. 

Hero mencapai titk terendah


12. Dark Night of the Soul 
Multi scene, 75%- 80%
Saatnya Hero meratapi nasibnya, dan akhirnya ia mulai menyadari sesuatu, the need. Akhirnya ia menyadari, dia tidak bisa melakukan yang dia inginkan terus-terusan (want), tetapi ia harusnya bersikap dengan benar (need).

Kita tutup Act 2 dengan kondisi Hero meratapi nasibnya


Akhirnyaaa, kalau mempraktekkan cara menulis novel dengan Save The Cats! yang saya jelaskan pada psotingan ini, kamu sudah sampai ke 80% bagian novel. Wuaaa, tinggal sedikit lagi sebelum kamu berhasil menyelesaikan sebuat cerita dengan plot yang luar biasa.

Gimana? Ada yang berniat mencoba? Saya pribadi waktu mendapatkan ilmu ini, langsung mencoba memasukkan sebuah ide yang ada di kepala saya ke masing-masing langkah ini. Saya sampai terpana sendiri, yaampun saya sampai menyelesaiakan kerangka sebuah cerita yang sudah lama ingin saya buat tapi bingung menyajikan kofliknya seperti apa. Saya langsung semangat lagi menulis, dan doakan saya bisa menyelesaikan draft cerita ini sebelum tahun ini berakhir yaa. Tidak mau kalah ah dengan Titha, saya juga mau berkarya selama pandemi ini. Hehehe..


Dengan membaca postingan ini, kira-kira bisa memberikan kamu bayangan ga buat tahapan menulis novel? Kalau ada yang kurang jelas, share aja di komen ya, nanti saya akan jelasin barengan di postingan Act 3, tahap terakhir dalam menulis novel dengan metode Save The Cat!

Sumber gambar : 
Gambar kucing dari freepik, edited by me in Canva
Gif kucing dari giphy.com

Sunday, 11 October 2020

Ketika Anak Berkarya Selama Pandemi

Kamu ngerasa ga tahun 2020 ini berlalu sangat cepat? Sejak Maret saat kasus Covid pertama, tau-tau tinggal dua bulan lagi udah mau ganti tahun. Selama itu juga saya nemenin anak-anak yang #diRumahAja. Anak sulung saya, Kakak Titha, waktu awal pandemi masih kelas 1 SD, sekarang tau-tau udah mid semester 1 kelas 2 SD. Time flies so fast.. Selama pandemi, Titha full belajar di rumah. Dia juga nyaris ga kemana-kemana. Keluar rumah cuma main di teras atau ke rumah neneknya yang tidak begitu jauh dari rumah kami. 

Punya anak yang menghabiskan semua waktunya di rumah sebenarnya cukup challenging juga. Terutama untuk menyiapkan kegiatan agar dia ga bosan. Sebenarnya kalau dikasi HP dia ga bakal bosen sih, hahaha 😂 Tapi si Mama Ica ini sok idealis, ga ngebolehin anak-anak pegang gadget terus-terusan. Titha dan adik-adiknya baru boleh magang gadget kalau udah malem dan saat weekend. Yagitu akhirnya yang bingung ya mamanya sendiri buat ngisi free time anak-anak biar mereka ga bosen 😆
 
Dulu selama sekolah, Titha biasanya nyampe rumah hampir jam 3. Nyampe rumah tidur siang, mandi sore, makan malam, udah deh free time. Nah kalau sekarang, dia punya free time dari jam11 setelah beres zoom sekolah. Saya udah ikutin dia les online mulai dari kelas mengaji sampai kelas hip hop, tapi tetap aja free time-nya masih banyak yang perlu diisi kegiatan lain.

So far saya udah banyak ngasi kegiatan, mulai dari nge-supply banyak buku bacaan dan buku aktivitas, bikin squishy homade, bikin pajangan dari clay, ngejahit boneka dari kain flanel, main cat-cat tangan, main monoply deal, UNO, bersepeda dan banyaak lagi yang lain. Selain itu Titha juga suka nulis-nulis cerita di buku atau coret-coret bikin komik. 

Beberapa bulan yang lalu saat mau liburan kenaikan kelas, atas tawaran salah seorang guru di sekolahnya, akhirnya Titha ikut program menulis. Temanya adalah membuat tulisan tentang hal yang berkesan tentang guru di sekolah. Waktu saya tawarin, Titha tentu aja semangat ikut, apalagi sejak suka baca KKPK, Titha udah suka nulis-nulis cerita sendiri. Wah lumayan nih, buat ngisi waktu sekaligus bisa berkarya kan..

Baca juga
  • Bacaan aman buat anak-anak yang disukai Titha di sini
  • Postingan pertama tentang Titha dan buku pertamanya 6 tahun yang lalu di sini
  • Titha menjadi anggota perpustakaan di sini

Titha memilih menulis pengalamannya pada hari terakhir di kelas 1. Ini pengalaman berkesan buat dia karena waktu itu perpisahan kelas 1, Titha sampe nangis di zoom saking kangennya dengan suasana sekolah. Apalagi Bu Guru nayangin kolase foto-foto selama mereka bersama di kelas 1..

Foto dan video yang ditayangkan ibu guru di Zoom membuat aku kangen sekali dengan ibu guru dan juga teman-teman. Tidak terasa aku jadi menitikkan air mata karena rindu - Hal 59

Cerita yang ditulis Titha kemudian dikumpulkan dengan cerita 13 anak lainnya dan dibukukan oleh pihak sekolah. Anak-anak yang menulis itu rentangnya dari kelas 1 sampai kelas 4 SD. Saya tidak mengira, di umurnya yang baru 7 tahun Titha sudah menelurkan karya yang dibukukan. I'm really proud of her 😍💖

Ini penampakan bukunya, judulnya adalah Guruku yang Kurindukan


Judul : Guruku yang Kurindukan
ISBN : 978-623-6585-72-6
Penerbit : SIP Publishing
Halaman : 94 halaman

Proses penulisan buku ini bisa dibilang lumayan panjang juga. Apalagi kan anak-anak baru pada belajar nulis, jadi memang butuh waktu buat mereka mencari ide dan kemudian menuliskannya. Titha sendiri karena belum mahir mengetik di laptop, ceritanya ditulis di kertas. Saya yang kemudian mengetik dan menyuruh Titha baca kembali kalau ada yang ingin ditambahkan. Di proses menulis ini, Titha belajar tidak hanya tentang bagaimana menuangkan ide ke sebuah cerita, tetapi dia juga belajar menulis dengan tata bahasa dan tanda baca yang baik. Walaupun masih jauh dari sempurna, setidaknya ini bisa menjadi latihan Titha dengan tanda titik, koma, tanda kutip untuk percakapan dan huruf kapital.

