Monday, 14 December 2015

The 25 Reasons Why "The Maze Runner and The Scorch Trial Movie" are not Based on the Book



Sudah lamaaa sekali ga baca buku yang bikin penasaran, bikin ga tenang kalau belum beresin, begitu beres baca langsung pengen ngasi bintang 4,5 >.< Apalagi buku fantasi.. Dan akhirnyaaaa, I found it, dan bukunya adalah The Maze  Runner trilogi karya James Dashner. Saya membereskan 3 bukunya dalam sebulan terakhir ini,  dan sampai sekarang masih kebayang-bayang sama ceritanya.. #lebay hehehe ^^
Trilogi ini adalah distopia, yang kelam dengan kehancuran dimana2. Biasanya saya ga bisa menikmati buku2 dengan tema ini karena saya lebih menyukai sesuatu yang penuh keajaiban, bukan kehancuran. Tetapi cerita pada buku ini benar2 membuat saya penasaran, ga bisa berenti karena banyak misterinya. Membacanya pun tidak bisa dikatakan menyenangkan karena sangat menguras emosi dan membuat ngos2an ngeliat mereka berusaha mempertahankan hidup.

Saya ga akan mengulas tentang cerita bukunya di sini, detail buku bisa di liat di goodreads di link di bawah :
The Maze  runner
The Scorch Trial
The Death Cure

Jadi ceritanya karena penasaran dengan visualisasi bukunya, setelah membaca saya langsung nonton filmnya, pertama dan kedua, tetapi SAYA KECEWA!! The movies are nothing like the books. Aaargghhhhh.. Harusnya itu namanya inspired by the novel, not based on the novel!! #tariknafasnahanemosi

SPOILER ALERT!!!

Berikut adalah beda film dan bukunya Maze  Runner series, serta list alasan mengapa saya katakan filmnya sama sekali tidak sesuai dengan bukunya. Bakal banyak spoiler yaaa.. It's gonna be a long list, so you better sit and relax.. ^^ :   

The Maze  Runner

1.  The cast
Glader yang terjebak di Maze  rata2 berumur 16an tahun. Pas nonton filmnya, kok pemerannya kaya tua2 yaa, apa kalau bule emank wajahnya tua2? Hehehe.. Tp ternyata emank doonk, umur pemainnya itu 25an tahun. But don't get me wrong, I love tha cast, specially Trio Thomas -Minho-Newt.  Apalagi sama pemeran Newt yang ternyata adalah pengisi suara Ferb di film kartun kesukaan saya Phineas and Ferb.
Why the age is matter for me? Karena mereka terjebak di Maze !! selama 2 tahun (3 tahun kalau di film) mencoba mencari jalan keluar dan berusaha bertahan hidup dengan mengelola Glade sebaik mungkin. Akan beda feelnya saat Glader yang baru belasan tahun berusaha bertahan hidup dengan yang udah berumur 25an kaan? Orang 25 tahun mah udah dewasa buat berusaha sendiri..



2. The character
Di film karakternya ga berasa. Kayanya filmnya cuma nonjolin ceritanya aja yang kerasa buruburu (padahal 2 jam lebih loh)-sanasini-biar-menegangkan-tp-ga-ngejelasin-apa2-tentang-karakter-dan-plotnya. Kemana perginya Thomas  yang selalu punya naluri buat jd hero (nyelamatin orang mulu), Minho yang jagoan plus komen2 sarkastiknya dan Newt yang paling baik n setia kawan.. Huhuhuhu..

3. The Glade

Glade itu kan semacam tempat buatan, bukan tempat terbuka kaya yang di shoot di akhir film The Maze  Runner. Langit nya aja buatan. Nah loh kenapa di filmnya tiba2 ada hujan di Glade??
Di buku ke 3 aja di jelasin Glade nya kaya ada di bawah tanah gitu.


