Tuesday, 26 April 2016

Rumah Main Anak by Julia Sarah Rangkuti



Pada suatu ketika, saya pernah mendengar seorang rekan berkata "Anak-anakku itu, kalau ga ada HP dan wifi bawaanya bosen. Dasar anak jaman sekarang, padahal kalau kita dulu kan bisa main yang lain, entah menggambar atau main apalah yang kreatif dikit" 
Terus terang saya merasa sangat sedih mendengar itu, dia menyalahkan anaknya yang 4 tahun karena tidak kreatif dan sangat bergantung kepada gadget. Permasalahannya sekarang, apakah benar itu terjadi karena anaknya adalah "anak jaman sekarang?" Padahal kalau menurut pendapat saya, bukankah harusnya tugas orang tuanya lah yang menstimulus perkembangan anak agar tidak bergantung kepada gadget? Saya tidak akan mengatakan saya anti gadget ya, karena Titha pun juga sangaaat menyukai ipad nya. Tetapi saya merasa, itu adalah tantangan bagi saya sebagai orang tua agar anak tetap tertarik bermain hal lain selain gadget. Bukannya malah menyalahkan anaknya.. Sedih anak kecil belum tau banyak tapi udah dicap ga kreatif. Huhuhu.. 



Saya mengakui mencari akal untuk membuat anak tetap sibuk agar tidak mencari gadgetnya itu cukup sulit. Makanya saya sangat senang saat menemukan buku ini, Rumah Main Anak yang ditulis oleh Julia Sarah Rangkuti. Buku ini berisi ratusan kegiatan yang bisa dilakukan dengan anak, dipisahkan berdasarkan umur mulai bayi sampai dengan 2 tahun lebih. Setiap kegiatan dilengkapi dengan penjelasan alat dan bahan yang dibutuhkan, cara membuat, cara bermain dan manfaat aktivitasnya. Menariknya adalah sebagian besar aktivitasnya tidak perlu effort besar dan biaya mahal untuk menyiapkannya. Seperti salah satu kegiatan favorit Titha yang saya capture di bawah ini, membuat hujan warna warni : 


Buku ini juga memberikan bonus berupa agenda bulanan bermain anak, jadi sangat membantu emak-emak tidak kreatif seperti saya ini. ^^ Selain itu ada juga bonus parameter perkembangan anak 0-6 tahun. Nyesel deh baru tau buku ini sekarang, coba tau dari Titha lahir pasti lebih seru. Kalau kekurangannya, menurut saya foto-foto kegiatannya terlalu kecil jadi terlihat kurang menarik. Mungkin karena sebagian besar foto pada buku ini adalah dokumentasi pribadi penulis dengan anaknya. 3,5 bintang untuk buku ini. Kalau saja gambarnya lebih menarik, saya akan memberikan bintang 4. 



Judul : Rumah Main Anak
Pengarang : Julia Sarah Rangkuti
Penerbit : Sahabat Sejati
Cetakan 1 Desember 2015, Cetakan 2 Januari 2016
Isbn : 978-979-15849-4-4


Oiya, tulisan ini berbonus 10 foto-foto kegiatan Titha, siapa tau bisa menginspirasi buat nyari kegiatan bersama anak ^^

1. Membuat kaktus dari buble wrap. Ekspektasi : gambar kanan atas
Realita : Titha terlalu excited mencampur-campur warna, hasilnya jadi kanan bawah :D

2. Hujan warna warni di toples 

3. Puzle (ada yang minta difotoin begitu beres susun puzle ^^)

4. Mari cetak tangan

5. Tempel boneka kain flanel

6. Lego 

7. Mari kita membuat puding 


8. Atau roti keju 

9. Pake kalung buatan sendiri nih.. ^^

10. Mari kita tempel playdooh di ekor pony


Play is often talked about as if it were a relief from serious learning. But for children play is serious learning. Play is really the work of childhood (Fred Rogers) Page 219



 






Reaksi:

2 comments:

  1. aih titha keren...
    jd pgn punya bukunya jg, plus bagus jg ya kayanya bukunya buat kado ;)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Makasiii ^^

      Iyaa, buat kado n kolpri pas banget ini bukunya..

      Delete