Draft awal tulisan Titha

Setelah draft cerita dikirim, cerita melalui proses editing dan kemudian baru naik cetak. Begitu akhirnya bukunya di tangan, Titha excited banget, "Ini dream comes true banget, Mama" kata Titha sampai teriak-teriak seneng. Saya dan suami yang liat sampai ikut seneng luar biasa. Hehe 😍😍 
Special thanks buat Bu Lina, Bu Guru di sekolah yang merealisasikan mimpi Titha dalam menerbitkan buku 💖💖


Semoga buku ini bisa menjadi jalan  Titha untuk menjadi anak yang lebih produktif dalam berkarya..


Karya Titha ❤❤


Lengkap dengan foto Titha di profile penulis


Oiya, sebelum saya tutup, saya mau tulis puisi yang dituliskan Titha di buku ini : 

Guruku Tersayang
Kamu pahlawanku
Semoga kita bisa bertemu lagi
Terima kasih. Ibu guruku tersayang
Terima kasih sudah mengajariku macam-macam
Terima kasih sudah memberikan ilmu berharga

Kalau anak-anak kamu, ada kegiatan apa aja selama pandemi ini? Share di komen yaa, biar bisa jadi ide main saya bersama Titha dan adik-adiknya juga 💖💖

Saturday, 3 October 2020

5 Rekomendasi Buku Klasik Anak Gratis

 
Tau kah kamu Indonesia termasuk salah satu dunia yang berada di urutan terbawah untuk literasi? 
Menurut data UNESCO, minat baca masyarakat Indonesia hanya 0,001. Artinya, dari 1,000 orang Indonesia, cuma 1 orang yang rajin membaca. Riset yang bertajuk World’s Most Literate Nations Ranked, dilakukan oleh Central Connecticut State University, Indonesia dinyatakan menduduki peringkat ke-60 dari 61 negara soal minat membaca. 

Salah satu alasannya, mungkin karena anak-anak di Indonesia tidak pernah dipaksa 'membaca'. Dari beberapa film dan buku luar yang saya baca, saya memperoleh informasi ternyata anak-anak di luar negri sering diberi 'tugas membaca' di sekolah. Misalnya mereka harus menamatkan buku tertentu pada liburan musim panas dan memulis ringkasannya. Buku-buku yang direkomendasikan untuk tugas membaca mereka biasanya adalah buku-buku klasik seperti To Kill a Mockingbird, Oliver Twist, Little Women dan buku-buku klasik lainnya. 

Andai kebiasaan itu diterapkan juga di sini yaa.. Walaupun saya rasa akan banyak halangannya terutama untuk askes mendapatkan buku. Karena setau saya, banyak perpustakaan sekolah yang koleksinya tidak terlalu lengkap sampai menyediakan buku-buku klasik. Bahkan beberapa sekolah di pelosok mungkin malah tidak punya perpustakaan sama sekali 😢
 
Berbeda dengan anak-anak di luar negri sana, saya justru baru kenalan dengan  buku-buku klasik terutama buku klasik anak setelah dewasa. Ya, walaupun sudah sudah seumur ini, saya masih suka baca buku anak, apalagi buku klasik. Kalau kata Mba Nita di komen salah satu postingan saya, cerita anak itu sederhana dan hangat, tapi polos. Selain itu, selalu saja ada hikmah positif yang bisa diambil dari buku-buku anak ini. Itulah yang membuat saya sampai sekarang masih suka membaca cerita anak. Ada yg sama juga?

Jadi pada postingan kali ini, saya akan rekomendasikan buku-buku klasik anak yang bisa kamu nikmati. Klasik yang saya maksudkan di sini adalah buku-buku yang sudah berumur sampai lebih dari 100 tahun, tapi masih mendapat tempat spesial di hati. Old but gold. Wah, kalau klasik susah donk carinya? Tencuu tidak, kamu bisa baca gratis di Ipusnas kok. Tidak hanya versi english classic, tapi juga versi terjemahannya. Semua buku di bawah udah saya baca, dan menurut saya cukup aman untuk semua umur. Jadi tidak hanya kamu yang bisa baca, anak-anak pun kalau ikut intip punya orang tuanya juga boleh 💖💖

buku klasik anak gratis


1. Oliver Twist by Charles Dickens (1838)

Blurb 
Cerita bermula dari sebuah kota kecil di Inggris, di sebuah penampungan anak-anak yatim piatu. Oliver Twist memulai kehidupannya dengan diusir keluar dari rumah penampungan hanya karena dia berusaha meminta jatah sop yang lebih banyak. Kemudian, ia dipekerjakan di sebuah rumah tukang kayu pembuat peti mati, namun karena dia selalu disiksa, akhirnya ia melarikan diri dengan berjalan kaki ke London selama 7 hari. Ketika ia merasa hampir mati karena lelah dan lapar, seorang anak sebayanya menolongnya dan membawanya kepada seseorang di pinggir kota London, yang ternyata adalah gembong pencuri.

buku klasik anak gratis

Buku pertama yang saya bahas adalah buku yang paling menyayat hati di antara semua daftar yang saya rekomendasikan. Oliver yang malang dari kecil tidak pernah merasakan kebahagiaan. Ia sudah menjadi yatim piatu sejak lahir. Ia kurus kering tinggal di panti asuhan, karena pemilik panti yang picik yang suka mengambil uang jatah anak panti untuk kepentingan pribadi. Saat Oliver memberanikan diri meminta tambah makanan, ia dihukum dan diberikan kepada siapa pun yang mau membelinya untuk dijadikan pekerja. Bayangkan anak umur 9 tahun yang kurus dan kesepian, sudah harus bekerja. Huhu.. Ketika Oliver memutuskan kabur ke London pun hidupunya juga tidak lebih baik, karena di sana ia bertemu dengan kelompok pencuri yang memaksanya ikut menjadi pencuri. Oliver yang baik hatinya, sempat sampai menangis mengatakan ia tidak mau mencuri karena menurutnya itu tidaklah baik..
Tapi tenang, dengan semua penderitaan yang dialami Oliver, buku ini happy ending kok 💖

Buku ini ditulis oleh  Charles Dickens pada tahun 1838 sebagai bentuk ungkapan hatinya akan kondisi Inggris pada masa itu dimana kesenjangan ekonomi banyak terjadi. Termasuk bagaimana anak-anak berusia belia banyak yang terpaksa bekerja kasar untuk kepentingan ekonomi. 