4. The Glader

Di buku di jelasin gimana Glader berusaha sebaik mungkin buat menjalankan semua aturan yang mereka buat. Semua agar mereka dapat bertahan hidup dengan baik di Glade. Mereka bahkan punya kebiasaan yang di sebut gathering dalam menentukan sesuatu.
 Ini di film pas Thomas  baru dateng malah di ajak berantem, kalau Gladernya kaya di film, mereka ga akan bisa bertahan lama harusnya di Glade kalau suka2 gt. Belum lagi para runner ga mau lari lagi keluar Maze  waktu terjadi perubahan di Glade.
Padahal kalau di buku mereka tetap mau bahu membahu buat lari memetakan Maze  waktu ada perubahan di Glade

5. Nyari jalan keluar dari Maze
Di buku di ceritain gimana mereka berusaha mecahin kode2 dari Maze  yang berubah2 setiap hari. Nanti itu yang jd semacam password mereka buat matiin griever. Ini di film malah pake entah apa itu yang didapet dari griever.  Kalau udah ada kuncinya di Griever, ga guna donk selama ini para runner berusaha lari keliling Maze . Arrrghh!! Judulnya aja Maze  Runner, so the key suppose to be in the runner!

6. Stung by griever, The serum, and the changing
Di film diceritain belum pernah ada yang kena griever sebelumnya. Padahal di bukunya pernah, dan mereka dibekali serum dari creator untuk mengobatinya. Serum ini mengakibatkan orang kena mengalami changing. Situasi dimana dia mengalami kilas balik sebagian ingatannnya sebelum masuk ke box.
Tapiiii, di film malah Teresa yang bawa serum. Dan changing justru terjadi saat orang kena tusuk griever alih2 karena serum

7. Alby
Di film diceritain Alby adalah orang pertama yang sendirian di kirim ke Maze  3 tahun lalu. Padahal di buku itu, Alby salah satu dari beberapa orang yang dikirim ke Maze  2 tahun lalu.

8. WICKED vs WCKD
Apa susahnya sih samain aja namanya sama kaya di buku, kenapa harus disingkat jd WCKD di filmnya? Hmmfff..

9. Telepati Thomas  n Teresa kok ga berasa ya di filmnya?

10. The griever
Di buku diceritain gimana griever memang udah diprogram sedemikian rupa. Termasuk saat gate ga nutup malam hari, griever akan masuk dan mengambil satu orang per malam. Sedangkan di film, mungkin biar action nya lebih kerasa, grievernya masuk dan membunuh banyak Gladers.

11. The creator
Di buku, Waktu Thomas  dan Gladers lainnya berhasil masuk ke griever's hole, mereka ketemu dengan creator. yang kemudian dateng bareng Gally juga.
Tapi  di film, creator udah pada mati waktu mereka nyampe. Lalu ada Paige di monitor yang jelasin tentang flare. Ketika pemberontak dateng, Paige bunuh diri nembak kepalanya.
Trus ternyata Paigenya masih hidup. Ga jelas banget, ngapain coba pake acara bunuh diri segala.

12. Chuck's death

Chuck ditembak Gally yang tiba2 dateng, padahal kalau di bukunya pake pisau. Sebenarnya ga masalah juga sih mau pake apa bunuhnya, tapi feelnya itu loh. Apalagi gally yang sebelumnya udah dibawa griever tiba2 muncul sama creator, seolah2 dijadiin alat oleh creator buat bunuh Thomas , yang kemudian dihalangi oleh chuck.
Tapi kalau di film, berasanya Gally kok tiba2 muncul, trus pengen bunuh Thomas  aja gitusendiri, on his own will! Hmmff..

13. The rescuers
Di buku, the rescuers dateng buat nyelamatin Thomas  n temen2nya, dan ngebunuh creator. Abis itu ngebawa mereka pake bus. Di film, biar makin keren kali yaa, mereka nyelamatkan pake helicopter.

Secara keseluruhan sebenarnya film The Maze  Runner cukup lumayan, setidaknya inti ceritanya cukup sama. Para Gladers berusaha untuk keluar dari Maze .


The Scorch Trial.


Berikut akan dilanjutkan pembahasan tentang beda film dan buku kedua, The Scorch Trial.


