Wednesday, 12 October 2016

I’ll be Your Wife by Jho Hyo Eun


Hidup kadang bisa menjadi cukup berat, tetapi Mo Rae dan Seung Won tidak punya pilihan lain kecuali menjalaninya. Mo Rae berumur 23 tahun, yatim piatu yang kehilangan orangtuanya saat kecelakaan. Sayangnya kematian orang tuanya juga menyisakan hutang yang sangat banyak yang harus diselesaikan Mo Rae. Seung Won, seorang wanita 28 tahun kaya raya yang dipaksa menikah dengan orang yang tidak dicintainya. 
Pada suatu malam, seolah Tuhan menjawab doa mereka, tubuh mereka tertukar. Akhirnya Mo Rae menjalani hidupnya yang baru sebagai Seung Won yang kaya raya dan telah bersuami. Sang Hyuk, suami Seung Won diceritakan sebagai orang yang sangat tampan, tapi tidak berperasaan, seperti robot. Tetapi benarkan seperti itu? 




Selama tinggal di rumah barunya, Mo Rae perlahan mulai menemukan sisi lain dari Sang Hyuk yang sangat menarik hatinya. Dengan sikap ceria dan penuh semangat Mo Rae, Sang Hyuk mulai membuka pagar tinggi hatinya. Buku ini menceritakan sangat manis bagaimana perlahan Sang Hyuk dari sangat membenci Seung Won, mulai berlahan memperhatikannya sejak sikap Seung Won berubah, tanpa mengetahui perubahan tersebut karena sekarang Mo Rae lah yang ada di dalam tubuh Seung Won.  Lucu sekali melihat Sang Hyuk yang awalnya tidak peduli, menjadi mulai mencari-cari istrinya saat dia tidak menemukannya di rumah saat pulang kantor. Ternyata si jail Mo Rae malah bersembunyi di dalam selimut dan mengagetkan Sang Hyuk. Sang Hyuk yang tidak pernah tersenyum itu sampai susah sekali menyembunyikan tawanya. Mo Rae benar-benar merubah hidup Sang Hyuk menjadi lebih bewarna. Belum lagi Mo Rae yang sengaja menupahkan minuman ke celana Sang Hyuk yang sedang tidur agar suaminya itu mengira dia telah mengompol di celana. Tetapi mampukah semua itu membut Sang Hyuk memaafkan masa lalu istrinya yang sangat kelam? 

Buku ini adalah buku pertama terjemahan Korea yang saya baca. Buku pertama dari penerbit Haru juga yang saya baca. Terjemahannya bagus dan mengalir, walau beberapa editing masih terlewat seperti ada kata 'dan' yang keulang jadi 'dan dan', dan editing minor lainnya. 

Kalau dari segi cerita, khas film korea yang romantis imut-imut gitu (apa coba romantis imut? Hahaha) Saya sukaaaa jalan ceritanya, berlahan tapi pasti menceritakan benci jadi cinta, hate-love story always win my heart ^^. Seru, bikin senyum-senyum sendiri baca mereka yang udah saling suka tapi masih gengsian. Tadinya mau ngasih nilai 4, tapi saya tidak terlalu suka dengan akhirnya yang anti klimaks. Jadi beberapa bab terakhir terasa agak membosankan. 3,5 bintang untuk buku I'll be your wife.



Jadi buku ini sangat saya rekomendasikan untuk penggemar hate-love romance, di jamin klepek klepek deh bacanya. Hehehe. Oiya, buku ini khusus Dewasa ya, karena ada cerita yang belum pas untuk anak di bawah umur walaupun hanya sedikit, maklum kan bukunya menceritakan kehidupan suami istri. ^^


Judul: I’ll Be Your Wife
Penulis: Jo Hyo Eun
Penerbit : Haru Media
Penerjemah: Siti Solehatin
Penyunting: KP Januwarsi
Proofreader: Yuli Yono
Cover designer: Bambang ‘Bambi’ Gunawan
Ilustrasi isi: @teguhra
Cetakan: pertama, Maret 2016
Jumlah Halaman: 410
Ukuran: 14×20 cm
ISBN: 9786027742482

Sedikit cuplikan perhatian Sang Hyuk di hal 149, saat Mo Rae yang tidak tau kalau tubuhnya alergi dengan kepiting. Sehingga berujung harus dilarikan ke rumah sakit. Mo Rae masih dalam pengaruh obat yang membuatnya sangat mengantuk saat perjalanan pulang di mobil dengan Sang Hyuk. Mo Rae tertidur dengan kepala beberapa kali terantuk kaca mobil.

Sang Hyuk tak tahan melihat hal itu. Rasa kantuk yang datang sebagai efek samping obat sepertinya tidak dapat dilawan istrinya. Laki-laki itu berlahan mengulurkan tangannya dan menarik pundak wanita itu ke arahnya. Wanita yang memang tidak lagi memiliki tenaga itu seakan telah menantikan tubuh kekar Sang Hyuk untuk bersandar. Oleh karena itu, ia terlihat dengan nyaman menyandarkan kepalanya di pundak Sang Hyuk lalu melanjutkan tidur. Merasa berada di tempat yang lembut dan nyaman, muncul senyum puas di sudur bibir wanita itu. Sang Hyuk kemudian berbicara pada sopirnya.
"Sopir Lee, tolong menyetir lebih pelan"








Reaksi:

0 komentar:

Post a Comment