Kalau kamu mau baca buku ini secara gratis, buku versi English Classics terbitan Gramedia tersedia di Ipusnas. Sayangnya versi lengkap yang bahasa Indonesia tidak tersedia, hanya versi yang telah disederhanakan dan lebih singkat terbitan Pustaka Jaya. Buku terbitan Pustaka Jaya ini sudah terbit sejak tahun 1979, jadi mungkin kamu akan menemukan beberapa gaya bahasa (jadul) yang tampak tidak familiar, seperti banyaknya  penggunaan 'dalam pada itu' di awal paragraf.
   Dalam pada itu si kecil Oliver memandang ke arah Gamfield ...
   Dalam pada itu Tuan Pengurus merasa terganggu ...
   Dalam pada itu kedua anak itu terus mengikuti ...
Tapi overall, Oliver Twist terbitan Pustaka Jaya layak dibaca kalau kamu ingin membaca cerita Oliver Twist versi lebih singkat (160 halaman). Kalau ingin baca terjemahan yang lengkap sesuai aslinya, ada terbitan Bentang (tidak ada di Ipusnas) setebal 578 halaman.

Pesan Moral
Pelajaran yang bisa diambil dari hidup Oliver Twist adalah tentang kesabaran. Ingatlah betapa pun sulitnya hidup yang kamu alami, jangan pernah patah semangat dan menyerah. 


2. Heidi by Johanna Spyri (1881)

Blurb 
Si kecil Heidi dititipkan Bibi Dete kepada kakeknya yang tinggal di Pegunungan Alm. Mulanya para tetangga mengira Heidi tidak akan kerasan tinggal bersama Kakek yang pemarah, tapi ternyata mereka bisa hidup rukun. Heidi berteman dengan Peter, si gembala kambing, dan setiap hari ikut menggembala di padang rumput. Suatu hari, Bibi Dete datang lagi hendak mengambil Heidi untuk dibawa ke kota, bekerja di rumah majikannya, untuk menemani Clara yang cacat. Heidi merasa iba dan ingin menolong Clara. Lambat laun Clara mulai membaik. Setelah beberapa waktu tinggal di kota, Heidi merindukan kampung halamannya, juga Kakek, Peter, nenek Peter, dan kambing-kambing Peter. Dia ingin pulang, tetapi keinginannya ditolak Bibi Dete. Heidi yang ceria mulai menjadi pemurung. Sementara itu, di rumah keluarga Clara ada kehebohan, sebab ada hantu yang konon suka bergentayangan pada malam hari.

buku klasik anak gratis

Buku kedua yang saya rekomedasikan adalah kisah Heidi, anak yatim piatu berumur 7 tahun yang tinggal bersama kakeknya di puncak Alm Swiss. Heidi awalnya tinggal bersama bibinya, namun bibinya kemudian menyerahkan Heidi untuk dirawat kakeknya yang terkenal pemarah. Awalnya saya kira hidup Heidi akan menderita, tapi ternyata Heidi menemukan banyak kebahagiaan. Mulai dari menikmati puncak Alm yang sangat indah, kakeknya yang ternyata baik, serta temen baru seperti Peter (dan keluarganya), Clara, Pak Dokter dan banyak orang lainnya. 

Baca buku ini benar-benar menghangatkan hati, apalagi gambaran puncak Alm di pegunungan Swiss sangat-sangat indah. Puncak bersalju dengan padang rumput dan bunga-bunga yang indah. Meminum susu kambing segar dan memakan keju kambing yang dibuat sendiri oleh Kakek dan roti hangat yang dioles mentega meleleh. Karakter Heidi juga digambarkan sangat memukau, tidak salah kalau kakeknya yang awalnya pemarah dan pemurung bisa berubah setelah bersama Heidi. 

Heidi versi terjemahan oleh Gramedia bisa kamu baca gratis di Ipusnas.
Buat yang penasaran secantik apa Swiss di buku Heidi, baca juga : Heidi dan Pengunungan Swiss yang Indah
Pesan Moral
Banyak hal positif yang bisa kita ambil dari buku ini, terutama tentang bagaimana kebaikan kepada orang lain bisa sangat berdampak terhadap hidup mereka. Jadi jangan pernah lelah berbuat baik yaa 💖💖💖

3. The Railways Children by E. Nesbit (1906)

Blurb
Roberta, Peter, dan Phyllis hidup bahagia di Vila Edgecombe, tapi mereka tidak menyadari betapa bahagianya mereka sampai sesuatu terjadi… sesuatu yang memaksa mereka menjalani kehidupan yang sama sekali berbeda.
Ketika Ayah terpaksa pergi beberapa lama, ketiga anak itu bersama Ibu meninggalkan rumah mereka di London dan pindah ke pondok kecil di pedesaan. Anak-anak itu mencari hiburan di stasiun kereta api dekat pondok mereka dan berkawan dengan Pak Perks, portir stasiun, dan bahkan juga dengan Kepala Stasiun. Tapi satu hal tetap merupakan misteri: ke manakah Ayah dan akankah Ayah kembali

buku klasik anak gratis

Railway Children adalah buku pertama yang mengenalkan saya dengan buku klasik anak selain tema fantasi beberapa tahun yang lalu. Sebelumnya, buku menarik bagi saya adalah buku yang penuh fantasi dan hal magical. Saat membaca ini, saya heran sendiri kok bisa buku tanpa ada hal ajaib terjadi tapi ceritanya bisa menarik begini..

Buku ini mengisahkan 3 bersaudara yang harus pindah dari kota besar London ke daerah pedesaan. Menurut mereka  hidup di desa berbeda sekali dengan selama ini yang mereka rasakan, apalagi dibandingkan dengan gemerlap kota London jalani sebelumnya. Di London mereka tinggal di rumah yang besar dengan banyak pembantu. Sedangkan di desa ini, Ibu bahkan harus bekerja karena tidak ada lagi ada Ayah yang mencari nafkah. Mereka kemudian mencoba mencari kesenangan dengan bermain-main di stasiun kereta api. Pada suatu saat mereka bahkan berhasil membantu menyelamatkan kereta api agar tidak terjadi kecelakaan.. 

Kemana kah sebenarnya ayah mereka pergi? Apakah ayah bisa kembali dan hidup mereka bisa balik seperti semula? Silahkan baca bukunya sendiri yaa. Hehehe.. Ada kok bukunya di Ipusnas versi terjemahannya terbitan Gramedia dengan judul Anak-anak Kereta Api

Buku ini mengajarkan kepada kita bahwa tidak harus hidup bergelimpangan harta untuk dapat bahagia. Seperti Roberta, Peter, dan Phyllis yang menemukan kebahagiaan dari hal-hal sederhana di tempat mereka yang baru.