14. The plot
Jalan ceritanya bener2 beda. Di buku kan diceritain kalau para Gladers itu masuk ke Schorch sesuai dengan tawaran Rat Man dari WICKED.  Apabila mereka lolos dari Scorch mereka akan sampai ke  Safe heaven dan dijanjikan akan diberikan cure untuk flare. Semua misi itu semacam percobaan ke2 oleh WICKED kepada para Glader setelah lolos dari Maze . WICKED selalu memantau mereka saat di Scorch, mereka bahkan membantu Thomas  saat Thomas  sekarat.
Sedangkan di film, kok malah mereka kabur2an dari WCKD ke Scorch buat nyari Right Arm. Jd selama di Scorch mereka dikejar2 oleh WICKED. Padahal Righ Arm kan baru muncul di buku ke 3.
Kenapa oh kenapaaa? Ceritanya harus diubah seenak jidatnya produser kaya gitu #crycry



15. Glader yang selamat dari Maze
Di buku yang selamat lumayan banyak, ada 19 klo ga salah. Di film kok tiba2 cuma ada 6 orang (Thomas, Teresa, Minho, Newt, Frypan, dan Winston). Apa mereka ga punya budget buat bayar pemain lain ya?
Di buku diceritain juga setiap Glader punya tag di lehernya, kaya Minho yang d tulis Leader. Jd setelah itu minho emank mainin perannya sebagai leader yang mimpin Gladers selama di schorch. Kalau di film, mereka semua ga tentu arah aja gitudi schorc ga ada yang koordinasiin.

16. The flare
Virus flare di buku digambarkan bisa nyebar melalui udara, jd kalau ada yang kena virus akan segera dipindahkan ke tempat lain agar tidak menulari yang sehat. Virus pun belum ditemukan penyembuhannya. Di film malah nyebar kalau di gigit.. Malah darah para imun bisa dipake buat nyembuhin virusnya sementara. Arrghhh kalau emank imun bisa nyembuhin pasti para imun udah lama ditangkep2in buat nyembuhin doonk, ga perlu pake di taro Maze  segala..

17. The crank
Salah satu kekecewaan saya lainnya adalah The crank, orang2 yang terkena flare. Di buku digambarkan flare secara berlahan akan menyerang otak. Secara berlahan membuat menjadi gila. Mereka setelah terkena juga pada awalnya masih bisa berkativitas seperti biasa, walau kadang suka tiba2 kehilangan akal sehat. Mereka pun bisa mengorganize diri buat kabur dari tempat karantina
Tapiiii di film, crank digambarkan malah jadi zombie mainstream kaya di film2 Walking Death atau Zombie land,  Zombie yang ga punya otak yang hobinya nyerang orang ga jelas..


18. Brenda and Jorge
Pertemuan Gladers dengan Brenda n Jorge. Di buku diceritain pertemuannya pake adu mulut dulu antara Minho dengan Jorge. Kemudian berakhir dengan negosiasi antara Thomas  dan Jorge. Brenda juga ga pake acara kegigit crank (wooiii, flare bukan nyebar lewat gigitan..), trus diobatin pake darahnya Thomas . Padahal Brenda kan sama kaya Thomas, imun, jd ga akan kena flare..

19. Teresa
Teresa oh Teresa.. Salah satu penghianatan Teresa di buku adalah karena dia disuruh menangkap Thomas  oleh WICKED. Itu pun karena Teresa ga punya pilihan lain karena menganggap itu bisa nyelamatin Thomas , bukannya malah ngaduin Thomas  buat di tangkep WICKED. Di film itu terjadi karena ingatan Teresa telah dikembalikan oleh WICKED dan dia mau membantu WICKED untuk menemukan cure dari flare.
Sedangkaan yaaa, di buku ke 3 waktu ingatan Teresa udah dikembaliin sama WICKED (yup, ingatannya baru dibalikin di buku ke 3), dia langsung ga mau kerja sama lagi dengan WICKED dan melarikan diri ke Denver.
Di buku juga diceritaan Teresa justru ga bareng sama Thomas  dan Glader Grup A di Scorch, karena dia bareng Grup B. Ini malah dia dari awal film ada terus..

20. Grup B
Grup B itu di buku isinya cewe semua kecuali Aris. Bukan malah kaya di film ada cewe n cowo. Karena mereka mengalami hal yang persis sama sama Thomas  n temen2ny di Maze . Mereka juga punya tujuan yang sama, menuju safe heaven. Bukannya malah gabung sama right arm.