4. Secret Garden by  Frances Hodgson Burnett (1911)

Blurb
Setelah kematian orangtuanya, Mary Lennox si gadis manja dan pemarah datang dari India untuk tinggal di rumah pamannya, Mr. Archibald Craven. Dia merasa kesepian di rumah besar dan sunyi itu. Namun suatu hari dia menemukan jalan menuju taman rahasia yang sudah bertahun-tahun dikunci. Dengan bantuan Dickon, anak lelaki yang bisa “berbicara” dengan binatang, dia menghidupkan kembali taman itu dan membuatnya indah. Kegiatan mengurus taman perlahan-lahan membuat sifat Mary berubah, dan pada akhirnya bukan hanya Mary yang menjadi bahagia karena taman rahasia itu…

buku klasik anak gratis

Masih mengangkat tema anak yatim piatu seperti Heidi dan Oliver Twist, tapi buku ini menawarkan sesuatu yang berbeda karena tokohnya bukanlah anak baik dan cantik. Mary Lennox adalah anak 10 tahun yang menyebalkan, egois, dan sok kuasa. Bukan salah dia juga kalau dia tumbuh menjadi anak yang seperti itu. Sebagai keluarga kaya raya Inggris yang tinggal di India, ia dibesarkan oleh orang tua yang sama sekali tidak mempedulikannya. Ia dirawat oleh banyak pembantu dan pengasuh yang pasti selalu menuruti kemauannya. Semua berubah ketika wabah kolera melanda India. Mirip dengan wabah Covid sekarang, karena wabah kolera banyak memakan korban jiwa, termasuk orang tua Marry.
Karena di India sudah tidak ada yang merawatnya, Marry harus kembali ke Inggris. Ia kemudian tinggal dengan satu-satunya keluarga yang ia punya, paman Archibald Craven, yang tinggal di rumah besar dengan ratusan pintu dan taman-taman yang luas. 

Pada buku ini kita bisa melihat transformasi Marry, dari anak yang bahkan tidak bisa memakai bajunya sendiri, menjadi anak yang semakin mandiri. Dari anak yang suka memerintah, mulai menjadi anak yang lebih baik. Bahkan dengan keramahan yang berlahan muncul di wajahnya, ia ternyata juga tampak menjadi lebih cantik. 
Selain transformasi Marry untuk menjadi lebih baik, yang menjadi menarik tentu saja adalah taman rahasia yang ditemukan Marry tersembunyi di tanah luas milih pamannya. Taman memukau dipenuhi bunga-bunga mawar dan tanaman indah lainnya. Taman yang sudah bertahun-tahun dikunci karena menyimpan suatu rahasia..

Membaca ini tentu saja juga menghangatkan hati. Karakter Marry yang awalnya menyebalkan, perlahan membuat kita jatuh cinta akan transformasinya.. Kalau kamu pencinta kisah klasik, terutama kisah klasik anak, wajib banget baca buku ini. Versi terjemahannya terbitan Gramedia bisa kamu baca di Ipusnas.

Pesan Moral
Tidak ada anak yang benar-benar terlahir berkarakter buruk. Mereka menjadi seperti itu karena pengaruh lingkungan dan pola pengasuhan. Seperti Marry yang ternyata bisa menjadi anak yang baik dan menyenangkan. 

5. Pollyanna by Elanor H Porter (1913)

Blurb
The orphan girl Pollyanna moves in with her strict aunt in New England. Despite a difficult start, Pollyanna's exuberance and positivity affect everyone who meets her, and she spreads joy and love wherever she goes. But when tragedy strikes, Pollyanna finds her optimistic attitude tested, and she must learn to find happiness again.

buku klasik anak gratis


Buku terakhir yang saya rekomendasikan masih bertema tentang yatim piatu, yaitu Pollyanna. Pollyanna adalah anak berumur 11 tahun yang tinggal bersama ayahnya seorang pastor miskin sejak ibunya meninggal. Ketika ayahnya meninggal, Pollyanna kemudian dikirim untuk tinggal bersama Bibi Polly, adik ibunya yang kaya raya. Bibi Polly terkenal sebagai orang yang pemarah dan jarang sekali tersenyum. Sedangkan Pollyanna, ia adalah anak yang sangat ceria, bersemangat dan selalu berpikiran positif. 

Pada buku ini diceritakan sebuah permainan menarik, yang membuat Pollyanna tumbuh menjadi anak yang selalu berpikiran positif. Waktu tinggal bersama Ayah, hidup Pollyanna sangat miskin. Sampai untuk mendapatkan baju dan mainan pun hanya mengharapkan sumbangan dari jemaat gereja. Permainan yang diajarkan ayahnya tercetus saat dulu ia hanya punya sebuah tongkat alih-alih mainan atau barang-barang bagus. Aturan permainannya adalah : Pollyanna dan ayahnya harus menemukan hal menyenangkan apa yang bisa dilakukan dengan hanya sebuah tongkat. Dari situ, Pollyanna terbiasa selalu melihat hal positif dari kondisi apapun. Saat ia ditempatkan di kamar pengap di loteng oleh Bibi Polly (Padahal rumahnya punya banyak kamar lain yang lebih bagus, tapi bibi Polly tidak mau Pollyanna merusak barang-barangnya), Pollyanna bahagia karena dari kamar itu ia bisa melihat pemandangan bagus di jendela. Ia juga senang di kamar itu tidak ada apa-apa, termasuk meja rias dan cermin, jadi dia tidak perlu melihat pantulan bintik-bintik di wajahnya yang dia tidak sukai..

Kalau kamu ingin membaca buku ini, ada versi terjemahannya terbitan Noura (imprint Mizan) di Ipusnas.

Pesan Moral
Buku ini banyak sekali mengajari kita tentang bersyukur, bagaimana dalam kondisi sesulit apapun, pasti masih ada sesuatu yang bisa kita syukuri. 

Baca juga review buku fantasi klasik: 

Dari semua buku klasik anak yang saya rekomendasikan di atas, apakah kamu sudah baca semua? Kalau belum, buku mana yang kamu tertarik untuk segera dibaca?

Wednesday, 30 September 2020

Book Shelfie

Sesuai judulnya, postingan ini hanya berisi Book Shelfie, karena yang punya tidak cukup pede buat pasang foto selfie muka sendiri, jadi cukup majang foto-foto raknya aja 😂

Warning : Ini hanya postingan unfaedah karena saya mau nyimpen foto-foto koleksi buku di blog. Feel free to skip 😅

Saya biasanya nyusun buku berdasarkan penulisnya. 
Mostly buku-buku saya adalah buku series fantasi. Selain itu juga beberapa buku romance. 
Minjem lampu properti hiasan ulang tahun Tasymira 😁


Mejeng 3 buku yang pernah saya tulis

Baca juga : 


Abis beres-beres rak buku, buku series di taro depan, yang non series ngumpet di belakang, karena ga muat kalau ga gitu 😅

Ini rak buku anak-anak yang sering dibaca, sama nyelip beberapa buku saya.

Ini masih rak buku anak-anak, yang susah sekali rapinya. Hahaha.. 
Kiri bawah itu koleksi KKPK dan Komik Next G Titha.

Baca juga :

Selain di rak buku, di sekeliling rumah juga sering ada tumpukan buku, apalagi di kamar. Seringnya buku yang saya baca sebelum tidur dan bacakan buat anak-anak buat bed time story.



Ini bukan rak buku saya, nemu ini di facebook 😁 Tipe-tipe nyusun buku. 
Kalau saya buku dikelompokkan berdasarkan penulisnya, tapi kok ga ada pilihannya ya? 🤔 

Kalau kamu biasanya nyusun buku berdasarkan apa? 







Sunday, 27 September 2020

Quote of THOUGHTS

Akhirnya buku yang ditunggu-tunggu datang juga..


buku thoghts creameno

Beberapa teman blogger mungkin tahu, beberapa waktu yang lalu, Mba Eno empunya blog https://www.creameno.com/ mengadakan guest paid post. Siapapun diperbolehkan berpartisipasi dan satu tulisan terpilih akan memperoleh hadiah lumayan besar dari Mba Eno dan tentu saja tulisannya bakal tayang di blog Mba Eno. Temanya adalah "Thoughts", seperti salah satu label postingan Mba Eno. Kurang lebih berisi curahan pemikiran tentang sesuatu. Saya ikut berpartisipasi, tidak berharap banyak karena pasti yang ikut banyak dan bagus-bagus. Eh ternyata ga ngira saya bisa termasuk salah satu dari 5 cerita yang dipilih Mba Eno. Walau bukan pemenang utama, saya udah seneng bangeeett 😍😍

Ternyata tidak berakhir di situ, atas ide dari Mas Cipu, Mba Eno kemudian membukukan tulisan para peserta dalam buku berjudul THOUGHTS dan mengirimkannya kepada para peserta, dan semua biaya ditanggung Mba Eno. Luar biasa! 

Buku THOUGHTS ini sudah saya terima tempo hari. Waktu bukunya nyampe niatnya cuma mau intip-intip doank isinya, eh ternyata kebablasan bacanya, 😁 Saya ga bisa nutup sebelum beres karena isinya baguuus. Sampai saya merasa tulisan saya tidak ada apa-apanya dibandingkan kisah-kisah yang dituturkan oleh penulis lainnya. 😅

Banyak hal yang bisa saya petik hikmahnya dari buku ini, terutama bagaimana hidup memang tidak selalu mulus dan banyak roller coaster-nya. Namun bagaimana pun, kita harus belajar untuk melihat sisi positif dalam hidup dan jangan lupa untuk selalu bersyukur. Bisa dibilang, buku ini sangat inspiratif. Selain itu, Mba Eno juga menyisipkan quote-quote dari orang-orang terkenal di antara tulisan. Jadi baca buku ini feel-nya ngena banget. Untuk buku indie, kualitasnya perlu diacungin jempol. Kalau saja buku ini dijual bebas, saya pasti akan rekomendasikan siapa pun untuk beli dan baca.. Hehehe..

Jadi pada postingan kali ini, saya mau menulis potongan kalimat inspiratif dari masing-masing penulis di buku THOUGHTS: 

Hanya saya ingin bilang, untuk teman yang lebih beruntung dan bahagia di luar sana, coba lihat jauh ke dalam mata seseorang yang tersenyum, apa mereka terlihat dalam keadaan baik-baik saja? - Arai Amelya
Sudahkah kamu bertanya dan tersenyum membalas bayanganmu di cermin? Menunjukan bahwa kamu hebat. Kamu kuat. Meski nggak sama dengan mereka. - Devina Genesia
Meski hari ini kita belum sepenuhnya baik, tapi kita bisa usaha menjadi orang yang lebih baik daripada kemarin. - Sweet Yvone
Jatuhkan saja dirimu dalam airmata ketika kesedihan melanda, tetapi jangan lupa untuk kembali bangkit dan bersukacita. -Yola Widya
Hidup kita sendiri adalah petualangan yang menyenangkan, seringkali terkubur atau merasa biasa saja jika mulai membandingkan hidup kita dengan orang lain. - Marfa Umi
Manfaat pertama dengan menulis adalah saya punya ruang bebas untuk berekspresi. - Lina Muryani 
Lakukan, sekecil apapun yang bisa kita lakukan untuk orang lain. Karena kadang hal yang kita pikir kecil, justru berdampak besar. -Reyne Raea
Life is not easy hanya dengan memilih hal yang disuka. Dan belum tentu hal yang kamu nggak suka, bisa buat kamu sengsara. - Rizky Masdila
Berbicara mengenai tanggung jawab memang bicara soal struggle masing-masing orang. - Rahul Syarif
Kalau kita sungguh-sungguh akan meminta maaf, ungkapkan bahwa kita sungguh menyesalinya, bukan memberi alasan untuk bela diri. - Kartika Sari
Berkata sesuai dengan keahlian dan porsinya masing-masing. - Ghina Rahmatika
Walau saya paham dari beratnya hidup orang dewasa, akan selalu ada campur tangan Tuhan yang bantu saya dan membentuk saya jadi orang yang lebih baik. - Frisca S
Sama seperti 24 jam, hidup juga terus berjalan. Perlahan kita akan menua, perlahan langit akan gelap. - Astria Tri Anjani
Dan untuk semua perempuan di luar sana, jangan pernah mau dibatasi oleh apappun dalam mengusahakan apa yang ingin kita kejar. - Luluk Sobari
Terkadang, sadar akan kondisi orang lain adalah satu hal yang sederhana namun sering dilewatkan. - Muhammad Irsyad
Apa dengan jadi orang baik saat diperlakukan nggak baik itu termasuk hal yang baik? - Hicha Aquino
Maka berilah ucapan terima kasih (kepada diri sendiri) sebagai penghargaan bahwa kita hebat bisa melalui perjalanan beserta rintangan yang menghadang. - Zahrotul Mutiya
Rencana yang kita rancang sedemikian rupa dan dengan sempurna pada akhirnya akan selalu ada kemungkinan nggak tercapai dan berantakan. Terkesan nggak adil memang, tapi rencana Allah lebih besar dan hebat dari rencana kita manusia. - Eka Fitriani Larasati

Si Ilegal Plagiat bukan hanya ada di drama Korea atau sinetron azab. Karena siapa saja bisa jadi pelakunya. - Rini Uzegan

Energi selain berpengaruh pada produktivitas, juga berpengaruh terhadap kebahagiaan. Jadi managemen energi itu tentang bagaimana kita bisa tetap bahagia tanpa menanggalkan produktivitas. - Rindang Yuliani

Memang hidup tidak semudah itu. Makanya Tuhan memberi kita akal dan pikiran untuk berusaha - Thessalivia

Nggak perlu merasa tinggi hati dan merasakan bahwa sakit itu hanya kita yang punya ... - Aina Awliya

Karena saya harus jadi perempuan yang bahagia. Saya bisa bahagia. - Faututtaqwiyah El-Adiba

Dari quote di atas kira-kira kebayang kan isi bukunya... Qoute mana yang jadi favorit kamu?