21. Winston
Di buku kan Winston mati karena kena bola baja, bukan karena digigit crank. Apa2an itu baru digigit crank langsung virus flarenya bikin badan busuk. Flare itu nyerang otak, makanya WICKED berusaha mempelari cara kerja otak para imun buat nyari curenya.. Bukan malah bikin badan membusuk..

22. The Rat Man
Di buku, rat man cuma muncul sekali itu pun cuma menjelaskan singkat kalau Glader harus bisa mencapai heaven dlm waktu yang ditentukan agar mereka memperoleh cure untuk flare.
Di film, rat man malah jadi recuers n ga bilang kalau dia dari WICKED. Trus muncul terus2an sampai akhir film ngejar2 Thomas  n friends



23. The rescuer
The rescuer di buku kan bukan WICKED. Kenapa ini malah tiba2 the rescuernya jadi The Rat Man yaa?

24. Flat trans
Kemana oh kemana flat trans nyaa? Kok ga muncul di film?
Mungkin produser lbh memilih film ini jd film-standar-zombie-zombian dibanding nampilin monster atau flat trans kaya di buku..

25. The ending
Pas akhir film, kok Minho tiba2 di culik WCKD? Pas nonton langsung mikir, apa2an nih film seenaknya ngerubah jalan cerita jadi amburadul gt.
Di buku para Glader kembali ke WICKED karena mereka memang menjalankan misi WICKED. Di safe heaven mereka juga ketemu monster yang bahkan lebih mengerikan dibanding griever. Kok di film ga ada??

Trus film ke 3 akan dibuat kaya gimana kalau jalan cerita nya udah suka2 gitu di film ke 2nya???


Reaksi:

9 comments:

  1. Ahaha >,< Aku belum baca novelnya sih, habis UN rencana mau beli Maze Runner sampai Kill Order. Aku cuma nonton filmnya, tapi sama yang lain dibilang kalau Maze Runner terutama Scorch Trials ini nggak bisa dikatakan sebagai adaptasi buku. Diceritain cerita novelnya, langsung mikir juga dong "Ini Death Cure mau dibawa ke mana?" Tapi ya tetap aja nunggu sih, penasaran juga mereka mau buat cerita kayak gimana... Btw, aku suka Minho x) *terus?*

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iyaa baca buku nya deh, jaauh banged soalnya sama filmnya.. Hehehe..
      Minho juga kereeen, walau idola aku tetep Newt, walau dibuku ke 3 Newt ternyataa ....... (Spoiler sensored)

      Delete
  2. Mungkin sutradaranya ngga sempet baca novelnya :3

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sutradara, produser, pemain semuanya kayanya ga sempet baca novelnya T.T

      Delete
  3. sama banget mbak.. kecewa banget sama filmnya. yg Maze Runner sih masih mending pas nontonnya dulu. kalo yg Scorch Trials bener² kecewa banget!!

    heran deh sama sutradaranya maupun scriptwriter-nya, emang gak baca dulu novelnya. kok seenaknya ngubah ceritanya. apalagi sama James Dashner, kok enggak protes novelnya dirombak total. padahal jelas² itu adaptasi dari novel karangannya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Nah iya bangeet, akunjg bertanya2, sbenernya James Dashner nge aprove perbedaan ini ga sih? Bikin greget banget soalnya. Huhuhu..

      Delete
  4. Hihi, iya mbak sepakat kalau emang beda.

    Di buku 2 beda total lagi. Jadi kemungkinan ceritanya ya berubah. XD
    Tapi saya masih cukup suka aja sih, meski sayangnya TST itu ngebosenin. Coba menegangkan kayak TMR.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Menerut aku TST emank ngebosenin filmnya (apa karena aku nontonnya sambil emosi? Hahaha)
      Tapi klo buku menurut aku lebih menegangkan TST sih dibanding TMR

      Delete
    2. Kalau bukunya aku malah nggak selesai.... kayaknya aku nggak cocok aja sama gaya ceritanya gitu jadi bosen. :(

      Kalau kata pembuat film-nya sih ya TST emang cuma jembatan TMR sama ntar film terakhir. Yah, mari kita lihat saja.

      Delete