Oiya, dari semua kisah yang dituturkan, favorit saya adalah punya Mba Eka, ga salah Mba Eno milih tulisan Mba Eka menjadi juara. Dari tulisan Mba Eka saya belajar, bahwa belum tentu yang kita harapkan akan selalu tercapai, tapi percayalah, semua akan indah pada waktunya ❤❤ Selain itu saya juga sukaaa banget cerita Mba Rey, bagaimana ia berjuang menghadapi hidup bahkan saat semua terasa sudah diambang batas. Kalau Mba Rey baca postingan ini, semangat!! You're not alone!


Terima kasih ya Mba Eno untuk bukunya. Terima kasih sudah menginspirasi banyak orang dan selalu memotivasi kami untuk menulis 
💖💖💖

When you arise in the morning,
think of what a precious privilege
it is to be alive - to breathe,
to think, to enjoy, to love 
(Marcus Aurelius)

Wednesday, 16 September 2020

Illustrated Book

Menurut kamu, apa sih yang bisa dinikmati dari sebuah buku?

Pada awal kenalan akrab dengan buku, saya lebih banyak membaca buku novel yang nyaris tidak ada gambarnya. Bahkan saat masih kecil pun, pasti saya memilih membeli novel, bukan komik. Soalnya dulu saya mikirnya sayang kalau beli buku yang isinya banyak gambarnya, karena baru baca sebentar pasti udah beres bacanya. Jadi hanya hanya bisa menikmati bukunya sebentar. Apalagi saya dulu kalau mau beli buku harus bela-belain menyisihkan uang jajan, jadi ga mau rugi aja gitu 😅

Itu dulu...

Makin ke sini, saya makin ngeh kalau buku tidak hanya bisa dinikmati kata-katanya, tetapi juga keindahan ilustrasinya. Apalagi sejak saya mulai kenalan dengan buku berilustrasi sangat ciamik. Sebut saja ada bukunya Diana Rikasari, Love is series karya Puuung, Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini, Diary of Wimpy Kid, belum lagi juga ada buku Harry Potter seri illustrated.

Baca juga 

Selain buku-buku dewasa, juara ilustrasi memanjakan mata tentu saja banyak di buku anak. Itulah yang bikin saya sering kalap beli buku anak. Salah satunya di buku koleksi Titha ini, Stories of the Seasons.

Berawal dari Titha yang mulai sering nanya, summer itu apa, winter itu apa? Kenapa di Jakarta ga ada winter dan pertanyaan seputar musim lainnya. Pas banget seoarang teman menjual buku tentang musim ini di jastip BBW. Pas bukunya datang, really over my expectation 😍. Total ada 4 cerita di buku ini. Tadinya saya kira bukunya hanya membahas tentang musim seperti jenis musim dan ciri-cirinya. Ternyata kisah tentang musim di sini di bungkus bak cerita dongeng. Misalnya pada cerita pertama, dikisahkan tentang titik hujan yang awalnya tinggal bersama teman-temannya di awan. Setelah itu dia turun ke bumi dan masuk ke dalam tanah, sampai akhirnya ia kembali menguap dan tinggal di awan lagi. Penjelasannya yang seperti dongeng memudahkan sekali buat Titha mengerti siklus air.
Belum lagi kualitas kertasnya yang bagus, sampulnya hard cover kualitas bagus, gambarnya ga usah ditanya deh bagus banget. Saya aja sukaaa banget sama ilustrasinya 😍
Di antara buku-buku Titha yang lain yang ilustrasinya juga bagus, saya memilih menampilkan buku ini karena disetiap ilustrasinya ada pengetahuan yang diceritakan tanpa membuat anak merasa sedang belajar.

Cover depannya yang ciamik, dengan kertas super tebal jadi ga gampang rusak 

Cover belakang bukunya 💖

Selain membuat anak mengerti tentang musim, siklus air, siklus hidup binatang dan siklus tanaman, tentu saja buku dengan ilustrasi bagus bisa memotivasi Titha untuk membaca buku Bahasa Inggris. Titha sebenarnya sudah cukup aktif speaking and listening in English seperti ngobrol bahasa Inggris, mendengar video berbahasa Inggris atau mendengarkan saya membacakan English story book. Tapi kalau reading, dia memang belum terlalu sering. Jadi sekarang saya sedang menggalakkan Titha untuk membaca setidaknya 1 cerita Bahasa Inggris setiap hari untuk mengasah kemampuan reading-nya. Doakan bisa konsisten yaa.. 😁

Nah balik lagi ke illustrated book tadi, jadi membaca buku dengan ilustrasi cantik ternyata sangat menaikkan minat Titha buat baca. Apalagi Titha anaknya tipe visual, yang senang liat yang indah-indah 😍 Mungkin tips ini juga bisa diterapkan untuk kamu yang punya anak tipe visual seperti Titha 😁


Cerita pertamanya tentang tetes air, mulai sejak dia turun dari tetes hujan sampai kembali menguap ke awan

Setiap beres satu cerita akan ada ringkasan siklus


Cerita kedua tentang siklus acorn, sejak dia nempel di pohon, jatuh ke bumi dan tumbuh jadi pohon juga..


Acorn udah tumbuh jadi pohon yang besar


Cerita ke tiga tentang siklus beruang, sejak berhibernasi selama musim dingin sampai mencari makan di musim lainnya


Cerita terkahir tentang siklus keping salju. Ini cerita favorit Tasymira karena masih terpengaruh demam Frozen II 😁



Jadi, ternyata yang bisa dinikmati pada buku tidak hanya kata-katanya ya, tetapi juga keindahan ilustrasinya 💖💖 

Gimana dengan kamu?


Monday, 14 September 2020

Save The Cat! Cara Jitu Menulis Novel (Part 2)


Pernah kah kamu sudah mempunyai ide sebuah cerita, tapi kemudian bingung bagaimana memulai menceritakan dalam bentuk novel? Kalau kamu mengalami itu, cara Save The Cat! Ini cocok sekali untuk kamu terapkan. Berikut saya akan memabahas tips menulis novel Save The Cats! menurut Jessica Brody...

Sebelumnya biar runut, jangan lupa baca Save The Cat! Cara Jitu Menulis Novel (Part 1)

Pada postingan kali ini, kita akan membahas 5 Langkah pada Act 1 yang akan menjadi 20% bagian awal novel kamu. Kalau kata Jessica Brody, Act 1 ini merupakan status quo, kondisi awal kehidupan Hero sebelum terjadinya konflik pada novel. 

tips menulis novel Save The Cat


5 Langkah pada Act 1 terdiri dari: 

1. Opening Image – 0% to 1% 

Opening Image adalah berupa satu kejadian (Single scene), yang membuat pembaca memiliki gambaran kehidupan hero saat awal cerita.
2 kunci yang disampaikan oleh Jessica pada opening image adalah : Visual dan flaws
 
Visual : Cerita harus menunjukkan (show) kondisi hero, bukan memberitahu (tell). Seperti yang sering disampaikan oleh para suhu dalam menulis, show not tell!
Misal kalau Hero kamu adalah seorang pemarah, maka opening image bisa berisi dia lagi marah saat tidak sabar menunggu temannya yang telat. Jadi kamu ga perlu ngasi tahu pembaca, misalnya memulai kalimat dengan “Sari adalah orang yang pemarah ...” ini namanya tell, bukan show. Ngeh kan bedanya? Sekali lagi, Show not tell!

Flaws
Hero yang diceritakan harus memiliki kekurangan dan cacat (flaws), karena ga ada pembaca yang penasaran dengan cerita orang yang kondisinya serba sempurna. BORING! Kata Jessica. 


Kalau semua serba perfect, ceritanya jadi ga akan asik and nowhere to go. Karena sebagus apapun narasi kita, sebagus apapun world building di novel, kalau kisah pemeran utamanya tidak mengena di hati, itu ga akan menjadikan cerita yang bagus.
Jadi, buatlah Hero di cerita kita kesulitan dengan segala kekurangan yang dimilikinya. Sepanjang novel nanti ia bertansformasi menjadi lebih baik, itu lah inti sebuah novel. Perjalanan Hero menjadi kondisi yang berbeda dari sejak dia awal mulai, saat ia memiliki flaws.

2. Setup – 1% to 10%

Setup ini berisi multi scene, artinya ada beberapa kejadian yang terjadi pada bagian ini. Setup berisi tujuan Hero, dunia tempat hero tinggal (world), masalah yang dialamai Hero (problems)

Hero's goal : tujuan dia nanti di akhir buku. Tetapi pada bagian ini masih eksplisit, sebagai sneak peek pembaca buat tau sebenernya yang dipengenin Hero nya itu apa. 

World : Saatnya kita menceritakan gimana sih kondisinya si Hero. Dia tinggal dimana, sama siapa, kesehariannya gimana dll. Kalau cerita kamu fantasi, saatnya mulai menceritakan dunianya dengan penuh keajaiban. 

Problems : masalah utama Hero itu apa.


Setup ini dibuat ringkas aja. Ga perlu berlama-lama menceritakan tempat Hero kita tinggal misalnya, cukup 10% dari cerita biar ga ngebosesin


3. Theme Stated – 5%

Bagian ini cukup berisi satu kejadian aja (single scene). Di sini diceritakan transformasi sang Hero.

Without a transformation, the story will fall flat

Kalau di bagian setup lebih ke apa yang hero inginkan, sedangkan di bagian ini menceritakan apa yang hero butuhkan. Hal itu biasanya disampaikan oleh orang lain, dan bisa juga oleh orang yang tidak terlalu penting. Transformasi ini juga biasanya diacuhkan oleh hero.

Salah satu contohnya di buku Me Before You. Saat Louisa ditanya waktu wawancara kerja, kamu sebenarnya mau apa di hidupmu? Saat itu Louisa ga bisa jawab karena selama ini hidupnya hanyalah untuk orang lain. Dia ga pernah memikirkan kebahagiaannya sendiri atau apa yang dia inginkan. Jadi saat ditanya itu oleh yang wawancara, otomatis Louisa bingung kan..

4. Catalyst – 10%

Sesuatu harus terjadi agar cerita tidak membosankan. Satu aja, makanya langkah ini masuk ke single scene. Sesuatu yang besar dan bisa merubah jalan hidup sang hero. Saking besarnya, itu akan merubah jalan hidup sang hero and there's no way back.

The story will change the hero.

Kata Jessica, catalyst ini adalah alasan orang buat beli buku kita dan baca cerita yang kita suguhkan.
Jadi catalyst harus sesuatu yang besar dan sangat bermakna. Buat tau apakah katalis yang kita buat udah cukup, kamu bisa mengajukan pertanyaan : 
Apakah setelah ada katalis, hidup sang hero bisa kembali seperti dulu?
Kalau jawabannya bisa, itu artinya katalis novel kamu kurang kuat.

Contoh katalis di buku 

Hunger Games : saat Katniss mengajukan diri menggantikan adiknya di Hunger Games.


Harry Potter : Saat Hagrid bilang "You are a wizard, Harry" 


Novel Nikah Muda saya : Saat Kirana dijodohkan dengan Aji oleh ayahnya. (Tetep ya promosi 😁)

Kebayang kan katalis harus sebesar apa? Ibaratnya kalau ga ada katalis, ga akan ada cerita novel kamu. 

Oiya, katalis ga harus hal buruk. Kalau di buku romace biasanya katalis saat dia bertemu orang yang akan merubah hidupnya, mau saat itu dia udah suka atau belum.

5. Debate – 10% to 20%

Setelah terjadi sesuatu yang besar dengan hidup Hero pada katalis di atas, agar cerita realistis, maka harus ada sesi saat Hero bertanya-tanya, atau berpikir ulang. Apakah benar itu terjadi, apakah ia harus melakukan itu atau tidak dan berbagai keraguan lainnya. Reacts and debate.
Oiya, Debate ini multi scene ya, jadi bisa beberapa kejadian di ceritakan di sini.

Di debate ini, Hero mulai mikir banyak. Bisa juga sampai di colek pun juga ga nyadar kayak kucing ini 😁

Kurang lebih itu Act 1 untuk menulis buku. Setelah itu karena penasaran, saya mencoba membuka beberapa buku saya di rak, dan saat itulah saya menemukan kesamaan dengan cara ini :
  • Dru dan 5 Kerajaan (Clara Ng) : cerita dimulai dengan Dru marah sampai berkelahi dengan anak lain.
  • Critical Eleven (Ika Natassa) : yang menceritakan kehidupan Anya yang sangat mobile dimulai dengan saat Anya di pesawat.
  • Lockwood & Co (Jonathan Stroud) dimulai dengan Lockwood dan teman-temannya membasmi hantu dengan sifat kenekatan Lockwood yang terkesan ceroboh.
  • Hunger Games (Suzzane Collins) dimulai dengan Katniss yang pergi berburu dengan Gale, menggambarkan Katniss yang rabel dengan aturan lararangan berburu.
Cocok semua sama arahan Jessica 😍


tips menulis novel Save The Cat
Salam dari Jessica Brody 😁

Jadi bagaimana? Kira-kira dengan penjelasan di atas, udah bikin kamu kebayang ga memulai novel? Ayo segera mulai menulis, ceritakan Hero kamu dan semua kecacatannya. Lanjut ceritakan dunianya, tujuannya dan keinginannya. Beri dia katalis agar hidupnya jungkir balik sampai tidak ada jalan untuk kembali..

Selamat menulis! Sampai ketemu di postingan berikutnya untuk penjelasan Act 2 dan Act 3 💖💖

Saturday, 12 September 2020

Baca Ebook di HP vs Kindle


Perkembangan teknologi menggeser banyak kebiasaan dalam kehidupan, salah satunya dalam membaca buku. Dulu kalau kita ingin membaca buku, kita harus ke toko buku dulu buat beli, atau beli online yang baru datang beberapa hari kemudian. Sekarang, kita bisa mendapatkan buku idaman langsung real time online. Tinggal klik klik, dan wuss buku sudah tersedia di gadget dalam bentuk ebook dan bisa langsung di baca. Selain di gadget seperti HP atau tablet, kita juga bisa baca ebook di alat baca elektronik seperti kindle, kobo reader, dll

Terinspirasi dari postingan Lia yang membahas kebiasaan barunya dalam membaca, saya jadi kepikiran buat nulis postingan ini, apakah cukup membaca ebook di HP atau perlu membeli Kindle?

Kindle adalah sebuah gadget yang digunakan untuk membaca buku. Iya, hanya untuk membaca buku. Ga ada game dan ga ada sosmednya 😁 Bisa sih dipake internetan, tapi terbatas banget. Saya punya Kindle sejak 5 tahun yang lalu dan selama itu juga udah menemani saya membaca banyak ebook, terutama english ebook. Buku biasanya saya beli di amazon, atau kalau tersedia ebook gratis, saya bisa pindahkan dari komputer dengan kabel data ke Kindle.

Sejak tahu Ipusnas 2 tahun yang lalu, saya mulai jarang baca di Kindle karena koleksi buku di Ipusnas sangat banyak dan tentu saja, Gratis! Hehehe.. 😁 Apalagi hp sekarang bisa disetting reading mode jadi lebih nyaman di mata dan ga bikin perih baca lama-lama.

Jadi, kalau beli Kindle jaman sekarang ga kepake donk? Wua belum tentu, karena ada 2 kelebihan Kindle yang menurut saya tidak terkalahkan oleh membaca di hp yaitu :
1. Batere tahan lama
Baterenya yang sangaaat tahan lama. Bisa sampai sebulan dengan penggunaan. Kalau dibiarin nyala, cuma dipake buat baca sesekali bisa lebih lama lagi sampai berbulan-bulan 😁
2. Ramah di mata
Kelebihan utama Kindle adalah karena teknologi e-ink nya, sehingga tidak perih dimata walau membaca dengan waktu yang lama. Ini pembeda utama Kindle dengan tablet yang bukan khusus untuk membaca lainnya.

baca di kindle
Kindle Paperwhite saya yang umurnya udah 5 tahun lebih tapi masih bagus, masih sama kayak awal beli performanya

Kelebihan lain pernah saya tulis di blog ini pada postingan Pros-Cons Kindle Papperwhite

Bagaimana dengan HP? Salah satu yang membuat membaca HP tidak bisa dikalahkan oleh Kindle adalah kecintaan saya dengan IPUSNAS. Hehehe.. Buat yang belum tahu, Ipusnas adalah aplikasi untuk meminjam ebook gratis. Tinggal download di Play Store atau Apple Store. Karena buku yang bisa dibaca di Ipusnas sifatnya dipinjam, jadi dalam beberapa hari buku akan hilang dari koleksi. Trus kalau belum selesai baca gimana? Tenang aja, bisa dipinjam lagi kok. Lebih detail bisa baca di web Ipusnas https://ipusnas.id.




Selain Ipusnas, kamu juga bisa berlangganan Gramedia Digital yang menurut saya itu jaauuuh lebih murah dari pada beli buku Amazon untuk Kindle. Aplikasi pinjam meminjam buku sekarang juga ada banyak, ada juga Perpustakaan Digital Banyuasin yang kamu bisa pinjam dan baca Novel Nikah Muda saya di sana.. #promosi 😂

Masih bingung mending Kindle atau cukup pake HP aja? Ini saya kasi beberapa pilihan ya :

baca di kindle
Apa jawaban kamu? 
Share di komen yaa...

Jadi, menurut saya kalau kamu banyak bepergian, Kindle ini amat sangat kepake. Karena saya pribadi, kalau bepergian cenderung menghemat batere hp (biar bisa puas dipake foto-foto 😁). Belum lagi kalau perlu harus menghubungi orang. Sedangkan bawa buku fisik juga menuh-menuhin tas. Apalagi kalau pergi agak lama, masa sampai harus bawa beberapa buku. Sedangkan Kindle, selain ringan juga bisa menyimpan sampai ratusan buku. Dulu saat belum punya kindle, saya sering banget berujung beli buku di bandara saat mau pulang karena bacaan yang dibawa udah beres dibaca semua. Soalnya saya termasuk yang ga terlalu suka nonton film di pesawat, lebih suka baca.

Sedangkan kalau kamu penyuka buku bahasa Indonesia, menurut saya ga terlalu urgent buat beli kindle. Karena banyaknya ebook yang tersedia in english. Kecuali kalau kamu ga bisa baca kelamaan di Hp karena bikin mata perih ya.. Atau kalau kamu gampang kegoda dengan sosmed saat baca, mending baca di Kindle. Hehehe.. Soalnya saya sering pas baca buku di Hp, tiba-tiba ada notif sosmed, ujung-ujungnya scroll sosmed bisa lamaa tau-tau udah setengah jam lebih 🤪

Jadi gimana, tertarik untuk beli Kindle? 

baca di kindle
Kindle si gadget kesayangan 💖💖